
"Hahaha maafkan aku karena aku lupa akan janjiku padamu. Fue Ling siapkan makanan yang enak dan banyak bawa ke ruang makan" ujarnya.
"Kelamaan"ujarku sambil mengibaskan tangan dan memindahkan seluruh makanan di dapur kedepanku lalu aku memakannya.
"Aku hanya butuh izinmu" ujarku lalu memakan makanan itu didepan mereka semua ketika aku makan seolah-olah kekuatan tubuhku kembali pulih.
" Terima kasih makanannya" ujarku ketika selesai makan di depan mereka semua.
"Tidak ada komen yang banyak hanya saja sayurnya menurutku kurang garam" sambungku lagi dan ingin berlalu pergi namun dihentikan.
"Kau ingin kemana nak" tanya ketua mereka.
"Aku ingin kembali karena sebentar lagi adikku akan mencari ku" ujarku.
"Tapi kita be,,,,," ujarnya terpotong olehku.
"Tidak peduli apapun yang ingin kau bahas kakek tua tapi yang jelas aku bisa pergi dan pulang kemanapun yang aku mau dengan sesuka hatiku dan untuk kalian berhati-hatilah saat kalian berbicara karena kalian pasti pernah mendengar kalian nasihat seperti ini "mulutmu adalah senjata yang berharga. Oleh karena itu jagalah tutur katamu karena mulutmu bisa menjadi harimaumu atau bisa dikatakan dengan kata lain bahwa mulutmu bisa menyebabkan kematian untukmu. Jadi lebih baik diam daripada berbicara tapi menyakiti perasaaan orang lain. Oleh karena itu, diam itu sangat berharga seperti emas" ujar ku lalu menghilang membuat mereka semua mematung atas apa yang kuucapkan.
"Hahaha kau sungguh membuat diriku tertarik bocah, aku akan menunggu hingga kau akan datang lagi" ujar ketua mereka dan berlalu pergi namun bukan ke arah yang menjadi ruangannya melainkan ke arah lain.
"Ketua besar anda mau kemana" ujar Kuban.
"Aku ingin mencari hadiah untuknya dari yang kudengar dua puluh tiga hari lagi dia akan ulang tahun bukan" tanyanya.
"Ya ketua besar" ujar Kuban.
"Jadi aku ingin mencari hadiah yang spesial untuknya. Jika dihari ulang tahunnya dia tidak datang kemari itu berarti dia di akademinya dan jika tidak ada disana maka pasti dia ada di kekaisaran" ujar nya membuat semua orang berpikir dan mengatakan.
"Apa yang sebenarnya sudah kita lewatkan" ujar beberapa orang yang diangguki kepala oleh orang lain.
Besok harinya di kekaisaran iblis bahwa kaisar iblis sudah empat hari dirinya berusaha keluar dari kekaisarannya dengan niat ingin berperang. Tapi, tidak ada satu haripun berhasil hingga perdana menterinya mengatakan.
"Hentikanlah rajaku sepertinya mantra yang diberikan oleh anak misterius itu berhasil dan berefek pada kekuatanmu" ujarnya.
"Tapi, aku penasaran siapa anak itu aku ingin ke kekaisaran aliran putih karena aku yakin bahwa dia adalah salah satu putri dari salah satu kaisar aliran putih" ujar kaisar iblis yakin.
"Kenapa anda sangat yakin rajaku" tanya menterinya.
__ADS_1
"Itu karena dia mengatakan aku akan hilang kekuatanku jika tujuanku untuk berperang dengan kekaisaran aliran putih. Tapi, jika niatku baik maka tidak apa-apa" ujar kaisar iblis.
"Kalau begitu yang mulia kenapa anda tidak mengirim surat kepada mereka tanda untuk sementara waktu kalian damai, pasti dengan begitu para keturunan mereka akan kembali ke rumah mereka masing-masing dan anda bisa pergi kesana dengan niat ingin bertemu dengan anak misterius yang anda ceritakan" ujar menterinya.
"Kau benar kenapa aku tidak kepikiran. Kalau begitu panggilkan gagak pengantar pesan" ujar kaisar iblis.
"Untuk apa gagak pengantar pesan yang muliaku" ujar menterinya.
"Aku ingin mengantar langsung dengan gagak tidak dengan surat yang harus menunggu berhari-hari" ujar kaisar iblis.
"Baik yang mulia" ujar menterinya sambil mengeluarkan bola bulat bening yang dijadikan untuk penghubung dengan para mata-mata kaisar iblis yaitu seluruh gagak di setiap tempat.
"Yang mulia anda ingin menyuruh yang mana" ujar menterinya.
"Semua gagak" ujar kaisar iblis.
"Maksud anda yang mulia" ujar menterinya.
"Hahaha aku ingin membuat heboh seluruh kekaisaran dengan mendatangkan gagak di siang hari di atas untuk menutupi cahaya matahari ke seluruh daerah dengan begitu mereka akan sedikit takut padaku. Baru setelah itu aku akan meminta damai" ujar kaisar iblis dengan senyumannya yang sedikit mengerikan.
"Baiklah yang mulia sesuai permintaan anda tapi bukankah jika untuk seluruh daerah maka mereka akan sangat dekat ke arah awan sana dan itu akan membuat sayap mereka terbakar apalagi mata mereka" ujar menterinya.
"Baik yang mulia akan hamba laksanakan sekarang" ujar menterinya sambil membaca sebuah mantra dimana setelah dia membaca mantra itu seluruh gagak di semua tempat termasuk di luar daerah hutan kabut juga bersuara bising yang membuat mereka semua yang di hutan kabut uang sedang latihan menjadi berhenti
Setelah itu terjadilah sesuatu yang membuat semua orang panik tidak terkecuali ke empat akademi "ada apa ini kenapa para gagak muncul untuk menutupi matahari" ujar semua orang terkejut dan mereka lebih di kejutkan lagi oleh tawa kaisar iblis.
"Hahaha apa kabar semuanya, kalian pasti sudah mendengar suaraku bukan dan kalian pasti sudah mengenali siapa aku. Aku adalah kaisar iblis, empat hari yang lalu ada bocah misterius yang masuk ke kamar ku dan membuat aku sangat marah karena dia telah berhasil mengalahkan ku" ujar kaisar iblis membuat semua orang terkejut tapi tidak dengan sesepuh Zan dia justru tersenyum.
"Dan dia juga membuat aku tidak bisa keluar dari istanaku untuk berperang karena jika niatku begitu maka otomatis aku tidak bisa keluar dari daerahku dan jika aku berhasil keluar maka tetap sama saja aku tidak bisa berperang. Karena dia telah menaruh sesuatu ke dadaku dimana jika aku melakukannya maka kekuatan aku akan tidak ada" ujarnya lagi membuat senyuman di bibir sesepuh Zan semakin melebar begitupun dengan semua orang karena sekarang mereka telah aman.
"Kau mengganggu kesibukanku dengan teriakanmu itu pria tua sialan" ujarku dengan sedikit mengubah suaraku dan mengeluarkan cahaya emas ke arah gagak itu membuat semua orang terkejut.
Anggap aja cahaya emasnya😂
"Apakah itu dirimu bocah" tanya kaisar iblis.
__ADS_1
"Jika iya kenapa" tanyaku.
"Hahaha menteriku lihatlah tidak sia-sia aku menggunakan gagak penyampai pesan" ujarnya.
"Ohhh jadi ada menterimu disana ternyata. Kalau begitu aku ingin bertanya padamu menteri" ujar ku.
"Apa itu" tanya suara lain yang di dengar dari atas yaitu dari para gagak itu.
"Apakah ini semua gagak yang kalian miliki" tanyaku.
"Ya" ujar dua suara.
"Kalau begitu bukankah tidak masalah jika aku membunuh semuanya sekaligus bukan, agar tidak ada gagak pengantar pesan untuk pria tua sialan itu dan juga agar tidak ada lagi burung gagak" ujar ku dengan membunuh seratus ekor burung gagak yang bisa dilihat dari bawah bahwa ada benda berwarna hitam kecil yang jatuh.
"Hahaha aku telah memanah seratus tinggal memanah seluruhnya bukan" ujar ku dengan mengeluarkan cahaya emas lebih terang kearah gagak itu namun dihentikan.
"Ahhh cukup bocah aku hanya ingin menakuti kalian saja. Sebenarnya aku ingin berdamai dengan kalian" ujarnya.
"Kau boleh berdamai dengan orang lain tapi tidak dengan diriku karena jika kau berdamai dengan diriku permainan tidak akan seru lagi" ujar ku.
"Kalau boleh tau siapa namamu" ujarnya.
"Apakah penting namaku" tanyaku.
"Tentu saja penting bahkan orang yang saling memusuhi harus saling mengenal bukan. Jadi perkenalkan namaku Ziwilong" ujarnya.
"Perkenalkan namaku Kim Mona" ujarku membuat semua orang di hutan kabut melihat ke arahku pasalnya nama itu adalah namaku.
"Itu memang aku itulah alasannya kenapa empat hari lalu aku telat bangun pagi" ujarku kepada mereka semua bukan ke arah gagak disana.
"Luar biasa" ujar semua orang di hutan kabut yang mendengar ucapan ku.
"Aku sering dipanggil sesepuh Zan" ujar segerombolan bangau putih yang datang ke arah langit dimana cahaya emas ku dan gagak kaisar iblis disana.
"Siapa yang mengundangmu" ujarku dan kaisar iblis kompak.
"Awalnya aku ingin mengusirmu tapi tidak disangka aku mendapatkan permata yang berharga meskipun empat hari yang lalu aksinya tidak bisa kulihat langsung" ujarnya membuat semua orang bingung.
__ADS_1
"Apa maksudnya ini" ujar semua orang termasuk para pasukan kaisar iblis yang juga mendengarnya.