
Semua orang baik dari kekaisaran iblis ataupun bulan, mereka menantikan bangunnya Yuan dari tidurnya. Para pasukan black rose tidak bisa kembali karena mereka pergi karena bantuan Yuan, bukan bantuan kuda-kuda atau kereta. Jadi, mereka menunggu Yuan bangun. Sedangkan orang-orang di kekaisaran iblis menunggu Yuan karena ingin meminta bantuannya menyembuhkan kaisar mereka dari kesengsaraan yang di deritanya.
"Sebenarnya apa yang membuat pemimpin kalian berperang dengan kami. Kenapa di saat aku mengatakan kalau semua milikku menjadi miliknya, dia bilang dia tidak membutuhkan nya?" tanya kaisar iblis kepada pasukan kekaisaran bulan atau pasukan black rose.
" Tidak tau apa alasannya, yang penting kami hanya mengikuti perintahnya karena kami tidak ingin membangkitkan wujud iblis di dalam dirinya. Jadi, lebih baik menuruti segala ucapannya ketika dia bewujud manusia yang baik bagaikan malaikat" jawab Dera.
"Hahah aku baru menyadari satu hal setelah mendengar kau berbicara. Hal itu, apakah dia memiliki dua peran yaitu bisa menjadi malaikat dan iblis dalam waktu bersamaan. Dia menjadi malaikat dengan mengatakan padaku bahwa kalian memiliki kelompok kedua yang akan menyerang di bagian benteng belakang. Jadi, kami berpikir bahwa dia telah membantu kami. Tapi, tidak di sangka kalau dia jugalah yang mengutus kalian kemari, dan dia juga bocah perempuan yang empat tahun lalu menusuk pedang berwarna emas ke dalam jantungku. Dirinya bukan hanya membuat aku tidak bisa berperang dengan kaisar lainnya, tapi hari ini seluruh tubuh ku juga sakit karena ulah nya. Jadi, entah kenapa aku justru menantikan aksinya selanjutnya" ujar kaisar iblis sambil melihat tabib yang memeriksa tangannya.
"Maafkan diriku yang mulia" ujar tabib itu.
"Ada apa tabib?" tanya permaisurinya.
"Maaf yang mulia, karena Queen kekaisaran bulan bukan hanya mematahkan satu titik tulang di bagian kedua tangan anda" jawab tabib itu.
"Lalu?" tanya beberapa orang kompak.
"Dia mematahkan bahu anda, siku dan tulang telapak tangan anda yang dekat dengan nadi anda" jawab tabib itu dengan sedikit membungkuk.
"Dengar paman tabib, tugasmu adalah menyembuhkan seseorang bukan. Lalu kenapa anda tidak menyembuhkan ayahku?" tanya putri kaisar iblis.
"Maafkan hambamu tuan putri. Tapi, hamba benar-benar tidak bisa" jawab tabib itu.
"Kenapa tidak bisa, itukan tugas anda sebagai seorang tabib" teriak putri kaisar iblis membuat semua orang di sana terkejut.
"Nak kenapa kau marah. Percayalah pada ucapannya" jawab kaisar iblis berusaha membuat putrinya tenang.
" Lihatlah kondisi ayah, lalu bagaimana bisa aku tidak marah?" tanya putri kaisar iblis.
"Sayang, tidakkah kau menyadari bahwa tadinya ayah berteriak kesakitan. Namun, setelah dia menyentuh kening ayah, dari tadi sampai sekarang ayah tidak kesakitan. Ayah tidak tau apa yang tadi dia lalukan, tapi ayah yakin dia ingin menyembuhkan ayah. Namun, dirinya sudah duluan pingsan. Ahhh aku baru menyadarinya bahwa sebenarnya berapa umur dirinya?" tanya kaisar iblis sambil melihat ke arah pasukan kekaisaran bulan.
"Sembilan tahun lebih" jawab beberapa orang kompak.
"Hahahah setelah aku memenangkan setiap peperangan selama beberapa tahun atau lebih tepatnya berpuluh-puluh tahun aku berperang dengan kaisar lain dari aliran putih, aku selalu berada di atas puncak. Namun, seorang bocah yang berumur lima tahun dan empat tahun kemudian, dia menyerang ku dan kedua-duanya pertemuan kami dimenangkan oleh dirinya. Sungguh sangat beruntung kekaisaran Yu memiliki putri seperti di,,,,,," ucapan kaisar iblis terhenti membuat yang lainnya bingung.
"Ada apa yang mulia?" tanya menterinya ketika melihat yang mulia berpikir keras karena terlihat dari keningnya yang berkerut, seperti memikirkan sesuatu.
' Aku menduga bahwa dulunya dia adalah Wang Yuan. Tapi, dia memimpin pasukan sebesar ini, jadi tidak mungkin itu dia. Namun, di seluruh kekaisaran ini, yang aku tau berumur sembilan tahun lebih hanya ada tiga orang yaitu anak kembar kaisar Yu dan putri kaisar Wang. Ramalan juga mengatakan kalau putri permaisuri Yu akan menjadi orang yang sangat kuat. Ahhh aku bingung, aku harus memastikan ses**uatu baru mengambil kesimpulan. Dari pada aku pening sendiri' batin kaisar iblis.
"Menteriku, ambilkan bola permata itu dan bawa kemari" perintah kaisar iblis.
"Baik yang mulia" ujar nya sambil berlalu pergi.
"Untuk apa bola itu yang mulia?" tanya permaisurinya bingung. Begitupun ekspresi dari yang lainnya yang di sana.
"Aku ingin memastikan tentang beberapa hal dan beberapa orang saja" jawab kaisar iblis santai.
"Ini yang mulia" ujar menterinya dengan meletakkan bola itu di depan yang mulia, setelah dia kembali.
"Lakukanlah menteri ku" perintah kaisar iblis kepada menterinya membuat yang lain bingung.
__ADS_1
"Baik yang mulia" jawab menterinya sambil mengeluarkan pisau, lalu dia menyayat sedikit jari kaisar iblis agar mengeluarkan darah, lalu meneteskan darah itu ke bola itu.
"Sudah yang mulia" jawab menterinya saat bola itu telah bersinar
"Tunjukan padaku dimana keberadaan putri Yu Anchi saat ini" perintah kaisar iblis, lalu keluarlah gambar yang memperlihatkan Anchi sedang berada di istana bintang bersama para sesepuh dan sedang bermain dengan adik-adiknya yang lain. Hal itu membuat banyak orang bingung kenapa kaisar tiba-tiba ingin melihat putri Anchi.
"Tunjukan padaku dimana Wang Yuan berada saat ini" perintah kaisar iblis. Keluarlah tiga tempat secara bergantian membuat semua orang bingung. Tiga tempat itu yaitu air, kegelapan dan dua dunia yang berdampingan seperti satu gelap dan satu terang.
"Apa-apaan ini. Aku bertanya tentang Wang Yuan, kenapa yang keluar malah tempat begini, apakah bolanya tidak berfungsi dengan baik lagi?" tanya kaisar iblis.
"Maaf yang mulia, tapi sepertinya tidak mungkin bahwa bolanya salah" ujar menterinya.
"Tunjukan padaku tentang kejadian di hari kelahiran tiga orang penerus dari kaisar Yu dan kaisar Wang yang di waktu bersamaan sembilan tahun lebih yang lalu" ujar kaisar iblis. Namun, yang terlihat hanya kelahiran dua orang yaitu putri kaisar Wang dan putra kaisar Yu. Setelah itu terlihatlah para sesepuh, dan sesepuh Zan seperti yang memegang sesuatu di gendongannya, lalu setelah itu semuanya menjadi kabut putih. Namun, bola itu masih bersinar terang.
"Bolanya masih menyala, tapi kenapa lagi-lagi buntu" ujar kaisar iblis membuat yang lainnya pun mengangguk kepala mereka.
" Apakah mataku yang salah atau kalian pun melihat hal yang sama, bahwa hanya ada dua penerus yang lahir di waktu bersamaan, lalu datanglah para sesepuh dengan sesepuh Zan yang seperti sedang menggendong bayi" tanya kaisar iblis.
"Sepertinya kami juga melihat hal yang sama yang mulia bahwa hanya ada dua penerus yang lahir dan ada sesuatu di gendongan sesepuh Zan yang sepertinya itu adalah seorang bayi" jawab semua orang kompak saat tadi melihat ke arah bola itu.
"Itu berarti dugaanku hampir benar. Tapi, ada beberapa hal juga yang masih belum terjawab" ujar kaisar iblis membuat lainnya bingung.
'Sebenarnya siapa gadis yang melawanku, ramalan mengatakan aku akan kalah jika melawan putri permaisuri Yu karena dia akan menjadi orang yang sangat kuat. Jika aku berlawanan dengannya maka aku akan langsung kalah. Tapi, Anchi belum pernah melawanku. Hanya gadis kecil ini yang sudah melawanku dua kali dan dia berhasil mengalahkan diriku dengan sangat mudah tanpa butuh waktu lama. Justru akulah yang susah melawannya. Jadi, siapa sebenarnya dia, apakah dia Wang Yuan atau teman Wang Yuan yang waktu itu sama-sama menampilkan sesuatu seperti sebuah tarian pedang. Jurus pedang yang mereka gunakan adalah seperti yang di gunakan oleh orang yang waktu itu menggunakan jurus pedang yang sama saat melawanku empat tahun lalu. Ahhh aku kaisar yang di takuti, tapi dibuat bingung oleh bocah ingusan. Tidak boleh,,, tidak boleh dan tidak mungkin aku kebingungan hanya karena hal itu. Jadi, sadarlah,,, sadarla**h kau ini seorah kaisar dari kekaisaran iblis. Mau di taruh dimana harga dirimu jika mereka tau kau di buat bingung oleh pikiranmu sendiri. Itupun karena bocah yang belum mencapai usia sepuluh tahun. Ahhhhh ' batin kaisar iblis sambil mengeleng-gelengkan kepalanya sendiri membuat yang lainnya bingung.
"Ada apa ayah?" tanya putra kaisar iblis membuat kaisar iblis terkejut.
"Tapi, ayah seperti memikirkan sesuatu tadi" ujar putranya tetap berusaha mencari tau ada apa sebenarnya.
"Hanya pikiran-pikiran yang tidak penting yang lewat" ujar kaisar iblis berbohong.
'Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh ayah/ yang mulia kaisar' batin semua orang bingung karena mereka bisa merasakan kebohongan dari ucapan kaisar iblis.
'Aku harus mencari tau tentang putri permaisuri Yu dan siapa sebenarnya dirinya yang telah mengalahkan ku dua kali di umurnya yang masih muda' batin kaisar iblis.
*****
Di sisi lain benua utara ada seorang gadis kecil yang sedang berjuang melawan arus untuk bertahan hidup. Dia berada di lautan yang luas tanpa bantuan apapun dan tidak bersama siapapun, dia hanya mengandal kan kedua tangan dan kakinya untuk berenang agar dia bisa mengarungi lautan itu sampai ketepian. Setelah setengah jam berlalu, namun tidak ada tanda-tanda bahwa dia sudah mendekati tepian lautan.
'Aku sudah tidak tahan lagi, seluruh badanku rasanya mati rasa karena terlalu lama berendam di dalam air' batin gadis itu. Setelah mengucapkan hal itu, lautan yang awalnya tenang menjadi sangat mengerikan dimana ombak besar saling bergulung menghantam tubuhnya.
"Ahh apa-apaan ini" ujar nya saat air lautan menghantam tubuhnya dengan sangat keras dan air juga memasuki mulutnya.
"Ahhh wuahhh,,,, tolong, siapapun kumohon tolong aku wuahhh,,," ujarnya sambil memuntahkan air laut yang masuk ke mulutnya agar tidak masuk ke perutnya. Tapi, justru ombak semakin mangamuk.
' Aku tidak tau siapa ayahku dan siapa ibuku. Bahkan keluarga pun aku tidak punya. Sepertinya semakin aku berusaha melawan ombak ini semakin ombak ini seperti memaksa ingin menelanku. Jadi, selamat tinggal duniaku, aku tidak berharap lagi bahwa aku akan selamat. Semuanya sudah takdir jika aku tidak bisa melihat dunia ini lagi' batinnya sambil memejamkan matanya. Dia bisa merasakan ombak menghantam tubuhnya membuat dirinya semakin masuk ke dalam lautan. Setelah itu dia tidak merasakan apapun lagi.
Setelah beberapa saat dia akhirnya bangun di suatu daerah yang bentuknya seperti gua. Tapi, di atas gua bukannya langit melainkan air.
"Auhhhhh" ujar nya sambil memegang kepalanya yang sakit.
__ADS_1
"Ini dimana, kenapa seperti di sebuah gua. Tapi, diatasku malah air" sambungnya.
"Kau berada di rumahmu tuan putri" ujar suara misterius.
"Siapa kau?" tanyanya takut.
"Aku di samping mu jadi tidak perlu takut" jawab suara itu.
"Tidak ada orang di samping ku. Jadi, dimana kau?" tanya gadis itu.
"Aku adalah anak gurita yang menempel di salah satu dinding gua di sampingmu ini" jawab suara itu.
"Bagaimana bisa aku mendengar suara mu?" tanya gadis itu saat melihat ada gurita volkadot ungu putih yang menempel di dinding gua itu.
"Karena kau putri yang di takdir kan terikat dengan lautan" jawabnya .
"Jangan bercanda" ujar gadis itu.
"Terserah kau ingin percaya atau tidak. Tapi, memang kau putri yang di takdir kan untuk tinggal di lautan" jawabnya.
"Apakah aku memiliki keluarga seperti yang lainnya?" tanya nya.
"Tentu saja kau punya. Kau memiliki ayah, ibu, adik, kakak, sahabat dan orang-orang yang sangat menyayangi mu" jawabnya.
"Lalu kenapa aku tidak ingat mereka semua?" tanya gadis itu.
"Itu takdirmu. Tapi, percayalah bahwa pada waktunya tiba nanti, kau akan menemui mereka dan mengingat mereka kembali. Kuatkanlah tubuh mu dan juga pikiranmu atau lebih tepatnya kecerdasan mu karena kedepannya akan banyak orang yang berusaha mendekati mu hanya untuk memamfaatkan dirimu. Jadi, tetaplah di sini, soal kau makan apa jangan khawatirkan itu karena kau akan selalu kenyang selama mereka kenyang. Namun, kau juga akan merasakan apa yang mereka rasakan" ujar gurita itu.
"Mereka,,, siapa mereka itu?" tanya gadis itu penasaran.
"Aku tidak bisa mengatakannya. Namun, pada saat nya tiba nanti, kau akan tau dengan sendirinya" jawab gurita itu.
"Kenapa harus di rahasiakan sih?" tanya gadis itu sedikit kesal.
"Itu memang harus dilakukan. Jadi, pelajari jurus-jurus yang ada di dalam kedalaman gua ini karena itu akan bermanfaat nantinya. Aku pergi dulu karena kulitku sudah kering karena terlalu lama di luar air" jawabnya.
"Luar air apanya, ini saja diriku di dasar kelautan" teriak gadis itu.
"Hahahha. Tapi, kau bisa bernafas kan" ujar nya.
"Ya" jawab gadis itu.
"Itu berarti di sana tidak ada air. Jadi, aku tidak bisa berlama-lama di sana karena dunia kita berbeda" ujarnya.
"Ohhh begitulah. Terima kasih karena menyelamatkan hidupku dari kematian" ujar gadis itu sambil membungkukkan badannya kepada gurita itu.
"Jangan berterima kasih padaku karena kau sendiri yang telah menyelamatkan hidup mu yaitu dengan berpasrah diri kepada sang maha pencipta" ujar gurita itu sambil berlalu pergi.
"Ahhh benarkah, kalau begitu aku akan mempelajari semua jurus-jurus itu. Ahh,, uhhh kenapa aku tiba-tiba merasa lelah, rasanya seluruh tubuhku sangat susah untuk di gerakkan dan aku rasanya mengantuk sekali" ujar gadis itu dan jatuh ke lantai gua itu.
__ADS_1