Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Kaget


__ADS_3

...Jangan Takut, walaupun Kamu terlalu jauh untuk dapat kurengkuh dalam peluk, tapi kamu terlalu dekat untuk kucintai dengan seluruh hatiku.”...


...~Raja~...


LIKE KOMEN VOTE GRATIS NYA KAKAK,👃😊


...~~~~~~~~~~...


"Raja! Raj!" suara Zee dan Ayu bersamaan membalikkan badan dengan mata membulat menatap kearah Raja yang berdiri tepat di belakang mereka.


Raja dengan wajah dingin menatap mereka bergantian. Suasana menjadi canggung dalam diam, hanya mata mereka bertiga yang bermain.


"Hai Zee apa kabar?" sapa Pras mengulurkan tangannya memecah kecanggungan diantara mereka bertiga.


"I am fine Pras buluk." jawab Zee sambil mengulurkan tangan menyambut tangan Pras.


"Ya elah masih aja tuh titel di bawa, kirain gue Lo pergi ke Prancis udah lupa ma titel gue," saut Pras bercanda.


"Hai Pras," sapa Ayu lembut membuat Pras salah tingkah.


"Hai juga Mbak Ayu," saut Pras dengan senyum mengembang.


"Mumpung kita ketemu kita makan bareng aja gimana, sekalian menyambut kedatangan sahabat kita yang baru balik lagi," usul Ayu bersemangat sambil melirik ke arah Raja dan Zee bergantian.


"Kalau saya mah tergantung Bos aja." saut Pras.


Raja melirik Zee, ada rasa enggan sebetulnya dalam hati Raja untuk menerima tawaran Ayu, tapi dia sendiri juga tidak enak untuk menolak.


"Terserah." balas Raja datar berjalan masuk ke dalam restoran di ikuti Pras , Ayu dan Zee.


"Jangan di Ambil hati tapi ambil kesempatan buat deketin mantan,"bisik Ayu di telinga Zee.


Zee hanya membalas dengan senyuman melirik ke arah Ayu. Beberapa langkah di belakang mereka Gadis berdiri tertegun menatap punggung Zee


"Cantik," gumam Gadis hampir tak terdengar suaranya.


Gadis menyusul masuk ke dalam restoran dengan hati enggan karena dia tahu, apabila Raja melihatnya pasti akan merasa tidak nyaman. Tapi dia sendiri juga tidak bisa untuk pergi dari restoran karena Bee dan klien sudah menunggunya.


"Dis!" teriak Bee tertahan sambil melambaikan tangan saat melihat Gadis memasuki restoran dan berdiri di pintu sambil menengok ke kanan dan ke kiri.


Gadis langsung melambaikan tangan dan mengembangkan senyum lalu berjalan menuju meja di mana Bee, pria muda ganteng dan seorang wanita paruh baya yang terlihat elegan juga glamour sedang menunggu nya.


Sementara Raja dan lainnya Duduk di meja yang tak jauh dari meja Gadis, hanya terhalang satu. Gadis melangkah mendekati meja Bee dan kliennya. Sebelum duduk Gadis masih sempat memperhatikan meja di mana meja Raja dan teman-temannya berada.


Posisi kursi yang disediakan untuk Gadis tidak memungkinkan Gadis untuk melihat ke arah Raja.


"Dis, kenalin ini Nyonya Anna dan ini putranya Tuan Bian mereka klien kita yang mau bikin acara untuk pesta tunangan mas Bian Sabtu ini." Bee memperkenalkan kedua tamunya dengan hormat kepada Gadis.


"Selamat siang Nyonya Anna dan tuan Bian. perkenalkan saya Gadis asisten Mister" sapa Gadis membungkuk memberi hormat memperkenalkan diri


"Maaf Mister boleh tuker bangku gak," ucap Gadis meminta tukeran tempat dengan Bee agar dia bisa langsung berhadapan dengan kursi Raja.


"Kenapa harus tukeran Dis?" tanya Bee.


"Untuk melihat wajah tuan Bian lebih dekat Mister," saut Gadis beralasan.

__ADS_1


Bian yang sedang fokus dengan hpnya melirik ke arah Gadis sekilas.


"Oh," saut Bee beranjak dari tempat duduknya.


Di meja Raja mereka berempat sedang melihat daftar menu. saat Pras ingin memanggil waiters pandangannya bentrok dengan Gadis sebelum Gadis duduk. Gadis sempat menyapa dengan menundukkan sedikit kepala ke arah Pras.


"Alamak! Drama episode apa lagi kali ini," batin Pras menunduk dan memegang pelipis nya.


"Lo mau pesen apa?" tanya Raja.


"Aku Nasi hitam ikan roa Raj," jawab Zee.


Raja melirik ke arah Pras yang duduk di sebelahnya, Pras sedang melihat fokus ke arah meja Gadis hingga menghiraukannya Raja. Hal itu buat Raja kesal dan dia menginjak kaki Pras.


"Aaahhh!" teriak Pras kesakitan.


"Makanya kalau di ajak ngomong jangan suka ngacangin!" dengus Raja kesal.


"Sorry bro, tadi lu nanya apaan?" tanya Pras sambil meringis.


Ayu melirik ke arah Zee sambil tangannya mengusap punggung telapak tangan Zee. Ayu bisa melihat sikap cuek Raja terhadap Zee pasti membuat Zee tidak nyaman.


"Mbak pesan Nasi hitam ikan roa yang pedes satu sama tahu udang berontak terus Kepiting soka dabu roa nasi kecombrang size s. Untuk minum air mineral." kata Ayu kepada waiters.


"Minum nya apa kak?" tanya waiters mencatat pesanan


"Jus alpukat." Raja dan Zee kompak menyahut bareng membuat Ayu dan Pras tersenyum.


"Wah! seleranya masih kompak," ucap Ayu menggoda keduanya.


Zee memejamkan matanya tampak sekali wajah kecewa dan bete.


📥 Bro liat Meja di depan.


Pras mengirim pesan WA ke Raja tapi Raja bersikap cuek tidak membuka pesan dari Pras karena masih kesal. Pras melirik Raja telunjuk tangan kanannya mengetuk meja makan pelan.


"Liat aja kalau sampai lu lihat siapa orang di depan, lo bakal bisa pingsan berdiri Jaja," batin Pras tersenyum dominasi dengan satu sisi mulut terangkat, sementara satu sisi lainnya tetap pada tempatnya atau lebih ke bawah.


"Maaf kalau tuan berdua pesan makanan apa," tanya waiters cantik dengan sopan.


"Soto Betawi," saut Raja singkat.


"Saya Nasi tutug sama sate Maranggi untuk minum nya es lemontea." pesan Pras


"Baiklah saya permisi." waiters itu pergi meninggalkan meja Raja menuju meja Gadis.


"Maaf ada lagi pesanannya?" tanya waiters.


"Dis lu mau pesan apa?" tanya Bee menyodorkan buku menu.


"Soto Betawi saja sama es krim dan air mineral, es krim cone rasa coklat mbak," ucap Gadis sambil tersenyum ramah ke arah waitres.


Saat pesenam meja Raja di hidangkan Gadis mengirim pesan WA ke Raja.


Ting.

__ADS_1


📥 Jangan lupa berdoa sebelum makan Kang.


Melihat pesan Gadis, Raja mengererutkan dahi tampak sedang berpikir.


"Kok jenong tahu kalau gue lagi mau makan, baru juga mau nyuap. Bismillahirohmanirohim." batin Raja tapi belum menyadari keberadaan Gadis yang ada di meja depan.


Tangan kanan Raja hendak mengambil sendok sambel, WA dari Gadis kembali masuk ke notifnya Raja langsung membacanya.


📥 Kalau pake sambel jangan banyak-banyak.


"Hah?" ucap Raja terlihat kaget dengan mata membulat menatap layar hpnya.


"Ada apa Raj, ada sesuatu yang terjadi?" tanya Zee terlihat khawatir begitu juga dengan Ayu.


Pras mulai menahan tawa sambil mengunyah sate di mulutnya hingga dia tersedak.


"Uhuk uhuk uhuk uhuk." Pras terbatuk.


Tangan Pras memukul pelan dadanya dan satu tangannya meraih gelas air putih.


"Pelan-pelan Pras makannya, gak ada yang minta Kok," kata Ayu berdiri menepuk pundak Pras pelan.


Mata Raja menatap kedepan, manik matanya langsung menangkap sosok Gadis yang tepat duduk di depannya sedang tersenyum sambil melambai ke arah nya dengan jari jari nya.


Jleb


Untuk beberapa saat Raja bengong bahkan sendok di tangannya jatuh ke dalam mangkuk soto hingga mencipratkan kuah soto panas ke dadanya membuat Raja kaget berteriak karena kepanasan.


"Aaaww!" teriak Raja spontan karena kemejanya terciprat kuah soto yang masih panas hingga menembus ke kulit dadanya.


Gadis yang melihat kejadian itu tak mampu menahan tawa tapi tetap disembunyikan di balik tangannya yang menutupi mulutnya. Raja mengambil napkin yang diletakkan di atas pangkuannya lalu membersihkan kemejanya yang terkena noda kuah soto.


Dreett


Raja menggeser kursinya lalu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju toilet.


"Itu bos kamu kenapa sih Pras, tambah jutek dan tambah sangar?" tanya Zee dengan nada kesal melihat sikap Raja yang acuh dan dingin terhadapnya.


Pras tidak menjawab dia hanya mengangkat bahu sambil dua sudut bibirnya ke bawah.


"Maaf Tuan, Nyonya, Mister Gadis ke belakang dulu sebentar," ucap Gadis meminta izin untuk pergi ke toilet.


Raja berjalan menuju toilet, sementara Gadis ada di belakangnya menyusul berjalan agak sedikit cepat, saat keduanya berada dekat toilet Raja baru menyadari kalau Gadis sudah berdiri di belakangnya.


Mereka berdua saling memandang sementara Pras dari kejauhan memperhatikan mereka sambil tersenyum tipis. Raja menengok ke kanan dan ke kiri suasana restoran tidak terlalu ramai oleh pengunjung, Raja memegang lengan Gadis lalu menariknya membawa masuk ke toilet pria.


"Akang!" teriak gadis bertahan.


...😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱...


Apa yang akan di lakukan Raja di toilet terhadap Gadis.


yuk yang masih penasaran ikuti terus episode berikutnya Totok Pembangkit.


jangan lupa apa like vote gif dan komennya kakak biar novel ini semakin populer.

__ADS_1


terima kasih 👃👃


__ADS_2