Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Lupa Efek Tergoda Janda Kaya


__ADS_3

..."Kita harus saling belajar agar tau sama tau"...


...~Gadis~...


LIKE VOTE KAKAK 🤗🙏 BIAR SEMANGAT UP




Gadis dengan cekatan membuat minyak bunga Kamboja, karena semua peralatan sudah Gadis siapkan dari rumah proses penyulingan tak makan waktu lama.



"Akang bersihin badan dulu gih, Gadis udah siapin semua dikamar mandi." 'Ucap Gadis lembut sambil mengaduk minyak hasil sulingan dengan menggoyahkan botol berisi minyak Kamboja.



"Hiihh!" Raja tiba-tiba bergidik ingatannya kembali tempat pemakaman tadi.



"Kenapa Kang?" tanya Gadis melirik Raja dengan ujung matanya.



"Gue kesel sama syarat terapi malam ini!" dengus Raja kesal.



"Hampir saja Gue pingsan di kuburan, semua gara-gara Lu Nong!" Raja Berkata sambil mencembik wajahnya.



Gadis menghentikan aktivitas membuat minyak, dia meletakkan botol itu di atas meja rias Wijayanti.



"Kesel kenapa Kang? gara-gara bunga Kamboja?" tanya Gadis mendekati Raja matanya lurus menatap mata Raja.



Tatapan Gadis membuat pacu jantung Raja meningkat. Gadis mengusap dada Raja lalu jari jemari lentiknya membuka kancing kemeja Raja dari atas perlahan satu persatu turun ke bawah.



"Nong sentuhan dan kelembutan Lu udah bikin hati Gue berdebar dan jantung Gue mau meledak. Gimana kalau Lu nyatain perasaan cinta Lu ke Gua?" batin Raja seperti bertanya pada dirinya sendiri.



"Memang tadi Akang dapat bunga Kamboja dari mana?" tanya Gadis mulai membantu Raja menanggalkan kemejanya.



Aliran darah Raja mulai meningkat seiring suhu tubuh nya yang perlahan menghangat.



"Kuburan, mana tadi ada yang ngubur mayat lagi, Gue heran sama mereka kenapa gak nunggu besok." ucap Raja sambil memutar bola matanya.



"Kan kalau mengubur mayat lebih cepat lebih bagus Kang." Gadis menjelaskan sambil membuka ikat pinggang Raja membuat Raja membelalakkan matanya terkejut.



"Mau sekarang Nong?" tanya Raja menatap kearah Gadis mencari jawaban.



"Apanya yang sekarang Kang?" Gadis bertanya tak paham maksud dari pertanyaan Raja.



Raja memerah wajahnya sambil tersenyum nakal.



"Anunya," jawab Raja sambil mengangkat alisnya dan menggigit Bibir bawahnya.



Gadis tersenyum mengerti arah pembicaraan Raja.



"Iyaa, mandinya sekarang. Buruan gih Kang keburu ibu mertua datang." ucap Gadis sambil mendorong Raja ke kamar mandi.



"Kok mandi? Anunya-" Raja berusaha menahan menolak ke kamar mandi tapi Gadis terus mendorongnya.



"Gak mau, Akang mandi dulu. Badan Akang bau kuburan hehehe," sahut Gadis sambil terkekeh.



"Masa sih Nong?" Raja tak percaya sambil mencium kedua lengannya.



"Hiihh, iyalah mandi dulu.ahh" cepat-cepat Raja masuk ke kamar mandi.



Gadis membuka semua jendela kamar Wijayanti. Hal ini dikarenakan Gadis tidak ingin meninggalkan jejak entah itu bau atau apapun di kamar Wijayanti setelah proses terapi.


__ADS_1


"Hiiii... dingin Nong kenapa di buka jendela kamarnya?" tanya Raja heran begitu dia keluar kamar mandi pintu jendela kamar sudah terbuka semua.



"Biar aroma Kamboja nya tidak melekat di ruangan." jawab Gadis santai.



Gadis mengambil handuk menarik tangan Raja lembut menyuruhnya duduk di kursi lalu Gadis membantu Raja mengeringkan rambutnya. Hati Raja terus berdesir mendapat perlakuan sederhana seperti ini tapi belum pernah dirasakan sebelumnya oleh Raja.



"Njir, sweet banget Jenong malam ini makin tambah sayang nih alamat nanti hati Gue," batin Raja dengan hati berbunga-bunga.



"Minum ini dulu Kang." ucap Gadis menyodorkan cangkir berisi ramuan berwarna merah pekat.



"Apaan ini Nong kok warnanya kaya darah?" tanya Raja mengerutkan dahi.



"Itu sappron Kang." jawab Gadis singkat



Raja langsung meneguk Minuman itu sampai habis



"Gak enak Nong. Emang manfaat nya apa Nong?" tanya Raja penasaran.



"Manfaat saffron untuk pria secara umum berhubungan dengan fungsi alat kelamin dan gairah seksual. Manfaat yang bisa didapatkan dari rempah ini adalah mengobati disfungsi ereksi, meningkatkan libido, dan mencegah nyeri otot." Gadis menjelaskan sambil menyisir rambut Raja.



"Nah! Sekarang Akang tiduran tengkurap ya. kita mulai terapinya." ucap Gadis.



Raja berdiri dan hendak tidur di ranjang mewah milik Wijayanti.



"Jangan disitu!" pekik Gadis membuat Raja tersentak kaget.



"Hah? kok gak boleh Nong?" tanya Raja heran.




"Duduk di sini." ajak Gadis sambil menepuk permadani yang tepat berada di samping tempat tidur Wijayanti.



"Di lantai Nong?" Raja bertanya heran sekaligus bingung.



"Iya. Emang kenapa Kang?" Gadis menjawab sambil balik bertanya.



"Gak papa cuma-." Raja terlihat terpaksa berbaring di karpet permadani.



Gadis mulai melakukan penotokan di area sekitar tengah-tengah telapak kaki Raja menggunakan ibu jari selama satu menit hal ini bisa membantu menyembuhkan banyak masalah seperti sembelit, muntah, pusing, sakit leher, sakit, kepala, dan juga disfungsi ereksi alias impotensi.



"Aaaaa! Sakit Nong!" teriak Raja.



"Akang bisa bayangkan waktu ibu mertua melahirkan Akang di kamar ini pasti rasanya lebih sakit lagi. Itulah kenapa Gadis mengajak Akang untuk melakukan terapi di tempat ini agar akan ingat perjuangan ibu mertua," ucap Gadis sambil telunjuknya terus menekankan.



"Jenong ternyata dewasa pikiran nya, Gue kenapa jadi malu hati kek gini," batin Raja sambil meringis menahan sakit dengan menatap Gadis kagum.



"Ternyata Lu sok tua juga." celetuk Raja.



"Nong kita anunya disini?" ucap Raja sambil menepuk Permadani.



Gadis melirik Raja.



"Gak sopan Kang." jawab Gadis singkat.



"Gak sopan? terus dimana dong?" tanya Raja makin bingung.


__ADS_1


Gadis tak menjawab. Dia hanya memandang Raja sambil tersenyum penuh arti.



\*\*\*



Basecamp



Ruang rapat riuh dengan suara-suara kesal Pras tampak mulai risau karena sudah beberapa pengurus geng Wijayanti mengecam dan mengomelinya.



"Pras! ini sudah lewat jam 9 kemana bos kamu kenapa belum juga keliatan batang hidungnya?" Tante Titik tak berhenti ngedumel.



"Maaf Tante mungkin macet." Pras menjawab dengan sabar sambil tersenyum.



"Kamu telepon lagi sekarang buruan! kita sudah banyak buang waktu!" perintah Madam Ifi yang sudah mulai kesal juga karena Raja belum juga muncul.



"Tidak perlu! Kita batalkan rapat malam ini." dengus Wijayanti kesal bercampur marah.



"Kita pulang sekarang! Lihat saja anak demit itu, Dia akan mendapatkan hukuman yang setimpal." gerutu Wijayanti bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruang rapat diikuti oleh Ifi.



"Maaf Tante cantik semua saya permisi dulu," pamit Pras sambil membungkuk.



"Huuuuu!" serempak para Nyonya sosialita itu bangun dari duduknya masing-masing dan berdiri keluar ruang rapat dengan perasaan kesal.



"Aduh! Harus cepat hubungi si Jaja bisa gawat kalau anunya belum selesai," gumam Pras.



Pras menekan nomor aja di hp-nya tapi no Raja tidak aktif.



"Ya salam! Gimana ceritanya ini. Jaja napa HP error kaya Lu!" gerutu Pras kesal dalam hati sambil mengacak rambutnya.



"Kenapa Pras?" suara lembut perempuan membuat Pras menoleh ke asal suara.



"Mbak Ayu! Emm... gapapa mbak." sahut Pras tersenyum ramah.



"Ga papa kok wajah ganteng nya kusut." goda Ayu.



Blushing.



Seketika wajar Pras merona denger pujian Ayu.


Ayu adalah salah satu pengurus termuda di yayasan, Dia janda muda tanpa anak dan juga kaya. Ayu seorang pengacara terkenal yang juga jadi pengacara di perusahaan Raja, dia pemilik Ayu and pather of Law.



"Mbak bikin aku salting aja." Ucap Pras sedikit grogi.



"Mau pulang sekarang atau-," tanya Ayu menggantung kalimatnya.



"Gimana kalau hangout." Ayu langsung memberikan ide dan Pras mengangguk.



Mereka pun lalu tersenyum dan berjalan berdua.


Tawaran Ayu membuat Pras seketika lupa dengan amanah Raja.



...😕😕😕😕😕😕😕😕😕😕😕😕...



Pras oh Pras tergoda janda kaya lupa sama Jaja


Bagaimana nasib terapi Raja apakah terciduk Wijayanti.


Yuk tunggu next episode nya.


Terima kasih untuk like vote dan giftnya


Komentar nya kakak biar otor makin semangat 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2