Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Efek Cemburu


__ADS_3

..."Diabaikan dan diacuhkan itu tidak enak apalagi sama orang yang dekat dengan kita jadi please tolong jangan abaikan aku"...


...~ Gadis~...


LIKE LIKE JANGAN LUPA KAKAK🙏


...~~~~~~~...


Aroma lili yang menguar dari tubuh Gadis membuat Raja terlena, Raja memeluk tubuh Gadis lebih erat.


"Awas, lepasin Kang!" Gadis memberontak berusaha melepaskan diri dari pelukan Raja.


Raja tiba-tiba membalikkan posisi, sekarang dia yang menindih Gadis dan dia mengunci posisi Gadis. Untuk beberapa saat Raja menatap wajah Gadis tapi sifat parno nya tiba-tiba memunculkan kembali bayangan video dan itu membuat mood Raja berubah seketika.


"Kenapa Kang? kok mukanya dingin kaya es tiba-tiba?" tanya Gadis menelisik.


Raja bangun dari posisinya, dia berjalan meninggalkan Gadis. Wajahnya dingin tampak memerah karena marah


"Lucu juga si akang kalau cemburu, posesif nya luar biasa," gumam Gadis sambil bangun dan berdiri mengejar Raja.


"Marah ya? kesel ya Kang?" tanya Gadis sambil tersenyum menggoda.


Raja mengacuhkan Gadis bahkan menatapnya pun tak mau. Gadis yang tadinya ingin menggodanya jadi merasa sungkan. Lama-lama melihat sikap Raja seperti itu, membuat gadis tidak nyaman dan diapun pergi meninggalkan raja.


"Lebih gemesin kalo marah daripada kalo lagi nyuekin," gumam Gadis bicara sendiri sambil berjalan menuju kamarnya.


***


Raja hanya Duduk termangu menatap langit lewat jendela di ruang kerjanya saat ini, hati dan pikirannya benar-benar galau memikirkan siapa laki-laki yang telah bermesraan dengan Gadis


"Shitt!" umpat Raja sambil mengacak rambutnya.


"Siapa curut got satu lagi itu? kenapa Pras lama banget cari informasi kek gini!" gerutu Raja kesal.


Sementara di lobby lantai dasar Gadis di temani Ray sedang berdiri di depan meja resepsionis.


"Selamat siang Mbak, mau ketemu sama Pak presdir bisa?" tanya Gadis kepada salah satu resepsionis yang sedang bertugas.


"Sudah bikin janji belum?" tanya balik resepsionis dengan ramah.


"Belum, memang harus bikin janji dulu ya mbak?" Gadis menjawab sambil balik bertanya dengan wajah polosnya.


'Kalau begitu adik enggak bisa ketemu sama Pak presdir," jawab Linda sang resepsionis.


"Kalau bikin janjinya mendadak bisa nggak Mbak?" tanya Gadis kembali.


"Maaf sekali ya adek nggak bisa, harus 2 atau 3 hari sebelumnya," jawab Linda.


"Beb,sebetulnya Ada perlu apa sih kamu ngajak aku datang ke kantor ini?" tanya Ray tidak mengerti apa sebetulnya tujuan gadis mengajaknya pergi ke kantor Raja.


"Ini ada kaitannya sama yayasan kita Kak," jawab Gadis tanpa memberi penjelasan lengkap.

__ADS_1


"Maksudnya apa? emang kita punya rencana ngajuin proposal yayasan ya Beb?" tanya Ray sambil memegang pundak Gadis.


"Anggap aja iya Kak," jawab Gadis semakin tidak jelas dan membuat Ray gagal paham dengan wajah bingung.


"Saya mohon beri Saya waktu lima menit saja ketemu presdir Mbak, please🙏," 'ucap Gadis memohon.


"Maaf tidak bisa dek, kalau tidak adik bikin janji sekarang ketemu nya dua hari lagi," saran Linda.


Dari pintu masuk lobby Pras terlihat heran sekaligus kesal saat melihat kedatangan Gadis dan Ray.


"Cuih berani sekali bini si Jaja bawa cem-ceman nya ke kandang buaya, bakal habis tuh mereka berdua," batin Pras.


Pras berjalan mendekati meja resepsionis.


"Ada apa ini?" tanya Pras dengan nada penuh Wibawa.


Di perusahaan Wiguna Group Pras adalah orang nomor 2 yang disegani oleh para karyawan.


"Selamat siang pak Pras, adek ini memaksa ingin ketemu dengan Pak presdir," Kata Linda.


Pras menatap ke arah Gadis dan Ray bergantian dengan sinis.


"Ikut saya," perintah Pras kepada keduanya.


Ray melirik Gadis sambil mengangkat Alisnya saya akan bertanya bagaimana?


gadis hanya mengedip dan mengangguk pelan. isyarat ikuti aja. Mereka berdua berjalan mengikuti Pras dibelakangnya.



"Kamu tunggu di sini, Anda silakan ikut saya," perintah Pras dia menyuruh Ray untuk menunggu di luar dan Gadis ikut masuk ke dalam.


"Kakak tunggu sini dulu ya, Aku masuk dulu ke dalam," ucap Gadis sambil melepaskan genggaman tangannya dari tangan Ray.


"Cuih! benar-benar cewek murahan dan munafik," batin Pras.


Sreeeett.


Pintu terbuka secara otomatis lewat sistem sensor. Ini kali pertama Gadis datang ke kantor Raja, matanya sekilas berkeliling melihat betapa mewah dan modern nya ruang kerja Raja.


Raja masih duduk menghadap ke jendela menatap langit biru. Pras langsung keluar meninggalkan mereka berdua. Agak canggung rasanya buat gadis melihat sikap Raja yang cuek dan diam.


"Assalamu'alaikum," Gadis mengawali sapaannya.


"Mau apa lu ke sini? mau pamer pacar?" Raja bertanya sinis tanpa berbalik arah.


"Iya, emang nggak mau kenalan sama dia Kang?" tanya Gadis menggoda ada senyum bibirnya.


Gadis berjalan mendekat kursi Raja.


"Berhenti di situ! Jangan dekat gue?" bentak Raja.

__ADS_1


"Seumur hidup gue nggak pernah diselingkuhin sama perempuan gue, yang ada juga gue yang nyelingkuhin mereka.Jadi kalau lo selingkuh mendingan gue important selamanya!' ketus Raja.


Gadis yang mendengar pernyataan Raja berusaha menahan tawa, dia berdiri sekitar 3 langkah di belakang kursi Raja.


"Terus rasanya gimana di selingkuhin kang?" tanya Gadis dengan nada pura-pura serius.


"Sakit nggak? nyesek nggak? marah nggak? kecewa nggak?" tanya gadis bertubi.


Mendengar perkataan Gadis yang sepertinya mengejek membuat Raja meradang, dia memutar kursinya menghadap Gadis yang sedang berdiri tepat di depannya yang sedang tersenyum manis.


"Kalo lihat jenong kayak gini, lama-lama bisa hilang lagi marah gue kek semalam, uuuuuhh!" batin Raja mendengus.


Gadis lebih mendekatkan tubuhnya sambil sedikit membungkuk meletakkan kedua tangannya di atas telapak tangan Raja di sandaran kursi. Jarak antara mereka sangat dekat.


Deg deg siiirrr.


Aroma lili kembali membuat Raja menarik napas dalam sambil terpejam, hembusan napas Gadis yang hangat dan beraroma mint membuat adrenalin dan aliran darahnya seakan bergerak semakin cepat.


"Gak boleh nyerah lagi gue kali ini, gak akan nyerah! gue harus pegang prinsip gue. Lebih baik gue important daripada-"


"Daripada apa hmm?" tanya Gadis dengan pelan dan lembut serta tatapan sayu.


Dada Raja mulai turun naik terlihat jakun nya menelan ludah, tatapan mata nya jatuh pada bibir merah seksi milik Gadis.


"Bibir itu kek lagi manggil gue, njiirr gini amat sih godain orang marah!" batin Raja meronta-ronta.


"Jenong! gue lagi marah sama lu, jadi gue nggak akan mempan kali ini sama tipu daya lu! MINGGIR!!" bentak Raja menepis tangan Gadis dan berdiri menjauh dari Gadis.


Gadis menatap Raja berdiri di depannya.


"Gadis nggak pernah selingkuh karena Gadis tak mau di sentuh laki-laki lain selain suami Gadis!" tandas Gadis sambil berjalan keluar kantor Raja.


"Cuih munafik, dasar cewek psikopat!" maki Raja kesal.


Tak berapa lama Gadis masuk kembali sambil menggandeng tangan Ray. Wajah Raja meradang matanya nanar menatap mereka berdua.


"Kak Ray, kenalin ini Tuan Raja yang terhormat. Dia akan jadi donatur untuk yayasan sosial kakak. Keluarkan KTP kak Ray biar beliau kenal dengan Kak Ray." kata Gadis membuat Ray dan Raja bingung menatap ke arah nya.


Tangan Gadis menengadah meminta agar Ray mengeluarkan KTP, Ray mengambil dompet di saku celana belakang dan mengeluarkan KTP nya begitu juga Gadis juga mengeluarkan KTP nya, sebentar Raja hanya diam tak mengerti apa maksud Gadis.


"Silahkan anda periksa kedua KTP ini ada tiga 3 hal yang sama antara kami berdua tuan Raja, periksalah dengan teliti," ucap Gadis menatap mata Raja sambil mengulurkan 2 KTP di tangannya.


Raja mengambil dua KTP dari tangan Gadis lalu membaca dengan teliti dan betapa terkejutnya dia sehingga membuat matanya terbelalak.


"Hah? kalian ternyata-!" kata Raja dengan wajah bingung.


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


Apa yang membuat Raja bingung dan terkejut buat yang masih penasaran tunggu ya untuk episode berikutnya di totok pembangkit.


Terima kasih untuk semua dukungan baik itu like comment vote dan juga gift-nya dukung terus ya Kakak🙏.

__ADS_1


__ADS_2