
..."Hal gila yang paling berani aku lakukan saat aku memutuskan untuk mencintai mu"...
...~Raja~...
LIKE VOTE NYA KAKAK🤭🙏
Pagi ini kondisi Gadis hampir sepenuhnya pulih dia bahkan sudah bisa melakukan aktivitas paginya yaitu senam. Hayati sedang duduk di balkon ditemani secangkir teh tawar panas dan secuil gula aren.
"Ternyata udah beneran pulih Jenong." Batin Raja, ada senyum mengembang saat melihat Gadis tengah melakukan Yoga di ruang fitnes.
Raja melihat Hayati yang duduk sendiri. Sejak datang mengobati Gadis, Raja belum sempat berbincang dengan mertuanya secara dekat.
"Hmm, kesempatan buat ngucapin terimakasih." Raja melangkah menuju balkon.
"Pagi Mah," sapa Raja membuat Hayati menoleh ke arah nya.
"Duduk lah." Hayati mempersilahkan Raja duduk di sebelah nya.
Tempat duduk keduanya di batasi sebuah meja marmer antik.
"Raja pengen ngucapin terimakasih banyak sama Mamah. Berkat Mamah, Gadis bisa pulih kembali seperti sedia kala." Raja berucap tampak terpancar rasa syukur dari mata Raja.
"Sudah jadi tugas dan juga kewajiban Mamah untuk melakukan itu semua. Apa kamu sudah menemukan siapa pelaku dibalik Kejadian ini?" tanya Hayati melirik ke arah Raja dengan ujung matanya.
"Iya, namanya Alex dia salah satu saingan bisnis saya. Tapi saya rasa bukan karena bisnis dia melakukan itu, yang Raja tahu dia melakukan itu karena sakit hati kepada Gadis gara-gara pernah di totok saat ada acara di sebuah Club." Raja memberikan penjelasan kepada Hayati dengan serius.
"Hem. Pantas saja." decak Hayati.
"Musuh terkadang paling tahu kelemahan kita dibanding diri kita." Hayati berucap dengan tatapan menerawang jauh menatap langit.
"Iya untung saja Mama cepat bertindak untuk menyelamatkan nyawa Gadis. Seandainya Mamah terlambat dan terjadi hal yang buruk pada Gadis, Raja nggak bisa ngebayangin apa yang bakal terjadi pada diri Raja." ucap Raja dengan gigi menggertak, jika mengingat kejadian itu amarahnya tiba-tiba muncul.
"Jangan bilang kamu mulai jatuh cinta dengan putriku," ucap Hayati sambil melirik Raja dengan ujung mata kirinya.
"Apa itu tidak boleh Mah?" hanya Raja sambil menatap Hayati.
__ADS_1
"Urusan cinta itu hak mu. Tapi dari awal sudah kukatakan padamu, bahwa pernikahan ini adalah karena terapi jadi jangan melibatkan perasaan di dalam nya," ucap Hayati seperti mengingatkan Raja tujuan pernikahan dari awal.
"Jadi menurut Mamah aku tidak boleh jatuh cinta sama Gadis, istriku sendiri?" tanya Raja kecewa.
Hayati menghela nafas panjang dia kembali menyeruput teh tawar panasnya.
"Silahkan saja, tapi akan lebih baik. Jangan libatkan perasaanmu kalau kamu tidak mau kecewa suatu hari nanti." pesan Hayati membuat wajah Raja seketika berubah serius.
"Apa Mamah mau bilang kalau Gadis tidak akan membalas perasaanku?" tanya Raja berpraduga Sepertinya dia tahu apa yang dipikirkan ibu mertuanya.
"Putriku bukan orang yang mudah jatuh cinta dan dia termasuk tipe orang yang sangat setia. Apabila dia mencintai satu orang tidak mudah baginya untuk melepaskan atau melupakan begitu saja." Hayati berkata tanpa melihat kearah Raja, sepertinya Hayati tahu kalau Raja mulai menyimpan perasaan pada putrinya.
"Tolong katakan padaku Mah! Apakah Gadis mencintai laki-laki lain sekarang ini?" tanya Raja penasaran ingin tahu.
"Ada satu ruang kecil di dalam hati Gadis yang masih diisi oleh satu nama, tapi perlu kamu ketahui selama putriku masih sah menjadi istrimu dia tidak akan pernah membiarkan satu nama itu menguasai pikirannya. Dia pasti tetap akan fokus kepadamu dan melakukan kewajibannya sebagai istri." Hayati kembali menarik napas dan perlahan menghembuskan.
"Satu nama itu akan dia hilangkan dari ingatannya ataupun perasaannya. Percayalah! Putri ku tidak pernah bermain-main dengan hati, karena dia tahu apa yang menjadi kewajibannya saat ini yaitu menjadi istrimu." Hayati melanjutkan kata-katanya.
"Siapa nama laki-laki yang sudah mengisi ruang kecil di hatinya?" tanya Raja kepada Hayati.
Dia sangat Penasaran sekali. Siapa laki-laki yang dicintai oleh Gadis. Wajah Raja tampak tegang dan sinis terlihat sekali dia cemburu dengan pria yang Gadis cintai.
"Gak usah di bahas. Toh gak ada gunanya juga." ucap Hayati seperti ingin menyudahi pembicaraan tentang pria yang disukai Gadis.
"Tapi Ma-" kalimat Raja terputus.
"Kalau kamu ingin memperjuangkan cinta kamu untuk mendapatkan putriku itu hak mu dan terserah kamu, tapi sepertinya tidak mudah. Berjuanglah waktu yang akan membuktikan. Apakah dia akan setia pada cintanya atau dia akan berbalik mencintaimu." ucap Hayati antara memberi semangat dan juga memberi gambaran bahwa untuk mendapatkan hati Gadis tidaklah mudah.
"Tapi Mah, kalau aku perhatikan Gadis sepertinya juga menyukaiku bisa juga dia mulai mencintaiku karena dia sangat berbakti pada aku selama jadi istriku." sanggah Raja.
"Itu kewajibannya selama dia jadi istri jangan cepat menyimpan, kalau putriku suatu hari mencintaimu pasti dia akan berikan tanda kepadamu," ucap Hayati memancing rasa penasaran Raja.
__ADS_1
"Raja akan berusaha semampu Raja untuk bisa membuat Gadis mencintai Raja. Tapi kalau boleh Raja tahu, apa tanda yang akan diberikan Gadis saat dia mulai membuka hatinya untuk Raja dan menghapus satu nama yang ada di hatinya sekarang?" tanya Raja yakin dan penuh semangat bahwa dia akan bisa mendapatkan hati Gadis.
Hayati berdiri membawa cangkir teh yang sudah kosong, sejenak dia menatap Raja dalam seperti sedang menelisik apakah ucapan Raja tulus atau hanya untuk memenuhi hasratnya saja dan sebatas iseng.
"Saat dia memelukmu dari belakang dan menangis, saat itulah dia mulai membuka hatinya untukmu. Berjuanglah Mamah yakin kalau niatmu tulus kamu akan mendapatkan cintanya, tapi ingat jangan pernah sia-siakan dia kalau dia sudah membuka hatinya untukmu." pesan Hayati kepada Raja karena bagaimana Hayati tahu karakter seperti apa menantu yang ada di depannya.
"Terimakasih Mamah sudah mendukung Raja." balas Raja sambil berdiri.
"Dukungan apa Kang? Emang Akang mau nyalonin menjadi anggota legislatif?' tanya Gadis yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang Raja.
"Astaghfirullah! Jenong lu bisa gak sih gak bikin Gue jantungan!" Teriak Raja yang tak sadar kalau di depannya ada ibu mertuanya sedang memperhatikan dia dengan mata membulat.
"Maaf Mah, maaf Raja-," Raja terbata suaranya memohon maaf kepada sang mertua.
Hayati hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap spontan Raja. Raja mendadak grogi dan gugup di depan Hayati dan merasa tidak enak. Hayati pun lalu pergi meninggalkan kedua pasangan pasutri di balkon.
"Hiiihh! gara-gara Lu Jenong jadi bikin nilai Gue di depan Mamah anjlok seperti nilai saham di pasar modal!" bentak Raja merasa kesal.
"Hah! Kok Gadis yang di salahin kan Akang yang teriak. Makanya tuh toak jangan di bawa mulu bikin gendang telinga rusak Akang." sungut Gadis berjalan meninggalkan Raja di balkon.
"Main pergi ninggalin aja Lo Nong!" ujar Raja menggamit lengan Gadis dan menarik nya hingga Gadis berbalik ke belakang dan menubruk dada bidang Raja.
Raja langsung memeluk pinggang Gadis dengan mata menatap dalam manik mata Gadis yang indah.
"Akang mau ngapain?" tanya Gadis kaget dengan reaksi spontan Raja.
"Mulai detik ini menit ini jam ini hari ini bulan ini tahun ini dan masa ini Gue akan bikin Lu mulai melihat Gue dan hati Lu hanya nama Gue yang terukir indah dan gak ada nama lain. Inget itu Jenong istriku!" ucap Raja membuat Gadis ternganga mulutnya dan mata membulat seperti mata panda.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Apa jawaban dan Reaksi Gadis dengan pernyataan Raja bisakah hati Gadis luluh dan memeluk Raja dari belakang dan menangis.
Yuk ikuti episode berikutnya Totok Pembangkit.
Terimakasih untuk like vote gift dan rate serta komentar nya
Mohon dukung terus Kakak🙏🤗
__ADS_1