Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Nong Jangan Pergi


__ADS_3

..."Bukan marah tapi kecewa, bukan tak peduli tapi cuma ingin dimengerti."...


...~Gadis~...


LIKE KOMENTAR VOTE NYA KAKAK🙏


Begitu sampai rumah sakit Raja langsung mendapat perawatan, Raja mengalami dehidrasi karena suhu tubuhnya yang tinggi dan banyak berkeringat.


"Demam nya 40 derajat celcius, cepat ambil dulu darah nya, kemungkinan besar ini tipes," kata Clarissa pada dua orang perawat yang membantu menangani Raja.


Raja lalu diberikan suntikan infus dan juga Paracetamol cair untuk menurunkan demam, wajah Raja terlihat pucat.


"Bang, kalau udah tahu sakit ngapain Lu Skuas." bisik Clarissa sambil mengusap kening Raja dengan tisu.


"Nong!" ucap Raja pelan saat dia mulai siuman.


"Nong?" gumam Clarissa pelan sambil tersenyum menarik salah satu ujung sudut bibir nya.


Mata Raja mengerjap seperti menahan silau lampu di ruangan tempat Raja dirawat.


"Syukurlah Abang sudah siuman. Apa yang Abang rasa sakit?" tanya Clarissa


"Dimana Gue Cla?" tanya Raja lemah.


"Abang di rumah sakit. Tadi Abang pingsan di lapangan." jawab Clarissa sambil mengusap wajah Raja yang berkeringat.


"Abang minum dulu." Clarissa mengulurkan sebotol air mineral yang sudah di buka kepada Raja.


Raja meneguk beberapa teguk lalu memberikan botol mineral itu kembali kepada Clarissa.


"Gue ngantuk banget Cla." ucap Raja semakin lama matanya semakin terasa berat dan akhirnya terpejam.


Mata Raja kembali terpejam kali ini bukan karena pingsan tapi karena pengaruh dari obat tidur.


"Bagaimana kondisi Raja Cla?" tanya Pras yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang Clarissa menatap Raja dengan wajah sedih.


"Pras!" saut Clarissa menengok ke belakang.


"Dari hasil pemeriksaan Abang terkena tipes, dia tadi sudah sandar tapi untuk sementara aku berikan dia obat tidur karena dia terlalu lelah." jawab Clarissa menjelaskan kondisi Raja.


"Sepertinya ini faktor kecapean dan pikiran." lanjut Clarissa lagi.


"Di mana Gadis Pras?" tanya Clarissa.


"Entahlah, terakhir yang kudengar tadi di kantor waktu Raja video call dengan dia sepertinya Gadis sedang keluar kota." saut Pras.


"Coba kamu hubungi dia, supaya Gadis datang. Mungkin dengan begitu akan bisa membuat Abang cepat sembuh. Sepertinya dia merindukan istrinya." ucap Clarissa dengan nada kecewa.


"Ternyata gadis seperti itu yang sudah bisa mengambil hatimu Bang." batin Clarissa.


"Aku akan coba menghubunginya." kata Pras mulai mencari nomor gadis dan hendak meneleponnya.


"Jangan telpon dia!" bentak Wijayanti yang tiba-tiba sudah berdiri di pintu masuk ruang rawat Raja.


"Tante!" Pras dan Clarissa panggil mereka persamaan sambil melihat ke pintu masuk.

__ADS_1


"Dia bukan istri Raja! Mereka hanya menikah di atas kertas dan itu hanya pernikahan untuk mengobati penyakit yang sengaja di berikan dukun itu pada putraku." dengus Wijayanti penuh kemarahan.


Sampai detik ini setiap kali mendengar nama Gadis disebut kemarahan selalu saja langsung memenuhi hati Wijayanti.


"Maksud Tante penyakit apa?" tanya Clarissa tak paham dan penasaran.


Wijayanti menatap Clarissa sedikit gugup hampir saja dia keceplosan.


"Sudahlah! Jangan di bahas lagi. Bagaimana dengan putra ku, kenapa dia bisa pingsan?" tanya Wijayanti dengan wajah cemas.


"Abang sakit tipes Tan, tadi panas tinggi dan kecapean sampai dia dehidrasi. Karena itulah Abang pingsan." kata Clarissa menjelaskan kondisi Raja kepada Wijayanti.


Wijayanti duduk di pinggiran ranjang tempat Raja berbaring, netra tuanya menatap lembut wajah tampan putra kesayangannya dan semata wayangnya.


"Gus, cepat sembuh sayang. Mama ndak suka liat kamu sakit dan terbaring begini. Mama sayang sama kamu Cah Bagus, buat Mama kamu itu segalanya karena cuma kamu yang Mama punya." ucap Wijayanti sambil mengusap lembut pipi dan telapak tangan Raja yang masih terasa hangat.


"Nong, Nong jangan pergi Nong," ucap Raja mengigau.


Mata Wijayanti langsung melotot ke arah Raja begitu juga dengan Pras dan Clarissa.


"Demitt! Tidur aja yang di panggil dukun!" dengus Wijayanti kesal tapi menahan.


"Kalau lagi nggak sakit udah aku jewer itu mulut," omel Wijayanti lalu berdiri.


"Pras kamu urus Bos kamu, 5 menit saja di sini denger dia ngigau bisa kumat asmaku!" oceh Wijayanti.


" Jan lupa kalo ada apa apa secepatnya kamu hubungi aku," pesan Wijayanti sebelum pergi meninggalkan ruang perawatan Raja.


"Siap Bu Bos." saut Pras.


Natuna


Keunikan yang memukau dan memiliki pemandangan panorama yang menakjubkan. Wilayah perairan Pulau Natuna juga masih sangat terjaga, menjadi rumah bagi berbagai biota



Selain panorama lautnya yang indah, Kep. Natuna menawarkan keindahan bawah lautnya dengan dapat melakukan aktivitas snorkeling dan diving tidak heran banyak wisatawan akan terkesan setelah berkunjung ke sini.


Gadis menatap indahnya pulau yang terkenal dengan sebutan mutiara di ujung utara Indonesia netra nya benar-benar di manjakan dengan pemandangan indah terhampar di depan nya.


"Sudah tiga hari kok masih susah ya sinyalnya di sini." keluh Gadis saat dia berusaha untuk menghubungi Raja dan dan Hayati tapi tidak ada satupun yang bisa tersambung.


"Kenapa Dis? Kok mukanya di tekuk gitu." tanya Bee gemas kalau melihat Gadis cemberut dengan pipi mirip bakpao.


"Sinyalnya di sini sudah tiga hari ngajak gelut Mister." saut Gadis sambil mengangkat hpnya ke atas.


"Iya Dis, Mister juga kesel pengen mister talak tiga rasanya sinyal." gerutu Bee.


"Padahal udah pake kartu limit edition Mister tetap aja sinyal menjauh kek dia wkwk," seloroh Gadis.


"Hilih yang punya gandengan ngomong nya dia dia dia mulu. Cih!" sungut Bee.


"IRI? NIKAH BOS HAHAHA!" ledek Gadis tertawa hingga terlihat semua gigi pepsodent nya.


"NGAKAK MULU! HATI-HATI TAR SEDIH LU!" ujar Bee kesal dengan candaan Gadis.

__ADS_1


"Sorry Mister canda sayang hehehe." ucap Gadis meminta maaf sambil menangkepkan dua telapak tangannya di depan dada.


"Dis lu ngangkat HP lo ke atas sinyal enggak akan noel. Harusnya Lu kaya mereka tuh buat nyari sinyal!" kata Bee sambil menunjuk ke arah sebuah pohon besar di area lokasi syuting.


Gadis pun menoleh ke arah yang ditunjuk oleh Bee dan dia pun tertawa terbahak sampai memegangi perutnya.


Ilustrasi



"Boleh di coba nih kayak nya, Gadis mau ikutan ah." Gadis langsung bergegas lari menuju pohon tempat dua orang remaja sedang mencari sinyal.


"Nah ini tempat yang paling tinggi semoga sinyalnya mau bersatu kita nyambung gak satu kita cerai." gumam Gadis tersenyum sendiri.


"Telpon Akang aja dulu biar gak dapat omelan Mamah." ucap Gadis mulai menekan nomor Raja.


"Tumben, Akang biasanya on terus kok gak di angkat." decak Gadis.


Gadis mencoba sekali lagi menekan nomor Raja.


"Hallo"


"Assalamualaikum maaf bisa bicara sama Akang maksud saya Tuan Raja?" ucap Gadis hati-hati saat penerima telpon suara wanita.


"Abang sedang tidur, ada perlu apa nanti satu sampaikan?"


"Cuma pengen tau kabarnya kak, Maaf ganggu." Gadis langsung menutup telepon nya.


"Tumben siang gini Akang tidur sama cewek. Akang pasti baik-baik saja," gumam Gadis.


Gadis kembali menekan nomor telepon nya kali ini dia menghubungi Hayati.


Notif pesan masuk dari Raja saat Gadis menunggu panggilan telepon dengan Hayati.


📥 Gadis Raja sekarang sedang di rawat di rumah sakit.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Neng"


"Waalaikumsalam Mah ntar Neng telepon lagi ya udah dulu Assalamu'alaikum." saut Gadis terburu-buru.


"Aya naon Geulis Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh"


Gadis turun bergegas dari pohon menuju penginapan. Saat melihat Bee yang sedang duduk di teras resort Gadis meminta ijin untuk pulang ke Jakarta lebih awal.


"Gadis mohon, izinkan Gadis untuk pulang hari ini juga ke Jakarta." pinta Gadis memohon.


"Memangnya kenapa? job kita masih 2 hari lagi disini." ingat Bee


"Maaf Mister, suami Gadis sekarang ada di rumah sakit jadi Gadis mohon dibolehin buat kembali ke Jakarta saat ini juga," ucap Gadis mengiba.


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


Bagaimana kelanjutan ceritanya. Apakah Gadis diizinkan untuk kembali ke Jakarta oleh Bee.


ikuti episode selanjutnya Totok Pembangkit.

__ADS_1


terima kasih Like vote dan juga gift-nya serta komentarnya 🙏🙏


__ADS_2