
..."Kamu selalu paranoid kalau dekat aku padahal aku selalu perhatian kalau dekat kamu"...
...~Gadis~...
LIKE LIKE LIKE JANGAN LUPA KAKAK😊🙏
________________________________________________
"Maaf Om, boleh gak pinjam Tuan Raja buat bantu Gadis supaya lebih seru," bisik Gadis pada Ramzi.
"Maksudnya pinjam gimana nih? Ada tunangan nya loh," canda Ramzi sambil melirik Vivian
"Iihh si om, maksud Gadis tuh pinjam buat dijadiin relawan," sahut Gadis sambil tersenyum
"Oh gitu, kirain pinjem buat apa. Emang kalau boleh tahu kamu mau ngasih pertunjukan apa nih buat Tuan Raja dan buat tamu yang hadir malam ini?" tanya Ramzi penasaran.
"Gadis pengen sulap sedikit bolehkan? tapi ini sulapnya baru tingkat dasar kok Om, Gadis kan bukan profesional wkwk," jawab Gadis sambil tertawa.
Melihat tingkah polah Gadis yang polos dan lucu tak urung Raja yang awalnya tegang ikut tersenyum.
"Dasar si Jenong oleng," batin Raja.
"Ok Dis, aku tanya dulu sama Kak Vivian boleh gak calon suaminya di pinjam ya," Ramzi pura-pura berbisik tapi pakai mic membuat yang hadir tertawa.
"Viv, boleh nggak kalau dia pinjem calon laki lo dulu sebentar?" tanya Ramzi sambil melirik ke arah Raja.
vivian tersenyum melepaskan tangannya dari lengan raja
"Oke nih Dis, Rajanya udah boleh dipinjem sekarang udah bisa mulai kan?" tanya Ramzi.
"Asiappp Om," sahut Gadis sambil hormat.
Tampil di depan publik bukan hal baru bagi Gadis, tampil di panggung seperti ini sudah biasa karena dia adalah seorang personil grup dangdut yang sering mengisi hajatan di berbagai tempat dan juga kalangan.
Kini tinggal mereka berdua di atas panggung posisi mereka masih saling agak berjauhan. Raja berusaha menenangkan diri agar tidak terlihat nervous.
"Selamat malam para tamu undangan yang terhormat untuk kali ini Gadis akan lakuin sulap sekejap, bisa dilihat tangan Gadis nggak bawa apa-apa kosong kan?" Gadis berkata sambil mengangkat tangannya yang dalam keadaan kosong.
Suara Gadis terdengar jelas karena dia menggunakan klip sound. Gadis mulai mendekati Raja, matanya menatap Raja sambil sedikit tersenyum. Raja balas menatapnya tanpa senyum.
"Maaf Tuan boleh pinjam saputangan?" tanya Gadis.
Raja merogoh saku celananya dan mengambil saputangan warna navy lalu menyerahkan kepada Gadis, saat menyerahkan saputangan Gadis sengaja mengusap jari Raja lembut membuat Raja membelalakkan matanya.
"Sialan! si Jenong sengaja ngegoda gue," batin Raja menatap Gadis tajam.
Gadis hanya membalas dengan senyum tipis lalu Gadis mengalihkan pandangannya kepada para tamu.
"Bisa dilihat ini sapu tangan kosong nggak ada apa-apa," kata Gadis sambil memegang kedua ujung sudut sapu tangan dengan kedua tangannya sambil membolak-balik kan
Gadis memasukkan saputangan ke dalam lubang tangan kirinya yang menggenggam, lalu Gadis tekan sampai saputangan masuk tak tersisa dan dia meniupnya.
"Oke kita lihat pasti nggak ilang," kata Gadis sambil menahan senyum sementara penonton gerr tertawa.
Dan benar saja saat genggaman tangan Gadis terbuka saputangan tetap ada di dalamnya.
__ADS_1
"Aduh maaf tuan Nyonya, saputangan gak mau lepas dari tangan Gadis biasanya bisa loh," kata Gadis dengan tampang menyesal pura-pura heran.
Seketika gerr penonton tertawa lagi melihat tingkah laku dan candaan Gadis tak terkecuali Raja.
"Dasar Jenong oleng." batin Raja.
Gadis kembali menggenggam saputangan Raja.
"Kita coba sekali lagi ya, mungkin karena saputangan ini tahu bukan punya Gadis makanya gak bisa ilang. Kita coba yang niup yang punya saputangan kali aja langsung bisa hilang," Gadis menyodorkan genggaman tangannya berisi sapu tangan mendekat ke mulut Raja.
"Maaf Tuan Raja silahkan ditiup tiga kali ya, jangan kurang jangan lebih. Karena kalau kurang sudah pasti tetap ada, kalau lebih dari tiga bakal ilang selamanya. Kan ini satu tangan mahal Tuan," canda Gadis kepada Raja membuat penonton tertawa.
Raja mengangkat alisnya Gadis membalas dengan mengedip, setelah 3 kali Raja meniup genggaman tangan Gadis, benar saja sapu tangan Raja hilang.
"Wow..!" tepuk tangan dan sorak sorai penonton memenuhi ruangan pesta.
Gadis membungkuk sebagai tanda terimakasih dan memberi hormat atas sambutan para penonton.
"Kalau ilang kira-kira sapu tangannya di mana ya?" ucap Gadis sambil menengklengkan kepala.
"Wow, hebat juga dia." batin Raja sambil membulatkan matanya dan menarik kedua sudut bibir nya ke bawah.
"HOBAH!" teriak Bee spontan membuat beberapa mata memandang ke arahnya sambil tersenyum.
"Maaf Tuan Raja sekarang silahkan anda genggam telapak tangan kiri anda," pinta Gadis kepada Raja
Raja pun mengikuti sambil melirik ke arah Gadis
"Sekarang tolong Tuan Raja tiup tiga kali seperti tadi," perintah Gadis.
"Nah sekarang buka perlahan ada isinya nggak dalam genggaman tangan Tuan Raja, buka!' instruksi Gadis.
Dan begitu tangan Raja terbuka ternyata tetap kosong semua mata penonton menatap serius.
"Waduh! maaf Tuan dan nyonya sepertinya sulap Gadis kali ini gagal," ucap Gadis memasang tampang kecewa dan menyesal.
"Huuuuuuuu!" teriakan nonton kecewa.
Ramzi naik atas panggung.
"Gadis beneran sapu tangannya hilang gak balik?" tanya Ramzi penasaran.
Gadis tidak menjawab Dia hanya mengangkat kedua bahunya.
"Jangan-jangan ada sama Om ya?" canda Gadis
sambil berjalan mengitari Ramzi.
"Mana Bisa kan aku dari tadi di bawah panggung," elak Ramzi.
"Coba Om periksa kantong jas nya," unjuk Gadis.
Ramzi memasukkan kedua tangan ke dalam kantong jasnya, wajahnya terlihat kaget saat tangan kanannya ditarik keluar dari kantong jas ada satu tangan Raja.
"WOW, AMAZING!!" teriak Ramzi spontan.
__ADS_1
Tepuk tangan dan sorak sorai penonton kembali terdengar riuh, mereka kagum dengan penampilan dan keahlian sulap Gadis membuat penonton terhibur
"Terimakasih, terimakasih," ucap Gadis sambil membungkuk ke arah penonton.
"Bini gue emang gak ada duanya," batin Raja sambil bertepuk tangan.
"Udahan kan Om," tanya Gadis.
"Oh ya, makasih ya Gadis penampilan kamu luar biasa, silahkan kalau mau balik ke tempatnya. " ucap Ramzi.
Saat hendak turun dari panggung, Gadis berbalik arah lagi berjalan mendekati Raja. Entah mengapa dada Raja tiba-tiba berdebar.
"Mau ngapain lagi tuh si Jenong, kok nyamperin gue," batin Raja ada perasaan tidak enak.
"Maaf Om Ramzi, Gadis kan nggak bawa kado boleh nggak ngasih sesuatu buat Tuan Raja?" tanya Gadis polos tanpa beban.
Ramzi menoleh ke arah Raja seperti meminta persetujuan dan Raja mengangguk kan kepala. Gadis berjalan mendekati Raja, mereka kini saling berhadapan Gadis menatap mata Raja dan Raja pun membalasnya.
Tampak dari jauh Vivian terlihat tidak menyukai adegan yang ada di atas panggung tampak wajahnya terlihat masam dan kecut.
"Siapa cewek murahan itu, terlalu narsis," batinnya tersenyum sinis.
"Tetaplah sehat dan bahagia selalu Tuan Raja," kata Gadis dengan senyum manis.
Deg
Ada degup di jantung Raja melihat senyum di depannya.
"Maaf ada sesuatu di dekat telinga anda Tuan," kata Gadis.
Ramzi yang ada di samping Raja tak melihat apapun.
"Boleh saya ambil?" tanya Gadis.
"Ambillah." jawab Raja tak melepaskan pandangan nya dari wajah Gadis.
Gadis mengulurkan tangan kanannya meletakkan persis di belakang telinga kanan Raja lalu dia menarik kembali dengan posisi tangan menggenggam. Gadis membuka genggaman telapak tangannya tepat di depan wajah Raja dan tampak di situ ada sebutir buah anggur merah.
"Jangan minum anggur merah karena itu tidak baik buat kesehatan, tapi Makanlah anggur ini walaupun sebutir tapi besar manfaatnya untuk tubuh anda," ucap Gadis di sambut tepuk tangan dan sorak sorai penonton.
Raja mengambil sebutir anggur dari tangan Gadis dan memakannya.
"Amazing! padahal tadi saya tidak melihat apapun di belakang telinga Tuan Raja, hebat Gadis!" seru Ramzi.
Gadis kembali berjalan menjauh dari Raja lalu dia membungkuk sedikit dan setelah itu dia turun dari panggung, dia tidak berjalan kearah kursinya tapi dia berjalan keluar dari ruang pesta dan meninggalkan acara pesta yang masih berlangsung.
Michael yang melihat Gadis keluar dan meninggalkan pesta pergi menyusulnya melihat hal itu Raja mulai gelisah dan terus menatap Gadis yang menghilang di ikuti Michael.
🌹🌹🎉🎊🌹🌹
Apa yang akan Raja lakukan dengan perginya Gadis. Diam atau ikut menyusul.
Yuk yang masih pengen tahu tunggu next episode nya.
Terimakasih untuk like vote rate gift dan komentar kakak pembaca semua di novel Totok Pembangkit 🙏🙏😘😘
__ADS_1