Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Gombalan Sayang Makin Sayang


__ADS_3

...Ada sesuatu saat kumelihat dia...


...Ada getaran membuatku rindu...


...Senang hatiku saat kudengar suaranya...


...Ingin selalu ada di dekatnya...


Seperti kesepakatan sebelumnya antara Gadis dan Raja mereka akhirnya tinggal terpisah, hal berat yang harus dilalui Raja jauh dari Gadis tidak ketemu setiap hari, tapi apa mau dikata itu sudah jadi keinginan Gadis.


Gadis dan Raja memang tinggal dalam satu apartemen, mereka bertetangga. Lift yang ada di dalam apartemen setiap hari digunakan Gadis atau Raja untuk turun naik, sekarang dikunci.


Jadi setiap kali Raja ingin bertemu Gadis, Raja harus melalui pintu depan apartemen Gadis. Bu Santi melayani Raja di apartemen atas, sementara Yati bersama Gadis di apartemen bawah.


"Hoaamm!" Raja menguap sambil menutup mulutnya.


Matanya mengerjap memandang langit, jari-jari tangan Raja lincah meraba setiap senti kasur empuk untuk mencari benda pipih yang paling dibutuhkan setiap saat untuk menyambungkan rasa rindunya pada Gadis.


"Cantik, apa kabar sayang," gumam Raja sambil mengusap lembut layar HP dimana wajah Gadis menjadi wallpapernya.


Raja langsung membuka kunci layar HPnya, beberapa notif panggilan masuk dari Pras, Wijayanti dan beberapa teman ckub nya tapi tak ada satupun panggilan yang masuk dari Gadis.


"Ck, kapan Nong lu kangen sama guel" decak Raja tampak kecewa.


Raja melempar hp di atas kasur ke sembarang arah, lalu dia berjalan ke kamar mandi. Saat Raja sedang menggosok gigi, Raja memandang wajahnya di cermin yang berukuran super jumbo hampir menutupi semua dinding wastafel.


"Perasaan wajah gue ganteng, tapi kenapa Jenong nggak pernah kangen sama wajah ganteng gue," gumam Raja memperhatikan wajahnya dari sisi kanan dan kiri sambil tangannya memegangi dagu.


"Tips jitu apa yang bisa bikin Neng Nong sayang sama gua," gumam Raja menyilangkan tangan di dada duduk di atas wastafel sambil berpikir.


"Clarissa, gue harus nemuin dia. Pasti dia sangat tahu apa yang disukai oleh para cewek," ucap Raja tersenyum senang.


Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi Raja menghubungi clarissa.


"Assalamu'alaikum, Cla gue butuh ketemu saat ini, sekarang lu ada di mana?"


"Oke Bang, temui aku jam 11 setelah selesai operasi di cafe biasa."


"Ok Cla, thanks,"


Raja menutup teleponnya.


Ting


Ada notif pesan masuk di hp-nya saat Raja membuka, notif itu datang dari Gadis, seulas senyum menghiasi bibir aja lalu tangannya membuka notif pesan itu


πŸ“₯ Assalamualaikum KangπŸ™


πŸ“₯ Pagi menyapu.


πŸ“€ Waalaikumsalam.


πŸ“€ Menyapu apa NongπŸ™„


πŸ“₯ 🀭 Maaf typo Kang, maksudnya menyapa.


πŸ“€ Hilih kirain mau nyapu anu.


πŸ“₯ anu apa Kang πŸ™„


πŸ“€ pikiran ngeres Dicky πŸ€ͺ


πŸ“₯ Ya udah nih Gadis pinjamin 🧹


πŸ“€ Terlaluuuuu🀧


πŸ“€ 🀭🀭


πŸ“€ Sayang aku pengen minta sesuatu boleh.


πŸ“€ Apa KangπŸ™„


πŸ“₯ Aku pengen minta ginjal kamu mau aku jual beli Alroji kesayangan aku.

__ADS_1


πŸ“₯ Hmm boleh Kang jual aja aku rela kok


πŸ“₯ asal Akang jangan jual hatiku


πŸ“€ Kenapa sayangπŸ€”


πŸ“₯ Hatiku kan udah terisi sama AkangπŸ™ˆ


πŸ“€ AseeekkkπŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


πŸ“₯ uhuk 🀭


πŸ“€ Sayang lagi ada film baru yang lagi viral kita nonton yuk.


πŸ“₯ Film Apa Kang πŸ™„


πŸ“€ Spiderman


πŸ“₯ Gak mau Kang, takut capek.


πŸ“€ capek kenapa sayang πŸ™„


πŸ“₯ Loncat-loncat karena aku udah Nyaman di hati kamu🀭


πŸ“€Makin sayang πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


πŸ“€ Tapi sayang Aku ngajak kamu nonton film tuh serius bukan pancing gombal Nong,


πŸ“€Ya udah kita nonton tapi jangan film laba-laba ya.


πŸ“€ Terus film apa sayang πŸ™„


πŸ“₯ film The Medium lagi viral Kang.


πŸ“€ Bagus tak?


πŸ“₯ Kalau nggak bagus biasanya Gadis nggak suka.


πŸ“€ Ya udah yang penting malam ini kita kencan nonton film.


πŸ“₯ Gak usah Kang, biar Gadis aja yang beli.


πŸ“€ Ya udah kalau gitu nanti jangan lupa kabari sayang.


πŸ“₯ Iya Kang.


πŸ“₯ Pamit ya kang, Gadis mau otw kerja.


πŸ“€ Hati-hati sayang πŸ’‹


πŸ“₯ Akang juga have fun πŸ₯°


πŸ“€ Kiss nya mana sayang πŸ™„


πŸ“₯ πŸ’‹


πŸ“€πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Dih hiji doang tapi Mayan lah.


πŸ“₯ Assalamualaikum Kang. πŸ₯°


πŸ“€ Waalaikumsalam sayang πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


"Aduh Mama hatiku berdebar kencang pagi-pagi dah dapat gombalan bini," seru Raja girang sambil berjoget tak karuan.


Bu Santi yang melihat telepon aja dari balik pintu kamar Raja yang sedikit terluka tersenyum sambil geleng-geleng kepala.


"Dia benar-benar seperti anak ABG yang baru jatuh cinta, kekuatan cinta benar-benar luar biasa, tanpa melihat usia," gumam Bu Santi ikut bahagia.


Tok tok tok tok


"Ini kopi dan sarapannya tuan."Bu Santi menaruh sarapan dan kopi Raja diatas meja.

__ADS_1


Saat Bu Santi hendak keluar dari kamar Raja, Raja memanggilnya.


"Mak, Mak tau makanan kesukaan nyonya apa?" tanya Raja dengan wajah serius.


"Bakso tuan," jawab Bu Santi.


" Kalau minuman Nyonya suka es Boba," lanjut Bu Santi.


"Makasih Mak," saut Raja sambil tersenyum.


"Tuan kalau lagi senyum gitu tambah ganteng," ucap Bu Santi keceplosan.


"Emm, maaf tuan," lanjut Bu Santi mengoreksi kembali ucapannya.


"Serius Mak?" tanya Raja ingin meyakinkan.


"Benar tuan, auranya itu seakan-akan semua pesona Tuan keluar," puji Bu Santi membuat wajah wajah sedikit merona.


"Saya yakin setiap perempuan yang melihat tuan pasti akan terpesona dengan senyum Tuan, Nyonya juga pasti begitu," puji Bu Santi membuat hati Raja berbunga


"Mak tumben banyak bunga di ruangan ini?" tanya Raja tersenyum menghayal.


"Nggak ada tuan, cuman satu yang biasa terletak di ruangan ini. Tuan kan tidak suka bunga," saut Bu Santi sambil matanya berkeliling ruangan apa mungkin Raja meletakkan bunga baru di ruangan kerjanya.


"Berarti hati saya yang sedang berbunga-bunga Mak hehehe," Raja berseloroh.


"Astaga tuan bisa aja, saya permisi dulu tuan," pamit Bu Santi.


"Hmm," saut Raja sambil menyeruput kopinya.


"Gue yakin bisa bikin Jenong cinta mati sama gue," gumam Raja tersenyum menatap langit biru yang cerah dari atas kamar di apartemen 29.


***


Seperti niatnya semula Raja bertemu dengan Clarissa di sebuah cafe yang terkenal di kawasan Kemang.


"Tumben pengen ketemuan Bang, kangen apa ada maunya nih?" tanya canda Clarissa diselingi tawa.


"Dua-duanya," jawab Raja dengan senyum mengembang.


"Tumben tuh senyum manis bener Bang, tak takut banyak lalet yang nempel hahaha," canda Clarissa kembali.


"Astaghfirullah, Adek gak ada akhlak. Abang nya dah disamain ma sampah aja," sungut Raja kesal dengan candaan Clarissa.


"Mangab Bang," ucap Clarissa menangkepkan kedua tangannya di depan dada.


"Serius nih Cla, Abang mau minta saran."


"Iya Abang ganteng mau saran apa?" tanya Clarissa manja.


"Apa yang bikin cewek tertarik sama pria selain harta dan tahta?" tanya Raja serius.


"Apa ya? Biasanya Bang cewek itu selalu menyukai dua hal yang Abang bilang barusan, tapi kalau dia gak suka keduanya bingung juga sih," jawab Clarissa.


"Mungkin kepribadian si cowok itu. misalnya cowoknya humoris terus, perhatian, peka, setia pokoknya banyaklah hal-hal yang positif," kembali Clarissa meneruskan jawabannya.


"Makin bingung gue," gumam Raja lemas menyadarkan tubuhnya.


"Kenapa harus bingung Bang?" tanya Clarissa makin penasaran kenapa Raja menanyakan hal seperti itu.


"Seumur hidup gue kan nggak pernah ngejar cewek, apalagi bikin cewek itu jatuh cinta sama gue, baru sekarang gue ngejar seseorang supaya orang itu benar-benar mencintai Abang setulus hati dia. Ternyata mengejar Cinta itu susah dan melelahkan," keluh Raja.


"Cieeee, sama sapa nih Abang Cla jatuh cinta. Mau tau dong?" goda Clarissa.


"Sama bini gue lah," kata Raja keceplosan.


"Bini Abang? emang Abang udah nikah?"tanya Clarissa dengan mata membulat penasaran.


"Ups"


- Akankah Raja jujur dengan statusnya kepada Clarissa ikutin episode berikutnya dan simak keseruan Raja dan Gadis kencan nonton film bersama.


Terima kasih untuk semua jejaknya πŸ™

__ADS_1


Jangan lupa Vote gratis nya πŸ™


__ADS_2