Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Tuntaskan Dulu


__ADS_3

..."Kalau pasangan yang lagi mesra disebut love birds, maka kita ini pasangan yang sering bertengkar disebut angry birds."...


..._Gadis_...


Ceklek.


"Kenapa gak lu jawab pertanyaan gue?" Raja mencekal tangan Gadis kasar.


"Aaaauuw! lepasin gak!" bentak Gadis sambil melotot ke arah Raja.


"Ok, tapi jawab pertanyaan gue!" Raja balas menatap tajam menantang tatapan Gadis.


"Gadis ada pasien yang minta di sembuhin dari ODA." ucap Gadis.


"Siapa dia?" tanya Raja dengan sinis.


"Gak bisa Gadis kasih tau,"


"Kenapa?" tanya Raja benar-benar kesal.


"Itu privasi pasien Kang, emang akang juga mau aku kasih tau tentang masalah akang sebagai pasienku kepada orang lain?" tantang Gadis balas menatap Raja.


"Gue lain lah kan gue suami lu, wajib tau kemana dan apa yang lu lakukan sebagai bini gue," kali ini Raja tidak mau kalah oleh Gadis sepertinya dia juga sudah siap kalau Gadis tiba-tiba membuatnya jadi patung.


Gadis merubah ekspresi wajahnya dia mulai tersenyum manis melangkah mendekat kearah Raja, menatap Raja dengan sayu membuat Raja tidak nyaman. Napas dan jantungnya mulai tak beraturan


"Kang, Akang gak usah cemas dan paranoid, Gadis gak mau tar akang darah tinggi lo," ucap Gadis lembut sambil tangannya mengusap dada Raja.


Deg deg siiirrr.


Perasaan lama yang hilang Raja rasakan oleh sentuhan wanita hadir kembali membuat isi dadanya berdebar.


"Fokus saja sama pengobatan Akang dan bikin hati serta pikiran akang bahagia karena dengan begitu daya tahan tubuh akang akan meningkat, begitu juga dengan daya yang lain. Benar gak Kang kata-kata Gadis?" ucap Gadis lembut dengan tatapan sayu.


Raja seperti dihipnotis dia tidak bisa mendebat lagi perkataan Gadis tatapan matanya berganti arah bukan mata Gadis tapi Bibir seksi Gadis yang menggoda dengan senyum menawan.


Raja lebih mendekatkan wajahnya, Gadis sepertinya tahu apa yang di inginkan Raja, Gadis mengatur kepalanya mendekat ke telinga Raja dan membisikkan sesuatu.


"Belum 9 hari Akang, tahan dulu tar cuma dapat nyesek loh Kang," bisikan Gadis membuat Raja terbelalak dan kembali emosinya meledak.


"BERI GUE CIUM SELAMAT PAGI NENG NO-!!" teriak Raja geram belum sempat selesai saat tiba-tiba..


Cup cup.


Dua kecupan kilat mendarat di kedua pipi Raja membuat Raja kaget dengan mulut sedikit menganga.


"Fix, udah ya Kang, sekarang kita sarapan yuk Gadis udah lapar nih Kang," rengek Gadis manja sambil menarik tangan Raja ke ruang makan.


Raja menarik Gadis hingga jatuh kepelukannya. sontan membuat Gadis kaget, Raja memeluk erat pinggang Gadis.


"Yang puasa bibir milik Dicky tapi bibir atas ini tidak ada puasa," Raja langsung mendaratkan bibirnya kali ini Gadis sepertinya sudah siap dan membalasnya.

__ADS_1


"Nyonya ini Ma-!" Yati yang masuk kamar betapa terkejut melihat adegan kiss tuan dan nyonya nya pagi ini.


Gadis langsung mendorong tubuh Raja hingga mundur beberapa langkah, Yati sendiri sudah tak terlihat batang hidungnya Sepertinya dia sudah kabur.


"Nong belum selesai!" teriak Raja mengejar Gadis yang keluar dari kamar lebih dulu.


"Lapar! cukup Sekian dan terima kasih!" teriak Gadis.


"Gara-gara pembokat itu, jadi gantung nih bibir gue!" rungut Raja menuju ruang makan.


Saat tiba di ruang makan tatapan Raja tajam ke arah Yati membuat Yati beringsut takut. Gadis melirik Raja dengan ujung mata dan sepertinya Gadis tahu bahwa Raja marah dan kesal kepada Yati.


"Ehem," Gadis mengalihkan perhatian Raja dari yati.


Gadis menggeser duduknya lebih mendekat ke arah Raja lalu tangan kanannya mengusap lembut punggung telapak tangan Raja sambil matanya mengerjap pelan dengan gelengan kepala lembut sebagai kode agar Raja tidak marah kepada Yati.


"Tuntaskan yang tadi, tar gak gue pecat dia!" ketus Raja berkata.


Sejenak tampak Gadis melirik Raja kesal.


"Arogan kok di awetkan di hati, tapi kalau gak di lelehin kasian Mbak Yati," batin Gadis kesal tapi berusaha tersenyum manis dan mengangguk.


Raja tersenyum dengan mengangkat salah satu sudut bibirnya sebagai tanda kemenangan kali ini karena bisa membuat Gadis mengikuti keinginannya.


Bu Santi datang dengan sup ditangannya yang di berikan kepada Raja.


"Apa ini Mak?" tanya Raja heran tak biasanya Bu Santi membuatkan sup untuknya di pagi hari.


Raja melihat isi sup ada wortel dan asparagus sama sekali tidak berselera karena wortel adalah salah satu jenis sayuran yang Raja benci.


"Gak mau gue, bawa ke belakang!" tolak Raja.


Gadis melihat Raja sambil menarik napas Panjang lalu berdiri melangkah ke belakang punggung Raja yang sedang duduk sambil mengelus mesra pundaknya Gadis berbisik di telinga Raja dengan suara mendesah.


"Makanlah sup itu Kang, lama enggaknya pangeran Akang akan ada pengaruhnya. Emang masih mau cukup lima menit?" bisikan Gadis di telinga Raja membuat derisan di jantung Raja.


"Aduh kenapa kata-kata nih gadis bau kencur bikin perasaan gue tegang, ini Dicky juga ngapain ikutan tegang?"


Hidung Raja mulai mengembang dengan duduk yang gelisah sambil memainkan lidah di bibirnya dengan menggigit bibir bawahnya. Gadis melihat kalau Raja terlihat tanda-tanda "On" tersenyum tipis.


"Udah jangan dilihat supnya tapi dimakan, habisin ya Kang," bisik Gadis mesra sebelum kembali ke kursinya dan melanjutkan sarapannya.


Raja ingin sekali membuang sop itu atau melempar nya, tapi mendengar kata-kata yang Gadis ucapkan sepertinya niat itu tidak akan sampai dilaksanakan. Dengan berat Raja mulai menyendok sup yang ada di depannya satu suap masuk ke mulutnya dengan terpaksa.


"Habiskan Kang, Akang pasti bisa" Gadis memberi semangat sambil tersenyum manis.


Butuh waktu 5 menit Raja menghabiskan sup dan diapun langsung pergi ke apartemen atas meninggalkan meja makan dan Gadis yang masih sarapan.


Ting


Raja kembali keluar dari lift membuat Gadis melihat ke arah Raja heran.

__ADS_1


"Kalian berdua pergi ke kamar!" perintah Raja kepada Bu Santi dan Yati.


"Baik Tuan!" mereka serempak menjawab lalu meninggalkan ruang makan.


"Ada apa Kang?" tanya Gadis heran dan bingung sambil melonggo duduk di kursi makan.


Raja menatap dalam dengan nafas tak beraturan melangkah mendekati Gadis, lalu membungkuk hingga wajah keduanya hanya tiga jari telunjuk berjajar jaraknya.


"Tuntaskan yang tadi bibir gue masih ngantung," ucap Raja dengan tatapan dalam.


Tak sempat Gadis berucap Kiss Raja sudah bermain di bibirnya.


Dua menit Gadis menarik bibirnya, Raja menggigit bibir bawahnya tersenyum nakal.


"Lumayan buat semangat pagi Neng lebih nikmat dari secangkir kopi, jangan klayapan tanpa pemberitahuan," kata-kata yang Raja ucapkan sebelum meninggalkan ruang makan.


"Love you forever and forever


Love you with all my heart


Love you whenever we're together


Love you when we're apart"


Beat Lagu I Will the Beatles Raja dendangkan mengiringi langkah kakinya sambil tangan kanan jarinya menyentil, sebelum hilang dari pandangan Gadis, Raja masih sempat memberikan kiss bye pada Gadis.


"Om-om gajee," ucap Gadis pergi menuju kamar Bu Santi.


"Bu Santi siap-siap ya kita kerumah sakit pagi aja biar gak kelamaan ngantri," pesan Gadis sebelum meninggalkan ruang makan.


"Baik Nyonya," sahut Bu Santi.


"Gadis yang tidak biasa," gumam Bu Santi.


***


Gadis terlihat lelah begitu pulang dari rumah sakit dia langsung merebahkan tubuhnya di ruang tamu sambil melihat hpnya.


"Mbak Yati yang cantik tolong buatin Gadis es lemon tea ya," pinta Gadis saat melihat Yati melintas di depannya.


Ting tong.


Bel berbunyi belum sempat Gadis bangun dari rebahannya Bu Santi membuka pintu dan berteriak.


"Nyonya Besar!" teriak Bu Santi dengan mata membelalak.


"DI MANA DIA!!" Wijayanti menerobos masuk diikuti Ifi.


Gadis langsung berdiri menatap ke arah ibu mertuanya. Saat Gadis hendak menyapa Wijayanti berjalan cepat dengan wajah murka dan mengayunkan tangannya hendak menampar Gadis spontan Gadis menyematkan totok di tubuh Wijayanti hingga membuat dia tidak bisa bergerak.


Apa yang bakal terjadi selanjutnya apakah ada damai atau perang antara menantu dan mertua๐Ÿค”, untuk yang ingin tahu tunggu episode selanjutnya Totok pembangkit.

__ADS_1


Terima kasih untuk yang memberikan dukungan like comments vote ataupun gift-nya jangan lupa dukung terus ya Kakak readers ๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2