
..."Laki-laki macam apa yang tak bisa membela dan melindungi milik nya"...
...~Raja~...
LIKE LIKE JANGAN LUPA KAKAK 😊🙏
Jam menunjukkan angka 09.20 saat Raja turun ke apartemen bawah tempat gadis tinggal
"Mak, tolong panggilin nyonya," titah Raja pada Bu Santi.
"Maaf Tuan, tadi Nyonya sudah berangkat pagi-pagi sekali katanya ada syuting pagi ini," jawab Bu Santi
"Bilang Nggak dia pergi ke mana Mak?" tanya Raja melirik Bu Santi dengan ujung matanya.
"Nggak Tuan." sahut Bu Santi.
'Mak bawa kopi ku itu ke atas," perintah Raja langsung pergi menuju lift.
"\*\*\*\*, selalu aja sibuk selalu aja sibuk. Kapan sih lu nggak sibuk Nong, lu itu sebetulnya make up artis atau operator telepon sih!" gerutu Raja sambil membanting handphonenya ke kasur.
Dreeeettt
Handphone Raja bergetar tanda ada panggilan masuk, Raja buru-buru mengangkat teleponnya begitu melihat nama kontak yang memanggil dia langsung mengerutkan dahinya.
"Kenapa lu pagi-pagi nggak pamit gue kalau lu mau pergi!' Raja langsung membentak si penelepon yang tak lain adalah Gadis.
"*Assalamualaikum Kang, jawab salam Gadis auto Gadis tutup teleponnya*," ancam Gadis dari seberang telepon.
Raja menarik napasnya dan menghembuskan dengan kasar.
"Waalaikumsalam, jenong sekarang jawab pertanyaan gue," balas Raja kesal tapi berusaha menahan emosinya.
"*Maaf Kang tadi pagi-pagi Gadis harus selesaiin terapi buat Michael, dan sekarang Gadis ada syuting pagi, jadi nggak sempet buat pamit sama Akang. Gadis nggak tega mau bangunin Akang kayaknya capek banget dan juga nyenyak*,"
"Sekarang lu ada di mana?" tanya Raja ada nada kekhawatiran.
"*Green Royal Mall Casablanca*."
"Assalamualaikum," Raja langsung menutup teleponnya.
Raja kembali menekan nomor telepon di hp-nya.
"Pras, kirim orang lu ke Green Royal Casablanca cepat!" titah Raja dengan suara keras.
"*Wait minutes, kita mau perang terbuka sama mereka bos*?"
"Dodol! gue suruh lo kirim orang bukan buat perang tapi buat jaga sekaligus awasi bini gue, PAHAM GAK SIH LOO!!" teriak Raja mulai emosi jiwa.
"*Iya gue ngerti, tapi apa gak ngundang kecurigaan? seorang assisten make up artis di kawal bodyguard kelas atas*?"
__ADS_1
"Shiitt!" Raja mengacak rambutnya kesal.
"*Tenang aja Bos, istrimu bukan perempuan biasa. Kita akan awasi dia dari jarak jauh, kalau terjadi hal buruk kita langsung bikin perhitungan sama mereka aku yang akan Pimpin sendiri*"
Raja menutup teleponnya lalu bersiap untuk pergi ke kantor, tiba-tiba ada panggilan masuk di hp-nya.
"Pagi Mah, ada apa tumben Mama pagi-pagi telepon," Raja mengawali sapaan teleponnya.
"*Hari ini temani Vivian jalan-jalan shopping dan makan, dan jangan lupa telpon dia duluan*."
"Mah, jadwal Raja padat gak bisa." tolak Raja.
"*Kalau sampai kamu tidak ikutin kemauan Mama, jangan pernah injak rumah Mama lagi*!'
Tiiiii.....
"Huuh, slalu aja ngancem!" dengus Raja kesal.
"Stress akut gue lama lama kalau kek gini!' Raja berjalan dengan langkah kasar keluar dari kamarnya
\*\*\*
Green Royal Mall.
Food court lantai 5.
"Oke Mister." tadi segera mempersiapkan make up untuk merias Alea.
Alea adalah artis pendatang baru yang sedang naik daun multi Talent. Saat ini Alea sedang melakukan shooting untuk FTV dengan pasangan main Alvaro aktor yang tidak kalah populer dan ganteng dibanding Michael.
"Maaf permisi Nona Alea kita boleh makeup sekarang," izin Gadis pada Alea yang sedang sibuk dengan HP di tangannya.
"Gue nggak bisa pakai make-up sembarang make up, jadi gue enggak mau pakai make-up kalian. Gue mau pakai make up gue sendiri, lu ngerti kan!" Alea dengan angkuh mengatakan keinginannya.
"Baiklah enggak masalah kok nona, mana make up nya sekarang," Gadis kembali merapikan alat-alat make up nya.
Assisten Alea menyodorkan sebuah kotak kosmetik yang berukuran sedang, Gadis selalu membukanya dan melihat beberapa Merk kosmetik yang sangat dia kenal.
"Ini termasuk kosmetik mahal dan juga terkenal tapi saya rasa, Anda harus berhati-hati ada zat kimia di dalam salah satu kosmetik ini yang bisa saja berbahaya untuk Anda nona Alea," Gadis mengingatkan.
"Heh! kosmetik gue ini tidak mengandung merkuri atau hidrokinon dan udah pasti Dijamin aman," bentak Alea sengit.
"Maksud saya bukan kedua bahan itu tapi Resorsinol yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan mengganggu sistem imun." ucap Gadis santai sambil tersenyum tipis.
Sejenak Alea diam seperti tak percaya dengan penjelasan Gadis.
"Maaf saya Hanya mengingatkan, Anda bisa cari tahu lewat searching Google," ucap Gadis sambil mulai merias wajah Alea dengan make up milik Alea.
__ADS_1
"Wait, pake punya lu aja!" Alea mulai takut menggunakan make up nya.
Tak butuh waktu lama Gadis merias Alea. Gadis sibuk membersihkan dan merapikan alat make up nya.
"Kak Raja!" teriakan Alea membuat Gadis kaget hingga menghentikan aktivitasnya dan penasaran ingin melihat orang yang dipanggil Raja.
"Akang?" batin Gadis.
Gadis membalikkan tubuh nya perlahan agar tak menarik perhatian dan pada saat yang sama dia melihat Raja dan Vivian serta Pras sedang berbincang dengan sutradara.
"Halo Alea." balas Raja.
keduanya menyapa dengan cipika-cipiki. Vivian tampak tak senang, tangannya bergelayut di lengan Raja seakan menegaskan kalau Raja adalah milik nya.
"Mas udah yuk kita pergi aja, katanya mau antar aku ke butik. Lagian aku udah lapar kita cari makan aja dulu." Vivian membujuk Raja yang sedang berbincang dengan sutradara dan Alea.
Alea terlihat kurang senang, senyum sinis tampak di bibir nya.
"Nanti saja aku masih ada urusan dengan Tohan, kamu santai di sini aja beb aku ngobrol bentar ama Tohan. Alea semangat ya." ucap Raja menepuk lebih bahu kiri Alea dan Alea membalas dengan senyum menggoda.
Saat syuting berlangsung dan Raja melihat jalannya syuting tiba-tiba Alex datang dengan di kawal anak buahnya.
"Jalankan sesuai rencana, kebetulan sekali ada CEO Wiguna datang, pasti akan bertambah seru permainan ini." Alex memandang ke arah Raja dan Gadis bergantian dengan senyum menyeringai.
Dua anak buah Alex mendekat ke arah Bee dan langsung menepuk dan merangkul bahu Bee.
"Ada apa ini?" Bee terlihat kaget dengan ulah bodyguard Alex seperti hendak menangkap dia.
Bee langsung digelandang keluar dari area foodcourt.
"GADIS!" teriak yang berusaha meronta melepaskan terdiri dari dua Bodyguard Alex.
"MISTER!" teriak Gadis memanggil Bee yang sudah mulai menjauh.
Saat Gadis hendak mengejar Bee tangannya dicekal oleh Alex membuat Gadis menoleh ke belakang. Gadis.menatap Alex dengan tatapan tajam.
"Lepaskan tangan ku!" Gadis mendengus.
"Gak akan kecuali lu turuti keinginan gue," Alex membalas sambil menyeringai.
"Apa? lu mau bikin gue patung? taruhannya Bos lo, Ngerti lo!" bentak Alex dengan mata merahnya.
Raja hendak berjalan mendekat ke arah mereka tapi Pras menahan nya dan menggeleng pelan. Pras berjalan mendekat ke arah mereka dengan penuh Wibawa. Raja mengepalkan kedua tangannya dengan urat leher mengeras dan wajahnya Merah menahan marah.
"LEPASKAN DIA!" bentak Pras membuat Alex dan dan Gadis menoleh ke arahnya.
...😡😡😡😡😡😡😡😡...
Apa yang akan terjadi selanjutnya Yuk yang masih penasaran stay untuk Next episode berikutnya Totok pembangkit
__ADS_1
Terima kasih untuk like vote gif dan komentarnya dukung terus kakak😊🙏🙏