
..."Saaf aku tak bisa berbuat apa-apa untukmu itu adalah penyesalan terbesarku"...
...~Raja~...
LIKE VOTE JANGAN LUPA KAKAK 🙏😊
"AKU NGGAK SUKA ADA ORANG MENYENTUH KU SELAIN SUAMIKU! LEPASKAN TANGANMU! ATAU AKU BUAT MALU KAMU SEUMUR HIDUPMU!!" gadis berkata dengan sangat keras dan dengan mata yang merah menatap tajam ke arah Alex.
Raja sudah mendidih darahnya, Tangannya sudah gatal ingin menghajar Alex tapi dia berusaha masih menahan amarahnya.
"LEPASKAN TANGAN LU SEKARANG JUGA BRENGSEK!" Pras kembali memberikan peringatan dia maju mendekati Gadis dan Alex.
"Berhenti!" teriak Gadis hingga menghentikan langkah Pras, seketika Pras dan Raja menjadi bingung melihat Gadis yang sepertinya tidak mau ditolong.
"Gadis cuma minta Pak Pras rekam semua yang akan terjadi nanti, apa Pak Pras bersedia?" Gadis meminta Pras dan Pras mengangguk.
"Mau ngapain siJenong?" batin Raja yang menatap serius ke arah Gadis.
"Oke, liat aku baik-baik supaya anda tidak menyesal dikemudian hari nanti," Gadis berkata sambil menatap tajam mata Alex.
"Lu pikir lu siapa, ini mall punya gue. Apapun yang gue lakukan di sini BEBAS!" bentak Alex.
"Iya, karena mulai saat ini setiap anda liat yang namanya tali anda akan melihat itu hewan melata yang paling anda takuti, di mulai dari sekarang!" perintah Gadis menghipnotis Alex sambil meniup wajahnya.
Gadis mengambil tali yang mengikat rambutnya lalu tali itu dia letakan di atas tangan Alex yang mencekal tangannya. Alex terlihat syok dan langsung melepaskan cekalan tangannya dari tangan gadis sambil teriak histeri.
"ULARRRR!" teriak Alex sambil mengibaskan tali yang ada di tangannya.
"HAHAHA HAHAHA... SOKOOOR ALEX DURALEX!" ngakak Raja tak bisa menahan tawanya sambil memegangi perutnya.
"MAMPUS LO HAHAHA!" Pras tak kalah ngakak melihat tingkah Alex sambil merekam semua kejadian di foodcourt.
Alex melihat kabel yang ada di lantai, dalam pandangan nya kabel itu seperti ular yang panjang sekali. Dia berlari dan naik ke atas meja dengan wajah pucat pasi.
"Hus... his... hus!" teriak Alex di atas meja seperti sedang mengusir hewan yang dia takuti.
Visual Alex ketakutan

"MAMI DADDY TOLONGG!" Alex terus berteriak tak berhenti.
"DURALEX!! APA TUH YANG ADA DI PINGGANG LO!!" teriak Raja ngakak gak abis habisnya.
__ADS_1
Alex melihat ikat pinggangnya seketika tangannya melepas ikat pinggang itu dan melemparnya jauh-jauh.
"ÀAAAAAA!" Alex kembali teriak histeris sambil menutup matanya.
Semua yang ada di foodcourt baik itu kru ataupun pengunjung tertawa terbahak melihat tingkah Alex yang dalam pengaruh hipnotis Gadis. Dan Hampir semua orang tidak melewatkan untuk mengambil gambar ataupun video.
Gadis berlari mengejar Bee yang digelandang oleh dua orang Bodyguard Alex ke area FUN WORLD dua lantai diatas foodcourt.
"Liat aja kalo lu dekat, gua lempar dia kebawah!" ancam salah satu Bodyguard yang memegang Bee sambil menarik Bee telungkup separuh badan nya.
"GADIS TOLONG MISTERRR!" Bee berteriak ketakutan.
2 orang yang menyandera Bee memandang ke arah Gadis dengan tatapan marah dan juga sinis. Gadis mengambil pematik korek api dari tas selempang yang dia pakai.
Klik.
"Tidur!"
Seketika kedua Bodyguard itu tertidur dan melepaskan tangannya dari lengan Bee, Bee hampir saja jatuh karena separuh badan menjorok ke luar terangkat di railing lantai 6, Gadis melompat dan menyambar Bee lalu menariknya dan mereka jatuh berdua di lantai.
"Mister nggak papa?" tanya Gadis.
"Mister kita ke bawah, Maaf kayaknya Gadis harus pulang Mister. Gadis gak bisa nerusin kerjaan ini. Nggak papa kan?" ucap gadis meminta izin
"Ya udah, sekarang lebih baik Gadis pulang aja. gih, memang bedebah Alex itu kurang ajar! keterlaluan sekali dia. Nggak tahu ada masalah apa antara kamu sama dia. Kenapa dia begitu dendam sama kamu Dis?" tanya Bee penasaran.
"Maaf Gadis nggak cerita ke Mister kalau pas di kafe, Gadis dan Dia ada sitegang mungkin karena alasan itu Dia pengen nyakitin Gadis," sahut Gadis.
"Tegang gimana maksud Gadis?" tanya Bee mulai penasaran karena dia belum paham. Ada apa sebetulnya.
"Dia bersikap kurang ajar sama Gadis dan Gadis menotok dia sampai dia menjadi patung, mungkin karena itu dia dendam sama gadis Mister."
"Dia salah satu orang kuat Dis, kamu harus hati-hati. Dia nggak akan mundur begitu saja dengan cara yang mudah," Bee mengingatkan
"Ya udah, sekarang kita turun Mister." ajak Gadis.
Lalu keduanya kembali ke lantai foodcourt dimana Alex masih teriak-teriak di atas meja
"TOLONG TOLONG SINGKIRKAN ULAR ULAR ITU GUE TAKUT!!" teriak Alex sambil memegang kepalanya
__ADS_1
Para penonton masih menikmati pertunjukan langsung.
"Itu Alex ngapain Dis kok dia histeris gitu?" tanya Bee tak paham dan bingung dengan Alex yang terus berteriak-teriak
'Gadis hipnosis dia Mister, dah yuk buruan Mister kita cabut dari sini," ajak Gadis membereskan alat-alat make up.
Raja menatap Gadis ada sorot sesal di matanya.
"Sorry Nong," batin Raja.
"Mas ayoo, kita cari makan perutku udah laper nih." ajak Vivian sambil menarik lengan Raja.
Gadis sama sekali tak menatap ke arah Raja, dia benar-benar acuh seperti kesepakatan keduanya bahwa kalau mereka di depan publik tidak saling mengenal satu sama lain. Gadis lalu pergi keluar dari area foodcourt bersama.
Plok.
Satu kali tepukan keras menyadarkan Alex dan saat dirinya sadar dia terkejut dengan kondisinya yang sudah berantakan dan berdiri di atas meja.
"Sialan awas aja lu cewek gila tunggu pembalasan gue!" Alex mengancam dengan marah.
Raja berjalan di belakang Gadis ingin sekali dia menggenggam tangan Gadis. Raja berjalan agak cepat dan berusaha untuk mendahului Gadis, saat Raja melewati Gadis dengan sengaja Raja menyentuh dan menarik pelan jari Gadis.

Seketika Gadis terkejut hingga matanya membulat. Degup jantung Raja berpacu kencang sejenak membuat helaan napas nya berhenti sepersekian detik. Raja memejamkan matanya.
"Alamak rontok jantung gue!" batin Raja.
Sentuhan kecil dan sembunyi-sembunyi ternyata mampu membuat debar di hati Raja yang sudah yang lama tidak mengenal cinta tapi hanya mengenal \*\*\*\*\*.
"Please dada, jangan bilang kalo gue jatuh cinta dan semoga ini cuma masuk angin biasa karena kebanyakan ketawa," gumam Raja kembali mendebat Isi Hati.
"Beb,bisa nggak sih jalannya jangan cepat-cepet!" protes Vivian yang di seret Raja
"Buruan, cacing di perut ku udah pada konser." sahut Raja.
Gadis melihat Raja dan Vivian berjalan di depan nya seperti pasangan yang sedang bertengkar hanya menyungging sedikit senyum datar.
...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...
Bagaimana kelanjutan hati Raja makin ***dilemma*** auto ***terlena*** 🤭
Yuk tetap stay di ***Totok Pembangkit***.
__ADS_1
**Terimakasih untuk semua like vote gift dan komentar nya 🙏🙏**