Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Benih Cinta


__ADS_3

..."Aku gak masalah kok kalau harga BBM makin mahal, asalkan senyum kamu tetap murah sama aku"....


...~Raja~...


...LIKE VOTE FAVORIT KAN KAKAK🙏...


...~~~~~~~...


Kenapa lu tanya hal itu," Raja tak menjawab pertanyaan Gadis tapi balik bertanya.


Gadis melirik Raja.


"Penasaran Gadis waktu bertemu yang pertama dengan sekarang Akang beda," jawab Gadis.


Raja berdiri berjalan mendekat ke pagar pembatas rooftop dan memandang ke arah bawah. Ingatannya kembali pada waktu setahun yang lalu, Saat di mana cinta pertama nya memilih pergi untuk laki-laki lain dan meninggalkan nya.


"Aaaahhh," desah Raja sambil menghela napas panjang.


"Jangan di jawab kalau berat Kang, maaf Gadis merusak suasana malam ini dengan pertanyaan yang tidak penting." ucap Gadis merasa tidak enak.


"Gak usah lu pikir, lagi pula tau apa anak kecil kek lu." Raja berkata sambil mengambil sebatang rokok dan berniat menghisap nya.


"Jangan merokok Kang kalau gak pengen batuk 100 hari," pesan Gadis.


"Apa maksud lu, lu nyumpahin gue bengek ya?" dengus Raja kesal.


"Ramuan yang akang minum setiap terapi ada zat yang kontradiktif terhadap nikotin dan bisa menimbulkan efek radang hingga batuk yang berkepanjangan, kalau mau bantuk100 hari ya silahkan aja merokok." ucap Gadis santai tapi membuat Raja memegang kepalanya karena pening yang dirasa.


"Kalau kek gini gue beneran berubah aja jadi ustadz sekalian Nong." keluh Raja terduduk di kursi sambil cemberut.


"Hehehe bagus lah kalau gitu kang," sahut Gadis membuat Raja melirik kearah Gadis sebal.


"Emang Akang nggak sadar kalau kebiasaan hidup akan selama ini banyak yang mempengaruhi kesehatan Akang jadi nggak bagus? minum, merokok dan anu-," lanjut Gadis menggantung kalimatnya membuat Raja mendelik ke arahnya.


"Lo pikir gampang apa jadi orang kuat dengan banyak tekanan kayak gue? hiburan apa yang bisa dilakuin selain hal seperti itu. Beda sama hidup lo yang masih polos Nong." protes Raja sambil mengeluarkan uneg-unegnya.


"Bercerita dan berbagi lebih enakan Kang daripada melakukan hal-hal yang selama ini Akang lakukan." sahut Gadis sambil menyeruput teh lemon nya.


"Tumben lu bahas hal kek ginian, biasanya lu gak jauh dari TikTok juga," ucap Raja sinis.


"Nggak lah, TikTok tuh buat iseng aja dan cari jajan Kang," sahut Gadis nyengir.


"Akang gak mau cerita ke Gadis yang tadi Gadis tanyain?" kembali gadis bertanya.


"Nggak perlu, lu bukan tempat yang tepat dan gue juga nggak mau bahas," sinis Raja menjawab.


"Terserah sih, toh sekarang juga ada Nona Vivian buat tempat curhat Akang. Apalah Gadis yang cuma istri terapi." ucap Gadis yang terasa tidak enak di denger telinga Raja.

__ADS_1


"Kok lu jadi bahas soal Vivian segala Jangan bilang lu cemburu sama Vivian ya," balas Raja.


Mendengar kata cemburu membuat Gadis merasa tidak nyaman dan tidak enak kepada Raja.


"Maaf obrolan nya terlalu jauh," ucap Gadis


"Vivian calon istri pilihan Mama bukan pilihan gue. Dia cantik seksi dan-," puji Raja dengan kalimat menggantung.


Raja melirik ke arah Gadis untuk melihat respon Gadis.


"Secara fisik dia sempurna Kang, tapi-," Gadis tidak meneruskan ucapannya


"Kenapa, lu takut kalah saing sama dia?" selidik Raja.


"Gak, Gadis bukan saingan dia. Kang udah malam pulang yuk," ajak Gadis beranjak dari kursinya dan melangkah hendak berjalan.


Raja menarik lengan Gadis dan membuat Gadis jatuh di pelukan Raja. Raja pun langsung memeluk pinggang Gadis yang ramping.


"Gue mau minta ganti rugi," ucap Raja menatap mata Gadis dalam.


"Ganti rugi apa, emang Gadis salah apa?" tanya Gadis tak mengerti dengan ucapan Raja.


"Gara-gara lu dorong kursi tadi siang jidat gue jadi jenong dan paha gue jadi kebakar," jawab Raja dengan jelas.


"Maaf Kang, itu kan spontan. Akang juga sih yang salah pakai begituan di kantor," sanggah Gadis.


"Ya udah ganti rugi pakai apa dan berapa?" tanya Gadis terlihat pasrah.


"Emang masih sakit kepala yang luka Kang? coba sini Gadis liat," ucap gadis sambil menyebabkan poni yang menutupi rambut Raja.


Raja sedikit menurunkan kepalanya hingga wajah mereka sangat dekat sekali.


"Wah lumayan ini memarnya, " ucapkan Gadis memperhatikan bekas luka memar di kening Raja.


Gadis meninggikan tubuhnya dengan jinjit lalu Gadis mencium luka memar itu yang masih tampak berwarna biru.


"Semoga cepet ilang dan sembuh lukanya." ucap Gadis lembut.


Raja terkejut dengan apa yang dilakukan Gadis ada perasaan yang menghentak dalam dadanya membuat detak jantungnya tak beraturan.


"Gak mungkin gue jatuh cinta ama bocah bau kencur kek dia, gue yakin ini cuma masuk angin tiba-tiba jadi rasanya perut sama jantung gue berdetak cepat kek orang meriang." debat Raja pada perasaannya.


"Udah kan jadi sembuh," Ucap Gadis sambilP mendongakkan kepala ke Wajah Raja dengan senyum manis hingga terlihat sebagian barisan gigi putih nya mengintip.


Deg deg deg deg deg deg


"Jantung gue! Ya Tuhan kek gini banget rasanya, kenapa perut ikutan mules yakin ini perasaan yang dulu waktu kelas 6 SD sama mantan. Masak gue jatuh cinta lagi?" elak Raja dalam hati.

__ADS_1


Raja memejamkan matanya sejenak menghindari wajah cantik yang sedang membuat jantung dan adrenalin tubuh nya kacau balau.


Satu helaan napas menenangkan hati Raja, dia lalu membuka matanya dan langsung mencium bibir Gadis membuat Gadis membelalakkan matanya karena terkejut.


Untuk beberapa saat mereka berdua hanyut dalam rasa lembut dan hasrat yang menyatu. Hampir tiga menit berlalu saat masing-masing menarik bibir nya dengan napas yang tersengal.


"Jangan salahin gue kalo gue entar bakal ketagihan." ucap Raja dengan tatapan dalam ke manik mata Gadis.


"Apa?" tanya gadis tak mengerti dengan ucapan Raja.


"Bibir lu, bisa bikin gue ketagihan." jawab Raja.


Gadis melepaskan tangan Raja yang melingkar di pinggang nya, berjalan menjauhi Raja lalu memandang langit penuh bintang.


"Gadis pulang duluan ya Kang? Makasih untuk makan malam dan hadiahnya." ucap Gadis berjalan meninggalkan Raja.


"Nong!" Raja menarik tangan Gadis menahannya.


"Maaf," ucap Raja berat.


"Buat?" tanya Gadis.


"Lupakan." jawab Raja seakan ingin menarik kata yang baru tadi di ucapkan.


Gadis menatap Raja sambil tersenyum seakan dia bisa tau maksud dari perkataan Raja yang hanya sepotong-sepotong.


"Jangan jatuh cinta padaku Kang." batin Gadis.


"Hati-hati jenong, kita ketemu di rumah." ucap Raja saat melihat Gadis sudah berjalan pergi meninggalkan nya


Raja masih berdiri memandang kota Jakarta malam hari tepat di pinggir rooftop.


"Udah waktu nya gue lupain lu Zee, good bye mantan." gumam Raja seperti terlepas dari belenggu yang selama setahun menyiksanya.


"MERDEKA GUE HARI INI!!"


"WELCOME NEW LOVEEE!!" teriak Raja dengan suara membahana terbawa angin malam


...😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍...


Merdeka juga Kang Jaja


Jatuh cinta nih Kang?


Gimana lanjutannya apa cinta Akang akan mulus 🤔


Stay ya next episode totok pembangkit.

__ADS_1


Terimakasih untuk gift. like vote dan komentar nya kakak🙏🙏


__ADS_2