
..."Melepaskan mu itu sesuatu yang tidak mungkin, seperti halnya saat akan memilikimu."...
..._Raja_...
******
"Maaf Ibu mertua, Gadis gak suka di tampar ucap Gadis sambil sedikit membungkuk.
"Heh! kamu apain kakakku!" teriak Ifi marah sekaligus panik melihat Wijayanti bagai patung.
Ifi tidak berani mendekati Gadis dia takut kejadian yang menimpa Wijayanti akan terjadi padanya.
"Maaf Madam Gadis terpaksa melakukan ini, ini sifatnya cuma sementara nanti juga akan normal kembali."
"GADIS BODOH!! KAU APAKAN AKUUU!!" teriak Wijayanti.
Yati dan Bu Santi terdiam melongo melihat kejadian yang terjadi di depan mereka. Gadis pergi setengah berlari ke kamarnya dia memasukkan Ipad-nya dan beberapa peralatan make-up nya.
Gadis bergegas pergi ke luar kamarnya dan saat di ruang tamu dia melihat Dua orang bodyguard menghadangnya dan siap menyerangnya. Gadis memasang kuda-kuda.
"Maju kalian jangan menunggu kayak perawan!" ejek Gadis menatap tajam kearah mereka.
Dua jarum akupunktur ada dalam pegangan kedua jari-jari Gadis.
"HAJAR!!" teriak pria berwajah bopeng memberi perintah pada rekannya yang bertubuh kurus dan keduanya menyerang Gadis dengan pukulan dan tendangan.
Gadis menangkap kaki si bopeng dan dengan secepat kilat menusukkan jarum tepat di pahanya membuat si bopeng langsung terdiam tak bergerak dengan mengangkat satu kaki lurus ke depan.
"Ayo maju mang! kali ini Gadis akan bikin mamang jadi lumpuh selamnya!" ancam Gadis menakut-nakuti dengan wajah sinis.
Pria kurus berumur 40-an tampak ngeri dengan ancaman Gadis, dia mundur beberapa langkah seperti memberi jalan pada Gadis untuk lewat. Gadis menatap dia dengan tajam sambil menggertak.
"MINGGIR KALAU MASIH PENGEN BISA BERJALAN PULANG KE RUMAH!!" bentak Gadis sinis.
"LEPASKAN AKU BODOH!!" maki Wijayanti melotot ke arah Gadis.
Dengan tenang Gadis melangkah mendekati Wijayanti.
"Maaf Ibu mertua Gadis terpaksa melakukan ini," ucap Gadis meminta maaf sambil menangkepkan kedua tangannya di depan dada.
"Bu Santi pamit ya, Assalamualaikum," Gadis pergi ke luar apartemen.
"DASAR GADIS LIAR! IFI CEPAT BANTU AKU!" teriak Wijayanti yang berdiri seperti patung dengan tangan terayun.
"Maaf Mbak Yu saya tidak bisa berbuat apa-apa takut nanti salah dan tambah parah," sahut Ifi prihatin dengan kondisi kakaknya.
"TERUS SAMPAI KAPAN AKU BEGINI!!" teriak Wijayanti mulai stress akibat pegal yang di rasa.
__ADS_1
"Tunggu saja sebentar Mbak Yu tar juga normal kondisi Mbak Yu," Ifi menenangkan Wijayanti.
AWAS SAJA KALAU AKU KETEMU ANAK TENGIK ITU AKAN KU CINCANG!!" kembali Wijayanti berteriak kesal dengan wajah menegang.
"Mbak Yu lebih baik simpan tenaga mu agar cepat normal aliran darahmu," usul Ifi.
"Hmmm," sahut Wijayanti mulai lelah.
"Cungkring! tolong gue bodoh jangan cuma liatin aja!" Kang bopeng terlihat mulai berkeringat dengan posisi mengangkat satu kaki ke udara dan tangan meninju.
"Aduh maaf bang, betul kate Madam takut kite salah bang." jawab cungkring.
Setelah lima menit kemudian Wijayanti bersama seseorang bodyguard nya kembali normal. Wijayanti langsung menghempaskan tubuh tuanya di sofa kelelahan.
***
Pras tampak tersenyum sinis saat melihat hpnya.
"Pras, alokasi dana untuk proyek pabrik di Bangkok udah masuk laporannya?" tanya Raja tanpa melihat Pras matanya fokus memeriksa berkas yang ada di tangannya.
Pras duduk di depan meja kerja Raja tak menjawab matanya fokus membaca hpnya. Tak mendapat jawaban dari Pras membuat Raja mengangkat wajahnya melihat Pras dan langsung naik pitam sekaligus naik pita suaranya.
Plak.
"ANAK BUAH MUKA BADAK LO, GUE SERIUS KERJA LU MALAH MAIN HP. GUE TANYA LU KACANGIN, DASAR DODOL LU!!" hardik Raja sambil memukulkan setumpuk berkas yang ada di tangannya ke jidat Pras.
"Maksud lu apa?" Raja mendelik.
"Pras menyodorkan HP milik nya, Raja melihat berita yang ada di sebuah berita online terkenal Topik dengan judul yang membuat khalayak kepo dengan tulisan besar.
"WANITA TEMAN TIDUR MICHAEL PRATAMA TERNYATA SEORANG MAKE-UP ARTIST"
Raja memperhatikan beberapa foto yang menghiasi halaman berita online itu, wajahnya langsung berubah tegang dan marah seketika.
"SIALAN TERNYATA ORANG ITU DIA!! " teriak Raja sambil meremas kertas berkas yang ada di depan mejanya.
Pras yang melihat laporannya di hancurkan hanya bisa meringis dan menggaruk tengkuknya. Raja beranjak dari kursinya dan menyambar jas nya yang menggantung di stand hanger saat dia hendak berjalan ke luar kantornya Pras berdiri dari kursinya.
"Bos ini laporan saya bagaimana?" tanya Pras tampak bingung melihat Raja meninggalkan hasil kerjanya sepekan yang sudah kucel karena di remas-remas Raja.
"Cuih, lu bilang sampah itu laporan? masih lebih bagus bungkus kacang pinggir jalan. Bikin lagi yang baru! lu tuh kaya amatiran aja, percuma gue gaji lu paling gede di banding yang lain!" maki Raja sewot sebelum keluar kantor nya.
"DUDUL! JANGAN LUPA PECAT DIA!" teriak Raja tiba-tiba kembali nongol di pintu.
"Asteroid, siapa Bos?"
"Aktor itu, detik ini juga NGERTI LU!" bentak Raja kemudian menghilang.
__ADS_1
"Kacau deh si Jaja, bikin kerjaan baru. Lagian tuh bini gak ada yang tau punya dia selain orang dekatnya. Apa jangan-jangan dia mulai?" kalimat Pras menggantung.
"Bodo ah, ngapain mikirin si Jaja. Laporan ku! Kalau bukan bos gue udah gue ajak gelut tuh orang, hiiiiihhh!!" geram Pras memungut laporan nya yang berserakan di atas meja kerja Raja.
***
Mobil Raja baru saja keluar dari kantor pusatnya saat tiba-tiba ada pesan masuk ke WA nya.
📥 Tuan tadi Nyonya besar datang dan terjadi keributan dan nyonya pergi dari rumah.
Buk.
Raja memukul keras jok belakang sopir hingga tubuh Ruslan bergetar dan kaget sampai dia melirik spion sekilas memperhatikan Bosnya.
"SIAL, KAPAN MASALAH OFF SEHARI AJA DARI HIDUP GUE!!" teriak Raja geram.
Raja langsung menekan nomor Gadis, bunyi nada tunggu beberapa saat. Kembali Raja menekan nomor Gadis saat ini nada dering, Raja sabar menanti.
"Halo ada dimana lu sekarang?" tanya Raja tanpa mengucapkan salam.
"Assalamu'alaikum Kang," sapa Gadis tanpa menjawab pertanyaan Raja.
"Waalaikumsalam, lu ada di mana sekarang Neng Nong?" teriak Raja.
"Sekali lagi teriak Gadis tutup nih telpon!" ancam Gadis.
"Maaf Neng Nong bini kesayangan gue, Kasih tau akang sekarang ada di mana?" tanya Raja dengan nada lembut.
"Kang, tolong Akang jelaskan dengan gamblang kepada Ibu mertua kalau pernikahan kita hanya sebatas pengobatan terapi buat akang, dan bilang ke ibu mertua kalau Gadis tidak suka di ganggu saat kita menjalani terapi ini. Kalau ibu mertua sudah bisa menerima pernikahan terapi ini dan berjanji tidak akan ganggu Gadis, maka akan Gadis kasih tau di mana Gadis ada saat ini," ucap Gadis tenang.
"Ok, gue akan kasih tau Mama agar tidak mengganggu lu, dan hal itu bisa gue pastikan Mama gak akan ganggu lo lagi, sekarang kasih tau di mana lu?" desak Raja.
"Kasih tau dulu ya Kang, nanti kalau udah selesai urusan Akang sama ibu mertua udah pasti Gadis balik lagi. Tenang aja Kang, Gadis ini Istri setia dan bertanggung jawab," ucap Gadis penuh percaya diri.
"Setia dari mana? Kalau Michael aja lu sembunyikan dari gue?" protes Raja masih kesal dengan berita di seleb news yang membuat darahnya kembali mendidih.
"Hah? kok Akang tau?" tanya Gadis di sebrang telepon.
"Jangan sok polos lu! gak cuma gue yang tau seluruh masyarakat yang punya HP juga pada tau!"
"Masa sih?" tanya Gadis agak bingung.
"Masa sih masa sih, kasih tau sekarang juga dimana lu saat ini!" kembali Raja mendesak Gadis untuk tahu di mana Gadis.
Mau tidak ya Gadis memberi tahu Raja dia di mana dan kembali kepada Raja. Apa yang akan Raja lakukan terhadap Mamanya, buat yang masih pengen tau yuk tunggu di next episode Totok Pembangkit.
Terimakasih untuk like vote rate favourite dan komentar serta gift nya. 🙏.
__ADS_1
Dukung terus kakak readers kesayangan 🤗