
..."Ingat dirinya, Rindu padanya, Memikirkan nya. Ada yang tau nggak itu namanya apa🤔."...
...~Raja~...
🌹LIKE LIKE JANGAN LUPA KAKAK 😊🙏🌹
📥IKUTIN BINI GW KAWAL SMPAI RMH!!.
Pras memandang Raja dari kejauhan begitu juga sebaliknya, Pras mengangguk pelan dan setengah berlari keluar dari ruang pesta.
Di lobby hotel.
"Gadis tunggu!" teriak Michael menghentikan langkah Gadis.
Gadis menoleh ke belakang, Michael berdiri jarak 1 meter di belakangnya. Michael berjalan melangkah mendekati Gadis.
"Ada apa kak?" tanya Gadis kepada Michael. terlihat heran.
"Ada yang mau gue omongin ke lu," jawab Michael.
"Besok aja Kak." jawab Gadis saat Michael meminta waktu kepadanya untuk bicara.
"Kalau gitu lu ikut gue, gue akan nganterin lu pulang," kata Michael sambil hendak menggandeng tangan Gadis.
"Gak usah aku mau pulang sendiri, aku gak mau ada berita miring lagi," jawab Gadis tetap dengan keputusannya.
"Nggak usah lo peduliin berita gituan, itu cuman berita sampah," ucap Michael.
"Jangan paksa dia, aku yang akan mengantar nya." suara Pras tiba-tiba sudah ada di belakang Gadis.
"Ayo kita pulang!" ajak Pras pada Gadis, mereka lalu berjalan beriringan keluar Lobby Hotel.
Michael hanya bisa memandang kepergian Gadis dan pras karena dia tahu siapa pras dan dia tidak ingin di depak untuk kedua kalinya dari PH yang sedang dia bintangi film nya. Michael pun lalu kembali masuk ke dalam untuk melanjutkan mengikuti pesta.
30 menit perjalanan menuju Penthouse apartemen tak ada pembicaraan antara Pras dan Gadis, begitu mobil berhenti di depan lobby apartemen Gadis langsung turun.
"Terima kasih Mas," ucap Gadis sambil sedikit membungkuk.
Sementara Pras hanya mengangguk pelan dan kemudian melajukan mobilnya untuk kembali ke hotel.
\*\*\*
Keesokan harinya.
Karena terlalu lelah Gadis semalam tidur cepat dan tidurnya sangat nyenyak sampai jelang pagi, dia terbangun oleh bunyi alarm hp nya.
Dengan mata masih terpejam karena kantuk, Gadis menggeliat dan hendak memeluk guling posisi kakinya menindih dan tangannya memeluk sesuatu yang dikira guling.
"Kok tumben guling nya keras dan hangat," gumam Gadis.
Gadis menepuk guling dengan telapak kakinya sambil tangannya meraba raba karena merasa ada yang aneh, Gadis mulai membuka matanya
"Cakep banget lo ya suami sendiri disangka guling," celetuk Raja kesal dengan ucapan Gadis.
"Astagfirullah! kok akang udah ada di sini, pulang jam berapa Kang? kok nggak bangunin Gadis?" tanya Gadis kaget dengan mata membulat.
__ADS_1
"Lu gak nyadar apa kalau lu tidur susah dibangunin, ada gempa juga lu pasti gak bakal bangun. Lu tuh kalo lagi tidur kek kungkang." cetus Raja jutek mode on.
"Kangkung sayuran Kang?" Gadis balik bertanya.
"Kecakepan itu mah, lagian lu tuh multitalent tapi telinga gak nyambung. Periksa tuh kuping ke THT!" dengus Raja kesal.
"Ntar gue cari dulu," Raja mengambil hpnya searching di google mencari sesuatu.
"Nih! mirip kan hahaha," sambil tertawa terbahak.

memperhatikan gambar yang ada di layar HP seketika Gadis memukul lengan Raja.
"Haahaha!" Raja masih terpingkal dia bahkan sambil guling-guling di kasur.
"Iiihhh! jahat banget sih, masa istri di samain kaya dia. JAHAT JAHAT!" Rajuk Gadis sambil memukul Raja dengan guling.
"Hahaha bini gue kungkang makannya kangkung huahahaha!" Raja terus saja meledek Gadis.
Gadis melempar selimut ke wajah Raja dan turun dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi.
"KUNGKANG JENONG IKUT MANDI DONG HAHAHA!" teriak Raja terus menggoda Gadis.
"MALESS!!" sahut Gadis balas teriak dari kamar mandi.
"Hoaaamm!" Raja menguap dan menarik selimutnya.
\*\*\*
Kediaman Wijayanti.
Tok tok tok
Ceklek.
"Masih pusing Mbak Yu kepalanya?" tanya Ify masuk sambil membawa nampan berisi sarapan buat Wijayanti.
Wijayanti menarik tubuhnya bersandar di sandaran tempat tidur sambil memijit pelipisnya.
"Perlu saya panggil Mas Danang Mbak Yu?" tanya Ifi terlihat dia cemas dengan keadaan Wijayanti.
"Panggil lah, itu akan lebih baik," jawab Wijayanti.
Ify kemudian menelpon Danang dia adalah kerabat keluarga besar Raja yang berprofesi sebagai seorang dokter kepala di sebuah rumah sakit milik Wijayanti.
"Halo, Mas bisa datang ke rumah sekarang Mbak Yul sakit, baik. Segera ya Mas!" Ifi menutup telpon nya.
"Makan Mbak Yu walaupun sedikit," bujuk Ifi.
"Bagaimana bisa aku menelan makanan kalau dadaku terasa sesak karena kejadian semalam. Fi, Apa kamu tahu siapa yang mengundang anak Dukun itu di acara pesta semalam?" tanya Wijayanti dengan wajah geram.
"Maaf Mbak Yu. Sepertinya dia datang bersama Bee," jawab Ifi merasa tidak enak karena Bee dia yang mengudangnya.
__ADS_1
"Keberadaan bocah dukun itu seperti pemicu jantung bagiku yang sewaktu-waktu bisa meledak." Keluh Wijayanti.
"Sudahlah Mbak Yu jangan terlalu Mbak Yu pikirkan, itu hanya akan membuat Mbak Yu tidak nyaman yang akhirnya sakit seperti ini," Ifi mencoba menenangkan Wijayanti.
"Seumur-umur baru kali ini aku tidak bisa berbuat apapun, benar-benar aku merasa dikendalikan sama bocah Dukun itu.
Menyebalkan hmm," Wijayanti mendengus.
"Kita tunggu saja Mbak Yu setelah pengobatan Raja selesai, kita bikin perhitungan dengan gadis tengil itu. Mbak Yu nggak usah khawatir aku sudah menyiapkan rencana untuk itu." ucap Ifi menambah Wijayanti semakin membenci Gadis.
"Iya kita akan balas dendam dan bikin perhitungan kepada anak dukun sialan itu!" kata Wijayanti menambahkan.
\*\*\*
Di Pentahouse Apartment.
"Neng, ada gak sup yang harus gue makan pagi ini buat biar nambah agak lama tar malam?" tanya Raja hampir berbisik saat keduanya sarapan di meja makan.
"Nggak Ada," Gadis menjawab singkat.
"Terus kalau syaratnya ada nggak jangan sampai kayak yang kemarin gue nyari ampe kandang sapi. Lu bisa bayangin kan?" Raja memasang wajah mengiba.
"Bawa mawar biru 9 tangkai Kang, jangan terlalu mekar dan jangan kuncup yang sedang." jawab Gadis berbisik.
Bu Santi .yang berdiri tak jauh dari meja makan sedang memasang telinga nya sampai dia memajukan badannya. Yati yg sedang di dapur ikut penasaran dengan langkah tanpa suara mendekati dan menyenggol lengan Bu Santi.
"Apaan?" bisik tanpa suara Yati.
Bu Santi hanya menggeleng.
"Mak! bersihin atas berdua!" perintah Raja melihat gerak gerik APR nya.
"Baik Tuan!" serempak keduanya menjawab dan pergi berlalu menuju ke apartemen atas.
"Kepo aja bawaannya punya pembokat," sungut Raja
"Lanjut, terus apa lagi buat tar malam Nong," tanya Raja serius.
"Ada.Jangan lupa bawa baju hangat." pesan Gadis.
"Emang terapinya gak di rumah?" tanya Raja heran.
"Di hotel lagi ya?" Raja Makin penasaran.
"Satu hal yang harus akang tahu, setiap sesi terapi akan dilakukan di berbagai tempat yang berbeda, karena boleh dibilang ini adalah rangkaian bulan madu yang di lakukan pasutri, seandainya Gadis tau resiko totok ini mungkin Gadis akan berpikir ulang untuk melakukan nya saat itu, tapi entah lah semua sudah terjadi." Gadis menutup kata-katanya dengan datar dia kembali melanjutkan sarapan nya.
Raja bisa menangkap keterpaksaan dengan pernikahan dari kata-kata Gadis yang sengaja dia tahan.
"Lu punya pacar ya sebelum kita menikah?"
"uhuk uhuk uhuk." Gadis tersedak mendengar pertanyaan Raja yang dia tidak duga.
...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...
Apakah Gadis akan menjawab jujur pertanyaan Raja dan bagaimana dengan sesi terapi selanjutnya?
yuk ikutin next episode Totok pembangkit Terima kasih untuk yang like vote gift dan comment kakak bikin author semangat 🙏🤗
__ADS_1