Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Harus Kuat Marah


__ADS_3

..."Bisa gak sih kamu gak bikin jantung ku main sirkus"...


...~Raja~...


LIKE LIKE JANGAN LUPA KAKAK ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


...~~~~~...


Di rumah Ray.



Setelah selesai menonton Gadis dan teman-temannya tidak langsung pulang tapi mereka melanjutkan acara seru-seruan di rumah Ray. Ray tinggal di rooftop sebuah ruko yang berlantai 3.


Mereka bernyanyi dan berjoget Gadis selain mahir memainkan organ dia juga ahli menabuh gendang. Entah sudah berapa lagu mereka mainkan, Pras hanya bisa melihat mereka tanpa mau bergabung, dia duduk agak jauh.


๐Ÿ“ฅ BAWA BINI GUE PULANG SEKARANGGG!!


Satu pesan masuk di HP Pras dan membuat Pras garuk-garuk kepala terlihat pusing sekali.


"Wah bakal ngamuk nih makhluk langka, alamat bakal ada perang dunia rumah tangga," gumam Pras.


Pras mendekati Gadis dan membisikkan sesuatu.


"Sorry guys pulang duluan ya, biasa panggilan misua wajib di patuhi kan Gadis istri sholehah hehehe," ucap Gadis sambil meletakkan gendang dari pangkuannya.


"Ya Beb nggak bisa dong nginep sini, padahal gue udah kangen banget loh. Udah lama nggak tidur bareng lu," Ray menggenggam tangan Gadis sambil meremas lembut terlihat dia kecewa.


"Lain kali pasti ada kesempatan Kak, gitarnya boleh Gadis bawa ya? Pinjam satu bulan aja Kak." Pinta Gadis.


"Apa sih yang enggak boleh buat my beb," balas Ray.


"Bang Toni, Sis semongko bye dulu ya Assalamualaikum" pamit Gadis turun dari rumah atap diikuti Pras.


Selama dalam perjalanan Gadis yang duduk di bangku belakang sibuk melihat hp-nya tidak, ada pembicaraan di antara keduanya. setelah hampir 40 menit perjalanan mereka sampai di apartemen Pentahouse.


Nit nit nit nit.


srrreeettt


"DARI MANA LU!?" hardik Raja berkacak pinggang tepat di samping Gadis saat Gadis baru saja masuk apartemen.


"Iiissshhh, kebiasaan deh kalo ngomong suka teriak bisa nggak sih pelan Kang," protes Gadis kesal sambil mengorek telinga kiri nya.


Raja mencekal lengah Gadis kuat sambil menariknya kasar.


"JAWAB DULU PERTANYAAN GUEE!!" bentak Raja dengan mata mendelik ke arah Gadis.


Gadis berusaha melepaskan cekalan tangan Raja


"Lepasin dulu nggak! Kalau enggak Gadis bikin sampai pagi Akang enggak bergerak sama sekali dan diam disini semalaman!" ancam Gadis sambil menatap tajam ke arah mata Raja.


Mendengar ancaman Gadis bikin Raja ngeper juga akhirnya dia melepaskan cekalan tangannya. Gadis mengusap lengannya yang terasa sakit akibat cekalan tangan Raja.

__ADS_1


"Kan Gadis sudah bilang waktu di dermaga kalau Gadis mau nonton sama teman," jawab Gadis sambil berjalan menuju kamarnya.


"Sama Selingkuhan lu juga kan!!" tuduh Raja kesal.


Ingin sekali rasanya Gadis mendebat Raja, tapi rasa kantuk dan lelahnya membuat dia memilih untuk diam dan merebahkan tubuhnya di atas kasur.


"JENONGGGG!!" pekik Raja membahana ke seluruh ruangan.


Gadis menutup dua telinganya dengan kedua tangan sambil kedua matanya terpejam, lalu dia bangun dari tempat tidur berdiri tepat di depan Raja yang masih dengan wajah kesal dan marah nya.


"Akang sayang, kalau kita bicara sekarang mungkin kita harus nyiapin tenaga ekstra. Sementara kita sama-sama capek udah pasti kalau kita gelut tar akang yang kalah, jadi kita lanjut besok aja habis sarapan, akang bisa introgasi Gadis sepuasnya. Gadis janji, sekarang Akang tidur aja mau marah juga kan butuh tenaga yang fit," ucap Gadis dengan nada lembut sambil mengusap lembut kedua pundak Raja sambil tersenyum manis.


Melihat sikap Gadis dan mendapatkan perlakuan seperti itu membuat emosi Raja terjun payung tanpa hambatan, pikiran dan hatinya tiba-tiba merasa tenang dia seperti ter hipnotis.


"Tapi gue nggak bakalan bisa tidur kalau rasa penasaran gue masih belum terjawab," keluh Raja cemberut.


"Sini," gadis menarik tangan Raja untuk duduk di sampingnya.


"Akang duduknya hadap ke depan," suruh Gadis lalu Gadis mulai memijat lembut dengan tekanan sedang pada sisi Tepi leher belakang kanan dan kiri.


"Gimana enak nggak?' tanya Gadis sambil terus menekan lembut bagian itu


" Enak Nong agak sakit dikit tapi berasa enak di kepala," jawab raja sambil menikmati akupresur yang dilakukan oleh gadis


"Sekarang coba tangan kanan," kata Gadis sambil meraih tangan Raja dan dia melakukan penekanan untuk beberapa saat tepat di bagian nadi.


"Sekarang kaki kirinya mana," perintah Gadis Raja mengangkat kaki kiri lalu Gadis melakukan tekanan tepat di atas mata kaki untuk beberapa saat dan juga di telapak kaki tengah bagian atas.


puk puk


"Akang bisa tidur di sini malam ini," kata Gadis sambil tersenyum.


"Gadis ke kamar mandi dulu ya kang, mau ganti baju sekalian bersih-bersih akang tidur aja," ucap Gadis sambil berjalan pergi ke kamar mandi


"Tadi kan mau marah ya, tapi sekarang ke mana selera marah gue?" Raja bicara sendiri seperti orang linglung


"Terserahlah gue udah ngantuk." gumam Raja sambil membaringkan tubuhnya menatap langit langit kamar.


10 menit kemudian Gadis keluar dari kamar mandi dan melihat raja yang Sudah terlelap tidur nyenyak. gadis menyelimuti tubuh raja dan dia pun membaringkan tubuhnya di sebelah raja.


"Nice dream Kang," ucap Gadis sebelum matanya terpejam ke alam mimpi.


***


Raja menggeliat tangan kanannya terasa kesemutan dan ada beban, saat matanya terbuka dia melihat Gadis yang masih tertidur dengan kepala di atas lengannya.


"Pantas aja tangan gue kesemutan," gumam Raja sambil perlahan menarik tangannya


Raja mengusap lembut wajah Gadis dari alis yang tebal lalu hidung pipi dan bibir Gadis.


Saat menatap wajah itu tiba-tiba ingatannya kembali pada video yang dikirim oleh Pras


"Shitt! bakal gue bunuh cowok yang sudah berani megang tubuh bini gue siapapun yang melakukan itu gue akan bikin perhitungan dengan nyawanya," kata Raja berang dengan Gigi menggeretak

__ADS_1


Raja bangun dari tidurnya lalu berjalan keluar kamar Gadis, emosinya nya tiba-tiba mulai naik lagi. Saat melewati ruang makan yang mengarah ke pintu lift dengan sengaja Raja menendang ember berisi air pel hingga air tumpah kemana-mana.


Gubrak


Yati yang sedang mengepel ruangan itu seketika pucat melihat kemarahan tuannya tanpa dia tahu sebabnya dan membuat latahnya keluar. #


"Nyet nyut nyot nyet nyet!!" teriak Yati sambil membekap mulutnya.


"Ada apa Yat," Bu Santi tergopoh-gopoh dari dapur.


"Tu- nyet tu - an ma- rah nyet, up's!" kata Yati dengan tergagap dan latah.


"Aaahh, kamu ini selalu tijel alias tidak jelas," omel Bu Santi.


"Cepat bersihkan! jangan sampai Tuan marah lagi nanti kalau dia balik ke sini!" perintah Bu Santi sambil pergi kembali ke dapur meninggalkan Yati.


Waktu sudah menunjukkan pukul jam 8.15 tapi Raja belum turun untuk sarapan dan itu membuat Gadis penasaran. Dia Lalu memutuskan untuk pergi ke atas ke apartemen Raja.


"Kang, Akang!!" panggil Gadis berjalan menyusuri tiap ruang yang luas dan mewah milik Raja.


"Apa Akang sudah ngantor ya?" gumam Gadis berjalan menuju kamar Raja.


Ceklek.


Gadis melihat Raja sedang duduk bersila di atas mantras sepertinya Raja sedang melakukan yoga. Gadis berniat untuk kembali ke apartemennya karena tidak ingin mengganggu Raja, saat di pintu..


"Berhenti, kita lanjutkan yang semalam sampai masalah ini kelar!" kata Raja dengan dingin dan tenang.


"Baiklah kita selesaikan sekarang," sahut Gadis.


"Siapa Ray?" tanya Raja tanpa merubah posisinya


Gadis sepertinya tahu apa yang membuat Raja semalam marah


"Ciee Akang ceritanya cemburu ya?" goda Gadis sambil jongkok di depan Raja dengan senyum menggoda.


"Jangan bercanda gue lagi serius jenong!" bentak Raja.


"Ok serius, Akang mau kenal kak Ray?" kata Gadis memasang wajah serius tapi lucu dengan bola mata membulat.


"Oh my God, wajah ini imut lucu polos tanpa dosa bikin jantung gue turun naik kek main sirkus. Gak boleh lemah, gue harus kuat marah," batin Raja berperang dengan hatinya.


"Iya, gue pengen bikin peyek dia terus gue injek- ampe ancur dan gak ada bekas nya!" sungut Raja sambil mengadu gigi-gigi nya.


"Wah, gak jadi lah kalo gitu Gadis kenalin," ucap Gadis sambil kembali berdiri


Raja menarik tangan Gadis hingga membuat Gadis jatuh menindih di atas tubuh Raja .


...~~~~...


Kok jadi kayak drama Korea saling tindih mau jadi marah atau malah yang lain. Yuk yang masih penasaran ikutin next episode di Totok pembangkit.


Terima kasih untuk like foto give dan komennya dukung terus ya Kakak biar autor makin semangat๐Ÿค—๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2