Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Sensasi Terapi Air


__ADS_3

..."Kalau sekarang aku disuruh melupakanmu, aku harus ke kantor kelurahan dulu bikin surat keterangan tidak mampu."...


...~Raja~...


LIKE LIKE LIKE JEMPOL MANIS NYA KAKAK🙏


...~~~~~~~...


Begitu Gadis memasuki Resort dia melihat Raja sedang tertidur nyenyak, Gadis lalu menutupi tubuh Raja dengan selimut, angin laut malam mulai dingin Gadis menutup kelambu agar nyamuk dan serangga tidak menggigit Raja.


"Enggak nyangka kalau lagi tidur lucu seperti Panda tapi kalau udah bangun kayak beruang ngamuk" gumam Gadis pelan.


Setelah selesai membersihkan diri dan salat Isya Gadis langsung mempersiapkan semua keperluan untuk terapi malam ini, seperti biasa Mawar Biru yang dibawa oleh Raja diolah Gadis untuk diambil minyaknya.


"Hoaaamm." Raja menggeliat matanya mulai terbuka.


Spontan Raja bangun dari tidurnya mata awas nya mencari Gadis, Raja menyingkirkan selimut lalu turun dari ranjang membuka kelambu.


"Neng!" panggil Raja dengan berteriak saat melihat ruangan kosong tak ada siapapun.


Raja berjalan keluar Resort tapi dia tidak melihat apapun kecuali gelap karena memang jarak Resort saling berjauhan membuat Resort benar-benar seperti sebuah rumah yang ada di pulau terpencil.


"Neng Nong pasti udah datang, tapi kemana dia pergi?" gumam Raja bingung sambil menyisir rambutnya dengan jari-jari tangannya.


"Apa mungkin dia ke cafe ya?" Raja masih bingung di mana Gadis saat ini


Raja terus celingukan memandang keluar resort tapi yang ada hanya lampu temaram dan rimbunnya hutan bakau dalam gelap.


"Liat apaan Kang?" tanya Gadis yang sudah berdiri di belakangnya sambil memandang ke luar resort.


"AAAA, HANTU DEMIITT!" teriak Raja terkejut sampai melompat kaget hingga menginjak kaki Gadis.


"Aaaauuw!" sekarang giliran gadis yang berteriak kesakitan.


"Hiiih, sakit tau Kang, kaki Gajah nginjek kaki semut!" rengek Gadis kesal.


Plak.


Spontan Gadis memukul lengan Raja sambil masih mengaduh kesakitan.


"Lagian ngapain sih lu bikin gue jantungan!" bentak Raja dengan wajah kesal.


"Siapa yang ngagetin, orang Gadis juga bicaranya pelan," kilah Gadis.


"Akang aja yang parno," sambung Gadis.


Raja menatap Gadis dari rambut sampai ujung kaki kembali lagi ke rambut. Dada Raja mulai berdetak pelan terus bertambah dan bertambah. Mulut Raja mulai terbuka dan tatapan matanya dalam.


"Gila seksi banget njiirr bini gue!" batin Raja.

__ADS_1


Bagaimana tidak di bilang seksi, Di bawah lampu temaram Gadis mengenakan kimono sutra warna biru muda di atas lutut. Rambutnya basah terurai bahkan masih ada tetes air dari rambutnya yang jatuh ke wajah dan leher putih jenjangnya.


"Akang sudah makan malam?" tanya gadis ingin mengalihkan pikiran Raja.


"Gue gak laper," jawab Raja tidak mengalihkan tatapannya sambil jakun nyanya turun naik.


"Lo habis berenang Nong?" tanya Raja mengalihkan pikiran kotornya.


Gadis hanya mengangguk kaki jenjang nya berjalan gemulai mendekati meja yang ada di sudut ruangan. Raja menelan ludah melihat pemandangan yang mendebarkan di depan matanya. Gadis mendekati Raja dengan secangkir minuman ramuan di tangannya.


"Cantik banget dia, gerak tubuh jenong beneran bikin Dicky mulai meronta lama-lama gue gak kuat juga nahannya," batin Raja.


"Minumlah sampai habis Kang, jangan sisakan sedikit pun." ucap Gadis mesra sambil matanya membalas tatapan Raja.


Raja mengambil cangkir dari tangan Gadis, dalam sekali teguk isi cangkir habis tak tersisa. Gadis mengambil cangkir kosong yang ada di tangan Raja, Gadis membelai punggung telapak tangan kanan Raja matanya menatap Raja sayu sambil lidahnya bermain di Bibir seksi yang terbelah tengah.


"Njir sumpah gue ma si Dicky udah gak kuat," batin Raja mulai melepaskan hoodie lalu kemejanya ke sembarang tempat.


Gadis berjalan mundur pelan ke belakang tatapan matanya masih tetap ke arah Raja sambil telunjuknya memberikan isyarat agar Raja mengikutinya.


Tubuh Raja bagian atas sudah polos, dada bidang Roti sobeknya terlihat sempurna. Satu persatu yang melekat di tubuhnya dia tanggalkan. Gadis kini mulai menuruni tangga dermaga mini dan siap meloncat ke laut.


"NONG!" teriak Raja menghentikan Gadis saat bersiap hendak meloncat ke laut


Gadis menoleh ke arah Raja sambil melepaskan kimono nya, kini dia mengenakan bikini warna biru laut. Melihat pemandangan seperti itu Raja menahan napas dan menelan ludahnya. Dadanya bergemuruh tak beraturan.


"Kita mau berenang Nong?" tanya Raja dengan nada heran kenapa Gadis mengajaknya berenang malam-malam seperti ini.


Mendengar kata yang keluar dari mulut Gadis membuat Raja terpancing egonya. Raja lalu melepas celananya dan sekarang dia hanya mengenakan Boxer warna hitam, saat Raja hendak berjalan menghampiri Gadis..


Byuuuurrr.


Gadis terlebih dahulu melompat ke laut dan Raja melompat gaya salto 2 kali putaran, Gadis langsung memberikan tepuk tangan.


plok plok plok.


"Nice jump Kang!" puji Gadis sambil memberikan jempol.


Raja berenang mendekat kearah Gadis senyum dan tatapan Gadis benar-benar membuat hasrat Raja terus mendaki menuju puncaknya. Mereka sekarang sama-sama berenang dan saling berhadapan.


Raja menyentuh pinggang Gadis memeluknya, kedua tangan Gadis memegang pundak Raja.


"Apa kita akan melakukan terapi kali ini sambil berenang?" tanya Raja sambil membelai wajah Gadis yang terlihat sangat cantik di bawah sinar bulan.


"Iya Kang, secara umum manfaat mandi dan berendam di air laut melancarkan sirkulasi darah, memperkuat otot jantung, melenturkan atau merelaksasi otot sehingga tubuh terasa segar. Dan bercinta di air punya sensasi sendiri," Gadis menerangkan.


"Sama siapa lu pernah anu di air?" tanya Raja menuduh.


"Hah? siapa yang anu di air? Gadis belum per-," belum sempat menyelesaikan kalimatnya Raja sudah mencium bibir Gadis.

__ADS_1


Hangat air laut di terangi sinar bulan membuat suasana benar-benar romantis, hangat sehangat ciuman mereka berdua. Gadis mulai melakukan penotokan di beberapa bagian tubuh Raja dan kali ini pusat totok syaraf ada dua jari di bawah pusar Raja.


Terapi kali ini di lakukan di air hingga tidak menimbulkan rasa sakit seperti biasanya, sesekali Raja seperti terkejut dan melepaskan ciumannya karena sedikit sakit di bagian tubuh yang di totok.


"Tahan Kang bentar lagi," ucap Gadis.


Raja kembali menjadikan bibir Gadis sebagai cara ampuh untuk menghilangkan rasa sakitnya dan Gadis memahaminya dia pun membalasnya.


Hasrat Raja sudah sampai puncaknya, tak ada yang melekat di tubuh keduanya.


"Lakukan sekarang Kang." ucap lirih Gadis sambil tangan kanannya mengusap wajah lembut.


Raja mulai melancarkan aksi pejantan nya, bibir, tangan dan kakinya bergerak sesuai hasrat nya. Gadis pun mengimbangi apa yang Raja lakukan. Sensasi bercinta yang luar biasa, hingga membuat Raja benar-benar terlena.


"Gila! seumur hidup baru kali gue dapat sensasi yang kek gini, mantul bingiit!" batin Raja bersorak dalam hati tanpa ingin ketauan Gadis.


Setelah sepuluh menit mereka bercinta keduanya saling berpandangan dan tersenyum, Raja mengecup kening Gadis.


"Itu dari Dicky," ucap Raja datar.


Gadis cuma tersenyum tipis dan berenang ke tepi.


Gadis meraih kimono nya dan menaiki tangga dermaga meninggalkan Raja yang masih berenang untuk menepi, tapi dia baru sadar kalo underwear nya entah sudah hanyut kemana.


Raja berkeliling matanya mencari tapi gelap malam tak mendukung penglihatannya.


"Siiit! kemana boxer Dicky?" rutuknya.


"KANG JANGAN LAMA-LAMA TAKUT ADA ULAR TAR PUNYA AKANG DI SANGKA ADEK NYA!" canda Gadis berteriak sebelum masuk kamar mandi sambil tertawa.


"ULAR! wah bahaya gue harus cepat naik tapi masak gue telanjang? Ah bodoamat lah gak ada orang ini." gumam Raja mulai berenang menepi.


Saat kaki Raja menginjak anak tangga paling bawah di mana seluruh tubuhnya ada di permukaan air, tiba-tiba sorot lampu kapal yatch melintas tak jauh dari resort nya.


Byuuuurrr


Reflek Raja menceburkan diri lagi ke laut, dan sialnya lampu kapal tersorot ke arahnya di sengaja.


"SIALAN!" teriak Raja marah sambil memukul air.


"Gimana gue mau naik? kenapa jadi ada live show gini, liat aja bakal gue tuntut nih resort gak safety banget buat privasi!" gerutu Raja yang cuma bisa pasrah sambil memegangi Dicky dengan salah satu tangannya takut di sapa ular.


"JENOOOONG TOLONG GUEEE!!" teriak Raja.


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


Aduh kasian sekali akan terlalu semangat jadi gak siapin handuk buat si Dicky, bakal kedinginan atau di sapa ular 😄


Stay selalu Kakak untuk next episode Totok Pembangkit.

__ADS_1


Terimakasih untuk like vote komen GIF akak🤗🙏


dukung terus ya terutama vote gratis nya biar author makin semangat 😊


__ADS_2