Totok Pembangkit

Totok Pembangkit
Janji Raja


__ADS_3

... "Ketika aku tak menyapamu, bukan karena tak rindu, namun ingin menguji, sesabar apa aku menahan diri"...


....~Gadis~...


LIKE VOTE JANGAN LUPA KAKAK🙏


...~~~~~~~~~...


Di kediaman Wijayanti.


Brak


Wijayanti membanting tas di atas meja dengan wajah kesalnya.


"Anak dukun sialan itu benar-benar sudah mengendalikan Putraku. Aku harus cari cara agar Raja bisa jauh dan benci sama anak dukun sialan itu!" gerutu Wijayanti geregetan sekaligus kesal.


"Kalau kayak gini kondisinya belum sempat aku aqiqah cucuku udah di tahlilin duluan Fi!" geram Wijayanti mengepalkan tangannya dengan semua urat wajahnya mengumpul di tengah.


"Huss! Mbak Yu jangan bicara ngaco seperti itu, Kata-kata itu doa!" protes Ifi mengingatkan.


"Ampun Gusti Allah, tak cabut lagi kata-kata saya." ucap Wijayanti menyesali kata-kata nya.


"Mbak Yu dia itu kan dukun, gimana kalo kita lawan pakai dukun juga?" usul Ifi membisikan ide klenik nya.


"Fi Otak Kamu memang tokcer itu ide yang brilian." puji Wijayanti sambil mengangkat dua jempol tangannya.


"Tapi kita mau cari dukun dimana Fi, yang ampuh mandraguna bisa ngalahin anak dukun sialan itu?" tanya Wijayanti sambil mengerutkan dahinya.


"Itu gampang Mbak Yu, nanti aku akan cari informasi dukun paling ampuh se negeri ini." jawab Ifi bersemangat meyakinkan Wijayanti.


Wajah Wijayanti mulai tampak normal kembali, ada senyum menyeringai di salah satu sudut bibirnya.


"Lihat saja anak dukun sialan itu bakal terusir tanpa hormat dari kehidupan Putraku!" dengusnya dengan nada penuh amarah dan juga kebencian.


"Ya udah Mbak Yu, kalau begitu saya akan mencari informasi Dukun itu pada teman-teman dan juga relasi." pamit Ifi.


"Ingat baik-baik Fi, jangan sampai mereka tahu untuk keperluan apa kita mencari dukun itu," pesan Wijayanti


"Tenang saja Mbak Yu. Serahkan semuanya padaku." saut Ifi pergi berlalu meninggalkan Wijayanti di ruang kerja.


"Semoga Ifi bisa mendapatkan dukun terbaik yang bisa mengalahkan anak dukun sialan itu." gumam Wijayanti.


***


Ini hari ketiga Gadis mengurus Raja di rumah. Selama 3 hari Raja benar-benar menjadi pasien yang sangat manja kepada Gadis, hampir semua keperluan Raja Gadis yang mengurusinya. Bahkan mandi pun Gadis yang memandikannya.

__ADS_1


Seperti pagi ini begitu bangun tidur Raja langsung minta dimandikan oleh Gadis.


"Nong badan Gue pada lengket, gara-gara semalaman gerah Nong." keluh Raja kepada Gadis saat Gadis masuk ke dalam kamar pribadi Raja untuk mengantarkan sarapan.


"Perasaan semalam listrik gak mati, AC masih nyala sampai pagi dan suhu badan Akang juga normal, gerah bagaimana? Emang akan mimpi olahraga semalam?" tanya Gadis heran dengan alasan Raja.


"Bilang aja Akang minta dimandiin, pakai muter-muter kayak gasing aja." sambung Gadis mulai berjalan ke kamar mandi menyiapkan semua keperluan untuk mandi Raja.


"Ya elah Nong jangan nyekak gitu napa." saut Raja sambil menggelengkan kepala dengan sikap Gadis yang gak ada mesranya.


"Hidup itu yang lurus daripada muter-muter yang ada nambah puyeng Kang." teriak Gadis dari kamar mandi.


Raja mulai menanggalkan bajunya dia mengambil handuk dari lemari dan membelitkan di pinggangnya lalu berjalan ke kamar mandi.


"Ya udah kalau gitu Lu ajarin Gue." ucap Raja yang berdiri di tengah pintu dengan salah satu tangan menahan tubuhnya.


"Ajarin apa Kang?" tanya Gadis menatap Raja sambil duduk di pinggiran bathtub sedang mengisi air.


Raja melangkah mendekati Gadis dengan senyum nakal nya. Gadis mulai menggeser tubuh nya dengan lirikan tajam ke arah Raja. Raja membungkukkan badannya.


"Ajari Gue agar pantas buat Lu Nong." ucap Raja membuat Gadis berubah ekspresi wajahnya menjadi datar.


"Buruan mandinya keburu kedinginan tar si anu." suruh Gadis kepada Raja.


"Lu kenapa ngalihin topik Nong. Apa Lu masih ragu dengan perasaan Gue?" kali ini Raja ingin tahu bagaimana perasaan Gadis kepadanya.


"Ya Iya! Kita bahas tar habis mandi." saut Raja kecewa sepertinya Raja tau apa yang ada di benak Gadis.


"Aku ambil handuk kimono nya ya Kang," Ucap Gadis memalingkan wajahnya saat melihat Raja hendak membuka handuknya.


"Hilih alasan, bilang aja lu malu kan liat Dicky hahaha." goda Raja sambil terkekeh.


"Ngapain malu dah b_aja tuh." Gadis berkelit keluar dari kamar mandi.


Raja membenamkan tubuhnya dalam batuk hingga kepalanya untuk beberapa apa menit, lalu dia menyembulkan kepalanya di atas permukaan air sambil menggeleng-gelengkan kepalanya hingga rambutnya berkibas kibas mencipratkan air.


Raja meraih sabun batang yang ada di pinggir bathtub dan mulai menyabuni tubuhnya.


"Kapan lu bisa nerima perasaan gue Nong, pasti bersyukur cowok yang ada di hati lu. Gue janji bakal gue bor tuh hati lo, supaya bisa gue tendang satu nama yang ada di hati lu sekarang dan cuma nama gue yang masuk di hati lu dan memenuhi ruang hati lu." sumpah Raja sambil meremas sabun batang yang ada di genggaman tangannya sampai hancur.


"Astaghfirullah Akang! itu kenapa sabun di jadiin adonan donat ampe hancur gitu?" teriak Gadis yang berdiri di pintu masuk dengan kimono handuk di tangannya.


"Waduh kok ancur gini sabunya? Nong bersihin dulu tangan gue!" perintah Raja sambil mengulurkan tangannya yang dipenuhi oleh sabun hancur seperti bubur menempel di tangannya.


Gadis mengambil waslap lalu membersihkan tangan Raja yang dipenuhi sabun hancur dengan waslap.

__ADS_1


"Akang kaya anak kecil aja mandi sambil mainin sabun." protes Gadis tanpa melihat ke wajah Raja.


"Lagi galau akut gue Nong Jadi butuh pelampiasan, daripada orang yang gue remes ampe hancur mending sabun kan," dengus Raja kesal jika mengingat siapa lelaki yang ada di titik kecil hati Gadis.


"Pagi-pagi udah galon, orang mah happy Kang. Orang yang jomblo aja happy masak Akang yang punya gandengan galon hehe," ledek Gadis.


"Kalau gue boleh milih gue mendingan jadi jomblo daripada punya gandengan tapi Hatinya nggak buat gue, nyesek nggak tuh." sindir Raja agar Gadis tau perasaan nya.


Gadis diam tak menimpali kata-kata Raja, tangan Gadis masih membersihkan tangan Raja.


"Kok diam mendadak sariawan ya?" ledek Raja.


Gadis tetap diam, ekspresi wajahnya datar tak menunjukkan reaksi apapun Baik marah tersinggung atau menyesal.


"Akang lebih baik fokus dengan kesehatan dan juga terapi, malam ini terapi yang ke-6 jadi Gadis mohon jaga mood Akang. Karena ini akan bisa membantu proses terapi, apalagi Akang baru saja sembuh dari sakit. Jangan pikirkan yang lain, bisa dimengerti Kang?" tanya gadis meminta pendapat Raja.


"Iya iya iya," jawab Raja.


Gadis mulai menyabuni punggung raja sementara Raja masih berkutat dengan kegalauan pikirannya sendiri.


"Gue yakin suatu hari nanti lu bakal jatuh cinta sama gue." janji Raja.


***


Setelah menempuh perjalanan lebih dari 10 jam dari Jakarta menuju sebuah kota arah Ujung Kulon, sampailah Wijayanti dan Ifi di sebuah rumah yang terletak jauh dari pemukiman warga dan berada di sebuah lereng bukit.


Rumah itu tampak megah berdiri kokoh di tengah area perkebunan cengkeh dan pohon bambu. Di depan rumah ada sebuah pohon beringin yang sudah cukup tua ukurannya di bawang pohon beringin itu ada beberapa makam.


"Sudah sampai Nyonya." kata Jali sopir yang membawa mereka.


"Fi, benar ini rumahnya?" tanya Wijayanti ingin meyakinkannya sambil memperhatikan rumah itu dari dalam mobil.


"Kalau dilihat dari gambar yang dikirim teman aku sih bener Mbak Yu ini rumahnya nggak salah lagi." jawab Ifi sambil melihat layar di iPhone nya.


Mereka berdua akhirnya turun dari mobil lalu berjalan masuk pekarangan rumah yang terlihat sepi tak berpenghuni di tambah lagi hari sudah menjelang maghrib. Wijayanti menggandeng kuat lengan Ifi saat keduanya berjalan diantara makam yang ada di depan pekarangan rumah dukun yang biasa dipanggil Mbah Brojol.


"Fi jangan cepat-cepet jalan nya takut kesandung batu nisan," ucap Wijayanti mengingatkan.


Saat mereka mendekati pohon beringin tiba-tiba dikagetkan dengan patung leak yang berdiri menatap ke arah mereka.



...😱😱😱😱😱😱😱...


Apa rencana Wijayanti bersekutu dengan dukun Brojol bakal berhasil.

__ADS_1


Yuk ikuti terus episode selanjutnya Totok Pembangkit.


Terima kasih untuk like vote gift dan komentar nya kakak 🙏


__ADS_2