
‘’Si Iblis Deduksi memang hebat,’’ puji Komisaris.
‘’Kane-sama memecahkan kasus begitu cepat. Aku tidak menyangka orang yang membunuh kedua orang itu adalah Kohide-san sendiri,’’ kata Sponsor.
‘’Tapi, bagaimana Kane-sama mengetahui kalau Kohide-san adalah pelakunya?’’ tanya CEO.
‘’Sejak wanita itu datang,’’ jawab Kane.
Semua terdiam untuk sesaat hingga akhirnya tersentak. ‘’Heh?! Berarti Kane-sama sudah tahu sejak awal pelakunya adalah Kohide-san sendiri. Bagaimana mungkin?’’
‘’Saat itu dia mengatakan hal aneh, seakan-akan dia mengetahui apa yang terjadi dengan suami dan pembantunya,’’ jawab Kane.
‘’Benar-benar Si Iblis Deduksi,’’ kata Petugas Reiki.
‘’Tapi Inspektur, kenapa Detektif Ryugen dan Detektif Erimi tidak ada?’’ tanya Kane.
‘’Mereka berdua berada di Osaka karena sebuah urusan,’’ jawab Inspektur.
Inspektur dan yang lainnya membungkuk. ‘’Kami permisi dulu, Vaioretto-sama.’’
‘’Kalau begitu, sekarang waktunya ke tempat Hakuba-san,’’ kata Kaji.
......................
Selama perjalanan, keluarga Raymond hanya diam. Nyonya Mary menghela nafas.
‘’Setelah Kein memperlihatkan kemampuannya, sekarang giliran Kane. Kedua anak itu benar-benar anak emas, tapi karena ulahmu, kau membuang sesuatu berharga yang seharusnya hanya dimiliki oleh keluarga Raymond,’’ kata Nyonya Mary.
‘’Istriku, aku mohon, berhenti menyalahkan Adam terus. Aku tahu dia juga menyesali perbuatannya,’’ kata Tuan Moriarty.
Nyonya Mary memejamkan mata lalu menghela nafas panjang. ‘’Kalau begitu, harapan terakhir kita satu-satunya adalah membujuk Eve agar tidak bercerai dengan Adam. Tapi, aku tidak menyangka Adam hanya diam melihat istrinya bertunangan dengan orang lain. Itu sangat memalukan.’’
Mendengar ucapan ibunya, Adam kembali mengingat kejadian di kamar 212 hari itu. Ia mengepalkan tangan. ‘’Aku dan Eve sudah resmi bercerai. Karena itulah aku hanya diam melihatnya bertunangan dengan Tuan Kaji.’’
Kedua orangtuanya melotot, sedangkan Sekretaris Rey hanya diam karena sudah tahu.
__ADS_1
‘’Apa? Tidak mungkin, bukankah kau belum menandatangani surat perceraianmu dengan Eve? Apalagi, Eve belum pernah mengajukan surat perceraian. Jadi, bagaimana mungkin itu bisa terjadi?’’ tanya Nyonya Mary.
Adam menghela nafas secara tertahan. ‘’Kami bercerai saat Eve mengajakku bicara empat mata hari itu.’’
‘’Dan kau menyetujuinya?’’ tanya Nyonya Mary.
‘’Aku tidak punya pilihan lain. Lagi pula, Eve bersih keras untuk bercerai. Jadi meskipun kami berdua rujuk, itu hanya membuat Eve menderita,’’ jawab Adam.
Kedua orangtuanya sangat menyayangkan hal itu.
......................
Pantai Moon
Rombongan mobil pun tiba sambil mereka melihat syuting di sekitar pantai.
‘’Sepertinya ini lokasi syuting. Tapi, kenapa kau membawa kami kemari?’’ tanya Dokter Yuu.
‘’Bulan sabit dan pohon kelapa. Pantai Moon yang terhubung dengan Hotel Moon Beach ini bentuknya menyerupai bulan sabit, dengan sekitar 350-an pohon kelapa yang mengelilingi pesisirnya. Karena itulah di dalam kertas itu terukir bulan sabit dan pohon kelapa yang digabung. Dengan kata lain, inilah lokasi tempat tinggal sahabat Paman Kaji,’’ jawab Kane.
Salah satu orang yang mengenali Kaji dalam rombongan orang itu, langsung berlari menghampiri. ‘’Kau di sini?’’
Wajah Kaji langsung kusut sambil memperlihatkan secarik kertas yang pria itu tulis untuknya. ‘’Apa maksudnya ini? Padahal kau bisa menuliskan alamatmu secara langsung, Hakuba.’’
Hakuba terkekeh. ‘’Tidak seru kalau seorang detektif sepertimu langsung menemukan diriku. Lagi pula ini hal kecil, dan kau pasti bisa memecahkannya.’’
‘’Selamat atas pertunanganmu. Maaf karena aku tidak bisa hadir karena jadwalku sangat padat,’’ kata Hakuba.
‘’Tidak apa-apa. Kau bisa menebusnya dengan datang di acara pernikahanku nanti,’’ kata Kaji.
Hakuba menuntun rombongan orang itu ke tempat peristirahatan di sekitar.
‘’Sepertinya kau mengerjakan film baru. Dan yang aku lihat, ini genre thriller,’’ kata Kaji.
‘’Matamu tajam seperti biasa. Ceritanya mengisahkan tentang seorang wanita yang bangkit dari kematian dan membalaskan dendamnya kepada kekasih dan para sahabat yang menghianatinya,’’ kata Hakuba.
__ADS_1
‘’Tapi, kenapa pemeran utama wanita mengenakan Kimono di era modern?’’ tanya Dokter Yuu.
‘’Pemeran utama wanita tewas saat melakukan pementasan drama bersama kekasih dan ketiga sahabatnya, dengan maksud membungkam wanita itu setelah mereka menodainya. Saat itu, pemeran utama wanita mengenakan Kimono. Jadi, saat dia balas dendam, keempat orang itu akan mengingatnya sebelum dibunuh satu persatu. Meskipun sebenarnya dia tidak meninggal dan selamat saat keempat orang itu membunuhnya di panggung. Tapi karena merasa bersalah membunuh sahabatnya, wanita itu bunuh diri di akhir cerita,’’ jawab Hakuba.
‘’Akhir yang begitu memilukan,’’ kata Eve.
Saat itu juga, terlihat lima orang sedang sibuk. Tanpa diberitahu, Kaji dan yang lainnya mengenali kelima orang itulah para pemeran di film tersebut.
Mereka menyaksikan pembuatan film secara langsung dan merasa kagum melihat akting para aktor. Berbeda dengan Kane yang terlihat serius.
Sebelah alis Kein terangkat. ‘’Sesuatu mengganggumu lagi?’’
‘’Eh? Kakak memantauku, ya?’’ tanya Kane.
Kein hanya diam membuat sang adik menghela nafas lalu menyalakan ponselnya dan memperlihatkan layar.
‘’Both word of Coach?’’ tatap Kein.
‘’Saat aku keluar dari kamar mandi, kalimat ini ada di cermin. Aku bingung karena tidak ada tulisan sebelumnya. Aku berpikir ini sebuah pesan yang ditujukan kepadaku. Dia tahu aku ahli meretas, jadi orang itu menulisnya secara langsung menggunakan lipstick. Sedangkan wanita yang ada di mansion Paman Kaji ada begitu banyak. Aku bangun setelah Kakak selesai bersiap dan keluar. Artinya orang itu masuk ke kamar setelah memastikan Kakak keluar dan aku berada di kamar mandi,’’ kata Kane.
Kedua anak kembar itu menatap rombongan orang di hadapan mereka. ‘’Berarti, orang yang menulisnya ada di antara salah satu dari mereka.’’
......................
Waktu makan siang pun tiba, membuat Hakuba menghentikan aktivitas syuting dan beristirahat. Kelima aktor itu pun datang menghampiri.
‘’Dia Moriyama Akira, pemeran utama kekasih wanita. Haruka Momoka sebagai pemeran utama wanita, dan ketiga pria lainnya berperan sebagai sahabat dari kedua pemeran utama,’’ kata Hakuba.
Kelima aktor itu benar-benar tidak menyangka bisa bertemu dengan kedua anak kembar jenius itu. Tidak ragu, mereka meminta foto bersama.
Dokter Yuu yang melihatnya hanya memasang raut wajah bodoh. ‘’Kedua anak itu sebenarnya selebriti atau apa? Kenapa setiap orang yang bertemu dengan mereka selalu meminta foto? Dasar, kenapa sekalian tidak minta tanda tangan?’’
...Visual Hakuba Hokuto...
__ADS_1