
Alarm berbunyi, membuat Eve mengerutkan dahi. Ia bangkit dalam keadaan masih setengah tidur.
‘’Sudah pagi, ya?’’ tanyanya dengan mata terpejam.
Ya, karena terlalu fokus belajar bahasa Jepang di aplikasi Duolingo, membuatnya tidak sadar kalau jam sudah menunjukkan pukul 4 subuh.
Eve menggerutu karena hanya memiliki waktu tidur selama 1 jam. Tapi, jika tidak bangun sepagi ini, takutnya ia tidak mendapatkan lowongan kerja.
Wanita itu mendengus sambil merapikan tempat tidurnya, lalu menuju ke kamar mandi.
......................
Hari pertama, Eve menjalani kehidupannya di Jepang. Suasana festival kemarin masih terasa. Ia bisa melihat bayangan dirinya yang sedang menjual bunga Ikebana di trotoar.
Karena memiliki bakat memasak, membuat Eve mengunjungi restoran cepat saji terdekat dari apartemennya.
‘’Iraasshaimase(Selamat datang)!’’
‘’Ano, sumimasen(Um, permisi),’’ kata Eve kepada pekerja restoran.
‘’Hai, nan-desuka(Ya, ada apa)?’’ balas salah satu pekerja restoran.
Eve meminta kepada mereka agar ia bisa menemui pemilik restoran, dengan maksud ingin melamar lowongan kerja. Kebetulan, pemilik restoran baru saja datang, membuat salah satu pekerja restoran menuntunnya ke ruangan pemilik restoran.
......................
Ruang Owner Restoran
‘’Shitsurei shimasu(Permisi).’’
*Shitsurei shimasu diucapkan saat masuk/keluar ruangan.
Tampak sosok wanita dewasa yang duduk di kursi kerjanya sambil mengetik sesuatu di laptop. Melihat salah satu pekerja restoran membawa seorang wanita, membuatnya menghentikan aktivitasnya.
‘’Honda Sensei, ada yang ingin bertemu dengan Anda,’’ lapor pekerja restoran.
*Sensei digunakan oleh orang-orang Jepang sebagai panggilan untuk orang yang dihormati karena posisinya.
Eve membungkuk saat melihat wanita dewasa menghampirinya.
‘’Ya, ada urusan apa?’’ tanya Bu Honda.
‘’Katanya, dia ingin melamar lowongan pekerjaan.’’
Bu Honda menatap Eve sambil tersenyum ramah.
__ADS_1
‘’Benarkah? Kalau begitu, silahkan duduk dulu,’’ kata Bu Honda.
Pekerja restoran tadi pamit keluar setelah tugasnya selesai.
‘’Hajimemashite, watashi no nama wa Eve desu. Ni juu-san sai desu. Indonesia shussin desu(Perkenalkan, nama saya Eve. Umur saya 23 tahun. Saya berasal dari Indonesia).’’
Bu Honda sedikit terkejut, sebab ini pertama kalinya ada warga Indonesia yang melamar kerja di restoran miliknya.
Melihat Eve, sepertinya wanita ini memiliki keterampilan, apalagi wajahnya yang cantik bisa menarik para pelanggan.
‘’Kalau begitu Eve-san, sebelum saya menerima Anda, apakah Eve-san tidak keberatan jika saya memberi satu ujian? Ini agar aku bisa melihat sejauh mana kemampuan Anda bisa memasak hidangan di restoran milikku,’’ kata bu Honda.
‘’Tidak masalah, saya tidak keberatan. Honda Sensei bisa memberi saya ujian,’’ kata Eve.
Setelah itu, bu Honda menuntun Eve ke ruang tes dapur restoran. Eve terbelalak, karena tanpa sengaja ia melamar lowongan kerja di restoran sushi.
Bu Honda menyuruh salah satu koki memberi seragam khusus kepada Eve. Para koki terbelalak melihat kecantikan yang dimiliki oleh Eve, membuat wanita itu hanya tersenyum ramah.
Eve mengenakan seragam khusus koki sambil mengikat rambut panjangnya ke belakang. Hal ini membuatnya mengingat kembali saat dirinya dan Adam memasak bersama untuk pertama kalinya. Hidangan yang sama yang Adam ajarkan kepadanya. Saat itu juga mata Eve sedikit berkaca-kaca.
Ah, kenapa aku harus mengingatnya di saat seperti ini? Tidak, tidak! Aku harus fokus sekarang, ucapnya dalam hati.
Ia mulai membuat sushi yang pernah ia buat bersama Adam di kediaman Raymond.
Adam pernah mengatakan kalau di Jepang, sushi memiliki lebih 50 varian dengan bentuk dan lauk yang berbeda-beda. Tapi, ia hanya mengajariku 10 jenis sushi. Kalau begitu aku akan membuat yang itu saja, kata Eve dalam hati.
Eve meneteng nampan berisi hidangan sushi buatannya. Bu Honda yang melihat hal itu sedikit terkesan karena Eve ternyata mampu membuat 10 jenis sushi sesuai tampilannya.
Bu Honda menatap kesepuluh jenis sushi di depannya, dan sepuluh jenis sushi tersebut antara lain:
1. Norimaki Sushi
Dalam bahasa Jepang, nori berarti rumput laut karena norimaki memang memakai kertas rumput laut sebagai balutan paling luar pada sushi. Norimaki merupakan sushi yang terbuat dari nasi cuka khas Jepang, kemudian diletakkan di atas kertas rumput laut. Di atasnya diberi aneka lauk untuk isian seperti salmon, tuna, dan gurita. Kemudian, sushi tersebut digulung dengan menggunakan makisu(alat penggulung sushi dari bambu).
2. Oshizushi
Hampir sama dengan sushi norimaki, hanya yang membedakan adalah bentuknya. Jika norimaki berbentuk lingkaran, oshizushi memiliki bentuk kotak.
3. Futomaki Sushi
__ADS_1
Sushi gulung seperti norimaki, tapi futomaki berukuran lebih besar dengan isian yang lebih banyak dari norimaki. Jika biasanya norimaki memiliki 3 jenis isian, futomaki bisa memiliki hingga 7 macam isian.
4. Nigiri Sushi
Merupakan jenis sushi yang tergolong sederhana, sebab hanya terbuat dari nasi cuka yang di atasnya diberi potongan seafood mentah berkualitas seperti salmon, tuna, cumi-cumi, gurita atau kerang.
5. Sashimi
Serupa dengan nagiri, sashimi juga merupakan jenis sushi yang menyajikan daging seafood mentah untuk dimakan. Bedanya, sashimi sama sekali tidak menyajikan nasi, hanya irisan tipis untuk sekali suap disajikan dengan saus.
6. Uramaki Sushi
Merupakan kebalikan dari norimaki sushi. Nori diletakkan di bagian dalam, sedangkan nasinya yang menjadi lapisan pembungkus di paling luar.
7. Inarizushi
Merupakan sushi berupa nasi yang dimasukkan ke dalam abara-age(kantong tahu ala Jepang). Kantong tahu ini terbuat dari tahu yang diiris tipis, kemudian digoreng dan direndam dalam campuran kecap, dashi dan cuka beras.
8. Gunkan Sushi
Dalam bahasa Jepang, gunkan berarti kapal perang. Sebutan gunkan untuk jenis sushi ini tidak berlebihan, karena sushi ini memang dibentuk mirip kapal perang. Memiliki lapisan luar dari nori yang diiris tipis dan bagian atasnya ditaruh telur ikan, gurita atau udang.
9. Temaki Sushi
Memiliki bentuk kerucut dan menyerupai cone(corong). Kerucut tersebut dibuat dari nori, yang bisa diisi dengan nasi cuka, makanan laut, telur dadar, sayuran dan telur ikan.
10. Chirashi Sushi
Jenis sushi chirashi ini berbeda karena disajikan dalam bentuk rice bowl. Meski begitu, di dalamnya tetap sama seperti sushi pada umumnya, yakni nasi cuka, seafood atau daging ayam, irisan sayuran, jahe, telur ikan, serta taburan nori.
Bu Honda meraih sumpit dan menyantap sushi itu satu persatu. Butuh beberapa menit hingga akhirnya wanita dewasa itu angkat bicara.
__ADS_1
‘’Aku benar-benar terpukau, ternyata bukan penampilannya yang bagus, rasanya juga tidak kalah enak seperti sushi pada umumnya, bahkan ini pertama kalinya aku merasakan sushi seenak ini, Anda seperti menggunakan bumbu rahasia.’’
Mendengar ucapan Bu Honda, membuat Eve hanya tersenyum merasa bahagia. Bukan bumbu rahasia yang ia gunakan, melainkan membuatnya dengan penuh cinta untuk suaminya. Tapi, Eve tidak bisa memberitahu fakta bahwa dirinya adalah bagian dari keluarga Raymond.