
Master Bedroom Suite Eve
Tok! Tok!
Eve menghela nafas dan berjalan ke arah pintu. ‘’Kaji-kun, ini sudah ma—‘’
Ucapannya terpotong saat melihat sosok yang datang ternyata bukan Kaji, melainkan pak Percy dan bu Christa.
Pak Percy dan bu Christa saling bertatapan, sebelum kembali menatap Eve.
‘’Um, maaf, aku kira yang datang adalah Kaji-kun,’’ kata Eve.
‘’Apakah kami mengganggumu?’’ tanya Pak Percy.
‘’Ti-Tidak sama sekali. Silahkan masuk,’’ kata Eve mempersilahkan.
Entah kenapa, Eve menjadi canggung karena kedatangan kedua orang itu secara tiba-tiba. ‘’Aku akan memanggil pelayan untuk mengantarkan sesuatu.’’
‘’Itu tidak perlu, kami hanya ingin bicara sebentar,’’ kata Pak Percy.
Eve hanya menurut dan menunggu mereka bicara. Untuk sesaat, pak Percy menatap ke arah istrinya sambil Eve mengikuti arah pandang ayahnya.
‘’Eve, sebenarnya kami datang untuk minta maaf,’’ kata Pak Percy.
Deg!
Pak Percy dan bu Christa langsung bersujud membuat Eve terkaget. ‘’Kami minta maaf atas semua yang telah terjadi.’’
‘’Maaf karena telah meragukanmu. Aku telah gagal menjadi seorang ayah,’’ kata Pak Percy.
‘’Aku dan Cordelia telah menghancurkan hidupmu bahkan berniat membunuhmu, kenapa kau memberikan kami kesempatan? Kami tidak pantas mendapatkan kebaikanmu. Aku mewakili Cordelia meminta maaf kepadamu. Rasanya aku tidak punya wajah lagi untuk bertemu denganmu,’’ isak Bu Christa.
‘’Ayah, Ibu, apa yang kalian lakukan? Tidak benar bersujud seperti ini,’’ kata Eve menarik kedua orang itu untuk berdiri.
‘’Kami ingin minta maaf kepadamu hari itu, tapi kau sudah kembali ke Jepang,’’ kata Bu Christa.
Eve memasang raut wajah sendu. ‘’Ayah, bukankah sudah aku bilang di dalam surat kalau ayah tidak perlu merasa bersalah, dan Bu Christa … Aku sudah memaafkan kesalahan kalian, jadi lupakan masa lalu.’’
‘’Tapi Eve, kau seharusnya menghukumku untuk menjalani penebusan dosaku, kenapa kau malah memberi kesempatan kepadaku dan Cordelia?’’ tanya bu Christa.
‘’Kalau begitu, penebusan dosa Ibu adalah menjaga Ayah seumur hidup, karena setelah aku menikah dengan Tuan Kaji, aku dan kedua cucu Ibu akan menetap di sini, dan tidak tahu kapan kembali ke Indonesia,’’ kata Eve.
Bu Christa tidak menyangka mendengar ucapan Eve, membuat tangisannya menjadi-jadi. Hubungan mereka yang rusak pun telah diperbaiki.
‘’Besok, kau sudah akan bertunangan, lebih baik kau istirahat,’’ kata Pak Percy.
Eve mengangguk sambil tersenyum. ‘’Ayah dan Ibu juga kembalilah untuk istirahat.’’
Pak Percy dan bu Christa mengangguk. Sebelum mereka pergi, keduanya memeluk Eve.
......................
Pagi pun tiba, dan para perias datang untuk mendandani Eve. Semua yang diundang juga bersiap-siap dan menuju ke aula utama.
Ceklek!
__ADS_1
Eve menoleh melihat sosok yang datang.
‘’Wah, kau cantik sekali. Oh iya, maaf aku tidak menghampirimu setelah makan malam, aku tiba-tiba mabuk laut,’’ kata Vic.
‘’Kalau begitu apakah tidurmu baik?’’ tanya Eve.
Vic mengangguk sambil tersenyum. ‘’Sangat baik, karena itulah aku langsung kemari setelah selesai. Selamat atas pertunanganmu. Aku turut bahagia.’’
‘’Terima kasih, kau juga cepatlah menyusul,’’ kata Eve.
Ceklek!
Keduanya menoleh saat mendengar pintu kembali terbuka. Terukir senyuman di bibir Eve.
‘’Ayah? Ibu? Kalian kemari,’’ kata Eve.
Pak Percy dan bu Christa tersenyum dan juga memberikan ucapan. ‘’Selamat atas pertunanganmu.’’
Sepertinya Cordelia masih marah sehingga aku tidak pernah melihatnya sejak kemarin, kata Eve dalam hati.
‘’Kami akan menunggumu di aula,’’ kata Pak Percy.
Eve mengangguk sambil menatap kepergian orangtuanya. Ia menoleh ke arah Vic. Sebelah alisnya terangkat. ‘’Kenapa wajahmu seperti itu?’’
‘’Ibu tirimu itu sangat pintar bersandiwara. Kenapa dia tidak jadi aktris saja daripada menjadi tokoh antagonis di sini?’’ cibir Vic.
Eve hanya tersenyum dan kembali duduk sambil perias meriasnya kembali. ‘’Bu Christa mendatangiku kemarin bersama ayah. Lalu kami melupakan masa lalu dan memperbaiki hubungan.’’
‘’Apa? Memperbaiki hubungan? Apakah itu berarti adik tirimu juga masuk hitungan?’’ tanya Vic.
‘’Heh? Eve, seharusnya kau memberikan mereka hukuman, bukan memberikan kesempatan. Lagi pula apakah kau percaya ibu tirimu itu benar-benar menyesal? Aku saja merasa dia itu masih sama saja,’’ kata Vic.
‘’Hari ini aku bertunangan, kenapa kita harus membahas sesuatu yang sama sekali tidak ada untungnya bagi kita,’’ kata Eve.
Vic tersadar. ‘’Benar juga, kenapa kita harus membahas kedua wanita itu, humph!’’
Eve hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu.
......................
Aula
Dengan datangnya Eve, acara pertunangan pun dimulai. Adam hanya bisa melihat hal itu sambil memegang gelas dengan perasaan kosong. Ia kembali tidak peduli dengan sekitar, dan kedua anak kembar yang memantaunya dari tadi hanya merasa bingung.
‘’Dia terlihat tenang dan tidak terganggu sama sekali,’’ kata Kein.
‘’Apakah ini bagian dari rencananya? Untuk seorang Adam, dia seharusnya tidak akan membiarkan pertunangan ini terjadi,’’ kata Kane.
Ponsel Tuan Yuki berbunyi dengan masuknya sebuah notif. Ia pun menatap Kaji dan Eve.
‘’Mereka telah tiba. Aku dan Yuu-san akan menyambut mereka dulu.’’
Eve memegang lengan Kaji begitu erat. ‘’Kaji-kun, aku sangat gugup, ini pertama kalinya aku bertemu dengan mereka.’’
‘’Tidak apa-apa. Percayalah, mereka menyukaimu,’’ senyum Kaji.
__ADS_1
Semua menoleh saat melihat rombongan orang itu datang. Mereka terbelalak, karena untuk pertama kalinya bisa melihat rombongan orang itu secara langsung.
‘’Keluarga Induk Kamiya telah tiba,’’ kata Kritikus Restoran.
Tuan Yuki tersenyum sambil menyambut kedatangan rombongan orang itu. ‘’Selamat datang semuanya.’’
‘’Orang yang paling dihormati dan ditakuti adalah dia … Kepala keluarga utama Kamiya, sekaligus Tuan Besar dari keluarga induk. Aku dengar, dia memiliki pengaruh begitu besar dalam dunia kuliner. Dan rumor yang aku dengar, semua klien berat Tuan Kein dari penjuru dunia adalah suruhan darinya yang menyuruh mereka bertanding dengan anak itu. Dialah yang pertama kali membentuk W.O.G ... Kamiya Giruberuto-sama,’’ kata Direktur Pengelola.
‘’Wanita di samping beliau adalah istrinya. Dia orang Amerika dan juga memiliki pengaruh besar dalam dunia kepolisian. Jika suaminya adalah orang yang pertama kali membentuk W.O.G, maka dia adalah orang yang pertama kali membentuk agen FBI untuk melindungi Presiden Amerika. Semua penjahat kelas dunia akan gemetar saat mendengar namanya. Nyonya Besar, Kamiya Vaioretto-sama. Atas permintaan Tuan Kaji, Nyonya Besar sendirilah yang memasukkan Tuan Kane ke dalam anggota divisi detektif, ’’ kata Komisaris.
CEO melihat pasangan suami istri di belakang Tuan dan Nyonya Besar Kamiya. ‘’Pria itu adalah Kamiya Zanmu, dan wanita itu adalah Kamiya Zekino, yang tidak lain adalah orangtua Tuan Yuki dan Tuan Kaji yang saat ini memegang kendali W.O.G dan FBI. Meskipun, Tuan Zanmu adalah anak bungsu, tapi Tuan Besar menunjuknya sebagai ahli waris.’’
‘’Dua pria dan satu wanita yang berjalan di samping Tuan Zanmu adalah kakak laki-laki dan kakak perempuannya. Kamiya Iuzu dan istrinya Kamiya Tsuruhina, Kamiya Toki dan istrinya Kamiya Nezu, dan Kamiya Kozune dan suaminya Kamiya Yugi,’’ kata Pendiri.
......................
...Visual Tuan Besar, Kamiya Giruberuto...
...Visual Nyonya Besar, Kamiya Vaioretto...
...Visual Kamiya Zanmu...
...Visual Kamiya Zekino...
...Visual Kamiya Iuzu...
...Visual Kamiya Tsuruhina...
...Visual Kamiya Toki...
...Visual Kamiya Nezu...
...Visual Kamiya Kozune...
...Visual Kamiya Yugi...
__ADS_1