
" Semuanya sudah di persiapkan?" Tanya Putra pada anak buahnya yang akan berangkat untuk melaksanakan misi yang di pimpin oleh Putra.
" Siap Sudah Kapten..!! " Jawab Para Prajurit serentak.
" Kita berangkat habis shubuh, dimana tugas kita ini sangat berbanding terbalik dengan profesi kita sehari - hari, dan kita akan merubah penampilan kita layaknya seorang pembisnis hebat. " Putra melemparkan beberapa kunci Mobil mewah di depan para anggota nya.
" Nikmati menaiki Mobil layaknya sultan." Putra tersenyum kepada anak buahnya yang sedang berada di depan nya.
" Kita juga style nya seperti ini." Tunjuk Andra memperlihatkan pakaian yang akan mereka pakai.
" Jangan lupakan Saya, Saya akan menjadi salah Satu alat untuk memancing mereka keluar." Ucap Hanum dengan gaya nya di buat secentil mungkin.
********
" Sayang, Abang Mau kasih tahu kamu nanti setelah Shubuh Abang akan berangkat bersama anak buah Abang, mungkin paling lama sekitar Satu bulan."
" Oh.. ya udah Bang nggak apa - apa, hati - hati ya Bang, jaga diri kalau ada waktu kabari Dahlia."
" Pasti sayang, Do akan Abang pulang selamat ya."
" Pasti Bang, istri mana yang tidak mengiringi Doa setiap langkah suaminya. Doa istri itu penting untuk kelancaran usaha suami."
" Terima kasih sayang, Abang kalau begini jadi berat buat ninggalin istri."
" Masa Bang? "
" Iya sayang, sangat berat meninggalkan istri seperti kamu apalagi istrinya sholehah begini."
" Gombal..!!! "
" Serius loh Abang nggak gombal."
****
Dimana Putra dan anak buahnya sudah bersiap akan berangkat dengan style ala pengusaha sukses dengan jas hitam sepatu mengkilap tiga buah Mobil mewah sudah terparkir di halaman.
" Wuih.. keren walau Saya menyamar sebagai Bodyguard nya, ini benar - benar penyamaran yang sempurna." Ucap Praptu Andi.
__ADS_1
" Kamu pengawal Saya, jaga wibawa jangan norak." Sindir Andra.
" Siap salah Bang." Ucap Praptu Andi.
" Gimana apakah kalian sudah siap? " Tanya Putra.
" Sudah siap kapten." Jawab serentak para anggota.
********
" Avan sama mami dulu ya, Bunda berangkat Dinas dulu." Dahlia menggandeng tangan Avan menuju rumah Kinan yang jarak nya terpisah lima rumah.
" Bunda pulang jam berapa? "
" Bunda pulang sore, kalau nggak Ada operasi dadakan ya sayang."
" Ayah pulang kapan? "
" Kalau Ayah masih lama, Ayah sedang cari uang dulu."
" Avan sama Mami dan dede Citra ya Bund."
" Nggak Bund, kan Avan sayang sama dede Citra. "
*******
Andra menjilat barang yang ada di depan mata nya, sedangkan Putra memeriksa beberapa senjata .
" Satu paket." Ucap Andra.
" Ok satu paket, tolong siap kan." Ucap Pria yang ada di depan Andra dan Putra.
Hanum dengan pakaian seksinya terlihat belahan dada yang menonjol bagi siapa saja pria yang melihat nya sangat tergoda.
" ini cek nya Tuan." Ucap Hanum dengan sedikit menggoda nya.
" Kalau yang ini boleh saya ajak? " Tanya nya dengan suara berat dan sedang merasakan tegang.
__ADS_1
" kalau mau yang ini, lima puluh kali lipat harga ini." Ucap Putra sambil menatap tajam ke arah pria yang sedang merokok cerutu.
****
" Ih.. amit - amit, untung saja kamu tolong Saya kalau nggak Saya sudah di makan habis tuh sama bandot tua."
" Ya makan nya Saya menolong kamu karena Saya tahu selera kamu bukan Kaya dia, secara duit banyak, harta banyak selera kamu lebih tinggi lagi." Ucap Lettu Arka Perwira yang paling sangat di benci oleh Hanum begitu juga sebaliknya semenjak Lettu Arka di pindah tugaskan dengan Hanum hubungan mereka tak pernah akur.
" kayaknya kalian jodoh deh." Ucap Putra terkekeh.
" Ih.. ogah." Arka dan Hanum berkata bersamaan.
******
" Sayang sedang apa? " Sapa Putra dari seberang.
" Baru selesai menangani pasien, hari ini banyak sekali pasien nya. " Jawab Dahlia dari ponsel nya.
" Abang kangen yank."
" Sama Bang, Dahlia juga kangen sama Abang."
" Tunggu Abang pulang ya, Abang masih belum selesai."
" Ya Bang, hati - hati jaga diri Abang. Istri mu selalu menanti Abang pulang."
" Avan gimana? "
" Alhamdulillah sehat Bang."
" Nakal tidak? "
" Tidak lah Bang Avan nurut banget sama Bunda nya."
" Avan lengket banget sama Bunda nya , sampai Ayah nya tersingkir."
" Avan saingan Ayah sekarang." Ucap Dahlia sembari terkekeh.
__ADS_1
" Akh... jadi kangen sama Avan anak gemuk itu bikin kangen ayah nya apalagi sama Bunda nya pengen Abang makan."
" Ih.. Abang..!!!