
Putra demam tinggi, akibat kehujan kemarin. Batuk pilek pun terjadi. Sudah 2 hari Putra terbaring, efek sakit nya membuat dia terus terbaring.
" Bang, minum obat dulu, biar demam nya turun." Ucap Senja sambil memberikan obat untuk Putra minum.
Putra pun beranjak bangun, dan menerima obat yang di masukan di mulutnya berupa tablet oleh Senja.
" Yank, kamu juga jangan terlalu capek, kalau kamu sakit juga masa kita sakit semus." Ucap Putra.
" Iya Bang, Senja cuman masakin bubur saja kok buat Abang." Ucap Senja.
" Sayang, makasih!! "
" Makasih buat apa Bang?" Tanya Senja.
" Makasih sudah perhatian sama Abang, dan makasih untuk sama - sama mempertahankan rumah tangga kita dari orang ke tiga." Jawab Putra.
" Kita kan harus saling menguatkan Bang, jangan sampai satu penyangga hampir runtuh, penyangga yang satu nya lagi rusak pula." Ucap Senja.
" Jangan pernah tinggalin Abang, jadilah wanita Abang sampai di kehidupan berikutnya, bidadari surga untuk Abang." Ucap Putra sembari mengusap lembut pipi kanan Senja.
" Insya Allah Abang, kalau kita sama - sama di beri umur panjang, kita akan bersama sampai tua dan maut memisahkan kita. Tapi namun jika Allah berkehendak lain, kita mau bilang apa Bang, mungkin cinta kita sampai maut memisahkan kita sekarang." Ucap Senja dengan mata yang berkaca - kaca.
" Cukup sayang, Abang nggak sanggup kalau kamu pergi jangan pernah jauh lagi dari Abang."
Putra lalu memeluk tubuh Senja, ada sebutir air mata yang keluar dari sudut kelopak mata Putra.
********
" Pak Saya mau bertemu dengan Kapten Putra." Ucap Sandra.
" Maaf Bu, Pak Kapten sedang tidak ada di kantor, dia sedang Dinas luar." Ucap Seorang Tentara yang menjaga pos.
" Saya akan tunggu disini, sampai Kapten Putra datang." Ucap Sandra memaksa.
__ADS_1
" Terserah Ibu Saja, sampai besok pagi pun Pak Kapten tidak akan pulang."
Lalu dengan motor Matic nya, Senja melihat Sandra yang sedang bersandar di Mobil nya depan pos penjagaan.
" Ngapain kamu kesini? " Tanya Senja dengan tatapan sinis dengan motor yang menyala.
" Saya mau bertemu dengan Putra." Jawab Sandra santai.
" Bisa temui Saya, mau bilang apa katakan." Ucap Senja.
" Saya hanya ingin minta maaf." Ucap Sandra.
" Mau minta maaf, kamu seharusnya minta maaf seperti saat awal berita sampai viral. Jadi kamu juga, harus minta maaf seperti pertama berita hoaks itu." Ucap Senja.
" Nggak Senja, nggak akan Saya lakukan itu. Mau taruh dimana muka Saya." Ucap Sandra menolak.
" Itu sih terserah, kalau kamu nggak Mau ya sudah." Ucap Senja.
" Om, ingat kalau ada wajah yang seperti ini lagi, jangan boleh masuk." Ucap Senja Kembali pada Tentara yang sedang menjaga pos.
Senja pun lalu melajukan motor nya meninggalkan Sandra yang masih berdiam diri di depan pos.
******
" Arrrgggghhh.... sial - sial... Saya sudah kalah!!!" Sandra mengacak rambut nya sembari berjalan mondar mandir di dalam ruangan nya.
" Akh... baik lah Saya mengaku salah, akan Saya lakukan untuk meluruskan semua nya. Setelah ini Saya akan pergi jauh." Ucap Sandra sambil mengambil kamera nya lalu dia menyalakan lampu kamera.
" Saya Sandra, Saya adalah wartawan yang mengaku sebagai kekasih Kapten Putra Nagara.Saya minta maaf ke pada semua nya, terutama, Pak Putra dan Istri mungkin tidak nyaman dengan ada nya berita hoaks ini. Jujur Saya memang sangat mencintai Kapten Putra, pertama Saya jatuh cinta pada pandangan saat dia menyelamatkan Saya dari gerombolan, dia memakaikan jacket anti pelurunya pada Saya, dan dia tertembak saat membawa Saya untuk naik ke sebuah helikopter. Dan yang kedua pun saat bentrokan kemarin, dia menyelamatkan hidup Saya dari anak panah , dan dia pun yang kena anak panah tersebut. Saya berfikir mungkin ini jodoh Saya yang di kirim Tuhan dengan cara seperti ini, tapi ternyata salah. Malah ini semua membuat suatu bomerang bagi Saya sendiri. Dan satu hal yang Saya ingin katakan, berita yang kemarin viral, bukan Saya yang menyebarkan tapi ada oknum yang memanfaatkan nya. Sekali lagi Saya mohon maaf sebesar - besar nya.
Video permintaan maaf Sandra pun, telah di lihat hingga 20 juta dan telah di bagi hingga 19 juta kali.Banyak komentar - komentar pedas yang mengarah nya, Sandra sudah tidak tahan dengan sikap public yang sudah menyudutkan nya, dia pun lalu segera membereskan semua milik nya.
***
__ADS_1
" Sandra kamu itu benar - benar memalukan diri sendiri, kenapa juga kamu tunjukkan wajah kamu di depan public." Ucap Pemimpin Redaksi setelah melihat siaran live milik Sandra di sosial media nya.
**
Putra dan Senja tersenyum saat setelah melihat video permintaan maaf Sandra, ada rasa lega pada mereka saat semua nya selesai.
" Akhirnya si ulet keket terbalas, sudah nggak punya muka lagi dia." Ucap Senja sembari bersandar di dada Putra.
" Kamu apakan dia Sayang?? " Tanya Putra.
" Senja suruh dia minta maaf di depan public, dia tadi nya ingin bertemu sama Abang." Jawab Senja sembari memainkan jarinya di atas paha Putra yang terbalut celana.
" Abang nggak menyangka punya istri pemberani begini, biasanya hanya menangis kalau sudah berhadapan dengan pelakor." Ucap Putra sambil membelai rambut Senja.
" Sebagai seorang wanita, jangan menyerah apalagi itu yang berbau dengan nama nya suami. Ada yang ingin merebut nya, kita harus bisa pertahankan."
" Terima kasih sayang, Abang sangat mencintai kamu dan menyanyangi kamu selamanya dan apa pun yang terjadi Abang tidak akan pernah meninggalkan Mentari Senja Timur. Abang ini hanya untuk kamu sayang, milik kamu seutuhnya." ucap Putra sembari mengeratkan pelukan nya.
Senja pun mengeratkan pelukan nya, dan memejamkan mata nya dengan menelusupakn wajah nya di dada bidang milik Putra dengan wangi maskulin yang sangat dia sukai.
" Senja sangat nyaman seperti ini Bang, perfume Abang menjadi sangat ingin seperti ini terus." Ucap Senja sembari memejamkan matanya.
" Oh iya, tumben pengen ngusel terus sama Abang." Ucap Putra dengan mengusap punggung Senja.
" Nggak tahu Bang, kalau sudah begini pengen nggak mau lepas."
" Lanjut kamar yuk!! " Ajak Putra yang sudah dengan senyum dan fantasi liar nya.
Senja melonggarkan pelukan nya, dan mendongakan wajah nya ke arah wajah Putra.
Senja pun tersenyum dan menganggukkan wajah nya. Putra pun mengangkat tubuh Senja, dengan bibir saling berpanggutan, saling ******* dan memainkan ciumannya.
Dengan kaki Putra menutup pintu kamar, dan membaringkan Senja di atas tempat tidur.
__ADS_1
" Abang akan bermain halus seperti biasa, kalau merasa sakit bilang sama Abang." Ucap Putra dengan nafas yang sudah terasa berat sambil membuka satu persatu kancing baju nya.