Ujung Timur (Penantian Sang Prajurit)

Ujung Timur (Penantian Sang Prajurit)
Masa Lalu Putra ( Satu Nama Di Hati Sang Prajurit)


__ADS_3

" Snow White..!! "


" Halo.. Harimau!!


" Hmmm... selamat bergabung lagi dengan Tim Soldier." Ucap Putra sambil menjulurkan tangan nya.


" Saya sangat senang bisa bergabung kembali dengan Kapten." Ucapnya sembari membalas jabatan tangan Putra.


Serda Niken adalah pasukan terpilih dengan keahlian menembak, di setiap misi dia di tempatkan posisi terdepan dengan Putra.


" Kita ketemu lagi ya Bang."'Ucap Niken sembari menjatuhkan pantatnya di sofa.


" Iya ya, kenapa Saya selalu bertemu Sama kamu kalau kita akan mengadakan misi rahasia." Ucap Putra dengan wajah malasnya.


" Abang masih kesal dengan Saya? " Tanya Niken.


" Sudah tahu tanya." Jawab Putra kesal.


" Sudahlah Bang, kejadian nya kan sudah lama lagian mereka tertangkap juga." Ucap Niken.


" Bukan masalah itu nya Niken, kamu tahu nggak saat kamu menyamar jadi seorang PSK, Saya membeli kamu pada target, gara - gara akh.. malas saya ngomong nya." Ucap Putra.


" Gara - gara Saya cium bibir Abang secara brutal dan penyadap Saya yang Saya pasang di dada ketahuan." Ucap Niken dengan wajah santai nya.


" Iya, kenapa juga kamu lakukan nya seperti itu, terlalu menikmati sekali." Ucap Putra kesal.


" Kan professional Bang."


" Saking professional nya, wajah Saya malu saat Tim lain melihat dari jarak jauh di luar skenario."


" Ya maaf Bang, habis kapan lagi Saya jadi gituan di pasang kan sama Abang ganteng." Ucap Niken sembari menaik turun kan alis nya.


" Awas aja kamu, kalau sampai mulut kamu ember, dengar sampai telinga Istri Saya misi nanti Saya masukin kamu sebagai umpan."


****


" Panthers...!! "


Andra membalikan badan nya saat mendengar ada yang memanggilnya dengan nama Khusus.


" Snow White..!! " Sapa Andra.


" Dinas disini Bang? "


" Iya, kamu sedang apa disini? "


" Saya kembali bergabung dengan Tim Soldier Bang, Abang nggak ikut misi ya? "


" Nggak, Saya disini menggantikan Kapten Putra selama menjalankan misi itu."


Lalu Arya dan Aswin pun datang bersamaan dan mendekati Andra serta Niken.


" Halo.. Snow White." Sapa Arya.


" Halo Bang, apa kabar?"


" Kami berdua baik, kamu gimana? masih kurus saja nggak gemuk - gemuk." Ucap Arya sembari tersenyum.


" Lah situ Abang kenapa masih belum nikah juga? " Sindir Niken.

__ADS_1


" Ampun deh pada tanyain nikah kapan terus." Ucap Arya berdengus kesal.


" Ya kan selama kita misi bareng cuman Abang yang suka pacaran lewat ponsel." Ledek Niken yang tak mau kalah.


" Niken, kamu sudah ketemu sama Harimau? " Tanya Aswin.


" Sudah, dia langsung mengaung saat Saya masuk." Jawab Niken dengan wajah Cemberut.


" Hati - hati, dia masih kesel sama kamu." Ucap Aswin.


" Memang ada apa antara kamu sama Kapten?" Tanya Andra.


" Anu Bang, saat misi kita ciuman bibir." Jawab Niken tertunduk malu.


" Terus?? " Ucap Andra.


" Dia terlalu buas sampai alat penyadap yang di dadanya lepas terjatuh, hingga terjadi baku tembak. Kapten marah, kenapa ada acara ciuman di skenario nggak ada." Ucap Arya penuh penjelasan.


" Oh... gara - gara itu, sampe sekarang? " Ucap Andra.


" Iya, seperti nya dia kayak alergi dekat sama Niken." Ucap Niken dengan wajah masam.


" Gimana nggak alergi, perempuan seperti kamu terlalu liar, Saya juga nggak ngerti kenapa mereka memilih kamu masuk pasukan khusus." Sindir Arya.


" Gini - gini juga Saya banyak prestasi dari pada Abang, prestasi apa yang ada prestasi jadi bujang lapuk." Ucap Niken.


" Isshhh...!! " Ucap Arya sembari tangan nya akan menonjok wajah Niken, namun Niken segera bersembunyi di balik punggung Aswin.


Andra dan Aswin yang melihat nya hanya menggelengkan kepala nya.


*******


Senja sedang duduk di teras depan rumah nya, dan dia melihat seorang Tentara wanita yang sedang berjalan di depan rumah nya sembari tersenyum pada Senja.


" Ayah, apakah ada Tentara wanita yang baru? " Tanya Senja.


" Nggak ada. " Jawab Putra sembari mengikat tali sepatunya.


" Tadi dia lewat senyum sama Bunda." Ucap Senja.


Putra lalu terdiam, sembari berfikir siapa yang dimaksud oleh istrinya. Dan saat mengedarkan pandangan nya, Putra melihat Niken sedang berbincang - bincang dengan Prajurit lain.


" Oh.. dia Niken, yang akan di pasangkan sama Ayah buat misi nanti."


" Pasangan Ayah, misi? "


" Dia itu selalu jadi pasangan Ayah di garis depan, dia sniper terbaik. Dia sekarang bergabung kembali dengan Tim Soldier." Ucap Putra sembari meneguk kopi yang sudah di sediakan oleh istrinya.


" Abang Mau melakukan misi? " Tanya Senja.


" Iya, Abang dapat tugas Negara. Maaf mungkin Abang nggak bisa menemani Bunda saat melahirkan nanti." Jawab Putra


Senja lalu menunjukkan wajah sedih nya, lalu dia tepis di depan suaminya.


" Maaf!! " Ucap Lirih Putra.


" Nggak apa - apa Bang, walau hati ini sedih. Tapi Abang juga harus melaksanakan kewajiban Abang sebagai Abdi negara." Ucap Senja.


******

__ADS_1


Senja sedang berjalan akan menuju gerbang, saat sedang berjalan di depan terdapat dua Prajurit yang sedang Mengobrol.


" Rupanya Kapten Putra untuk misi sekarang di pasangkan kembali dengan Serda Niken."


" Iya, kapten serasi banget sama dia. Tapi sekarang sudah jadi mantan." Ucap Dua Prajurit tersebut sembari tertawa."


Senja terus berjalan sembari mendengar percakapan dua perwira tersebut.


" Iya apalagi saat misi mereka melakukan ciuman itu."


Seketika Senja melotot tajam saat mendengar pembicaraan mereka, dan Senja langsung berbalik badan menuju kantor suaminya.


***


" Saya mau tanya mana yang nama nya Serda Niken? " Tanya Senja pada salah Satu Prajurit.


" Itu Bu disana sedang latihan menembak." Tunjuk salah Satu Prajurit.


Senja pun lalu berjalan menuju lapangan tembak, dan disana terdapat juga Arya, Andra , Aswin serta Putra.


" Mana yang nama nya Serda Niken..!!! " Teriak Senja.


Saat semua orang fokus, seketika mereka menoleh ke arah sumber suara tersebut.


" Put, bini kamu."


Putra lalu melangkahkan kaki nya menuju ke arah Senja.


" Yank, ngapain ke sini? " Tanya Putra.


" Mana yang nama nya Serda Niken? " Ucap Senja dengan lantangnya.


" Saya, ada apa ya? " Niken datang menghampiri Senja dan Putra.


Senja melihat dari atas sampai bawah, dan membuat heran semua yang melihat nya.


" Ini mantan Abang? "


" Iya Saya mantan Abang."


Sontak langsung dapat tatapan tajam dari Putra, dan Senja sudah berkaca - kaca.


" Jadi ini pasangan Abang, misi rahasia Bang Putra sama dia dan hampir sudah ciuman."


" Sayang dengarin dulu."


" Apa yang Mau di dengarkan faktanya benar kan." Ucap Senja sembari menangis.


" Kamu dengar dari siapa, kenyataannya tidak yang seperti Bunda kira."


" Abang bohong, kenapa Abang nggak jujur kalau punya mantan."


" Tolong dengarin Abang dulu, memang ini Niken mantan Abang."


" Tuh kan benar kan!! "


Aswin, Arya dan Andra hanya menyaksikan Pertengkaran suami Istri tersebut. Sedangkan Niken hanya menatap bingung.


' Dengarin dulu, sebelum Abang selesai bicara."

__ADS_1


" Mau jelasin apa Bang, hati Senja sakit hiks.. hiks.. hiks... "


" Aduh.... Niken... cepat jelasin, kepala Abang mau pecah..!!!


__ADS_2