
" Put, kamu sudah dengar kabar tentang istri kamu? " Tanya Arya.
" Kabar apa? " Putra balik bertanya.
" Kamu benar nggak tahu apa - apa? "
" Sumpah apaan??
" Semua sudah tahu kalau istri kamu , maaf nggak waras dan anak yang dia kandung bukan anak kamu, dan kamu hanya menikahi nya karena kasihan." Jawab Arya.
Putra mengepalkan mata nya, dan melemparkan berkas yang dia pegang di atas meja.
" Siapa yang bilang seperti itu? " Tanya Putra geram.
" Ibu - ibu persit semua sudah tahu, kabar nya istri kamu juga mendengarnya." Jawab Arya.
" Astagfirullah, Senja dia pasti depresi saat ini."
Putra langsung berlari keluar ruangan nya, dengan motor nya dia menuju rumah nya. Dengan kecepatan tinggi jarak kantor sampai rumah nya hanya memakan waktu 10 menit.
Putra turun dari motor nya dan dia memasuki rumah nya mencari Senja, namun tidak dia temui hanya barang belanjaan nya yang berserakan di lantai, dan kamar yang sudah berantakan di lihat nya isi lemari pakaian nya pun tak ada satu pakaian yang tersisa.
namun saat melihat ke arah meja rias, Putra menemukan sebuah cincin pernikahan mereka dan secarik surat.
Teruntuk Suami Ku
"Abang, maaf sebelum nya.
Saat Abang baca surat ini, mungkin Abang sudah tidak melihat Senja lagi.
Abang, terima kasih untuk cinta yang Abang curahkan untuk Senja dan anak yang sedang di kandung ini.
Dan maaf, mungkin Senja menjadi beban untuk Abang.
Senja sadar, disini Senja tidak pantas untuk menjadi seorang istri dari Kapten Putra Nagara.
Senja adalah wanita nggak waras, korban pelecehan bahkan hanya belas kasihan Abang mau melanjutkan pernikahan kita.
Jangan cari Senja, carilah wanita lain sebagai pendamping hidup Abang.
Senja bukan lah wanita yang sempurna, Senja bukanlah yang Abang kenal dulu.
__ADS_1
Semua harapan Senja telah sirna, terima kasih untuk hati yang selalu Abang jaga selama 20 tahun.
Senja pamit, jangan pernah mengingat Senja lagi.....
Putra meremas surat yang dia baca, seketika tubuh nya melemas dan air mata nya pun seketika membasahi kedua pelupuk mata nya.
" Abang sayang kamu Senja, demi Allah Abang tidak menpermasalahkan masa lalu kamu."
********
" Senja tidak kemari nak, dia tidak pamit sama Bunda dan Ayah." Ucap Ibu Mutia.
" Ya Allah Senja, kamu pergi kemana dengan kondisi hamil dan kesehatan kamu belum seratus persen." Ucap Putra sambil mengacak rambut cepaknya.
" Bunda merasakan yang Senja rasa kan, dia sangat terluka dengan musibah yang dia terima."
" Saya terus terang Bund, dengan kondisi dia seperti itu tidak mempermasalahkan nya, bahkan anak yang dia kandung dari pria yang tidak bertanggung jawab Saya ikhlas menerimanya karena bagaimana pun anak itu tidak bersalah walau lahir dari perbuatan yang tidak di harapkan." Ucap Putra dengan mata yang sudah berkaca - kaca.
*******
" Kamu benar - benar keterlaluan Tania, akibat ulah kamu Senja sekarang Kabur. Dan semua satu Batalyon mengentahui kekurangan istri Putra. " Bentak Aswin.
" Bang, memang kenyataannya begitu." Bentak Tania.
" Kalau iya memang kenapa, Abang mau ceraikan Saya silahkan jangan harap Abang bisa melihat anak yang sedang Saya kandung." Bentak Tania.
" Apa kamu hamil? " Tanya Aswin kaget.
" Iya Saya hamil Bang, tadi pagi Saya cek ternyata Saya positif." Jawab Tania.
" Alhamdulillah ya Allah." Ucap Aswin sambil memeluk tubuh Tania.
" Abang percaya kalau kami terlibat?" Tanya Tania.
" Abang nggak percaya Dek, tapi jangan pernah kamu ulangi sedikit salah mengatakan fatal akibat nya. Sekarang Abang akan dapat hukuman dari Putra. "
******
Semua anggota di kumpulkan beserta para istri mereka untuk meluruskan masalah yang terjadi di Batalyon.
" Saya disini sebagai suami dari Mentari Senja Timur sangat menyesalkan apa yang terjadi pada istri saya karena ulah para istri kalian yang menghakimi dan menghina istri Saya. Memang istri Saya mempunyai gangguan kejiwaan, tapi dia juga tidak ingin terjadi seperti itu dan memang anak yang dia kandung bukan darah daging Saya tapi ini karena suatu musibah."
__ADS_1
Putra sedikit menarik nafasnya, dengan rasa sesak di dada nya karena menahan tangis.
" Jujur Saya sedih saat mendengar ibu - ibu menyudutkan istri Saya, kini istri Saya telah pergi entah kemana, mungkin kalian ingin tahu tentang cerita sebenarnya? Saat di Papua kami menikah siri, karena kita akan LDR dia menuggu SK turun, dan Saya selalu tugas jauh. Dia seorang guru, dan saat setelah kami menikah dia hilang di culik selama hampir 4 bulan dan saat di temukan dia sudah seperti itu." ucap Putra menjelaskan.
" Maaf Pak Putra, kami semua hanya dari Ibu Tania istri Sertu Aswin. Dan katanya mereka saudara dan istri Pak Putra merebut kekasih Ibu Tania, kalau Pak Putra kekasih nya dulu." Ucap Ibu Iqbal.
Putra tersontak kaget, awal masalah berasal dari orang yang selama ini telah menyakiti istri. Dan Putra langsung menatap tajam ke arah Aswin, dan Aswin hanya menunduk tanpa Tania di samping nya.
***
Buuugghhh...
Buuugghhh....
plaakkk.....
" Dasar kurang ajar...Istri kamu berani - berani nya.. merusak rumah tangga saya." Bentak Putra sambil terus memukuli Aswin hingga babak belur..
Buuugghhh...
Buuuggghhhh...
" Aaaargghh!! Aswin mengerang kesakitan.
" Gara - gara istri kamu, sekarang Senja pergi entah kemana..!!! " Bentak Putra sembari menarik krah seragam loreng Aswin.
" Cukup.. jangan pukuli suami saya." Teriak Tania sambil berlari ke arah Aswin yang sudah babak belur akibat pukulan Putra.
" Jangan sakiti suami Saya, dia tidak bersalah." Teriak Tania sambil memeluk tubuh Aswin.
" Iya dia tidak bersalah, tapi yang bersalah itu kamu, Saya tidak mungkin memukuli kamu jadi suami kamu sasaran nya. " Bentak Putra.
" Kamu kenapa terus menyudutkan Senja, dia tidak pernah dendam terhadap kamu dan kedua orang tua kamu." Ucap Putra.
" Karena kedua orang tua Senja telah mengambil semua harta kekayaan yang seharusnya jadi milik kami, dan yang paling Saya tidak suka Senja mengambil kamu dari saya." Bentak Tania.
Seketika Aswin melirik ke arah Tania betapa sakit nya bila istri nya masih belum terima dengan kenyataan.
" Dek kamu kenapa masih belum ikhlas kalau Putra itu hanya suka sama Senja " Ucap Aswin sambil memegang dada nya.
" Saya sudah ikhlas Bang, tapi kami akan tetap membenci Senja." Ucap Tania.
__ADS_1
" Jangan - jangan kalian terlibat dalam penculikan itu, dan kalian dalang dari semua di balik hilang nya Senja dan bekerja sama dengan Mike. Benar kan, cepat jawab!! " Ucap Putra dengan nada tinggi.
" Sudah put, jangan emosi. Kalau seperti ini, hanya ada masalah tidak bisa terpecahkan." Ucap Arya.