[REINKARNASI] Sayap Takdir: Zhu Liana

[REINKARNASI] Sayap Takdir: Zhu Liana
113-Identitas Asli Ye Qiunan


__ADS_3

Sementara orang-orang dari tiga benua menantikan kedatangan tahun baru dengan suka cita, sekelompok lain yang jauh dari tiga benua juga tengah menantikan hal yang sama, hanya saja dengan rencana yang berbeda.


Itu tepatnya berada di dalam pulau terbuang yang menjadi mimpi buruk bagi setiap hal yang terbuang di sana.


Saat ini di dalam istana suram yang layaknya seperti sebuah makam kuno yang terlihat menyeramkan, sekelompok orang tapi bukan orang yang mirip dengan manusia tengah berkumpul di sebuah aula besar yang terdapat sebuah singgasana yang terbuat dari tulang belulang di ujung ruangan. Ada tiang-tiang besar nan kokoh yang menjadi penyangga langit-langit berbaris rapi sepanjang perjalanan menuju singgasana.


Dikatakan bukan manusia karena ada beberapa dari mereka yang memiliki tanduk di kepala, dan ada juga yang memiliki ekor juga ada beberapa yang memiliki bulu lebat di tubuh mereka, dan ada pula dari mereka yang memiliki beberapa tambahan anggota tubuh lainnya. Hanya satu persamaan makhluk-makhluk ini, mereka semua memasang wajah yang lurus dan tidak ada yang mengeluarkan suara sedikit pun.


Ada makhluk yang menghuni, tapi aula itu begitu hening hampir mencekam. Sampai terdengar derit gemuruh dari pintu raksasa berdaun dua yang menjadi jalur masuk keluar ruangan itu. Para makhluk yang menyerupai manusia serempak melirik kea rah pintu dan mendapati seseorang yang datang.


Bukan seseorang, tapi dua orang. Satu pria dan satu wanita dengan rantai di leher, tangan dan kakinya. Seorang tawanan? Yah sepertinya, tapi dia memiliki wajah dan pakaian yang bersih. Hanya, gerakan tubuhnya yang nampak kaku seolah tengah dikendalikan. En, bukan seolah, tetapi wanita yang dirantai itu memang benar-benar dikendalikan.


Jika Liana ada di tempat ini, dia pasti akan mengenali siapa wanita itu. Yang tak lain adalah Wei Xiening, ibunya dari kehidupan kedua sebagai Zhu Liana.


Wanita itu memiliki pandangan marah dan membunuh pada pria yang berjalan di sampingnya. Hanya saja, dia tak dapat menyuarakan kemarahannya karena suaranya juga ikut tersegel besamaan dengan tubuhnya yang kini berada di bawah kendali pria itu.


Merasakan pandangan panas dan dingin dari sampingnya, pria itu menoleh pada Wei Xiening sambil mengaitkan bibirnya membentuk seringai miring.


“Yah, seandainya kau mau bersikap patuh dan mendengarkan diriku, aku tidak akan melakukan hal ini terhadapmu. Um, tapi kau terlihat sangat cantik jika sedang marah, Shu’er, atau haruskan ku panggil Wei Xiening?” pria itu tertawa dengan ringan.


Jika saja Wei Xiening tidak mengetahui kekejaman pria itu, dia mungkin dapat luluh dalam tawanya yang santai, lembut seperti angin sepoi-sepoi yang meniup dedaunan. Di tambah dengan sosoknya yang terlihat cukup baik dan tampan, mampu menggetarkan hati para wanita saat dia tertawa seperti itu.


Hanya saja, Wei Xiening telah melihat wujud asli dari pria ini yang adalah jelmaan iblis yang menyamar sebagai manusia, sangat kejam dan tidak berperasaan, yang dulu pernah membuatnya merasakan kekecewaan besar yang amat dalam.


Wei Xiening membencinya! Hanya karena keegoisan pria ini, klannya hancur, seluruh keluarganya mati dengan genangan darah dan kobaran api. Dan sebenarnya itu terjadi karena dia mempercayai pria ini. Sungguh ironi ini adalah karena kebodohan dan kenaifan dirinya.


Tapi sekarang tidak lagi. Dia tidak akan jatuh lagi pada pesona miliknya, dia tidak lagi dapat mempercayai pria ini bahkan jika dirinya mati.


Hanya saja, dia masih tak berdaya untuk melawan pria kejam ini, dia sekarang menjadi begitu lemah dalam kekangannya. Hanya berharap pada seseorang yang sangat berharga baginya.


“Li’er, semoga kau tumbuh menjadi kuat. Ibu benar-benar tidak berdaya sekarang, ibu tidak dapat melindungimu lagi dengan tubuh lemah ini.”

__ADS_1


Ada jejak kesedihan dalam mata Wei Xiening yang tak luput dari perhatian pria itu. Wei Xiening bahkan tidak tahan untuk melihat dirinya, membuat Ye Qiunan merasa pahit di hati.


Mau bagaimana pun, mereka dulu saling mencintai. Hanya setelah kejadian itu, mereka akhirnya menjadi musuh.


Sebenarnya sampai sekarang, Ye Qiunan masih mencintai Yunan Shu’er atau namanya sekarang menjadi Wei Xiening. Dia sebenarnya juga menyesal melakukan hal itu dulu, tapi dia sangat terpaksa. Demi membalas dendamnya, dia harus mendapatkan seluruh darah klan Yunan.


Hanya darah yang tumpah dari seluruh klan ajaib itu yang mampu menyelamatkannya sekarang. Mungkin tidak banyak yang tahu tentang klan Yunan sekarang karena kelompok orang-orang dengan bakat mengerikan itu telah dilenyapkan oleh tangannya sendiri ratusan tahun yang lalu, dan saat ini mungkin masing-masing dari mereka telah bereinkarnasi entah di mana dan hidup masing-masing karena keistimewaan dari darah klan juga karena andil dari sang Zanzhu Ren Zuxian yang akan selalu membantu klan Yunan di jalur reinkarnasi.


Dan sekarang hanya ada beberapa catatan kuno yang membuktikan tentang pernah adanya suatu klan yang menakjubkan itu, yang memiliki banyak keistimewaan karena garis darah mereka yang sebenarnya adalah turunan dari seorang dewa.


Tercatat jika klan Yunan sebenarnya adalah klan yang menjadi penjaga dari Tiga Benua yang selalu mendukung keseimbangan setiap keadaan besar dan kecil yang terjadi di dalamnya.


Sebab itulah jarang sekali terjadi kekacauan yang menghancurkan di Tiga Benua, hanya pernah satu kali dulu, serangan dari para Monster, itu pun hanya karena beberapa tahun ketiadaan dari klan Yunan.


Ye Qiunan sendiri hanya memiliki satu tujuan dengan klan itu. Yah, dengan seluruh darah dari klan Yunan yang dikorbankan hanya untuk membuka kembali gerbang tiga benua ke dunia besar yang dikenal sebagai Daratan Tujuh Bintang yang menjadi tanah kelahiran Ye Qiunan sendiri.


Benar, Ye Qiunan bukanlah berasal dari Tiga Benua melainkan dari dunia yang lebih besar dan lebih tinggi dari Tiga Benua, Daratan Tujuh Bintang.


Disebut sebagai Daratan Tujuh Bintang karena dunia itu dipimpin oleh tujuh keluarga besar yang masing-masing memegang kekuasaan untuk mengendalikan dunia itu. Dan keluarga Ye Qiunan adalah salah satu dari tujuh keluarga besar tersebut. Dia—Ye Qiunan sebenarnya adalah seorang Tuan Muda dari salah satu keluarga besar itu.


Heh! Jangan melihat dari nama dunia itu yang nampak agung. Tempat itu bahkan lebih kejam, lebih kelam dan lebih bejad dari yang dipikirkan orang-orang. Mengesampingkan tujuh keluarga besar, persaingan antara para abadi dan kultivator akan semakin ketat di sana. Juga, di Daratan Tujuh Bintang, berarti tempat itu benar-benar adalah hutan rimba di antara para manusia, kekuatan adalah paling utama dan mutlak.


Tahun itu, tanpa mengetahui bagaimana sebenarnya apa yang terjadi, seluruh keluarga Ye Qiunan tersapu bersih dalam semalam hanya karena sebuah tuduhan pemberontakan pada pemimpin tertinggi, sang kasiar.


Ye Qiunan yang kala itu masih sangat muda berhasil selamat dengan seorang pelayan penjaganya karena pengorbanan dari kedua orang tuanya, membawanya jauh melintasi dimensi antar dunia yang tersegel dan berakhir di Tiga Benua yang kumuh dan kecil.


Setelah terdampar, dia tak sengaja ditemukan oleh seorang lelaki tua yang merupakan seorang patriark dari sebuah klan yang kebetulan juga memiliki marga Ye yang sama seperti dirinya.


Sebagai seorang dari Daratan Tujuh Bintang, tentunya dia akan dianggap sebagai jenius kultivasi setelah turun ke Tiga Benua. Klan itu sangat menghargai dirinya, dan sebenarnya terpilih menjadi Tuan Muda yang menjadi penerus klan.


Bertahun-tahun hidup di Tiga Benua, dia tak sengaja memiliki pertemuan dengan seorang keturunan klan legendaris yang tak lain adalah Yunan Shu’er dari klan Yunan.

__ADS_1


Tumbuh dengan dikelilingi intrik, tentunya Ye Qiunan awalnya tidak pernah memiliki niat baik saat dia mendekati Yunan Shu’er. Tapi sebenarnya karena sering bersama gadis dengan rambut hijau layaknya sulur muda itu, dia benar-benar jatuh hati pada kepolosan dan sikap murni Yunan Shu’er.


Sayangnya, dendam miliknya lebih besar dari cinta. Tetap dengan tujuan awalnya dari mendekati Yunan Shu’er untuk menemukan tempat naungan klan Yunan. Siapa tahu jika gadis itu benar-benar naif dan sangat mempercayai dirinya.


Ye Qiunan dengan rasa bersalah tapi tekadnya untuk kembali dan menghancurkan orang-orang yang menjebak keluarganya tidak goyah.


Dan pada akhirnya, dia benar-benar menyerang klan Yunan dengan kelemahan yang ia pegang dari informasi yang di berikan Yunan Shu’er.


Hanya saja, rencana itu digagalkan oleh seseorang yang tidak dapat dia prediksi. Ye Qiunan lupa jika klan Yunan adalah klan keturunan dari para dewa yang tentunya akan memiliki seorang Zanzhu Ren Zuxian yang menjadi pelindung mereka.


Dia dikalahkan oleh lelaki itu dengan sekali kibasan tangan dan dibuang ke tempat terkutuk ini, Benua Terbuang. Dan hal terakhir yang ia lihat saat itu adalah tatapan dingin dan kemarahan sang Zanzhu Ren Zhuxian serta yang paling mengguncang dirinya setelah rasa takut pada pria berambut merah itu adalah air mata kekecewaan dari Yunan Shu’er.


Dan cerita untuk selanjutnya adalah perjuangannya yang seperti dalam neraka di benua terbuang ini. Setiap hari dengan siksaan tanpa ampun, dia ditempa menjadi berdarah dingin. Hingga tak sengaja membangkitkan darah klannya yang istimewa, dia mampu mengalahkan setiap pemimpin suku brutal yang ada di daratan terbuang dan menjadi satu-satunya Raja disana. Mengendalikan para monster ciptaannya sendiri, sekali lagi menyerang Benua Timur, hanya saja kembali digagalkan oleh seseorang yang tak pernah ia ketahui kelahirannya.


Tapi siapa peduli, dia melakukan penyerangan itu hanya untuk mencobai kekuatan pasukannya yang ternyata masih begitu lemah.


Sekarang sudah ratusan tahun berlalu, orang-orangnya sudah tumbuh lebih banyak dari terakhir kali, rencana yang ia susun sebentar lagi akan dijalankan. Hal terakhir yang perlu ia dapatkan adalah Tunas Baru yang diramalkan.


Jikan orang itu dapat ia taklukkan, maka seluruh darah klan Yunan akan berada di tangannya, dia tidak perlu membunuh mereka semua seperti di masa lalu. Hanya mendapatkan darah keturunan paling murni itu, segel antar Dunia di Tiga Benua dapat dilepaskan.


Tapi dia sebenarnya baru mengetahui jika keturunan paling murni dari klan Yunan itu adalah putri dari wanita yang ia cintai. Sepertinya nasib sekali lagi ingin mempermainkan dirinya?


Sehingga, karena itulah dia telah menyusun skema sebelas tahun lalu. Membawa Yunan Shu’er alias Wei Xiening ke sisinya dengan mengorbankan kambing hitam dari dua selir dari suami Wei Xiening.


Benar, kebakaran sebelas tahun lalu yang terjadi di Manor Perdana Menteri Zhu tepatnya kebakaran Paviliun Wei Xiening sebenarnya adalah plot yang dibuat oleh Ye Qiunan.


Ah, siapa yang tahu dia sebenarnya adalah orang yang begitu gila!


Jika Liana mengetahuinya, entah apa yang akan terjadi. Ah tidak, sebenarnya dia telah menebak-nebak siapa di balik itu semua setelah kejadian para selir itu hendak meracuninya.


Seseorang yang telah membuatnya terpisah dengan ibu kandungnya yang dijuluki sebagai dewi jenius dari kekaisaran Naga tidak akan jatuh pada plot orang yang begitu bodoh. Seseorang dibalik semua ini pasti memiliki kekuatan atau kekuasaan melebihi Wei Xiening.

__ADS_1


~o0o~



__ADS_2