![[REINKARNASI] Sayap Takdir: Zhu Liana](https://asset.asean.biz.id/-reinkarnasi--sayap-takdir--zhu-liana.webp)
Salju pertama di tahun baru turun pagi itu. Tetapi hanya sebentar sebelum langit menjadi cerah dengan sinar mentari terang yang membuat hangat.
Orang-orang di ibu kota berharap itu adalah pertanda hal-hal baik akan terjadi tahun ini. Semoga saja.
Sementara tidak ada yang mengetahui jika malam sebelumnya terjadi pertumpahan darah di daerah-daerah kumuh di pinggiran ibu kota. Suasana pagi masih ramai, tetapi tidak dengan ruang belajar sang Kaisar Naga.
Saat ini dia tengah serius duduk di kursi miliknya dibelakang meja yang penuh dengan memorandum.
Meski pun para pejabat diliburkan dari menghadiri pengadilan pagi, tetapi sang Kaisar tidak memiliki waktu untuk bersantai.
Kasus kemunculan Monster akhir-akhir ini sering membuat kepalanya pusing.
Dia telah menerima laporan dari bawahannya yang merupakan prajurit rahasia, jika terdapat banyak sekali Monster yang bersembunyi di pinggiran ibu kota, tetapi sebagian besar telah dibersihkan oleh orang lain, membuat heran sekaligus terimakasih. Pertolongan dari orang kuat itu sangat membantu.
Kaisar mengangkat kepalanya melihat seorang pria dengan rambut berwarna emas berdiri dengan tangan terlipat di dada, tubuhnya disandarkan pada rak buku, dia memandang balik sang Kaisar, bibirnya terkait ke atas tapi tidak ada senyuman dimatanya yang memiliki dua lingkar warna, biru dan emas. Sangat aneh, namun menambah pesona pada wajahnya yang sudah sangat cantik.
Jika Shiro melihatnya, dia pasti akan mengingat pria ini sebagai ras Naga yang ia temui kemarin malam.
“Beritahu aku, Long Jintian. Maksudmu, Zuihou De Houyi yang melakukan pembersihan besar-besaran itu?” tanya sang Kaisar Naga.
Long Jintian yang adalah pria serba emas merupakan Naga Langit yang menjadi Beast pendamping Kaisar Naga, dia mengangguk dengan malas.
Dia mendengus, “Ck, kau tahu aku tidak suka mengulangi kalimat yang sama dua kali, Tuan.” Meski pun dia memanggil Kaisar Naga dengan sebutan Tuan, nadanya masih sangat kasar dan meremehkan.
Tapi Kaisar Wei Wangji sama sekali tidak mempermasalahkannya karena dia tahu jika Long Jintian memang seperti itu sifat lahiriahnya. Sebagai Naga, ras terkuat dari semua Binatang Spiritual, tentunya akan sulit untuk menyingkirkan kesombongan yang melekat dalam darah dan tulangnya. Lagipula, Long Jintian telah memilihnya sebagai Tuan, dan ras Naga adalah yang paling setia.
Kaisar menghela napasnya tidak ingin berdebat. “Zuihou De Houyi telah lama menghilang dari Tiga Benua. Sudah ratusan tahun lamanya, bahkan sebelum terjadinya bencana serangan Monster. Mungkin tepatnya setelah pristiwa sakral di Pegunungan Abadi, Benua Tengah. Kau dan ras suci Pegasus juga berasal dari sana, bukan?”
Raut wajah Long Jintian segera berubah ketika Pegunungan Abadi disebutkan.
Ingatannya masih jelas akan hari itu. Tekanan tak terlihat yang berasal dari makhluk abadi membuat seluruh Pegunungan Abadi terguncang. Bahkan dirinya sebagai ras Naga terkuat benar-benar kewalahan, hingga membuat hibernasi selama ratusan tahun sesudahnya. Dia ingat ada sebuah portal muncul di langit, tepat berada di atas lembah, desa orang-orang Yunan.
Long Jintian tidak jelas apa yang terjadi pada saat itu, dia hanya ingat ketika portal itu muncul, ada jiwa-jiwa putih yang masuk ke dalamnya.
Dan sebelum dia sempat datang memeriksa tempat kejadian, dia terluka parah karena tekanan kuat yang datang dan terpaksa memulihkan diri.
__ADS_1
Dia pernah ke tempat itu sekali, tetapi semuanya sudah menjadi debu. Dan klan legendaris, Yunan juga sudah menghilang saat itu begitu pula keturunan terakhir Pegasus.
Lalu Long Jintian ingat ada sebuah aura lain yang dia rasakan dari Zuihou De Houyi semalam. “Tuan, sepertinya sang Pegasus juga telah terikat dengan seseorang dan orang itu sepertinya sangat kuat sehingga dia mampu membuat kontrak mutlak seratus persen Tuan dan Budak.”
Kali ini giliran wajah sang Kaisar yang berubah menjadi lebih serius. “Apa kau tahu siapa orang itu?”
Dahi Long Jintian mengkerut seperti memaksakan pikirannya untuk mengingat. Tapi untuk sesaat, dia menggeleng. “Tidak, tapi sepertinya aku telah merasakan aura yang sama sebelumnya. Aura yang sangat murni, tapi aku tidak mengingat siapa pemiliknya.”
Hati sang Kaisar tergerak. Jika Long Jintian pernah merasakannya pada seseorang, berarti dia (kaisar) juga pernah bertemu orang itu. Tetapi dia telah bertemu dengan banyak orang. Lalu kata kuncinya adalah orang itu kuat dengan aura yang sangat murni. Tapi siapa?
“Yah, setidaknya jika sang Pegasus yang mengikuti orang itu juga membasmi Monster, orang itu tidak berada pada faksi musuh.”
Setelah kalimat itu jatuh, ruang belajar itu berada dalam keheningan untuk setengah waktu.
Sementara itu, disisi lain. Liana juga duduk di kursi rotan panjang yang ada di halamannya. Meja terisi dengan teko dan gelas teh juga sepiring kue kering sebagai camilan. Ada setumpuk buku-buku tebal di dekatnya.
Di depan Liana ada Shiro yang berdiri, dia baru saja kembali pagi ini untuk melaporkan pekerjaannya yang telah selesai kepada Liana.
“Ras Naga, kah?” Liana bergumam sambil menyentuh dagunya, berpikir. “Hanya keluarga kekaisaranlah yang mampu menaklukan Naga sebagai mitra kontrak mereka. Apa kau mengenal Naga itu?” tanya Liana. Dia juga tahu jika sebagaian besar ras Makhluk Mitologi berasal dari Pegunungan Abadi.
“Oh, Naga Langit?” Liana sepertinya menyadari sesuatu. “Naga Langit hanya mengakui seorang Kaisar. itu berarti dia milik Paman Kaisar, Wei Wangji. Setidaknya bukan musuh.” Dia bergumam lagi pada kalimat terakhir dengan suara yang sangat kecil hampir tidak bisa di dengan oleh Shiro. “Lalu apa lagi yang kau temukan?” Dia bertanya.
“Sangat aneh.” Seperti biasa, Shiro memang tidak berbicara banyak. Tetapi melihat tatapan tidak mengerti dari Liana, dia menambahkan, “Hanya Monster tingkat rendah.”
Kali ini sepertinya Liana paham dilihat dari matanya yang mulai menyipit. Itu benar, memang jika dilihat akan sangat aneh.
Sejauh ini, hanya Ny. Tua Xie yang muncul sebagai Monster tingkat tinggi yang dikirim musuh. Tidak tahu sebenarnya apa rencana mereka, yang pasti bukanlah hal yang baik. Ini mencurigakan, tapi tiba-tiba Liana memikirkan sesuatu.
Benar, tak ada Monster tingkat tinggi yang ditemui orang lain selain dirinya. Dan kembali lagi ke masa lalu. Saat gerombolan Monster pertama muncul, dia juga yang pertama kali bertemu mereka.
Apa maksudnya itu? Jelas orang-orang dibalik layar menargetkannya. Dan jika tebakan Liana benar, musuh sudah menyadari identitasnya.
Liana menghirup napas panjang, hatinya mendingin. Tujuan mereka adalah dia. Tapi apa yang ingin dilakukan orang-orang itu padanya? Dia belum mengetahuinya.
Tetapi Liana tidak panik atau takut. Dia hanya sedikit terkejut dan menyadari satu hal. Itu berarti musuh sudah mengincarnya dari dulu yang juga mengartikan tebakannya hampir benar. Ibunya, Wei Xiening masih hidup dan berada ditangan mereka. Dia merasa tertekan tetapi juga lega.
__ADS_1
“Tuan?”
Liana pulih dari pikirannya yang berkelana saat mendengar suara Shiro memanggilnya.
“Shiro, sepertinya akau harus melakukan kultivasi tertutup dalam waktu dekat ini. Mereka sudah mengetahui siapa diriku. Cepat atau lambat, aku akan menghadapi mereka. Dengan kekuatanku yang sekarang ini, akan sulit untuk melawan.” Liana segera memutuskan.
Sedangkan Shiro terdiam ditempatnya. Dia tidak memiliki komentar atas keputusan Liana yang menjadi Tuannya.
Dan benar saja, Liana segera memberi tahu orang-orang terdekatnya tentang rencananya untuk berkultivasi tertutup.
“Apa kau yakin, Li’er?” sepertinya Zhu Moran, selaku Ayah Liana mengkhawatirkannya.
Liana mengangguk dengan cara meyakinkan. “Tenanglah Ayah, paling lama hanya sampai sekitar dua tahun. Aku memang akhir-akhir ini merasakan akan ada terobosan. Tidak baik untuk menunda kesempatan atau kultivasiku akan mandek dan menjadi sia-sia.”
Ucapannya masuk akal sehingga Zhu Moran tidak tahu lagi harus mengatakan apa.
Saudara-saudarinya yang lain juga berkumpul untuk mendengarkan. Mereka sebenarnya penasaran, Liana sudah mencapai tingkat mana.
Karena tidak tahan, Zhu Wuxia berbicara untuk semua orang. Dia adalah yang paling blak-blakan diantara ke enam saudara.
“Kakak ke-dua, sebenarnya kau sudah sampai tingkatan mana? Aku dari dulu tidak dapat melihat tingkat dimana kakak ke-dua berada, tapi kakak kedua selalu mengeluarkan aura Penempaan Qi, tapi itu bahkan lebih kuat dari seorang yang berada di tingkat Fondasi Alam atau bahkan lebih, itu sangat aneh.”
Yang lainnya mengangguk sebagai tangapan persetujuan.
Liana menoleh padanya dan mendapati jika semua saudara-saudarinya juga memasang wajah penasaran. Dia tersenyum kecil, tidak tahu jika adiknya yang nomor lima akan begitu jeli.
Saat itulah Liana mengeluarkan aura kekuatan sejatinya. Ruangan itu langsung dipenuhi dengan Qi yang sangat murni, membuat orang merasa segar dan jernih tetapi sekaligus merasakan sesak karena tekanan. Selain Zhu Moran dan Zhu Wan Feng yang jauh lebih kuat dari Liana, saudaranya yang lain bernapas lebih cepat.
Semua orang terkejut sekaligus heran.
Mereka semua segera merasakan tingkat kultivasi sejati Liana.
Siapa yang menduga jika dia sebenarnya berada pada ranah Penempaan Qi tingkat ... Seratus?!!
~o0o~
__ADS_1