90 DAYS

90 DAYS
RAHASIA TIO


__ADS_3

Setelah Derry mendengarkan penjelasan dari Tio tersebut dia pun membiarkan Tio untuk tenang sebelum hari pernikahan itu terjadi.


    Saat ini pula malam telah larut Derry yang sejak tadi di sore pulang dari kantornya terus mencari keberadaan Tio itu Kini dia pun telah sampai di rumahnya Dan disambut hangat oleh Soraya saat ini.


     Mereka sedang berada di kamar berdua sedangkan YUMITA  sejak tadi sudah kembali ke kamarnya dia seperti semula tanpa bingung dan ragu ingin melanjutkan pernikahannya itu.


    Sekarang jam menunjukkan pukul 11.30 Derry yang sudah pulang dan sudah mandi tersebut dan telah bertukar pakaian itu dia pun mulai menatap wajah istrinya dengan penuh senyuman.


    "Sayang kenapa menatapku begitu," ucap Soraya dengan wajah memerah.


   "Kamu semakin hari semakin buat aku mencintaimu," jawab Derry sambil melekatkan bibirnya ke pipi sang istri.


   "Ish..baby, liat tuh papa kamu, sekarang dia mulai menjadi papa bucin!" ucap istrinya itu.


   Semenjak kehamilan Soraya itu setiap malam Derry suka memegangi perut istrinya tersebut walau perutnya masih rata namun hal itu membuat Derry begitu tenang.


    Satu sisi saat ini Ini Fanni yang berada dalam penjara dia selalu mendapat perlakuan kasar dari balik sel tersebut.


     Nilai mendapatkan hukuman penjara yang cukup lama begitu juga dengan Tuan Osman saat ini mereka mendapat hukuman yang pantas atas perbuatan jahat mereka tersebut.


    Dengan wajah penasaran itu Soraya yang sedari tadi tidak sabar ingin bertanya kepada Derry Apa alasan Tio saat ini mematikan ponselnya dan hilang tanpa kabar begitu saja.


   Baru saja Soraya ingin membuka suaranya dia ingin mengubah rasa penasarannya tersebut suaminya pula seolah bisa mendengar suara hati sang istri itu.


     "Sayang, tampaknya Tio takut untuk menikah sekarang," ucap Derry tiba-tiba.


   "Takut, takut kenapa Der? Apa Tio memiliki alasan yang jelas?" tanya Soraya yang tampak penasaran.

__ADS_1


    "Hmm.. Dia hanya mengatakan, kalau saat ini dirinya takut untuk menikahi YUMITA  yang usianya jauh begitu muda darinya, dia takut membuat YUMITA  tidak bahagia, dia juga takut kepadamu selaku kakak YUMITA ," jelas suaminya itu.


   "Hm..jika itu alasannya aku sulit untuk mengatakan apapun, YUMITA  telah kita mintai keputusan, dan dia menyetujuinya, bahkan aku tidak memaksanya sama sekali!" jelas Soraya saat ini.


   "Iya aku tahu itu, tapi..kalau memang YUMITA  mahu menikah dengan Tio, pertanda YUMITA  telah menaruh hati dengan Tio, bukan!" ucap Derry saat ini.


   "Itu bisa jadi sayang, YUMITA  sedikit terlihat aneh kalau dia menatap Tio, jika itu pilihannya, aku yakin Tio akan mampu membuatnya bahagia," jelas Soraya pula.


   "Benarkah? Hm..ternyata istriku ini sangat handal menjadi seorang psikologi, hahaha!" 


   Tawa Derry bergema di dalam kamar tersebut tampak begitu bahagia mereka berdialog di atas ranjang tersebut tidak ada pembatas di antara mereka lagi saat ini hanya ada ada sebuah penyatuan  yaitu cinta.


  


    Malam ini Derry tidur begitu nyenyak nya karena satu harian dia telah bekerja dan mencari Tio pulang hingga larut membuatnya sedikit lelah dia memeluk istrinya itu begitu hangat.


   Pagi ini ini pihak wedding organizer telah mendekorasi tempat di di mana Tio dan Rina akan menikah nantinya karena pernikahan itu tinggal satu hari lagi maka semuanya akan disetiap disiapkan pada hari ini.


   Pagi ini pihak wedding organizer baru saja memulai pekerjaan mereka sedangkan ibu Tio menuju kediaman rumah Soraya saat ini karena dia sangat khawatir dengan keadaan Tio yang masih belum dapat dia hubungi.


     Baru sampai setengah perjalanan Ayah Tio tersebut mencoba mampir ke sebuah toko buah yang tampak ramai dijual di deretan Bandar kota aja itu Jakarta. Dia ingin membawakan buah buahan segar untuk calon menantunya tersebut.


    Ibu Tio memilih beberapa buah yang bervitamin tinggi seperti buah delima Buah Anggur jeruk dan lainnya karena sebelum YUMITA  menjadi seorang pengantin di hari bahagia itu dia harus banyak mendapatkan energi dan vitamin yang cukup agar pas hari H pernikahannya dia tidak jatuh pingsan ataupun lemah pikir kedua orang tua Tio yang sangat memperhatikan YUMITA  tersebut.


    Setelah selesai melakukan transaksi pembayaran pembelian buah-buahan itu mereka pun dengan cepat bergegas menuju rumah Soraya.


    Saat ini mereka telah berada di kawasan rumah mewah milik Derry tersebut tampak sebuah mobil sport juga terparkir di sana mobil sport itu tidak familiar di pandangan mereka berdua.

__ADS_1


   "Ayah, itu kayaknya mobil Tio!" ucap ibu Tio kepada suaminya.


    "Iya Bu, itu mobil Tio," jawabnya.


   Setelah melihat mobil Tio yang tampak memasuki kawasan rumah mewah itu kedua orang tua Tio tersebut tampak begitu senang mereka juga dengan cepat Mengikuti dari belakang dan mobil mereka telah terparkir bersebelahan dengan mobil anaknya itu.


    Awalnya Tio tidak tahu dia pun turun begitu saja dengan cepat kedua orang tuanya juga turun Tio sangat terkejut melihat kedua orang tuanya sudah sampai sepagi ini di rumah Derry itu.


    "Ibu, Ayah! Ngapain kalian berdua pagi-pagi begini kerumah Paman Frans?" tanya Tio dengan wajah yang tampak lebih cerah sekarang ini.


   "Tio, ya ampun nak, Ibu mencemaskanmu dari semalam, ibu dan Ayah mau mengantarkan buah-buahan ini buat YUMITA ," jelas ibunya itu.


   Sepagi ini awalnya Tio ingin meminta maaf kepada YUMITA  atas sikapnya semalam yang tampak dingin dan sempat menyuruh YUMITA  untuk kabur saja dan membatalkan pernikahan itu namun nasehat Derry malam tadi di membuatnya berpikir ribuan kali Untuk membatalkan pernikahan yang tinggal 1 hari lagi itu.


   Apa yang dikatakan Derry kepada Tio tadi malam sangat benar kedua orangtua Soraya maupun YUMITA  telah pun tiada, Jadi jika Tio yang menikahi YUMITA  maka Soraya maupun Derry tidak akan khawatir dengan nasib adik perempuannya itu.


   Malam tadi juga dapat sudah menyerahkan beberapa aset tanah yang ada di kawasan Bandar Kota Surabaya yang letaknya cukup jauh dari Bandar Kota Jakartaakartaawa ini jika ingin pergi kesana menggunakan pesawat terbang.


   Dan tanah tanah itu diberikan kepada Tio biarlah Tio yang mengurus disana nantinya Jika dia sudah menikah dengan YUMITA .


   Menurut Tio itu jauh lebih baik pemikiran apa saat ini Jika dia memang harus berjauhan dari mereka semua Mungkin saja Tio bisa memulai rumah tangganya dengan baik oleh YUMITA  dan dia bisa mengatur segalanya.


    Namun dirinya saat ini masih belum tahu rencana mereka setelah menikah nanti akan pindah ke Kota Surabaya dan hidup mandiri di sana yang YUMITA  tahu saat ini Tio masih bekerja di perusahaan dapat tersebut.


  Bukan hanya YUMITA  Soraya dan Tuan Frans pun tidak mengetahui hal itu itu hanyalah inisiatif dari Derry tersebut agar Tio bisa memulai kehidupannya sendiri tanpa berpikir bahwa Derry adalah atasannya lagi Tio bisa membuat perusahaannya juga karena Tio memang mampu melakukan hal itu.


   Tio telah memikirkan hal tersebut semalaman Bahkan dia yang akan tetap memberi peluang untuk YUMITA  meneruskan pendidikannya nantinya Tio juga berpikir Biarlah mereka hidup berjauhan dengan Soraya dan Derry agar Soraya tidak melihat dan mengawasi adiknya tersebut mereka memang memiliki ikatan pernikahan Namun bukan ikatan cinta.

__ADS_1


   Apa yang akan direncanakan Tio setelah menikah?


__ADS_2