90 DAYS

90 DAYS
KETAKUTAN SORAYA


__ADS_3

Soraya  pasti akan dituduh merebut kekasih orang lain. Ini bukan mau dirinya, pernikahan itu tidak direncanakan oleh mereka berdua, mereka hanya menikah di atas perjanjian nota. 


    Namun, wajah Derry  yang memerah di depan Tuan Osman. Tuan Osman pun menjadi mengerti dengan perubahan ekspresi wajah Derry  tersebut. 


    "Derry, saya minta maaf! Saya benar-benar tidak tahu, kalau ini istrimu," ucap Tuan Osman. 


   "Iya tidak mengapa, kami baru saja menikah dua bulan lalu," ucap Derry  kembali dengan santai. 


    "Oh, selamat pengantin baru," ucap Tuan Osman.


     Wajah dan bibir Tuan Osman terlihat berbeda. Bibirnya mengucapkan selamat namun wajahnya menunjukkan kebingungan yang mendalam. Dia bukan sebentar mengenal Derry, sejak di Dubai pun dia sudah mengenal Derry. 


        "Oke baiklah Tuan Osman, jika tidak ada lagi yang kita bicarakan, kami pamit dulu," ucap Derry  singkat bahkan mengeluarkan senyum sinis kali ini. 


     "Oh baiklah Derry, hati-hati di jalan," ucap Tuan Osman. 


   "Terima kasih Tuan Osman, senang bertemu denganmu," ucap Derry  sambil berjabat tangan.


    Setelah mereka saling berjabat tangan, Osman langsung meninggalkan Tuan Osman di sana. Derry  menggenggam erat tangan Soraya saat itu. 


    Tuan Osman yang melihat itu, antara percaya atau pun tidak. Bahkan yang Tuan Osman ketahui adalah Derry  sangat mencintai Fanni. 


   Ya! Fanni Melia wanita yang bergelar sebagai tunangan Derry  ini, sangat dikenali oleh Tuan osman juga. Bahkan, ketika pulang Derry  ke negara enam tiga ini, mereka sudah menjalin hubungan di belakang Derry. 


    Derry  hanya melihat Fanni  berhubungan baik dengan Yusril, namun nyatanya Fanni  memiliki hubungan spesial dengan Tuan Osman juga. 


    Karena Tuan Osman adalah teman Derry  di sana, dan Derry  mengenal tuan Osman cukup baik, maka Derry tidak menaruh curiga apapun kepada Tuan Osman hingga sekarang. 


   Hubungan antara Tuan Osman dan kekasih Derry  tersebut hanya diketahui oleh Fanni dan  Tuan Osman saja. Bahkan Fanni  sudah pernah liburan ke luar dari negara Timur tengah. 


    Tuan Osman yang terkenal kaya raya tersebut, selalu banyak wanita di sekelilingnya. Namun disayangkan Fanni  juga ikut masuk dalam kata manisnya tersebut. 

__ADS_1


   Fanni kembali karena ada sesuatu yang sempat terjadi di negara itu. Mengenai Tuan Osman yang sudah memiliki istri di sana, Fanni sedang dalam buruang istrinya waktu itu. 


   Padahal, bukan hanya Fanni  saja yang dekat dengan Tuan Osman tersebut, banyak wanita lainnya lagi. Namun hubungan mereka terjalin empat tahun belakangan ini. 


    Fanni dan Derry  sudah enam tahun berada di Timur tengah. Sedangkan Tuan Osman yang memiliki bisnis di negara enam tiga ini, selalu pulang pergi dan selalu sibuk. 


    Jika ada kesempatan barulah Tuan Osman menghabiskan waktunya bersama Fanni. Fanni yang dijanjikan akan menjadi fashionable terkenal di negara itu, termakan janji manis, namun sekarang dia pun sudah melepaskan itu semua. 


    Kembali ke negara ini, tujuannya hanya lah mencari keamanan saja. Namun, ini masih disembunyikan Fanni  dari Derry. Fanni mencari penyelamat untuk dirinya saat ini. 


       Tuan Osman sendiri tidak ingin tahu keberadaan Fanni saat ini. Bahkan sebelum istri sah Tuan Osman menyerang Fanni, dia sempat mengancam Tuan Osman untuk di adukan kepada Derry. 


      Mereka berdua menjadi bertengkar hebat saat itu. Kepulangan Derry  awalnya membuat mereka bahagia dan bahkan menjadi leluasa pada saat itu, namun ternyata perselingkuhan mereka tercium oleh istri sah Tuan Osman. 


    Istri tuan Osman tersebut ternyata bekerja sebagai pengacara terkenal di negara timur tengah  tersebut. Dia pun tidak akan tinggal diam, dan tidak akan melupakan perselingkuhan Fanni  dan suaminya. 


    Hingga sekarang, istri sah dari Tuan Ahmed mencari sosok Fanni Melia. Fanni adalah wanita bermata coklat dengan bibir yang sedikit tebal dan seksi tersebut. 


    Merasa mendapat peluangnya dari Tuan Osman, awalnya hanya iseng-iseng semata. Namun, aku percintaan itu menjadi ke hal yang serius hingga hubungan mereka sudah berakhir di atas ranjang.


   Tuan Osman kini sudah tidak ada nomor ponsel Fanni lagi, dia pun sengaja tidak ingin berkata banyak bahkan bertanya tentang Osman. 


    Tampaknya Tuan Osman memang lelaki yang selalu memanfaatkan harta berlimpahnya untuk mendapatkan wanita yang diinginkan seperti Fanni  saat ini yang sedang dalam bahaya. 


  Tuan Osman tidak ingin ambil tahu tentang bahaya Fanni  saat ini, padahal mereka berdua lah yang selingkuh di belakang istri sah, begitu lah seorang lelaki yang tidak bertanggung jawab. 


     Sedang kan Derry  pula, dia memang masih menyimpan cinta kepada Fanni. Namun, akhir-akhir ini, dia juga tidak tahu pasti ini cinta atau kasihan semata. 


       Mereka berdua sudah masuk ke dalam mobil Derry  saat ini. Semenjak berjalan menuju mobil, Derry  hanya diam dan tidak melepaskan genggamannya kepada Soraya  saat itu juga. 


    Soraya  yang mengetahui Derry  sedang marah besar saat itu, terlihat dari genggamannya yang kuat tanpa sadar sang istri menahan sakit dari genggaman tersebut.

__ADS_1


      Di dalam mobil, Soraya  memandangi tangannya yang memerah, ada bekas kepalan dari tangan Derry  tersebut. Dia hanya dia dan mengelus perlahan, kulit putih itu begitu tamak memerah. 


      Kali ini, Derry  yang sedari tadi fokus dengan perjalan dan tidak melirik kanan maupun kiri, tiba-tiba menoleh ke arah SORAYA. Dia melihat tangan Soraya  yang masih memerah tersebut. 


     "Apa itu ulahku??" tanya Derry  dalam hati. 


    Derry  tampak berubah total saat ini, dia berubah menjadi lelaki yang peduli dan ambil tahu tentang wanitanya. Yang dulu nya cuek dan selalu tidak peduli, sekarang berubah menjadi seorang yang penuh simpati.


        Derry  meminggirkan mobilnya tersebut, dia terkejut sekaligus merasa bersalah kepada Soraya saat ini, Derry  pun mulai mengangkat tangan puti istrinya tersebut. 


    "Raya... maafkan aku ya," ucapnya lembut dan bahkan mencium tangan istrinya tersebut. 


  "Derry, sudah jangan begini. Tanganku hanya merah saja," ucap Soraya  serba salah. 


  "Tidak, ini salahku," ucap Derry lagi dan mengelus kembali tangan putih istrinya itu. 


 "Jangan begini Derry," ucap Soraya. 


"Derry.. sudahlah," ucap Soraya menarik tangannya.


  Rasanya perlakuan itu sangat berlebihan bagi Soraya. Dia yang sudah sering diperlakukan kasar oleh Derry , jadi tidak terbiasa mendapatkan perlakuan lembut dan terasa aneh menurut Soraya  tersebut.


  Soraya  masih tidak berani bertanya kepada suaminya tersebut mengenai apa yang dikatakan Derry  tadi di depan Tuan Osman barusan. 


   Soraya  tidak ingin merusak suasana hati Derry  kembali saat ini.  Derry  sudah terlihat lebih tenang dan bisa menstabilkan kelajuan mobilnya saat ini. 


      Dan lagi-lagi DERRY membuat hal romantis kembali. Dia masih mengelus lembut tangan istrinya, dan tak hentinya sambil menyetir sambil menciumi tangan sang istri. 


       Akankah mereka bercerai?? 


****

__ADS_1


__ADS_2