
"Maaf apa nama saya sudah terdaftar disini?" tanya YUMITA setelah memasuki ruangan pendaftaran itu.
"Maaf nama mbak siapa ya?" tanya staf Universitas itu.
" YUMITA," jawabnya.
"Baik, saya akan mengecek data nama mbak dulu," ucapnya.
YUMITA aku mengangguk setuju dia menunggu pendaftaran itu mencoba mencari namanya karena sebentar lagi dia sudah masuk di Universitas tersebut dia hanya ingin memastikan apa saja yang diperlukan saat Ospek berlangsung nanti dan jika memang namanya sudah terdaftar di akan menanyakan perihal ospek kepada staf tersebut.
Satu sisi lagi dimana Zubair sedang melihat YUMITA dari luar ruangan tersebut dia tersenyum penuh merasa terpukau di hatinya tampaknya pria itu telah jatuh cinta pada pandangan pertama Bahkan dia melupakan mabiru yang telah dia pegang saat ini.
Karena Rektor kampus tersebut telah menunggunya sejak setengah jam tadi akhirnya ponselnya pun berdering membuatnya kalang kabut saat ini dia mencoba jauh dari pintu ruangan pendaftaran itu agar dirinya tidak diketahui oleh YUMITA yang sedang mengintai saat ini.
"Oh, nama anda baru saja masuk, dan biaya perkuliahan anda juga telah lunas sampai empat tahun," jelasnya.
"Apa, semuanya telah dilunaskan?" tanya YUMITA yang terkejut.
"Iya mbak Hana, semuanya telah diselesaikan," ucapnya.
"Baik, kalau begitu untuk ospek, apa yang harus saya bawa?" tanya YUMITA saat ini.
"Tidak perlu mbak, atasan telah memberitahukan bahwa mbak langsung masuk saja tidak perlu ikut ospek," jelasnya.
Semakin terkejut lagi Nurina ketika staf pendaftaran itu mengatakan dirinya tidak perlu mengikuti ospek dan saat ini dirinya pun telah terdaftar menjadi mahasiswa di universitas tersebut yang cukup terkenal di Kota Surabaya itu.
"Ternyata bang Tio ingat tentang pendidikanku," ucapnya dalam hati.
Tio memang tidak mengatakan apapun kepada YUMITA namun begitu sampai di kantor pagi tadi Tio menyuruh sekretarisnya tersebut untuk mendaftarkan YUMITA melalui online UniversitasnS tersebut.
__ADS_1
Semuanya telah selesai dengan sekejap YUMITA masih tampak bingung namun satu sisi juga sudah tidak terlihat lagi di sana.
"Baik, kalau begitu terima kasih untuk hari ini, saya permisi dulu," ucap YUMITA.
"Iya mbak Hana, sama-sama."
YUMITA pun dengan cepat keluar dari ruangan itu jam telah menunjukkan pukul 9.30 saat ini dia juga berencana untuk menuju Mall melihat pakaian untuk dikenakannya hari Senin nanti pertama masuk kuliah.
YUMITA memiliki sedikit tabungan itulah mengapa dirinya berencana untuk pergi sendiri membeli pakaian dia tidak ingin merepotkan Tio lagi dan Tio tampaknya sudah banyak menghabiskan uang untuk dirinya bahkan Tio tidak memberitahukan kepada istrinya tersebut bahwa nama YUMITA telah terdaftar di kampus itu.
Setelah keluar dari ruangan itu YUMITA langsung memesan motor online kembali tampaknya karena kampus tersebut begitu dekat dengan jalan besar kendaraan online banyak bertebaran di sana dengan mudah dia mendapatkan driver.
Satu sisi lagi Zubair yang telah keluar dari ruangan Rektor itu dengan cepat dia melangkah mencari Rina di ruangan pendaftaran tersebut namun di sana telah bertukar orang.
"Kemana wanita cantik tadi ya?" tanya Zubair dalam hatinya.
Zubair sangat terkenal di kampus ini bahkan perusahaan zubar salah satu investor Universitas sini dia juga mengenal baik pemilik universitas dan bahkan semua petinggi kampus tersebut.
"Oh..mbak Hana, dia baru saja keluar Tuan Zubair.," ucapnya.
Sangking kaya raya nya walaupun Zubair mahasiswa semester 6 dia dipanggil Tuan di sini, jubah sangat dihormati sekali di Universitas ini dia juga yang suka mengikuti semua aktifitas Dan Dia yang diangkat menjadi ketua BEM Di kampus ini begitu senang karena usianya juga masih muda dan dia senang berorganisasi itulah mengapa di waktu libur maupun tidak dia selalu terlihat di kampus tersebut karena urusannya cukup banyak.
Usia Zubair baru memasuki 22 tahun namun dia yang keturunan Dubai sangat memiliki tubuh yang tinggi dan atletis sekali.
Ketika zuber mengetahui bahwa YUMITA telah keluar dari ruangan itu dia dengan cepat berlari menuruni anak tangga tersebut dan mencari YUMITA di area bawah kampus itu namun dia tidak melihat dirinya sama sekali.
"Aduhhh kemana dia!" Umpat nya kesal.
Karena kehilangan jejak YUMITA itu Zubair menjadi kesal dia pun mencoba bertanya kepada sekuriti tersebut sekuriti yang melihat YUMITA dia pun memberitahukan bahwa YUMITA telah pergi 5 menit lalu dengan mengendarai motor online.
__ADS_1
"Cewek sederhana ternyata dia," ucapnya dalam hati.
"Oke pak terima kasih," jawab Zubair.
Setelah mendengar penjelasan dari sekuriti tersebut dan sekuriti itu telah menunjukkan kemana arah YUMITA pergi dan baru 5 menit YUMITA itu keluar dari kampus itu dengan cepat juga pun mengambil mobil sport nya yang terparkir di kampus itu.
Zubair seolah tidak ingin kehilangan jejak YUMITA dengan cepat dia melajukan pedal gas nya lagi pula mobil sepertinya ini berkecepatan sangat tinggi Maklum saja buatan Jerman.
Selain itu itu baru saja bergegas 3 menit yang lalu jubir telah dapat melihat dirinya dari kejauhan yang hanya berjarak sekitar 1 meter saja tampak YUMITA dari belakang begitu mungil.
YUMITA yang memakai dress yang panjangnya hanya selutut itu dia duduk menyamping tampak begitu anggun sekali walaupun dia mengendarai motor online juga mencoba mengikuti YUMITA.
Ternyata kampus itu juga tidak jauh dari mall yang ingin dituju oleh YUMITA tersebut hanya memakan waktu 15 menit saja YUMITA telah pun sampai di mall tersebut dan membayar motor online itu.
Walaupun Irina baru saja menjejaki kaki di kota Surabaya ini namun karena dunia Telah modern dan segala kendaraan bisa dipesan online itulah mengapa dia berani untuk keluar sendirian tanpa merepotkan sang suami.
Begitu Zubair melihat YUMITA berhenti di mall tersebut dia pun memarkirkan mobil mewahnya dengan cepat juga turun dari mobil itu dan dia tidak ingin YUMITA melihatnya.
Zubair ingin bertemu dengan YUMITA kembali seperti keadaan yang pertama kali mereka bertemu seolah ketidaksengajaan lagi namun pertemuan kedua ini yang ingin dibuat juga sudah direncanakan.
Seperti tujuannya semula YUMITA yang hanya ingin membeli pakaian untuk dipakainya hari Senin pertama dia masuk kampus itu dia pun langsung menuju toko pakaian yang tidak begitu terkenal dan bermerek harganya pun standar sesuai uang yang dia miliki di tabungannya tersebut.
Zubair memakai kacamata hitamnya kali ini dia berpakaian seolah CEO perusahaan bukan seperti mahasiswa yang yang baru saja dia bertemu dengan YUMITA tadi di dalam mobil tersebut sudah ada beberapa jas yang akan dikenakannya itulah mengapa dia mencoba merubah tampilannya saat ini.
YUMITA telah masuk ke dalam toko pakaian itu juga baru juga masuk setiap lorong pakaian tersebut juga mencoba melihat YUMITA tubuhnya yang tinggi itu sulit untuk bersembunyi namun YUMITA yang tidak memperhatikan siapapun dia asyik memilih pakaian yang ingin dibelinya.
Dua pakaian setelan gadis kampus telah dibelinya saat ini tampaknya tabungannya begitu cukup ketika melihat bandrol harga yang terpajang di pakaian itu dia pun segera ke kasir tidak menunggu waktu lama YUMITA sudah mendapatkan apa yang dia cari.
Baru ingin menyerahkan kartu tabungannya tersebut Namun pria tinggi berkacamata hitam jam langsung mengeluarkan kartu berwarna hitam Nya kepada kasir itu.
__ADS_1
"Bayar pakai ini saja!" perintah Zubair kepada kasir tersebut.