90 DAYS

90 DAYS
HANGAT


__ADS_3

Pagi itu itu para pembantu rumah mah Derry tersebut telah menyiapkan sarapan pagi untuk mereka semua saat ini dan kebetulan karena keluarga Tio juga disini mereka juga mempersilahkan untuk keluarga Tio tersebut masuk dan sarapan bersama.


    Nyonya Felly dan Tuan firhat tersebut segera masuk ke dalam bersama Tio Tio yang awalnya tadi ingin meminta maaf saat ini dia mengurungkan niatnya untuk meminta maaf kepada dirinya pagi ini karena kedua orang tuanya berada di sini.


   Tuan Frans yang lebih awal bangun itu dan dia pun sudah berada di meja makan sangat senang karena keluarganya mengunjunginya pagi ini dan mereka bisa sarapan bersama pembantu tersebut juga diperintahkan oleh Tuan Frans agar cepat memanggilkan anggota keluarga yang lainnya seperti Derry dan Soraya dan adik-adik Soraya.


    Soraya dan Derry sedang bersiap untuk turun ke bawah mereka juga telah mandi Yumita yang tampak juga sudah selesai itu dia pun bergegas cepat turun namun dia tidak diberitahu oleh membantu tersebut bahwasanya calon suaminya itu telah datang mengunjunginya sepagi ini.


    Yumita yang sulit untuk tidur malam tadi tampak matanya sedikit menghitam di bawah dan lingkaran mata Itu tampak sembab karena dia menangis Sejak malam tadi tangisan Itu adalah sebuah tangisan Dilema yang sulit untuk dia mengambil keputusan malam tadi juga dia berpikir kalau hari ini Tio masih tidak ditemukan dan tidak ingin keluar dari persembunyian maka dia akan mengatakan pembatalan pernikahan tersebut.


   Begitu menuruni anak tangga dan menuju meja makan dia melihat dengan jelas Tio menatapnya saat ini, apakah aku tidak mimpi?


   Yumita bersuara dalam hatinya tersebut dia sedikit mengulas senyuman hampir terhenti langkahnya namun dia dikejutkan oleh langkah cepat dari atas juga yaitu langkah dari Derry dan kakaknya tersebut juga turun bersamaan.


    Yumita pun melajukan langkahnya kedua orang tua Tio yang melihat Yumita pagi ini dia sangat bersemangat dan begitu senang dengan cepat Ibu Tio tersebut menyuruh Yumita duduk di sebelahnya tampaknya Memang ibu Tio itu sangat menyukai adik Soraya tersebut.


    Yumita memberi salam kepada mereka berdua bahkan Yumita juga mengangkat tangan mereka dengan penuh sopan santun itulah mengapa kedua orang tua Tio tersebut sangat terpikat dengan perlakuan Yumita.


    Tio hanya diam dan mengulas sedikit senyuman kecil Derry menyapanya Derry begitu tampak riang melihat Tio saat ini berada di sini bersama kedua orangtua nya juga Soraya juga begitu semangat dia menyapa kedua orang tua Tio itu bahkan tak lupa Dia memberikan pelukan kepada Ibu Tio tersebut.

__ADS_1


   Rasa kekhawatiran mereka semalam telah hilang pagi ini hanya ada rasa kebahagiaan aja sekarang, pagi ini Tuan Frans juga tampak lebih bersemangat dia melihat keluarganya begitu kompak Setelah sekian banyaknya ujian yang telah mereka hadapi.


    "Tio, kamu harus makan yang banyak, besokkan jadi pengantin, ingat jangan sampai sakit karena nervous!" ucap Tuan Frans saat ini.


   Semuanya tertawa mendengar ucapan Pak menurutnya tersebut Tio hanya tersenyum dan mengangguk Mereka pun melahap masakan yang telah disiapkan oleh pembantu rumah itu.


    Karena dapat belum memberitahukan kabar baik malam tadi di sebuah aset tanah yang telah diberikan-nya kepada Tio saatnya ini adalah waktu yang tepat karena keluarga mereka juga telah berkumpul semua disini pikir Derry.


  "Oh iya Pa, Om Tante, Derry juga mau memberitahukan sesuatu kepada kalian semua," ucap Derry sambil melirik Tio saat ini.


   Mendengar ucapan dakwah tersebut membuat mereka semua begitu tegang dan bahkan wajah mereka juga begitu penasaran kecuali Tio dia sudah tahu apa yang ingin diutarakan oleh sepupunya itu saat ini.


    "Derry, telah memberikan aset-aset tanah yang ada di bandar Kota Surabaya untuk Tio membangun perusahaan sendiri, jadi perusahaan yang ada disana sudah menjadi milik Tio seutuhnya, hari ini pengacara akan memindahkannya," jelas Derry membuat semua orang terkejut.


   Tuan Frans hanya bisa mengungkapkan kebahagiaan dan wajahnya begitu senang saat ini nyonya dan Tuan firhat tidak percaya akan hal yang baru saja diucapkan dapat tersebut ternyata keponakannya yang tidak sedarah itu benar-benar menyayangi Tio anak kandung mereka.


    Tuan firhat sebagai anak angkat dan adik dari mama Derry tersebut saat ini Dia meneteskan air matanya Dia merasakan ternyata keluarganya tersebut sangat peduli kepada mereka sejak lama juga dia tidak pernah menentukan hak apapun dengan ayahnya tersebut karena dia tahu dia bukanlah anak kandung.


   Namun pagi ini Ini saudara mereka telah membuktikan bahwa hubungan darah maupun tidak bukan berarti mereka harus membuat perbedaan ataupun perselisihan hanya karena harta warisan Soraya juga ikut senang mendengarnya namun ada terbesit kesedihan karena dia berpikir pasti adiknya nanti bakalan sangat jauh dengan dirinya itu.

__ADS_1


   "Apa nanti kalian akan tinggal disana juga?" tanya Soraya mencoba membuka suaranya.


   "Iya tentu sayang, biarkan mereka memulai rumah tangga mereka sendiri," ucap Derry saat ini.


  Wajah Soraya terlihat sedih melihat Yumita karena dia masih tidak ingin berpisah dengan adiknya tersebut Derry yang mengetahui tu dia langsung berkata kembali untuk menenangkan hati istrinya yang sedang hamil tersebut karena memang Dokter bilang bahwa ibu hamil itu sangat sensitif sekali.


    "Sayang, kita masih bisa mengunjingi mereka setiap kapanpun kau mahu," ucap Derry dengan cepat.


   Semuanya tersenyum hangat saat ini melihat Derry begitu mesra dengan istrinya tersebut Namun Tio terbesit sedikit goresan luka Entah mengapa hatinya itu sulit untuk melupakan Soraya yang pernah bersemayam di dalam hatinya itu.


    Nanti siang dapat berencana memeriksa kandungan Soraya kembali Dia sangat suka melakukan hal tersebut dan dia juga ingin menanyakan kesehatan Soraya karena malam tadi dia merasakan tubuh Soraya bukan menggemuk malahan sedikit kurus.


     Makan pagi itu membawa sebuah kebahagiaan semuanya telah selesai Derry dengan cepat berangkat ke kantor saat ini sedangkan Tio juga ikut bersamanya karena memang pagi ini mereka harus bertemu dengan pengacara di kantor dan Tio harus menandatangani surat persetujuan pengalihan atas nama dan aset-aset yang ada di Bandar Kota Surabaya tersebut.


   Dengan begitu berarti Soraya tidak perlu repot-repot untuk mendaftarkan adiknya tersebut di fakultas yang ada di Bandar Kota Jakarta ini.


   Setelah mereka semua membereskan makanan itu tampaknya Soraya Yumita dan ibu Tio tersebut berbincang di ruangan tamu sedangkan Tuan Frans dan Tuan firhat mereka berada di halaman sambil berbincang Santai juga dan tanpa mereka bermain catur pagi ini.


    Mereka bertiga membincangkan mengenai kuliah yang akan diambil Yumita Ketika nanti dia sudah menikah dengan Tio Soraya takut Tio tidak menyetujui jika Yumita melanjutkan pendidikannya.

__ADS_1


  Mendengar hal itu itu Ibu Tio tersebut terus menyanggahnya karena dia tahu anak lelakinya itu tidak pernah melarang Yumita untuk terus melanjutkan pendidikan sampai jenjang tertinggi perbincangan mereka sangat begitu hangat pagi ini.


   Dan mereka bertiga berencana untuk pergi memantau ke wilayah yang sudah di dekorasi oleh wedding organizer kepercayaan keluarga Sanjaya tersebut.


__ADS_2