
Waktu telah berlalu begitu cepat saat ini jam telah menunjukkan sekitar pukul 5 sore tampaknya acara pernikahan itu akan segera berakhir.
Sudah 4 kostum yang dikenakan oleh YUMITA saat ini pakaian terakhir berwarna hijau tosca dengan mahkota yang simple namun tetap menunjukkan keanggunan oleh YUMITA tersebut.
Tio memakai jas hitam dan setelan yang Senada juga membuat keduanya tampak begitu serasi dan berjalan menuju keluar Tio menuntun YUMITA walaupun perasaan yang tidak ada sama sekali terhadap wanita itu namun dia mencoba menyenangkan semua orang di sini.
Semua orang menyaksikan mereka berdua berjalan menuju mobil tersebut mobil mewah yang telah diberikan kan oleh Giovano kepada mereka.
Setelah seluruh keluarga memeluk kedua suami-istri itu Dan akhirnya mereka pun berdua melajukan perjalanan menuju bandara Kota Surabaya dengan memakai pakaian pengantin.
Disana ada rasa sedih dan haru serta rasa kehilangan yang begitu dalam oleh Sorayamaupun Ibu Tio saat ini.
Setelah pesta pernikahan itu telah pun berakhir akhirnya para tamu undangan juga telah berangsur pulang begitu juga dengan Shania dan Tio serta Giovano dia juga pulang menuju rumah mewah kediaman adiknya yang ada di Bandar Kota Surabaya.
Kalau Tio ke Bandar kota itu menaiki mobil sedangkan Giovano dia naik jet pribadinya. Keluarga mereka memang begitu sangat kaya bahkan lebih kaya daripada keluarga Derry ini.
Setelah semuanya telah kosong di gedung itu kembali tim wedding organizer juga merapikan tempat tersebut.
Keluarga Sanjaya segera pulang ke rumah mereka dan keluarga Tio juga kelakuan pulang ke rumah mereka masing-masing.
Sedangkan Tio yang menaiki mobil ke Bandar Kota Surabayaitu mau makan waktu lebih kurang 9 jam perjalanan jika mengambil dari jalur darat menggunakan mobil beda halnya dengan giovano yang dia menaiki jet pribadinya hanya memakan waktu 1 jam lebih.
__ADS_1
Sempat juga giovano tahu kalau sepupu dapa ini akan pindah ke bandara Kota Surabaya dia pun menawarkan untuk mereka naik jet pribadi saja dan mobil mewah ini akan diantar ke rumah mereka yang ada di Kota Surabaya tersebut.
Namun Tio menolaknya Tio sudah bersyukur diberikan mobil mewah yang harganya miliaran tersebut. Hampir sudah 3 jam perjalanan mereka lewati namun satu patah kata pun masih tidak mereka keluarkan di dalam mobil tersebut.
Sembilan jam perjalanan bukanlah dekat mereka berangkat dari pukul 5 dan mereka akan sampai di bandara Kota Surabaya sekitar pukul 2 pagi.
Karena tiga jam telah berlalu YUMITA yang sedikit merasa lapar namun dia takut untuk mengatakan hal itu kepada Tio karena Wajah pria itu sangat begitu datar dan mulutnya dari tadi tertutup rapat.
Kalau sebelum dari pernikahan mereka tersebut Tio tampak menyesali perbuatannya dia sempat meminta maaf kepada dirinya namun hari ini ini tampaknya Tio tidak pernah mengatakan hal itu Bahkan dia Diam seribu bahasa terhadap YUMITA.
Perut YUMITA berbunyi dengan kuat sehingga Tio melirik ke arahnya sedikit ada rasa kasihan namun juga Tio masih ada rasa kesal kepada YUMITA Entah mengapa rasa kesal itu begitu dalam dirasakan Tio karena YUMITA tidak menolak Perjodohan mereka sama sekali.
"Kamu lapar?" tanya Tio dengan ekspresi datar.
"Merepotkan saja!" umpatnya kesal.
Entah mengapa apa ucapan itu keluar dari mulut Tio dengan tiba-tiba mendengarnya dengan jelas hatinya yang sensitif tersebut sangat terasa saat ini dia pun mencoba menahan deraian air matanya.
di seberang jalan sana terlihat restoran yang masih buka karena memang jam masih menunjukkan pukul jam 8 malam lebih.
Mau tidak mau Tio menghentikan mobilnya sejenak dia pun menyuruh YUMITA turun dan mereka makan bersama di dalam restoran itu banyak mata yang memandang saat ini YUMITA memang sangat cantik Tio juga begitu tampan namun setiap orang yang memandang mereka tampak bisa menilai bahwa pernikahan mereka itu itu terlihat tidak bahagia.
__ADS_1
Sedangkan di dalam hati YUMITA saat ini dia bertekad kuat agar bisa menaklukkan Tio tersebut dan bisa mencintainya dengan benar-benar nantinya dia pun menerima konsekuensi yang saat ini terjadi mungkin saja Tio masih membencinya sekarang.
entah sampai kapan nanti bila waktu itu akan terjadi Tio akan membuka hatinya untuk dirinya dia pun tetap tegar dan tetap tersenyum menghadapi semuanya saat ini mencoba mengalah dengan rasa keegoisan yang Tio timbulkan kepadanya.
Perutnya memang lapar namun ucapan Tio tadi masih membekas Di hatinya dan dia juga butuh tenaga untuk tidak merepotkan Tio nantinya karena memang perjalanan mereka masih panjang pesanan mereka sudah sampai di meja.
Sebenarnya Tio juga lapar namun dia menahan nya sekuat tenaga agar tidak terlihat begitu lemah dan dia memang tidak ingin berbicara dengan YUMITA tersebut, pria yang terlihat peduli itu sekarang berubah menjadi pria yang egois.
Apa mungkin karena wanita yang berbeda itulah mengapa pria dengan mudahnya berubah sikap, seperti Tio ini dia mencintai Sorayanamun karena YUMITA yang dia dapat sikapnya berubah total tidak ada kehangatan disana.
Mereka pun makan dengan begitu cepat Tio menyuruhnya menghabisi makanan itu dengan waktu yang singkat sekitar 10 menit saja Tio juga bilang karena perjalanan mereka masih jauh itulah mengapa waktu 10 menit sangat efisien untuk mereka habiskan sekedar makan.
Begitulah seorang pria jika dia pergi makan bersama orang yang dia cintai mungkin saja dia akan membuat waktu dan mengulur waktu lebih lama lagi agar bisa bersama wanita yang dia cintai itu beda halnya dengan pria yang tidak mencintai seorang wanita dengan benar dan tulus dia pasti ingin segera mengakhiri waktu tersebut bahkan dia ingin cepat pergi dari keadaan ini.
Benar kata orang cinta bisa merubah segalanya merubah baik menjadi buruk bahkan merubah buruk menjadi baik, Amon Tio saat ini dia kebalikan dari itu yang dulunya dia baik care dan begitu hangat sekarang dia menjadi dingin menjadi egois dan tiba-tiba sikapnya menjadi arogan.
Sedangkan Derry pula dia yang dulunya arogan egois keras kepala berubah menjadi pria yang begitu hangat perhatian dan penuh cinta, karena memang dia telah merasakan kebahagiaan yang luar biasa dan cintanya begitu tulus kepada Nur Syafika.
Seminggu yang akan datang Tio akan mengantarkan YUMITA ke tempat kuliahnya yang ada di bandar Kota Surabaya Tio sama sekali tidak memperdulikan jika YUMITA ingin kuliah ataupun tidak dia lebih setuju YUMITA untuk kuliah karena waktunya akan terfokus dengan kuliah tersebut.
Tio juga berpikir lebih baik dia sibuk bekerja dan menghabiskan hidupnya dalam pekerjaan agar dia bisa menghindari YUMITA dan mencari ketenangan dari pekerjaan tersebut apalagi di bandara Kota Surabayaini dia sudah banyak mengenal banyak orang karena dia sudah cukup sering ke sini dan mengolah perusahaan ini.
__ADS_1
Tio yang menjadi egois itu ingin mencari bahagianya sendiri melupakan rasa lelahnya dan melupakan tanggung jawabnya sebagai suami dia bahkan membiarkan YUMITA nantinya.
Jauh dari keluarganya dan keluarga Sanjaya tersebut siapa yang tahu YUMITA akan diperlakukan seperti itu namun dia juga tahu YUMITA tidak akan memberitahukan kepada kakaknya pikir Tio saat ini.