90 DAYS

90 DAYS
PENJARA YANG TERBAKAR


__ADS_3

Setelah beberapa jam telah berlalu akhirnya Yumita dan Tio pun sampai di kediaman mereka, rumah mewah itu telah diberikan Derry kepada Tio sebagai hadiah pengantin baru.


Pernikahan Tio ini benar-benar membawa sebuah keberkahan selain dia mendapatkan rumah dia juga mendapatkan mobil mewah dari teman Derry saat ini.


Walaupun mereka sudah menjadi suami istri namun sikap Tio terhadap Yumita masih begitu cuek kedua pembantu tersebut mencoba menolong Yumita membawa koper mereka masuk ke dalam kamar.


Kamar tersebut juga ternyata telah dihias begitu cantik dan romantis nuansanya semua merah dengan hitam wanginya luarbiasa aroma mawar tercium dari kamar itu benar-benar seperti kamar pengantin yang diidam-idamkan. Namun siapa sangka pengantinnya malah tidak mengidamkan pernikahan ini.


Setelah cover mereka telah dimasukkan ke dalam kamar itu Tio pun sudah mengganti pakaiannya Yumita sama seperti itu juga, Yumita yang duduk di tepi ranjang tersebut sedangkan Tio bersikap aneh kepadanya Tio saat ini ini mengambil selimut dan bantal entah apa maksudnya dia tidak berkata apapun Lalu keluar dari kamar itu membawa bantal dan selimut tersebut.


Dan setelah itu Yumita pun hanya terdiam menatap kepergian Tio dari kamar tersebut, Tio pun masuk ke kamar tamu yang ada disebelah kamar itu tampak kelelahan dia dan saat ini dia rebahkan tubuhnya di atas kasur tersebut tanpa ada rasa bersalah sedikitpun dengan Yumita yang saat ini terdiam kaku di kamar itu.


Kamar pengantin yang telah dihias itu tampaknya adalah kamar pembawa kesengsaraan untuk saat ini karena bukan ada tawa di sana ataupun bahagia yang ada disana hanyalah sebuah tangis kesedihan dan penyesalan Karena rasa egois yang tetap memaksa ingin menikah dengan Tio.


Tio tidur begitu lelap nya dia tidak berkata dan tidak memikirkan sama sekali saat ini sifat dan sikap Tio begitu berubah 180 derajat putaran perubahan itu jelas terlihat.


  Karena jam juga telah menunjukkan pukul 3 pagi para pembantu yang sedari tadi menunggu mereka dan ketika mereka sampai pembantu itu pun sudah melaksanakan tugasnya mereka pun sudah beristirahat.


Yumita mencoba merebahkan tubuhnya juga perjalanan 9 jam lebih itu cukup membuatnya begitu kelelahan saat ini apalagi dia yang tadi sedang menangis membuat dirinya bertambah lelah dan dia tertidur bersama air matanya yang telah mengering itu.

__ADS_1


Satu sisi lagi di mana saat ini ini Fanni yang telah dipenjara tersebut telah melakukan persekongkolan di dalam penjara itu.


Kegilaan Fanni semakin bertambah saja dia membuat persekongkolan oleh orang-orang yang di dalam penjara itu dan menyemangati mereka agar mereka semua melarikan diri dari sana.


Fanni yang sudah beberapa hari masuk dalam penjara tersebut mencoba memprovokasi orang-orang yang sudah lama berada di sana dan mereka saat ini sudah membuat persekongkolan untuk melakukan percikkan api di dalam sel itu dan membangunkan petugas agar membuka kurungan mereka di situlah mereka akan melarikan diri.


Malam yang sunyi senyap itu membuat para aparat yang beberapa tersebut ada yang berjaga namun terlihat begitu lelah mereka pun terlihat tidur tidur sejenak Hal itulah yang dimanfaatkan oleh nila dan persekongkolan nya membuat gesekan terhadap sebuah batu yang ada di dalam sana mencoba membakar baju yang mereka pakai.


Dan satu sisi lagi di mana pula Derry dan Soraya yang terbangun tiba-tiba itu, entah mengapa Soraya mendapatkan mimpi yang buruk, membuat Derry juga terbangun saat ini karena sang istri terbangun.


    Derry mencoba menenangkan istrinya tersebut Soraya yang tampak syok dan dahinya berkeringat saat ini. Karena suaminya itu adalah suami siaga dia dengan cepat memeluk istrinya dan menenangkannya.


   Napas Soraya masih belum teratur saat ini, melihat istrinya tersebut Derry pun tidak melepaskan pelukannya dia berpikir mungkin saja istrinya itu sedang bermimpi buruk terlihat dari wajahnya begitu pucat.


    "Sayang, sebentar aku ambil minum dulu," ucap Derry.


   Satu tangan dirayakan dari tubuh sang istri dia mencoba meraih segelas air yang sudah terletak di sebelah tempat tidurnya itu dengan cepat dia menuntun Soraya untuk menunggu air putih itu agar Soraya jantungnya yang tampak berdegup kuat tersebut bisa tenang sejenak.


Soraya belum bisa membuka mulutnya dan menjelaskan tentang mimpi buruknya itu kepada sang suami, Derry pun tidak bertanya terus-menerus dia membiarkan istrinya tenang dahulu.

__ADS_1


Setelah Soraya menunggu habis air tersebut tampaknya mimpi itu membuatnya begitu kelelahan dan dia begitu sangat dahaga hingga menghabiskan segelas air tersebut tanpa jeda.


Setelah Derry meletakkan gelas tersebut kembali nafas Soraya tampak sudah teratur dia pun terlihat ingin menjelaskan kepada sang suami tersebut atas apa yang baru saja dia mimpikan saat ini.


   "Sayang, aku bermimpi kalau Fanni menculikku, dan ingin membunuh anak yang ada dikandungan ini," ucapnya.


   Mendengar penjelasan sang istri tersebut Derry pun kembali memeluknya dan mengusap punggung belakang Soraya dengan perlahan dan mengatakan dengan suara yang begitu lembut di telinga sang istri bahwa itu adalah mimpi yang mengisyaratkan hanya untuk bunga tidur saja dan Derry menjelaskan kepada istrinya lagi bahwasannya Fanni kan sudah berada di penjara saat ini jadi tidak mungkin saja dia bisa melakukan itu lagi kepada kita, ucap suaminya itu.


ucapan sang suami yang begitu lembut dan pelukan yang begitu hangat membuat sang istri terbuai dan akhirnya bisa tenang sejenak mereka pun kembali baring bersama pelukan Derry tidak lepas dari tadi bahkan saat ini ini dia harus menidurkan Soraya terlebih dahulu layaknya bayi kecil.


Semenjak istrinya hamil ini keadaan Soraya tampak lebih manja dari sebelumnya nya sangat memaklumi hal tersebut. Namun seperti orang hamil biasanya Soraya masih belum mengalami mengidam yang yang terbilang sulit hanya saja mood dan perasaannya yang sering berubah dengan cepat dan Soraya lebih mudah menjadi wanita yang manja saat ini walau begitu Derry tidak mengeluh dia malah semakin mencintai istrinya tersebut.


Gimana Fanni dan teman-teman satu ruangannya itu kini sudah menghebohkan kantor polisi tersebut karena mereka telah berhasil membakar pakaian dari salah seorang teman mereka itu Hal itu membuat para penjaga akhirnya memutuskan untuk membuka pintu tahanan di mana mereka berada saat ini


Begitu pintu dibuka Fanni dan beberapa orang temannya tersebut dengan cepat keluar dan berlari sekencang-kencangnya para petugas yang sempat panik dan mencoba memadamkan api itu dan beberapa lagi yang sudah mengetahui bahwa itu adalah trik para tahanan agar bisa lari mereka dengan cepat mengejar tahanan itu.


Di dalam kamar yang ditempati oleh Fanni tersebut berisikan 10 orang namun saat ini ini sudah tertangkap 6 orang yang yang mencoba ikut lari bersama Fanni dan yang lainnya itu.  


  sedangkan 4 orang itu salah satunya adalah Fanni dia berhasil melewati pagar penjagaan tersebut kakinya yang jenjang itu begitu cepat lari dan petugas tidak bisa menemukan mereka karena saat ini mereka mencoba berpencar.

__ADS_1


  Akankah Fanni kembali tertangkap?


__ADS_2