Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Alasan Axel2


__ADS_3

“ kemana Alice? Ia tidak ikut berendam bersama?” heran Agatha.


“ katanya ia sedang period.” jawab Freya asal.


Bagi sebagian orang- itu adalah hal biasa mendengar wanita mengalami period- namun, dalam kasus Alice, entah mengapa para orang dewasa disana begitu lega begitu mengetahui jika Alice mengalami Period- sekarang.


“ lalu kemana tn Irish ini? Aku tidak melihatnya dimanapun.” ucap Axel mengalihkan.


“ kurasa ia menemani Alice.” ucap Andre berusaha membakar arang untuk membuat Barbecue. Ya,


suasana dingin- di atas Jacuzzi tentu harus di temani Barbecue dan Alcohol. Pesta klasik orang dewasa. Untuk Freya tentu saja Agatha juga menyediakan juss untuk anak gadisnya.


“ a.., ah! Handphone ku harus di Cas dan aku lupa membawa charger nya. Aku akan meminjam dulu pada Alice.” ucap Axel bergegas menuju kembali Villa nya.


*


Sementara itu, di dalam Villa.


“ anda tidak ikut berendam bersama dengan yang lain?” tanya Alice pada Irish.


“ tidak, nona. Aku memilih menemani anda. Lagi pula, aku tidak membawa pakaian renang khusus untuk menekan dada ku.” jawab Irish memilih berbaring di tempat tidur yang sama dengan Alice.


“ begitu?” tanya Alice mendekatkan dirinya pada Irish.


“ kenapa anda tidur di bahu saya?” tanya Irish.


“ bahu mu nyaman.” jawab Alice.


“ anda tidak akan jatuh cinta pada saya kan?” tanya Irish.


“ tentu saja tidak. Aku tahu kau wanita! Meski aku memiliki trauma aku masih memiliki kesadaran untuk tidak berbelok terlalu jauh.” ucap Alice.


Dan tepat pada saat itu, Axel langsung membuks pintu kamar Alice. Tampak terlihat jika pria itu tengah kesal sekarang.


Tak heran, tahu jika ada Axel di dekat kamar mereka- Irish sengaja berkata soal cinta kepada Alice dan karena Alice sedang lemah akibat merasakan sakitnya hari pertama period- suara Alice sangat lemah dan hanya yang ada di ruangan Alice saja yang dapat mendengar suara lirih Alice.


“ ada apa kau masuk kekamarku?” heran Alice.


“ aku.., aku ingin pinjam charger mu. Kebetulan, handphone milik Freya adalah keluaran terbaru dan charger miliknya tidak cocok dengan handphone ku dan aku lupa membawa charger ku.” ucap Axel memperlihatkan handphone nya.


“ sebentar, kurasa aku meletakkannya di meja.” ucap Alice mencoba menjangkau meja di dekat kasurnya.


“ ini.” ucap Alice memberikan Axel charger miliknya.


Axel memilih menerima charger milik Alice dan terus menatap ke arah kedua orang yang meneruskan berbaring tersebut.

__ADS_1


Kesal dan tidak terima. Itulah yang di rasakan Axel sekarang.


Bukankah Alice memiliki Trauma- sekarang?


Lalu mengapa di saat Alice sedikit menjauh dari Axel dan para pria lain, Alice bisa begitu dekat pada Irish?


Bahkan saat wanita itu mengakui jika ia menyukai Axel saja, wanita itu tidak pernah sedekat itu pada Axel.


Tidak sampai menempelkan kepalanya ke bahu Axel atau memegang tangan Axel saat mereka berjalan bersama.


Lalu mengapa saat Alice memiliki trauma ia malah bisa melakukannya pada pria lain?


*


“ kau sudah selesai meminjam charger pada Alice?” tanya Agatha.


“ ya.” jawab Axel naik ke Jacuzzi bersama dengan Freya, dan Louis. Karena Andre dan Agatha tengah menyiapkan makanan untuk pesta barbecue.


“ kenapa wajamu tampak kusut begitu, Brother?” ejek Freya.


“ tidak!” kesal Axel mengambil segelas Alcohol yang di sediakan di tengah- tengah Jacuzzi tersebut.


“ by the way. Apa yang kudengar ini benar? Aku dengar sis Alice memilih untuk kembali tinggal di rumah lamanya?” tanya Freya. Membuat Axel tersedak karenanya.


“ apa? Benarkah itu?” tanya Axel mengelap mulutnya.


“ soal Alice? Ya, beberapa hari ini ia memang selalu kesana untuk membersihkan rumah lamanya. Ia bilang, ia rindu rumah lamanya dan dia baru saja menemukan Formula baru yang di temukan mendiang ayahnya.


Kurasa setelah lulus kuliah ia akan langsung meneruskan perusahaan yang di tinggalkan mendiang ayahnya.” ucap Agatha membalik- balikkan barbecue agar matang merata.


“ tapi mengapa ia harus kembali kerumah lamanya? Rumah itu terlalu besar untuk Alice tinggali sendiri.” ucap Axel.


“ kau jangan lupa, ada tn Irish yang nanti akan menemani Alice.” ucap Freya.


“ ya, Freya benar. Di sisi lain, meski formula itu memang telah Alice temukan, dan hendak Kei pasarkan sebelum akhirnya ada tragedi yang menimpa mendiang Kei dan Alana- Alice masih belum tahu pasti tentang produk yang hendak di keluarkan ayahnya tersebut.


Jadi, Alice hendak meneliti formula tersebut dan menguji produk jadi tersebut. Setelah pasti khasiat dari produk tersebut, Alice baru akan memasarkannya dengan teknik pengiklanan nya sendiri.” ucap Agatha menjelaskan.


“ aku tidak sabar akan iklan baru yang akan di tampilkan sis Alice, iklan pendek buatanya sungguh terlihat realisitis dan nyata.” ucap Freya tidak sabar.


“ ya.” jawab Agatha.


“ tapi mengapa, ia harus melakukannya di rumah nya? Jika hanya untuk meneliti, bisa di serahkan ke laboratorium milik Grandpa dan membuat iklan di rumah kita.” heran Axel- tidak terima Alice meninggalkan rumah mereka.


“ ya, kau benar. Namun sesungguhnya, alasan mengapa ia tinggal di tempat kita karena sebelumnya mama lah yang meminta nya untuk tinggal bersama, saat itu, ia masihlah terlalu kecil untuk tinggal sendirian di rumah sebesar itu. Selain tidak ingin terus merepotkan kita, sekarang Alice juga sudah masuk kategori cukup dewasa untuk tinggal sendiri, Axe.” jawab Agatha.

__ADS_1


Ucapan Agatha membuat Axel tidak tahu lagi harus menjawab apa. Tampak pria itu memilih menyenderkan tubuhnya dan menghadap langit yang mulai gelap.


Ini mengingatkannya saat pertama Axel pertama kali bertemu dengan Alice. Saat itu juga gelap dan Alice juga sedang di ganggu anak laki- laki. Saat itupun, Alice meminta bantuan Axel dan berlindung di belakang tubuh Axel.


Tak heran jika sampai kapanpun Alice banyak menjadi incaran para laki- laki. Sedari dulu, Alice adalah gadis yang manis dan saat dewasa pun, ia tumbuh menjadi wanita yang cantik.


Seingatnya, saat itu Axel cukup dekat dan akrab dengan Alice- lalu.., mengapa Axel jadi bersikap cuek pada Alice?


Karena Alice memandang rendah Fiona- saat mereka pertama berjumpa?


Atau karena Axel merasa iri karena keluarga Alice yang lengkap dan bahagia?


Lalu...,


Mengapa saat Alice kehilangan segalanya- Axel tetap bersikap cuek pada wanita itu?


Axel jadi ingat saat Alice mengatakan jika Alice yang saat itu masih berumur 4 tahun- menyukai Axel.


Pria itu hanya beralasan jika ia tidak bisa menerima perasaan Alice karena mereka sepupu.


Sebenarnya.., Axel mengatakan itu kepada Alice atau kepada dirinya?


Ia dan Alice adalah sepupu!


Dan sebagai anak yang di angkat menjadi keluarga Fransiscus- Axel tidak ingin melewati batasnya.


Namun, melihat Alice semakin cantik mengapa membuat Axel menderita?


Sejujurnya, meski selama ini Axel bersikap cuek pada Alice- pria itu selalu betah berlama- lama menikmati wajah cantik Alice.


Sejak kapan?


Sejak Alice menjadi dewasa?


Sejak Axel melihat Alice berdandan?


Atau mungkin sudah sedari awal sejak Axel mengenal Alice?


Secara sadar, Axel tahu hati Alice sedari dulu hanya tertaut pada pria itu.


Dan, alasan lain mengapa Axel tidak bisa menerima Alice selama ini karena Axel ingin membuktikan jika ia pantas bersandiring dengan seorang Fransiscus.


Apakah...


Apakah itu alasan Axel merasa kesal ketika tahu Alice menyerah?

__ADS_1


__ADS_2