Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Paket


__ADS_3

“ Paket.” entah bagaimana Luna mendengar ada suara pengantar paket hari itu.


“ paket?” heran Luna. Ini kali pertama ada yang mengiriminya paket. Selama ini- setahu dirinya, semua paket di awasi dengan ketat di depan gerbang sehingga- paket akan di antar oleh para penjaga- bukan dari pengantar paket langsung.


‘ tentu saja..., karena yang mengirim paket ke alamatku adalah aku sendiri.’ batin Bernard yang tahu keheranan Luna.


“ dari siapa?” heran Luna. Kurir pengantar paket itu hanya terdiam sambil melirik Bernard yang membelakangi mereka.


“ sa..., saya hanya mengantar, nyonya.” begitu mulut berucap; namun dalam hati berbicara; “ tanda tangan saja dan biarkan aku pulang hidup- hidup.” batin kurir tersebut dengan takut.


“...” Luna memilih membaca alamat pengirimnya.


‘ di rahasiakan?’ heran Luna.


Namun..., di balik bingkisan tersebut juga ada surat yang mengatakan:


‘ dari pria yang selalu menemani malammu.’


Luna yang paham makna dari isi surat tersebut- memilih langsung menerima biingkisan terebut dan menandatangani surat tanda telah menerima paket tersebut.


“ dari siapa?” Bernard berbasa- basi.


“ entahlah..., aku..., aku tidak tahu.” ucap Luna sedikit kaku.


“ tidak tahu?” Bernard mulai tertarik mengerjai istrinya.


“ a..., aku benar- benar tidak tahu..., paket ini di kirim tanpa alamat pengirim..., aku akan melihat apa isinya dan jika ini paket nyasar aku akan meminta pengawal mengembalikan ke bagian paket pengiriman.” ucap Luna panjang lebar membuat Bernard menahan tawanya.


“ aku..., aku akan membukanya di atas.., kau sibuk- sibuk dulu saja.” ucap Luna langsung bergegas ke kamarnya. Setelah istrinya menghilang di balik pintu kamarnya- lantas, Bernard segera melepas tawanya yang sedari tadi ia tahan.


“ ha ha ha. Ternyata ia sangat lucu. Ia sungguh tidak pandai bermain affair. Sibuk- sibuk? Apa- apaan itu?” ucap Bernard menghapus air matanya yang mengalir karena tawa yang ia tahan.


Sampai Bernard yang sadar jika istrinya memberi pesan kepadanya.


...“ apa yang kau berikan padaku?’ isi pesan dar istrinya. Bernard memilih tidak memberi tahu apa yang ia kirim....


...‘ hanya vitamin agar kau kuat dan tidak terlihat lesu setelah menghabiskan malam denganku.’ jawab Bernard....


...‘ tapi yang kau beri itu banyak sekali.’ jawab Luna....

__ADS_1


...‘ itu terbagi menjadi beberapa bagian. Yang pil bisa kau minum setiap hari. Yang bubuk untuk kau tuang dalam bentuk minuman dan sisanya kau minum setelah berhubungan denganku.’ jawab Bernard jujur....


...‘ kau memang gila.’ jawab Luna membuat Bernard kembali tertawa....


**


“ yang kau beri vitamin penguat rahim?” tanya Louis menyela cerita ayah kandungnya tersebut.


“ tentu saja.” jelas Bernard.


“ ternyata bakat design ku dari grandma?” ucap Freya tak percaya.


‘ jika alasan kau tidak pernah di rumah bukan karena Lily- apakah karena jalan bawahmu?” tanya Andre berbisik. Biar bagaimana pun- satu- satunya yang tahu jalan gelap Bernard hanyalah Andre.


“ ya.”


“ bagaimana ceritanya hingga mama tahu jika kau memiliki jalan gelap dan bahkan setia mengikutimu sampai sekarang?” heran Andre.


“ aku akan khusus menceritakannya padamu- tapi nanti.” jelas Bernard- Andre hanya menggangguk.


“ apa setelah itu jalan kalian mulus? Bagaimana dengan Lily? Apa ia tidak membalas dendam?” tanya Agatha.


Suatu hari.., Lily datang bersama dengan kedua orang tua Bernard dan Luna. Entah bagaimana, Lily dapat meyakinkan orang tua kedua belah pihak jika pernikahan mereka berantakan.


Bernard yang masih memiliki kebiasaan One night Stands dan Luna sendiri memiliki kekasih di luar sana.


Luna sendiri sangat terkejut ketika para orang tua itu datang secara tiba- tiba tanpa mengabari terlebih dahulu. Lebih terkejut lagi karena ketika mereka datang langsung menampar Luna seraya memaki Luna.


Sementara Lily hanya bisa tertawa mengejek dari belakang seolah senang Luna di marahi dan siksa.


“ APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA ISTRIKU!” kesal Bernard yang tahu Luna di tampar oleh orang tuanya sendiri.


“ Tu..., Mr Bernard. Ka..., kami hanya..., kami hanya memberi pelajaran kepada anak tidak tahu malu kami.” ucap para orang tua Foster tersebut.


“ Apa kalian tahu? Sejak kalian memberi putri kalian untuk di nikahkan padaku- kalian tidak lagi berhak mengurusi apapun tentang istriku!” ucap Bernard langsung memeluk pinggang Luna yang membuat Luna sedikit terkejut karena suaminya mau membelanya.


“ kau tidak apa- apa?” tanya Bernard lembut. Entah mengapa, mendapatkan perlakuan seperti itu membuat Luna merasa lega dan malah menumpahkan tangisnya dalam pelukan suaminya.


“ Bear..., kau tahu? Istrimu itu sudah mend...” ucap Lily terputus karena ketakutan melihat tatapan dingin Bernard.

__ADS_1


“ nona, kau jangan takut untuk mengungkapkan kebenaran.” ucap ayah Bernard menengahi.


“ huh? Kebenaran? Kebenaran jika kau sudah tidur dengan J****g itu?” ucap Fransiscus remeh.


“ KAU!” ucap Ayah Bernard dengan wajah memerah menahan marah.


“ Kau jangan seenaknya! Biar begini aku masih memiliki beberapa bagian saham dari perusahaanmu!” ucap Ayah Bernard menunjuk Bernard.


“ huh! Jika bukan karena kau yang bermulut manis- apa kau pikir ibuku akan memberikan sahamnya kepada pria busuk sepertimu!” ucap Bernard sarkas.


“ huh! Biar bagaimanapun aku adalah ayah kandungmu!” ucap Ayah Bernard tidak terima.


“ ayah kandung? Semenjak aku tahu jika kau hanyalah ulat yang bisa membuat siapa saja gatal membuatku ragu- menganggapmu ayahku!” ucapan Bernard membuat Luna menatap suaminya.


Apakah itu alasan Bernard menjadi dingin?


Pernah di kecewakan oleh orang di percayanya membuat pria itu menutup hatinya.


“ Ulat? KAU BERANI MENGATAI AYAH KANDUNGMU: ULAT?!” ucap Ayah Bernard menahan marah.


“ kalau kau tak mau aku panggil ulat, aku akan memanggilmu Benalu!” Bernard semakin sarkas.


“ KAU!”


“ Apa? Yang aku katakan ini adalah kebenaran! Kau ini hanyalah pria yang bisa menggerogoti wanita! Kau menebar pesona kesana kemari- menyombongkan dirimu! Padahal, ibuku kau paksa bekerja dan kau sedot kekayaannya sampai ia kelelahan karena bekerja! Beruntung aku bisa meyakinkan ibuku untuk tidak menyerahkan perusahaan Fransiscus ke tangan pria busuk sepertimu!” ucap Benard. Membuat Ayah benard melemparkan Foto ke hadapan putranya.


“ kau memanggilku ulat dan benalu! Lalu kau pikir istrimu apa?” ucap ayah Bernard sambil menunjukkan smirk smilenya.


Luna sedikit terkejut melihat foto- foto yang di berikan ayah mertuanya. Sementara, keluarga Foster tampak menjilat ayah Bernard.


“ tu.., tuan Fransiscus.., apa yang di lakukan Luna tidak ada hubungannya dengan kami.” ucap keluarga Foster bersimpuh di kaki Bernard.


“ tapi Luna adalah anak kalian.” ucap Bernard memancing.


“ mu..., mulai sekarang...., Luna bukanlah bagian dari keluarga Foster.” ucapan ayah kandungnya itu jelas membuat Luna merasakan sakit. Ya, siapa yang tidak akan merasakan sakit mendengar kata- kata itu dari keluarga kandungnya sendiri.


“ kau dengar itu, Luna. Sekarang..., kau bukanlah menjadi bagian dari keluarga Foster, jadi apapun yang terjadi dengan keluarga Foster kau tidak lagi memiliki kewajiban membantu mereka.” ucap Bernard memandang Luna.


Luna hanya menatap senyum Bernard. Melihat senyum Bernard entrah mengapa membuat Luna teringat akan seseorang.

__ADS_1


Seseorang yang selalu menemaninya saat ia sedih sekaligus yang selalu menemani malamnya.


__ADS_2