Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Lee?


__ADS_3

Axel lantas jalan tanpa arah- tanpa tujuan, apapun agar perasaannya tenang. Hingga ia tidak sadar jika di depannya ada orang yang juga sedang berjalan sambil termenung.


“ bruk!” suara orang bertubrukan.


“ maaf! Aku tidak sengaja..” ucap Axel hendak membantu berdiri orang yang di tabrak nya.


“ Ayah?” heran Axel.


“ Axel?” Ya, orang di tabrak Axel ternyata adalah ayah kandung Axel.


Setelahnya, keadaan mereka berdua menjadi canggung. Tak heran, setelah sekian lama, akhirnya mereka bertemu bagaikan orang asing.


“ kenapa ayah ada di sini?” ucap Axel membuka obrolan.


“ sekarang rumah ayah berada di dekat sini, bagaimana denganmu?”


“ aku bekerja di kota ini.” jawab Axel.


“ tidak enak jika kita berbincang di jalanan. Bagaimana jika kita berbincang di cave dekat sini.” pinta ayah kandung Axel.


Akhirnya, mereka duduk di cave dekat jalan dimana mereka bertemu. Axel menatap ke arah kandungnya tersebut. Tidak banyak yang berubah dari pria yang di ingatnya 16 tahun silam tersebut. Hanya tubuhnya menjadi lebih kurus dan uban nya sudah tumbuh hampir di setiap bagian kepalanya.


“ kau tumbuh besar seperti sosok ibumu, tak heran jika ayah langsung mengenalmu.” ucap ayah membuka obrolan.


“ begitu?” ucap Axel terlihat biasa saja dengan ucapan sang ayah.


“ Bagaimana kabarmu?”


“ Tidak baik, ayah.” jawab Axel lirih.


“ Begitu.” ucap ayah Axel. Padahal, yang sedang di hadapinya adalah anak kandungnya, namun, ia merasa terlalu canggung untuk berbicara dan mengobrol dengan anak nya tersebut. Ia bahkan enggan bertanya lebih jauh lagi mengapa Axel tidak merasa baik.


“ Bagaimana kabar ayah?” tanya Axel setelah hening beberapa saat.


“ ...” tampak ayah Axel yang hanya terdiam dan beberapa saat kemudian, tampak jika ayah Axel mulai menangis.


“ ayah kenapa?”

__ADS_1


“... setelah ayah menitipkan mu di panti asuhan itu, ayah seperti mendapatkan carma, Axel.” isak ayah Axel.


“ Apa maksudnya?” heran Axel.


“ saat itu, setelah dari menitipkanmu ke panti asuhan- istri ayah mengalami kejang- kejang hebat. Dokter mengatakan jika istri ayah terkena eclampsia. Ayah di beri pilihan antara mempertahankan bayi ayah atau ibu tiri mu itu”


“ sejujurnya, Saat itu, ayah memilih mempertahankan bayi ayah, namun istri ayah takut akan kematian sehingga lebih memilih menggugurkan bayi ayah.” Axel bisa membayangkan apa yang terjadi saat itu. Pasti wanita medusa itu akan mempertahankan hidupnya dari pada bayi yang di kandungnya sendiri.


“ Lalu? Apa yang terjadi setelahnya?” Heran Axel.


Karena jika hanya terjadi seperti itu, tidak mungkin sampai membuat ayahnya bersedih dan merasa mendapatkan carma.


“ Istri ayah pikir jika ia bisa mengorbankan bayi nya dan hamil lagi di kemudian hari.


Namun siapa yang menyangka jika ternyata Eclampsia terjadi bukan karena ada yang salah dengan bayi nya namun karena ada yang salah dengan rahim istri ayah.” ucap ayah dari Axel dengan lirih.


“ Apakah itu berarti istri ayah mandul?”


“ tidak bisa di bilang mandul juga, ia masih bisa hamil. Namun, kalaupun hamil hanya akan ada kemungkinan jika bayi yang lahir akan cacat. Istri dari ayah menganggap jika dirinya adalah wanita cacat dan karena tidak kuat menerima dirinya yang menjadi wanita cacat sekarang istri ayah depresi dan yah.. sekarang ia dirawat di rumah sakit jiwa.” Ucap Ayah Axel lirih.


Jadi itu alasan Ayah dari Axel pindah kemari? Agar tidak ada orang yang dapat memaki ayah dan istri dari ayah Axel? Mengetahui hal itu, Axel memilih diam dan tidak berkomentar banyak.


“ Hem?”


“ Setelah semua yang terjadi, ayah berusaha mencarimu lagi di panti asuhan, Axel. Namun, kau tak lagi ada di sana. Apakah ada orang yang mengangkatmu.?” tanya Ayah dari Axel.


“ awalnya, mama Agatha yang bermarga Willis mengangkatku sebagai anak, setelah bertemu dengan papa Louis yang bermarga Fransiscus sekarang aku mengikuti marga Keluarga Fransiscus, Ayah.” ucap Axel menjelaskan.


“Begitu? Ternyata kau sangat beruntung bertemu dengan orang tua yang mengangkatmu.” ucap ayah dari Axel tersebut. Tidak ada yang tidak mengenal nama Fransiscus.


“ bagi sebagian orang melihatku beruntung, ayah. Namun, aku merasa tidak cukup beruntung.” ucap Axel sendu.


“ Apa?” heran ayah dari Alex tersebut.


“Aku tidak cukup beruntung ayah. Bahkan meski keluarga Fransiscus telah mengangkat ku menjadi anak mereka.”


“Kenapa?”

__ADS_1


“Karena.., karena orang yang kusukai juga berasal dari keluarga Fransiscus ayah. Bahkan meski aku berasal dari keluarga Fransiscus aku tidak dapat bersama dengan wanita yang kucintai. Karena secara tidak langsung aku adalah sepupu dari wanita yang kucintai.” Isak Axel


Melihatnya, Ayah dari Axel hanya terdiam.


“Seharusnya, Emilia tidak meninggal jika tidak menikah denganku.” Ucap Ayah dari Axel secara tiba- tiba.


“ maksud ayah; Ibu kandungku?”


“ ya.”


“ kau tahu alasan mengapa keluarga ibumu sangat marah pada ayah dan dirimu?” tanya ayah dari Axel.


“ karena..., karena gara- gara memilih melahirkan aku- ibu meninggal.” ucap Axel.


“ jika hanya itu saja, keluarga dari ibu mu tidak akan mungkin menyalahkan mu ataupun ayah karena memboyong ibumu ke negara ini, Axe.”


“ lalu?”


“ kau akan tahu jika kau ke Perancis, Axe. Ini adalah alamat keluarga Lee.” ucap ayah dari Axel.


“ aku pikir Lee adalah nama keluarga mu.” Heran Axel menerima alamat yang di berikan ayahnya tersebut.


“Aku hanyalah yatim piatu, Axel dan ya, aku di besarkan di panti asuhan yang sama di tempat aku meninggalkanmu. Aku sama sekali tidak memiliki nama keluarga, itu sebabnya saat kau lahir, ayah dan Emilia memilih memberi nama keluarga dari ibumu.” ucap ayah dari Axel- menjelaskan. Axel hanya melihat alamat yang di tujukan ayah kandungnya tersebut.


“Lalu.., apakah jika aku bertemu dengan keluarga kandungku aku akan dapat bersama dengan wanita yang aku cintai, ayah?” Lirih Axel.


“Aku tidak tahu apakah kau bisa bersama dengan wanita yang kau cintai atau tidak.” ucap ayah Axel menggantung.


“Namun jika kau tidak bisa melamar wanita yang kau cintai karena merasa tidak pantas bersanding dengan keluarga Fransiscus- keluarga Lee inilah jawabanya.”


“Aku tidak mengerti. “ ucap Axel. Karena ini kali pertama bagi Axel mengetahui tentang nama keluarganya tersebut.


“Kau akan mengerti jika bertemu dengan keluarga kandungmu.” ucapan ayahnya itu hanya membawa tanya bagi Axel. Namun, Axel sadar jika pertanyaan itu baru akan terjawab jika Axel bertemu langsung dengan keluarga dari ibu kandungnya tersebut.



Author ganti judul

__ADS_1


Karena temanya lebih ke arah affair dari pada cinta yang manis


__ADS_2