
“ Ed..”
“ hem?”
“ jika kau sudah tahu asal usulmu, lalu.., mengapa kau masih bekerja di bawah tuan Bernard?” tanya Irish.
“ Hem...” ucap Ed tampak berpikir sambil tersenyum.
“ kau benar- benar ingin tahu?” tanya Ed mulai muncul niat jahilnya.
” em.” Irish mengangguk dengan antusias.
“ benar- benar sangat ingin tahu?” ulang Ed sekali lagi.
“ kau mau memberi tahu atau tidak?” kesal Irish.
“ bagaimana jika satu ciuman untuk satu informasi?” kekeh Ed menunjuk pipinya.
“ kau menyebalkan.” kesal Irish.
“ atau biarkan aku mencicipi permainanmu? Kau yang memimpin?” kekeh Ed.
“ kau ternyata sangat mesum.” ucap Irish beringsut dari pangkuan Ed.
“ bisa di bilang itu alasan lain mengapa selama ini aku membiarkan kau mengira aku gay.” kekeh Ed.
__ADS_1
“ apa hubungannya?” heran Irish.
“ bukankah aku bisa di sebut pedophile jika melakukannya dengan anak di bawah umur.” ucapan Ed membuat Irish reflek menutupi tubuhnya dengan kedua lengannya. Membuat pria itu tertawa melihat reaksi dari wanita yang usianya jauh lebih muda 5 tahun darinya.
“ lupakan, aku hanya bercanda.” ucap Ed tertawa melihat kelakuan Irish yang percaya akan kata- katanya.
“ lalu? Apa alasan mengapa kau tetap bekerja di bawah tuan Bernard?” tanya Irish lagi.
“ alasan pertama tentu karena balas budi. Setelah kakek, tuan Bernard adalah orang yang tanpa pamrih merawatku, mendidikku dan membiayai segala pendidikanku. Ia bahkan selalu menyiapkan segala kebutuhan kita, dari makan, tempat tinggal bahkan pakaian. Ia tidak pernah membedakan kita- yang bukan siapa- siapa- dengan keluarga kandungnya.” jelas Ed.
“ Alasan pertama? Apa ada alasan Lain?” tanya Irish.
“ tentu. Alasan kedua karena aku kagum pada tuan Bernard.” ucap Ed.
“ kagum?”
Namun, selain menyingkirkan orang yang akan mencelakai keluarganya- pekerjaannya adalah melindungi seseorang. Padahal, ia juga memiliki dunia bawah. Namun, berbeda dengan dunia bawahku yang hanya ada pertumpahan darah dan pembunuhan- kehidupan dunia bawah tuan Bernard lebih seperti berada di jalan damai. Seandainya dunia bawah bisa berjalan di jalan terang seperti itu, tentu tidak akan ada perpecahan bahkan di dalam kelompok kami sendiri.” ucap Ed. Ia lantas menatap ke arah Irish.
‘ dan alasan terakhir tentu karenamu.’ batin Ed.
Masih lekad dalam ingatan saat awal pertemuan Ed dengan Irish.
Berbeda dengan Irish yang sudah mengikuti tuan Bernard sedari lahir- Ed baru bertemu saat pria itu mulai beranjak Remaja.
Rasa curiga Ed terhadap orang asing- tentu saja masih lah besar- karena apa yang menimpa kakeknya, itu sebabnya; awalnya, Ed adalah pribadi yang tidak mudah percaya pada siapapun. Apa lagi saat tahu jika Bernard juga memiliki dunia bawahnya sendiri.
__ADS_1
Namun, berkenalan dengan Irish merubah segalanya.
Irish yang pandai menutupi perasaannya dan dengan pandainya menyelesaikan segala tugas yang di berikan Bernard- namun, di hadapan Ed, gadis kecil itu selalu terlihat malu- malu, bahkan wajahnya tampak jelas terlihat memerah.
Ed bertemu dengan Irish saat wanita itu berusia 13 tahun dan Ed berusia 18 tahun.
Awalnya, Ed memilih tidak peduli, karena baginya- ia ingin segera menemukan mystery kematian kakeknya dan asal usulnya. Namun, melihat tingkah Irish yang terkadang malu- malu membuat hiburan tersendiri bagi Ed. Apa lagi saat melihat Irish yang mendengar jika Ed berkata dirinya adalah Gay.
Wajahnya terlihat kecewa. Namun, kemanapun Ed berada- ekor mata Irish masihlah tetap selalu mengikuti kemanapun langkah Ed pergi.
Tanpa sadar, Ed mulai menurunkan rasa curiganya dan mulai dengan sungguh- sungguh melaksanakan tugas dari Bernard- hanya agar bisa pulang lebih cepat.
Entah sejak kapan, Ed menyukai saat dirinya di sambut oleh Irish- seolah- olah ia benar- benar kembali kerumahnya.
Saat ia mulai merasa hampa saat wanita itu meninggalkannya dan khawatir dengan keadaan Irish- sejujurnya, dirinya sadar jika dirinya telah jatuh hati pada wanita itu.
Dan saat Ed merasakan bibir Irish untuk pertama kali, tubuh Ed tidak bisa berbohong jika ia mendambakan Irish.
Dari sanalah, ia sadar harus menyelesaikan masalah keluarganya- agar tidak ada seorangpun yang bisa menggunakan Irish untuk menjadikan kelemahan bagi Ed.
Dan saat Ed melihat jika Irish semakin cantik- pria itu juga sadar, jika siapapun pasti juga akan jatuh hati pada gadis yang mulai beranjak menjadi wanita dewasa tersebut.
Itulah alasan mengapa Ed tidak lagi bisa menunggu sampai wanita itu benar- benar dewasa. Ia ingin segera memiliki nya dalam tali pernikahan yang sah.
🌸🌸🌸
__ADS_1
P.S; seseorang baru sudah di anggap dewasa ketika beranjak 17 tahun.