
“Aku benar- benar berterimakasih karena kau mau membantu masalah Andre.” ucap Louis setelah Andre pergi untuk mengenal lebih jauh perusahaan Kei sementara Kei dan Louis berbincang.
“Ayolah, kita adalah keluarga, lagi pula aku hanya menyampaikan apa yang terjadi padaku dan tidak benar- benar membantu apapun.” Ucap Kei meminum minuman yang di suguhkan Louis untuknya.
“Aku benar- benar tenang jika Alana bersamamu. Jaga adikku itu baik- baik.” ucap Louis meminum tea hangat nya.
“ tentu saja- sekarang ia adalah istriku, kami bahkan memiliki putri kecil kami- sekarang.” ucap Kei tersenyum membayangkan Alana dan Alice- harta berharga nya saat ini.
“ aku masih tak menyangka jika kau dan dia benar- benar menikah. Dulu, kau dan dia seperti tokoh kartun tikus dan kucing. Dimana kalian bersama pasti selalu bertengkar- entah siapa yang memulai.” kekeh Louis.
“ itu karena dulu- Alana sangat Tomboy. Aku bahkan mengira adik kembarmu itu seorang pria- sama sepertimu.” Kei menimpali.
“ jika ia seorang pria- kau takkan memiliki Alice.” goda Louis.
“ ya, siapa yang menyangka setelah dewasa ia menjadi feminin. Aku benar- benar menjilat air liur ku sendiri. Dulu aku selalu mengatakan tidak akan menyukai wanita tomboy seperti Alana.” kekeh Kei.
“ dan sekarang, kau bukan hanya menyukai nya- kau bahkan budak cinta nya. Sampai- sampai memiliki Alice. ”
“ ayolah, Brother- itu sudah sangat lama.” kekeh Kei.
“ dan...,ya, kita sangat dekat saat itu.” ucap Kei lagi melihat ke arah tea nya.
“ ya, kau, aku, Agatha dan Alana.” ucap Louis.
“ siapa yang menyangka jika sesama teman masa kecil akan saling menikah. Aku dengan Alana dan kau dengan Agatha.” kekeh Kei.
“ ha ha. Dan konyol nya, dulu kita tidak mengakui pasangan kita. Aku yang menganggap Agatha hanya adik ku dan kau yang tidak menyukai Alana karena melihatnya sebagai seorang pria yang berambut panjang.” ucap Louis.
“ aku masih ingat bagaimana depresinya kau ketika Agatha menghilang selama setengah tahun- kemarin.” tawa Kei.
“ dan aku masih ingat ibu yang selalu menjodohkan kalian. Awalnya kau selalu menolaknya- bahkan memaki Alana karenanya.” ucap Louis mengenang.
“ namun, aku juga masih ingat wajah terpesona mu ketika melihat Alana berdandan ketika pesta kelulusan.” ucapan Louis membuat mereka berdua tertawa bersama.
“ ya. Sejujurnya, meski kau dan ia selalu bertengkar- Alana selalu menyukaimu. kau tahu betapa sakit hatinya Alana ketika kau memakinya?” ucap Louis mengenang.
“ ya, itu sudah sangat lama dan terkadang aku menyesal telah memakinya- dulu.” ucap Kei.
“ jika kau tidak memakinya- kalian tidak akan menjauh, jika Alana tidak menjauh- kau tidak akan mengerti betapa pentingnya dia- bagimu.”
“ ya, terkadang, kita perlu merasa kehilangan agar menyadari seseorang sangat penting bagi kita. Dan saat aku tahu bagaimana perjuanganku mendapatkan hatinya kembali- aku tahu, jika ia begitu berharga untuk kulepas kembali.” ucap Kei mengenang.
__ADS_1
“ ya. Kau benar.” Louis membenarkan karena ia tahu bagaimana kerasnya ia berjuang mendapatkan hati Agatha kembali.
* Di sisi lainnya, tepatnya di apartent Agatha *
“ mama, apa kau sakit?” heran Axel.
“ tidak. Kenapa?” heran Axel.
“ kau terlihat lelah.”
“ mungkin sedikit masuk angin.” ucap Agatha menempelkan tangannya di dahinya untuk mengecek suhu tubuhnya.
**
“ ngomong- ngomong.., Axel.” panggil Agatha.
“ ya, ma?” heran Axel memakan camilan sorenya.
“ apa kau mengacuhkan Alice?” heran Agatha.
“ kenapa mama tanya seperti itu?” tanya Axel tidak suka.
“ mama! Axel tidak melakukan apapun.” kesal Axel.
“ Axel. Apa kau membenci Alice?” heran Agatha.
“ tidak.” acuh Axel.
“ ...” Agatha tampak menghela nafasnya.
“ apa kau cemburu, karena mama juga menyayangi Alice?” tanya Agatha lagi.
“ ten.., tentu saja tidak!” kesal Axel. Agatha hanya tersenyum. Tidak susah bagi Agatha mengerti anak kecil. Kunci dari itu semua adalah; sabar.
“ apa yang membuat Axel iri pada Alice? Axel memiliki mama.” jawab Agatha memangku Axel.
“..” ucapan Agatha membuat Axel terdiam.
“ tapi gadis itu memiliki segalanya. Ia memiliki keluarga yang lengkap, lahir dari orang yang bercukupan dan memiliki segalanya. Bahkan mama menyayanginya.” ucap Axel merajuk.
Agatha hanya tersenyum dan membelai rambut anak laki- lakinya tersebut.
__ADS_1
“ kau tidak berhak cemburu, Axel. Alice tidak salah. Bukan salahnya ingin berteman denganmu. Dan bukan salahnya ia memiliki segalanya. Ia hanya terlahir lebih beruntung. Namun bukan berarti kau tidak beruntung. Apa kau tidak merasa kau beruntung karena memiliki mama setiap waktu?” tanya Agatha memeluk Axel.
“ tapi mama juga menyayangi gadis itu.” bantah Axel.
“ mama menyayanginya karena mama sudah melihat bagaimana anak itu ketika masih bayi merah. Dan alasan lainnya karena Alice butuh kasih sayang. Orang tuanya begitu sibuk dengan perusahaan sehingga jarang memiliki waktu untuk Alice.” ucap Agatha.
“ kau tahu Axel? Tidak ada yang sempurna dalam kehidupan ini. Terkadang, kau memiliki segalanya namun tidak memiliki kasih sayang. Adapun kau memiliki kasih sayang berlimpah- namun tidak bercukupan. Alice termasuk yang pertama, itu sebabnya, mama berusaha memberi kasih sayang kepada gadis itu. Dan mama pun berusaha agar kau juga bercukupan namun juga memberimu kasih sayang. Bukankah itu cukup adil bagi kalian berdua?” tanya Agatha masih memeluk Axel.
“ ....” Axel memilih diam. Meski hatinya masih tidak bisa menerima kehadiran Alice. Ia memilih diam karena tidak ingin membuat Agatha membencinya.
“ sudah! Ayo habiskan makanmu setelah itu waktunya bagimu mandi. Karena mama sedikit lelah, kita makan di luar- bagaimana?” Agatha membujuk Axel.
“ emm. Tapi mama yang mandikan Axelkan?” ucap Axel senang.
“ ya ya. kesayangan mama.” ucap Agatha gemas.
...0o0...
Hai penulis amatir hadir😊
Hai hai di sini yang sesama author
Ada yang punya kebiasaan bawa buku kemana2 kaya aku ga ya😊 buat nulis ide biar ga ilang begitu sampai rumah.
Atau
Ada yang langsung nulis gitu ajah buat di upload😄 ?
Tanya doank ga ada maksud apa2 gtu.
Soalnya author type yang selalu dapet ide ketika keluar rumah dan biasanya selalu author catet sebelum di tulis untuk di handphone.
Biar satu bab ke bab lain nyambung dan berurutan😂
__ADS_1