Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Alice3


__ADS_3

Sedari dulu, Alice sangat suka dengan acara pernikahan. Apa lagi sat melihat wanita menggenakan baju pernikahan. Karena bagi Alice. Semua wanita akan terlihat lebih cantik ketika memakai gaun pernikahan.


Adapun senyum mereka jadi lebih bersinar kala di antar menuju calon suaminya.


Siapa yang menyangka jika kali ini, Alice lah yang akan menggenakan baju pengantin dan menikah dengan pria yang akan menjadi suaminya.


Pria yang awalnya selalu Alice sukai dan tak pernah terpikirkan akan adanya hari ini. Hari dimana mereka sebentar lagi menjadi suami istri. Bahkan sebentar lagi mereka akan merasakan menjadi orang tua.


Tak pernah Alice bayangkan sebelumnya jika ia akan benar- benar menikah dengan pria yang selalu wanita itu cintai selama 16 tahun silam.


Tak pernah di bayangkan?


Tak heran.


Sedari awal, Axel selalu bersikap cuek pada Alice.


Selalu membuat Alice terluka meski pria itu tak bermaksud melukai Alice. Hingga wanita itu merasa kekecewaan yang begitu besar yang membuatnya memutuskan menjauh dari seorang Axel.

__ADS_1


Siapa yang menyangka karena keputusan Alice untuk menyerah malah membuat wanita itu merasakan perjuangan Axel- untuk menunjukkan jika sesungguhnya pria itu juga menyukai bahkan mencintai Alice.


Awalnya, Alice memilih untuk tidak menerima Axel. Ia mengira dirinya adalah wanita cacat. Siapa yang menyangka jika Axel menerima wanita itu meski tahu jika Alice adalah wanita cacat.


Alice lebih tidak menyangka lagi jika wanita itu ternyata tidak cacat karena kenyataan- tumbuhnya dua nyawa di rahim Alice.


Masih lekat dalam ingatan Alice.


Bagaimana wajah bahagia Axel kala Alice memperlihatkan sebuah kado untuk Axel yang akhirnya di buka di hadapan keluarga besarnya.


Awalnya, Axel hanya terdiam sehingga membuat Alice mengira jika pria itu marah pada dirinya. Mungkin karena merasa tertipu oleh Alice?


Namun...,


Siapa yang menyangka jika Axel malah memeluk wanita itu? Alice mengira jika Axel akan memakinya dan kembali bersikap cuek pada wanita itu. Namun, Alice tidak menyangka jika warna kebahagiaan terlihat jelas di wajah Axel kala tahu jika pria itu akan menjadi seorang ayah.


Ia bahkan semakin yakin untuk menikahi Alice dan memberi status yang jelas kepada wanita itu dan anak- anaknya kelak.

__ADS_1


Alice lantas mengelus perutnya dan memandangi foto kefua orang tuanya.


“ dad..., mom..., apa kabar kalian di sana?” ucap Alice dengan suara serak akibat tidak dapat menahan rasa haru di dalam dada.


“ hari ini Alice akan menikah, mom, dad.”


“ kalian tahu siapa calon suami Alice?”


“ Alice akan menikahi Axel, mom, dad. Pria yang sudah sedari Alice kecil sukai.”


“ maaf karena Alice menikah tanpa kalian di sisi. Tidak apa, mom, dad. Setidaknya ada keluarga Alice yang selalu mendukung Alice dan menyayangi Alice.


Begitupun dengan Aunt Agatha dan uncle Louis yang akan menjadi wali ketika mengantarku menuju Axel yang akan menunggu di belakang Altar.. Kalian harus tenang di surga. Doakan agar Alice bahagia di sini.” ucap Alice mulai menangis.


Sementara, Agatha hanya berdiri di luar ruang rias.awalnya, ia ingin memanggil Alice karena acara yang sebentar lagi akan di mulai.


Namun, mendengar Alice menangis membuat Agatha enggan masuk dan membiarkan keponakannya itu meluahkan keluhan hatinya kepada mendiang orang tua wanita muda itu.

__ADS_1


Selama ini, Agatha tahu- jika Alice hanya pura- pura menjadi kuat. Terbukti dari Alice yang menangis saat ini melihat foto kedua orang tuanya. Bahkan, Agatha yang saat itu tergolong sudah dewasa saja tetap merasa sedih karena dinyatakan sebatang kara. Lalu?


Bagaimana perasaan Alice yang sudah kehilangan kedua orang tuanya sedari wanita itu kecil?


__ADS_2