Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Andre and Fransiscus Name?


__ADS_3

Terlihat saat Ji Jeong yang tahu Moon Jeong hamil- bahkan dengan cepat, wanita tua itu langsung menentukan tunangan untuk Moon Jeong- hal itu tak lain dan tak bukan karena wanita tua itu tak ingin Moon Jeong dan Andre bersatu sekaligus agar nama Jeong tidak menanggung malu karena Moon Jeong hamil di luar nikah.


“ kau ingin memiliki cucuku? Jangan mimpi.” kesal Ji Jeong.


“ kenapa saya tidak boleh memiliki Greisy nyonya? Bagimanapun, Greisy mengandung anak saya!” tekan Andre.


“ apa yang membuatmu merasa pantas mengambil pewaris satu- satunya dari keluarga Jeong! Kau bahkan tidak memiliki marga! Tidak memiliki apapun- kecuali fakta jika kau adalah assistant dari perusahaan Fransiscus dan perusahaan kecantikan Nakamura!” ucap Ji Jeong.


Mendengarnya membuat Andre terdiam, hal itu satu- satunya hal yang tak bisa Andre bantah.


“ lihat! Sekarang kau bahkan tidak bisa membantah apapun! Cih! Dulu aku masih menerima Elan meski ia yatim piatu karena ia memiliki marga!” kesal Ji Jeong.


" dan kau..." ucapan Ji Jeong terpotong.


“ siapa yang mengatakan jika ia tidak memiliki marga?” oleh ucapan sebuah suara.


“ kau?” kesal Ji Jeong. Siapa?


“ tuan Bernard?” heran Andre.


“ apa maksudmu jika ia memiliki marga?” tanya Ji Jeong.


“ ini adalah surat pengasuhan milik Andre. Ia bukan saja menjadi bagian dalam Fransiscus- statusnya adalah anak tertuaku!” ungkap Bernard memberikan akta pengasuhan Andre.


“ apa? Kapan?” heran Andre.


“ kau ingat saat kami ingin mengangkatmu sebagai anak, Andre? Kau memang menolaknya, namun diam- diam kami sudah mendaftarkanmu menjadi anak kami. Sudah sangat lama sesungguhnya kau menyandang nama Fransiscus.” ucap Luna menjelaskan.

__ADS_1


“ nyonya?” lirih Andre tak percaya.


“ seharusnya kau mulai belajar menyebut aku mama, Andre.” ucap Luna dengan haru.


“ apakah dengan kenyataan jika ia adalah keluarga Fransiscus masih membuat anda menolak anak kami, nyonya Ji Jeong? Biar bagaimanapun, anak dalam kandungan cucu anda- juga merupakan cucu kami.” ucap Bernard maju dan melindungi sosok Andre yang masih berlutud.


Ji Jeong hanya terdiam. Kekuasaan Fransiscus belakangan lebih maju dari pada perusahaan kecantikan Flowr Beauty, di tambah lagi; perusahaan mereka masih membutuhkan kerja sama dengan perusahaan kecantikan Nakamura yang sekarang di kelola oleh menantu keluarga Fransiscus.


“ nenek?” lirih Moon Jeong.


“ keputusan berada di tanganmu sekarang. Kau harus ingat jika kau tetap adalah keluarga Jeong! Jangan lupakan tanggung jawabmu sebagai pewaris satu- satunya. Ayo Jun.” ucap Ji Jeong menuju ke pesawat peibadinya berada.


“ jun, maaf.” lirih Moon Jeong.


“ tidak apa- apa, Moon. Aku juga hanya menganggapmu sebagai adikku dan.., yah.., kau ingatkan? Aku masih memiliki wanita yang aku cintai.” ucap Seo Jun mengelus rambut Moon Jeong.


“ aku harap kau segera bersatu dengan wanita yang kau cintai.” ucap Moon Jeong mendoakan.


“ ya.” ucap Moon Jeong. Melihat jika Ji Jeong telah memberi restu, Luna segera menepuk bahu Andre.


“ segera dapatkan hatinya.” ucap Luna. Andre yang tahu arti dari kata- kata itu lalu berdiri dan menyusul Moon Jeong yang masih melihat kepergian mantan tunangan sekaligus sahabat pertamanya di Korea.


“!?” Moon Jeong terkejut karena mengetahui jika Andre kini tengah memeluknya.


“ terima kasih! Terima kasih, karena kau telah memberiku kesempatan lagi. Aku mencintaimu, Greisy.” ucap Andre membenamkan wajahnya di bahu Moon Jeong yang tinggi.


” Hei! Aku bahkan belum memaafkanmu! Untuk apa berterima kasih!” canda Moon Jeong.

__ADS_1


“ jika kau belum memaafkanku mengapa kau membalas pelukanku?” ucap Andre dengan nada manja. Dulu, Greisy melihat Andre sebagai gunung Es yang dingin, sekarang? Ia tak lebih seperti anak kucing yang meminta untuk sebuah pelukan.


Mereka bahkan melupakan kedua orang tua yang masih ada di sana dan melihat adegan anak muda di hadapan mereka.


“ tugas kita sudah selesai, ayo kita pulang.” ajak Bernard.


“ sure.” jawab Luna.


“aku tidak menyangka jika keputusan kita mengangkat Andre sebagai anak akan berguna di saat seperti ini.” ucap Bernard.


“ ya, kau bukan hanya mengangkatnya sebagai anak, merawat dan membesarkan Andre, kau bahkan menyekolahkannya dan memberi pekerjaaan kepada anak itu. Tuan Bernard, kau sungguh pria yang baik!” canda Luna.


“ terima kasih Nyonya Luna Fransiscus.” ucap Bernard memeluk pinggang istrinya.


“ bukankah kau sungguh beruntung memiliki suami yang baik?” goda Bernard.


“ aku bukan hanya beruntung karena memiliki suami yang baik namun juga keren.” canda Luna.


“ ha ha ha. Terima kasih.” ucap Bernard dengan tawa membahana. Bahkan meski mereka tak lagi muda, aura kemesraan tetap mengelilingi mereka.


...Hai hai😉...


...Ada yang nyangka endingnya bakal kaya gini😳...


...Maaf author telat up nya 😢...


...Di solo seharian ujan ☔...

__ADS_1


...Dan author mengalami gangguan internet😅...


...Mana mati lampu pula😢...


__ADS_2