Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Ternyata...


__ADS_3

“ siapa yang memiliki ide untuk mengejutkan Alice seperti itu?” tekan Bernard yang langsung datang ke negara Perancis saat tahu Alice masuk rumah sakit karena Shock yang di terimanya.


“ kalian benar- benar keterlaluan! Kalian tahu kan jika kandungan Alice lemah? Mengapa kalian masih memberinya kejutan seperti ini? Tidak bisakah kalian memberinya kejutan ulang tahun biasa?”kesal Axel.


Ya, ia tidak menjadi bagian dari rencana kejutan ulang tahun Alice. Karena Axel juga merupakan bagian dari kejutan yang di siapkan Freya. Gadis itu ingin melihat kakaknya itu panik membujuk Alice.


“ dan Anda!” ucap Axel menunjuk pada rekan bisnis pria itu.


“ saya tahu jika anda membiarkan rambut panjang anda. Namun, saya masih tidak menyangka jika anda dan adik saya bekerja sama untuk sebuah kejutan ulang tahun istri saya.” tekan Axel membuat rekan kerja Axel- menciut.


“ saya hanya di paksa nona Freya, tuan.” ucap rekan bisnis Axel dengan bergetar.


“ Kau!” Freya tidak terima jika rekan bisnis Axel itu melimpahkan kesalahan padanya.


“ Freya!” tekan Axel membuat Freya terdiam. ini kali pertama melihat Axel marah padanya.


“ Freya! Kau tahu sendiri kan? Jika rahim Alice lemah? Seharusnya kau tahu itu! Kau adalah saudara jauh kesayangannya! Kenapa kau bisa memiliki ide memberi kejutan ulang tahun untuk Alice seperti ini! Bagaimana jika terjadi apa- apa pada Alice dan anak kami!” ucap Axel frustasi.


“ maaf. Maaf aku..” ucap Freya terbata.


“ kau?”


“ aku kesepian! Sekarang sis Alice sudah kau boyong ke Perancis! Kaupun juga tinggal dengan keluarga Lee- sekarang! Hiks! Aku sendirian!” Freya mulai menangis.


“ Freya! jika kau kesepian, kau bisa ke Perancis mengunjungi Alice dan Axel-sewaktu- waktu!” heran Agatha.

__ADS_1


“ tapi.., sekarang mereka sudah menikah, mom! Aku tidak ingin menganggu mereka!” isak Freya menunduk.


Melihatnya membuat Axel hanya menghela nafasnya.


“ sampai kapanpun aku adalah kakak mu dan kau adalah adikku, Freya! Kau tak pernah menganggu kami! Jika kau ingin kemari maka datang saja, aku tidak akan menolakmu!” ucap Axel mengalah. Ia memilih mengelus rambut adiknya tersebut. Meski mereka tidak sedarah, biar bagaimana pun, Axel telah menjaga Freya sedari gadis itu masih bayi merah bahkan saat Freya masih dalam kandungan Agatha.


“ sir, ma’am. Nona Alice telah siuman!” ucap Suster yang merawat Alice.


“ Alice!” Axel dan seluruh keluarga lalu segera masuk keruangan Alice.


“ Alice? Kau sudah sadar, sayang? Apa ada yang sakit?” tanya Axel.


“ Pergi! Aku tidak mau melihatmu!” Alice memilih memalingkan mukanya.


“Alice!” lirih Axel.


“ apa maksudmu, Frey?” heran Alice. Freya lalu menceritakan soal rencanya nya yang ingin memberi kejutan kepada Alice karena wanita itu tengah ulang tahun. Freya juga menceritakan jika Axel sama sekali tidak selingkuh karena yang di bawa Axel bukanlah wanita melainkan pria berambut panjang.


Ya, foto Axel dan siluet rekan bisnis Axel memang terlihat seperti seorang wanita- namun, foto itu hanya tampak belakang punggung rekan bisnis Axel saja. Alice memang tidak memastikan lagi seperti apa rupa orang yang di bawa suaminya.


Alice jadi teringat kala dirinya marah kepada Axel dan membawa Irish yang berlagak menjadi seoang Pria hanya untuk membuat Axel cemburu.


‘ ini carma?’ heran Alice.


“kenapa kau tidak bilang jika rekan bisnis mu pria?” heran Alice.

__ADS_1


“ aku kan sudah bilang sebelum pergi tadi- jika aku akan menemui rekan bisnis ku!” ucap Axel jujur.


“ aku tidak begitu peduli dengan penampilan klien ku karena adalah hal biasa di sini; pria memanjangkan rambutnya. Lagi pula, tuan Lawson tidak memakai pakaian wanita, jadi aku tak menyangka jika kau akan mengira aku akan membawa rekan bisnis wanita! Dan jika kau bertanya mengapa aku memegang punggungnya, ada daun yang menempel di rambut panjangnya dan aku berusaha menyingkirkannya, mungkin dari segi pandangmu- aku terlihat seperti merangkul punggungnya.” jelas Axel.


“ ....” ucapan Axel membuat Alice terdiam. Benar saja. Ia tidak curiga dengan rekan bisnis Axel yang tidak memakai baju wanita. Alice lantas menghela nafasnya.


“ aku minta maaf. Kurasa hormon kehamilan membuatku gelap mata.” ucap Alice akhirnya.


“ tidak apa. Alice. Kau tahukan? Betapa keras perjuanganku untuk mendapatkanmu kembali? Mana mungkin aku berani mengecewakanmu lagi, Ale?” ucap Axel memeluk istrinya. Alice hanya tersenyum mendengarnya.


“ Jadi..., masalah sudah selesai kan?” ucap Freya takut.


“ masalahmu masih ada, anak manis.” ucap Agatha dengan penekanan.


“ mom!” rengek Freya.


“ jika ini hanya masalah sederhana, mungkin mommy akan memaafkanmu. Ini menyangkut kakak sepupumu dan kandungannya! Calon keponakanmu, Freya!” tekan Agatha.


“Dad!” Freya meminta pertolongan dari Louis.


“ yang di katakan mommy mu benar, Freya. Bercandamu kali ini keterlaluan!” namun, Louis tidak lagi bisa membela anak kesayanganna itu. Karena pria itu tahu jika Freya salah.


“ Grandpa!” kali ini Freya meminta bantuan pada Bernard. Namun kakeknya itu malah menatap Freya tajam. ia memang memanjakan anak, menantu dan cucu nya. namun, jika mereka salah, maka Bernard tidak akan ragu untuk menghukum mereka.


“ grandma...” kali ini pada Luna.

__ADS_1


Namun Luna hanya tersenyum sambil membawa kartu keluarga dan ballpoint seolah siap mengeluarkan Freya dari kartu keluarga mereka.


‘ hiks! Aku hanya ingin memberi kejutan pada sis Alice.’batin Freya menciut.


__ADS_2