Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Bertemu Henry dan Ella


__ADS_3

Bahkan langitpun ikut berduka.


Selama di antarkan menuju peristirahatan terakhir untuk Alana dan Kei- langit terus mendung dan menyembunyikan matahari di balik awan gelap.


Namun, Alice yang selama ini tampak terlihat kekanak- kanakan bahkan bisa terlihat tegar dan turut menemani untuk yang terakhir kali- kedua orang tuanya sebelum akhirnya di makamkan.


“ jika ingin menangis- menangislah, Alice.” pinta Louis.


“ aku.., aku tidak ingin menangis! Aku ingin melepas kepergian papa dan mama untuk terakhir kali! Jika Alice menangis.., Alice takut jika papa dan mama tidak akan rela meninggalkan dunia ini dan terus tersesat di dunia ini.” ucap Alice. Meski terlihat, jika gadis itu memang sangat ingin menangis. Namun, ia tetap kuat.


Melihatnya, timbul rasa bersalah dalam diri Axel.


Selama ini, ia iri karena Alice memiliki kedua orang tua yang lengkap. Melihat keadaan gadis itu sekarang, Axel jadi merasa bersalah telah bersikap jutek pada Alice.


Axel pun segera mengelus kepala Alice untuk di tenangkan. Mengetahui jika Axel yang biasanya jutek padanya bisa menghiburnya- Alice tidak dapat lagi kuat menahan tangisnya. Tangis Alice pun pecah. Suara anak berumur 4 tahun yang memilukan- yang bahkan membuat orang merasakan sakit ketika mendengarnya.


Lalu.., apa yang terjadi pada Elena?


Karena telah jatuh 2 korban- meninggal, Elena pun di jatuhi hukuman penjara. Hanya menunggu anak dari Elena lahir sampai wanita itu akan mendapatkan hukuman mati karena dakwaan pembunuhan terencana.


“ Axel, Alice.” sebuah suara membuyarkan lamun para orang yang berduka.


“ Fiona dan..” heran Alice pada .


“ aku Henry- ayah asuh Fiona dan ini istriku, Ella.” ucap Henry.


“ tuan Louis, Tuan Bernard. Aku melihat apa yang terjadi melalui berita di Televisi, saya meminta maaf atas nama Elena.” ucap Henry.

__ADS_1


“ anda mengenal Elena?” heran Louis.


Akhirnya, Henry pun menceritakan tentang dirinya dan Elena.


“ Elena di penuhi dendam karena apa yang terjadi di masa lalu. Awalnya, Elena sama seperti wanita kebanyakan yang polos, namun karena saat itu saya masih muda, saya belum siap untuk menjadi seorang ayah- itu yang menyebabkan saya memilih meninggalkan Elena.” ucap Henry menyesali perbuatannya.


“ apa yang terjadi di masa lalu telah terjadi dan tak bisa di ulang. Kau salah. Elena lebih salah. Hanya karena dendam- ia berniat membunuh orang yang tidak bersalah.” ucap Bernard berbicara.


“ lalu.., apa yang terjadi dengan bayi yang di kandung Elena?” heran Agatha.


“ akupun tidak tahu karena aku telah meninggalkannya saat Elena masih mengandung.” ucap Henry.


Semua orang lalu saling berpandangan.


“ kalau begitu, satu- satunya yang bisa menjawabnya adalah Elena!” ucap Louis.


“ apa kau mau bertanya pada Elena? Itu sangat berbahaya Louis!” Agatha mencoba menghentikan Louis- dengan apa yang terjadi pasti kondisi kejiwaan Elena sedikit terguncang.


“ jika ia sampai ketahuan mengugurkan bayinya- kemungkinan masa hukuman Elena tidak bisa di ganggu gugat. Ia benar- benar akan di jatuhi hukuman mati tanpa bisa melakukan banding.” ucap Bernar menjelaskan.


“ namun.., jika ia tidak mengugurkan bayinya?” heran Agatha.


“ ia masih bisa mengajukan banding. Namun, dengan kekuatan pengacara yang di tunjuk untuk Fransiscus- aku dapat menjamin jika Elena tetap dapat menikmati hukuman di penjara seumur hidup.” ungkap Bernard.


” itu lebih baik dari pada langsung membuatnya mengkahiri penderitaan! Aku ingin ia menderita untuk Alana dan Kei- seumur hidupnya!” tegas Louis.


“ yang lebih penting, ayo kita menjenguk Elena terlebih dahulu! Kalian berhati- hatilah!” ucap Louis memeluk Agatha dan menuju mobil, Henry pun turut bersama mereka.

__ADS_1


Ella lalu melihat ke arah Agatha.


“ aku meminta maaf pada apa yang di lakukan Elena.” ucap Ella sopan.


“ tidak masalah nona Ella. Biar bagaimanapun, anda tidak tahu apa- apa.” ucap Agatha.


“ benar apa yang di katakan suami saya. Jika seandainya suami saya tidak meninggalkan nona Elena- mungkin nona Elena tidak akan menyimpan dendam yang membuatnya menargetkan anda. Anda sangat beruntung memiliki keluarga yang menyayangi anda dan siap melindungi anda.” ucap nona Ella.


“ yang sudah terjadi telah terjadi. Meski tuan Henry tidak meninggalkan Elena- tidak ada jaminan jika apa yang terjadi hari ini- tidak akan terjadi. Yang tiada tetap akan tiada. Kita sebagai orang yang masih hidup tetap harus melangkah kedepan begitupun anda.” ucap Agatha.


“ ya, anda benar.” ucap Ella mengandeng tangan Fiona.


“ ini sudah siang, nona. Kurasa saya akan pulang.” ucap Ella memberi salam.


“ anda mau saya antar?” tanya Agatha.


“ tidak perlu, nona. Saya membawa mobil sendiri, nona. Mari.” ucap Ella berlalu menuju mobilnya di parkirkan.


Agatha hanya melihat kepergian Ella dan Fiona. Ia masih ingat rasa familiar pada Fiona dan mengetahui jika Elena pernah memiliki anak membuat Agatha menduga- duga.


‘ jangan- jangan.’ batin Agatha.


Jika memang Fiona adalah anak dari Henry- bukankah itu berarti Henry mengangkat anak kandungnya sendiri?


Tidak ada yang tahu jika takdir sudah bertindak dan berkehendak.


...Jika kalian bertanya: koq kisahnya jadi tragis....

__ADS_1


...Karena butuh kehilangan untuk agar ada kisah Greisy- Andre atau Axel Alice- ada, bahkan untuk kisah Axel dan Alice sudah author pikirkan itu sebabnya Kei- Alana author hilangkan😊...


...Tapi kalo tiba2 ga ada kan bingung makanya hilangnya dengan cara tiada😢...


__ADS_2