Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Irish dan Elena


__ADS_3

Dengan Alice yang mulai pindah ke kerumah lamanya di tambah dia yang berbeda jurusan dengan Axel dan freya- membuat Axel dan Freya jarang bertemu lagi dengan Alice- bahkan lebih tepatnya tidak pernah sama sekali, setelah mereka mengunjungi rumah Alice.


Dengan Alice yang tak pernah lagi menganggunya membuat hari- hari Axel sedikit membosankan.


Axel yang mulai merasa bosan ini berniat iseng mendaftarkan program kelulusan sarjana.


“ Axel? Bukankah kau ini tergolong mahasiswa baru? Mengapa kau ingin mendaftar surat pengajuan kelulusan sedari dini?” heran dosen pembimbing Axel.


“ saya kuliah untuk mengerti materi soal Design Perhiasan. Dan saya merasa ilmu yang saya ambil sudah cukup untuk mendapatkan gelar saya.” ucap Axel menjelaskan.


“ apa yang membuatmu terburu- buru?” heran dosen pembimbing Axel.


“ pada akhirnya, setelah kau lulus masa depanmu jelas terjamin karena akan langsung menjadi designer di perusahaan Fransiscus meneruskan nyonya Agatha, bukan?” ucapan Dosen pembimbingnya membuat Axel menjadi kesal.


“ Ma’am! Saya bisa menjadi designer perhiasan terlepas saya seorang Fransiscus atau bukan!” tekan Axel.


“ baiklah! Baiklah! Tidak usah marah. Kebetulan IPK mu mencukupi mengambil program kelulusan Sarjana lebih awal.” ucap dosen itu lalu memberikan formulir pendaftaran untuk pengajuan program kelulusan.


Setelahnya, Axel memilih keluar dari ruang Dosen.


Jika bakat Axel saja bisa membuat orang lain mencemoohnya karena memiliki nama Fransiscus sebagai penopangnya. Bagaimana seandainya Axel bersanding dengan seorang Fransiscus?

__ADS_1


Axel takut, bukan hanya dirinya saja yang akan di cemooh berada di kaki seorang wanita- Axel takut; Alice pun akan ikut di cemooh karena menerima seorang pria yang bukan siapa- siapa bagi keluarga Fransiscus.


Sejujurnya, Axel tahu bagaimana menderitanya Alice karena sikap cuek pria itu. Namun, Axel juga tahu jika Alice menerima pria itu Alice akan lebih menderita dari pada merasakan sikap cuek seorang Axel.


Meski sejujurnya, Axel lah yang menderita melihat Alice yang terluka. Selama ini, Axel tahu jika banyak pria yang menyukai Alice- namun, pada saat itu, Axel bisa merasa tenang karena pria itu sendiri tahu bagaimana hati Alice hanya tertaut satu nama pria yaitu Axel.


Kini, saat Alice mulai menyerah- Axel merasa harus mulai waspada pada pria yang mulai mengejar Alice satu persatu sambil terus berusaha agar dirinya cukup pantas bersanding dengan keluarga Fransiscus dan juga menyandang nama Fransiscus.


Sementara itu, di tempat lain.


“ kerjamu bagus.” ucap Andre kepada Irish.


“ saya tidak melakukan apapun, tuan. Saya hanya berada di sisi nona Alice sepanjang waktu.” jawab Irish.


“ lalu, bagaimana dengan mama saya?” tanya Irish.


“ ia masih suka mengamuk. Ia hampir terkena Demensia dan melupakan namanya. Namun herannya, ia tidak melupakan dendamnya dan terus meneriakkan nama dendam kepada Agatha ataupun Louis.” ucap Andre mengehla nafas.


“ apa boleh buat, rasa dendam lah yang telah membutakan akal pikiran mama. Apakah Grandma masih suka menjenguk mama?” tanya Irish.


“ ya. Namun, Elena hampir sama sekali tidak mengingat soal Nyonya Deborah. Aku yakin jika sesungguhnya, ia juga tidak akan mengingat soal Agatha dan Louis.” ucap Andre menghela nafasnya.

__ADS_1


Ada yang bilang jika orang yang tidak waras selalu berumur panjang dan ia melihat sendiri kenyataan yang terjadi pada Elena.


“ begitu?” tanya Irish.


“ kau tidak apa- apa?” tanya Andre.


“ apanya?” heran Irish.


“ biar bagaimana pun, Elena tetap lah ibu kandungmu, Irish.” ucap Andre.


“ ia memang ibu kandungku. Namun, meski begitu, ia bahkan tak bisa mengingatku dan membenciku saat aku ia melahirkan aku. Selama ini aku tidak pernah merasakan arti kasih sayang seorang ibu dari mama ku. Lalu mengapa aku juga harus bersimpati kepada ibu yang membenci anak kandungnya sendiri?” tanya Irish dengan tersenyum. Bahkan tidak rasa iba dan kebohongan dari mata seorang Irish.


Ya, sebagai seorang ibu Elena adalah seorang ibu yang gagal- yang bahkan membuat anak- anaknya membenci ibu kandungnya sendiri.


“ setelah sekian lama kau akhirnya bisa menyaksikan dunia luar. Apakah kau tidak ingin bertemu dengan kakak mu?” tanya Andre.


“ ia memang kakak ku, namun kami hampir tidak pernah bertemu satu sama lain. Aku rasa akan cukup canggung jika kita bertemu.” jawab Irish.


“ setidaknya katakan padanya jika ia memiliki adik dan itu dirimu.” jawab Andre.


“ aku usahakan.” jawab Irish sekenanya.

__ADS_1


Sifatnya sangat berbeda dengan Fiona yang feminine dan lemah lembut. Sikap Irish tenang dan penuh kehati- hatian.


Tak heran, sedari kecil, Andre sudah mendidik Irish sebagai mata- mata yang selalu menyembunyikan jati dirinya sebagai seorang wanita.


__ADS_2