Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Dilema


__ADS_3

Elena sedang uring- uringan sekarang. Selain karena hormon kehamilannya, ia tidak bisa lagi berkarier karena sedang hamil. Dan di saat ia tengah di liputi gairah- Lionel tak juga dapat di hubungi dengan berbagai alasan.


Lionel beralasan jika Elena tengah hamil muda- sehingga tidak ingin terlalu banyak berhubungan badan dan mengakibatkan bayi Elena keguguran.


Ya, Elena mengakui jika dirinya hamil- namun, tidak mengakui jika itu bayi Lionel. Tentu saja, karena pria itu tahu tentang masa lalu Elena- yang menyukai banyak pria. Elena juga yakin jika Lioel juga tak ingin mengakui kehamilan Elena karena itu akan merusak nama baik Lionel.


Elena masih ingat jika alasan pria itu ingin mencuri rahasia perusahaan Louis adalah; agar consument nya beralih ke perusahan permata Carter. Sehingga, tak mungkin juga Lionel ingin nama baiknya rusak dan tercemar karena menjadi perusak rumah tangga orang antara istri dengan direktur tempatnya bekerja- sekaligus orang yang telah mengangkat Lionel menjadi wakil direktur.


Hal itu bukan hanya akan merusak nama baiknya namun juga membuat ia di hujat banyak orang.


Elena sendiri tidak bisa mengatakan jika itu adalah bayi Louis. Tentu karena Elena tidak bisa mengatakan soal rencananya yang ingin menjadi nyonya Fransiscus yang sah- karena itu sama saja dengan mengatakan jika Elena mengkhianati Lionel. Bagi pria itu- Elena dan Lionel berada di satu perahu yang sama.


Namun tanpa Elena sadari, alasan Lionel tak mengunjungi Elena- tentu karena ia lebih memilih meluangkan waktunya untuk mengunjungi apartment Agatha. Ia senang karena Agatha kembali ia temukan.


Selama ini, ia hanya menggunakan Elena sebagai pelampiasan- ketika Agatha menghilang. Sekarang, wanita itu telah kembali dan yang pasti dalam status single- itu sebabnya Lionel berusaha dekat dengan Agatha dan mencoba menarik perhatian anak asuh Agatha. Ia bahkan hampir melupakan rencananya yang ingin mengambil rahasia perusahaan Louis dan tidak peduli Assisstant pribadi Louis yang tidak ada di tempatnya.


“ paman, ada apa kau kemari lagi? Apa kau tidak ada kerjaan?” tanya Axel ketika Lionel ke apartment Agatha.


“ aku hanya ingin mengunjungi ibumu, anak manis. Ibumu ada?” tanya Lionel. Dalam soal anak kecil- sesungguhnya, Lionel lebih gampang berteman dengan anak kecil dari pada Louis- namun, alasan Axel tidak dekat padanya tentu saja karena ingin melindungi mama angkatnya tersebut.


“ kakak? Ada apa kau kemari?” heran Agatha.


“ hanya mengunjungimu.” ucap Lionel memberi bunga mawar kepada Agatha.


“ setiap datang kemari selalu memberi bunga. Apartment kami bukanlah pemakaman, paman.” celoteh Axel sarkas.


“ Axel.” panggil Agatha agar Axel tidak memotong pembicaraan lagi.


“ apa, ma?”


“ main sama Fiona di kamar, ya.” ucap Agatha menenangkan Axel.

__ADS_1


“ oke.” Axel menghela nafasnya.


“ temannya main kemari?” tanya Lionel.


“ ya. Duduklah, aku akan membuatkan minum.” ucap Agatha membawa bunganya masuk- Lionel pun masuk ke apartment Agatha.


“ ada tamu?” Fiona keluar dari kamar Agatha.


“ halo, anak manis. Nama Uncle Lionel.” ucap Lionel mensjajarkan tubuhnya dengan tinggi Fiona.


“ Fiona.” jawab Fiona sambil makan cupcake buatan Agatha.


“ kau makan apa, anak manis?” tanya Lionel mula berjongkok.


“ cupcake, aunt Agatha yang membuatkan. Enak sekali, ya kan, Axe?” tanya Fiona. Axe adalah nama panggilan yang di berikan Fiona kepada Axel.


“ erm.., masakan buatan mama ku memang selalu enak.” ucap Axel menyombongkan Agatha- membuat kedua orang dewasa itu tertawa karenanya.


“ tentu.” jawab Lionel duduk di sofa tamu.


“ ini, kebetulan baru saja matang.” ucap Agatha memberi Lionel beberapa buah cupcake coklat.


“ Enak.” Lionel memakan cupcake buatan Agatha. Nyam.


“ itu karena coklat yang kau berikan juga enak. Itu yang membuat cupcake nya juga enak.” ucap Agatha tertawa melihat wajah Lionel.


“ kau tidak suka coklatnya?” hingga memilih di buat cupcake dari pada di makan langsung? heran Lionel.


“ suka. Coklatnya enak. Sayangnya, aku tidak begitu suka manis- sehingga aku sangat jarang makan coklat murni seperti itu. Sementara Axel masih berumur 3 tahun- masih belum boleh makan coklat- terlalu banyak, aku takut ia mimisan, sehingga aku memilih membuatnya menjadi kue.” jelas Agatha.


“ kau benar.” ucap Lionel tampak berpikir.

__ADS_1


“ kau tidak bekerja? Ini masih jam kantor, bukan?” tanya Agatha.


“ aa., aku.., aku hanya melakukan inspeksi lapangan di dekat sini, sehingga aku memilih mampir ke tempatmu.” ucap Lionel sebagai alasan.


“ hem?” heran Agatha.


“ ngomong- ngomong.., apa kau merasa Fiona itu mirip dengan seseorang?” heran Lionel mengalihkan.


“ kau juga merasakannya?” heran Agatha. Sekilas, ia memang merasa Fiona mirip dengan seseorang.


Namun, berbeda dengan Agatha yang hanya pernah bertemu dengan Elena beberapa kali- Lionel yang hampir setiap malam bertemu tentu saja lebih hapal dengan wajah Elena.


Elena? Ya gadis kecil itu memang mirip dengan Elena.


‘ anak Elena?’ batin Lionel.


‘ tidak!' Sewaktu pertama Lionel bertemu dengan Elena- wanita itu tengah mengeluh karena ada pria yang meninggalkannya karena memilih istrinya yang tengah hamil dari pada Elena- tidak mungkin jika itu anak dari Elena. Karena jika sampai Elena memiliki anak- pasti produser itu akan memilih Elena ketimbang istri sah nya. batin Lionel.


Tentu karena anak itu bukan anak dari produser itu. Dan tentu saja- Lionel tak mengetahuinya. Perihal Elena yang pernah memiliki anak dan membuang anak kandungnya ke panti asuhan di tutup rapat oleh wanita itu dan hanya Elena yang tahu hal itu.


Sementara Lionel sedang sibuk dengan pemikirannya, Louis sedang kesal karena sekarang karena Lionel, lagi- lagi datang ke apartment Agatha.


“ pria yang satu itu.., ia seorang wakil direktur, namun bahkan hampir tidak pernah ada di tempatnya.” kesal Louis.


Yang pertama Elena dan setelah Agatha kembali- Lionel berganti haluan menjadi Agatha.


Meski sejujurnya, Louis sedikit terbantu saat Lionel tidak ada di tempatnya. Jika pria itu tahu Andre tidak ada di sisi Louis- pasti Lioel akan menggunakan kesempatan itu untuk mempengaruhi karyawan perusahaan Fransiscus dan mencoba menghasut mereka untuk mengkhianati Louis.


...Di lema seorang Louis😢...


...0o0...

__ADS_1


__ADS_2