Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Axel Fransiscus?


__ADS_3

Anak Agatha di prediksi akan terlahir sebagai anak perempuan.


Dan karena itulah, bahkan.., meski anak Agatha belum lahir- Louis telah meyiapkan untuk nama anak mereka kelak.


Freya; yang berarti wanita yang di hormati dan di sukai banyak orang. Dengan harapan anak mereka nanti akan di hormati dan memiliki banyak teman.


Selain nama, bahkan Louis sudah menyiapkan beberapa peralatan bayi seperti..., baju bayi, mainan bayi, boneka, tempat tidur bayi dan sebagainya. Dan sebagainya.


Bahkan,, jika tidak di hentikan, Louis juga akan membeli kasur tambahan untuk anak mereka kelak untuk di litakkan di kamar Alice.


“ Louis! Anak kita bahkan belum lahir!” kesal Agatha yang melihat barang- barang sudah memenuhi rumah.


“ lebih baik mempersiapkan segalanya, Agatha. Agar, jika anak kita lahir- kita tidak perlu repot kehabisan baju dan boneka.” ungkap Louis dengan sumringah.


“ aku yakin, nanti setelah lahir akan lebih banyak lagi baju dan mainan yang kau belikan.” ucap Agatha pasrah. Bahkan, ia sebagai perempuan saja tidak seantusias- Louis.


“ kau benar- benar tidak mengenal batas. Lihat! Bahkan untuk berjalan saja- susah, karena rumah kita penuh akan barang.” ucap Axel berceloteh.


“ cerewet!” kesal Louis.


“ by the way, Axel, Alice- ini kartu bus kalian. Meski saat berangkat dan pulang sekolah- kalian aku antar, kalian bisa tetap bebas bermain ke taman dekat sekolah kalian menggunakan kartu bus ini. Asal, kalian hati- hati.” ucap Louis memberikan kartu bus kepada Alice dan Axel.


“ Axel Fransiscus? Aku berganti nama marga?” tanya Axel.


“ ya. Sekarang, mama mu sudah menikah denganku, marganya- kini ikut menjadi margaku, itu sebabnya- kau sebagai anak nya juga mengikuti margaku.” ucap Louis.


Mendengarnya, tampak wajah Axel yang memerah karena haru dan lalu memalingkan muka.


“ terima kasih.” ucap Axel dengan wajah yang memerah.


“ sure.” jawab Louis dengan senyum.


Satu- satunya yang tidak tersenyum adalah..., Alice.


Melihat ada marga Fransiscus di belakang nama Axel membuatnya semakin yakin jika mereka semakin tidak bisa bersatu.


Sementara itu, di lain tempat.


Tepatnya di perusahaan kecantikan Nakamura. Andre baru saja akan ke meja nya. Namun, perhatiannya teralihkan saat menyadari jika Moon Jeong tengah membereskan mejanya.


“ anda mau apa? Kenapa membereskan meja anda?” heran Andre- di perusahaan, pria itu berusaha menunjukkan profesionalitasnya.


“ tugasku di sini sudah selesai. Selanjutnya, akan di gantikan oleh karyawan lain dari perusahaanku.” ungkap Moon Jeong.


“AP? Lalu..! anda mau kemana?” ucap Andre dengan terkejut.

__ADS_1


“ pulang ke korea.” jawab Moon Jeong dengan Lugas. Membuat Andre menjadi takut.


Takut?


Ya, entah mengapa- rasa takut memenuhi diri Andre saat ini, ia takut- jika ia membiarkan Greisy pergi- ia benar- benar akan kehilangan Greisy selamanya.


Tubuh Andre melemas. Ia meruntuhkan egonya dan memilih menjatuhkan harga dirinya.


Kini, tampak jika Andre tengah berlutud sekarang.


“ ap.., Apa yang kamu lakukan?” ucap Moon Jeong dengan terkejut.


“ aku mohon! Aku mohon.., maafkan aku, Greisy!” ucap Andre sambil menunduk.


“ Andre!” ucap Moon Jeong dengan terkejut. Tak heran, Moon Jeong menyadari jika Andre- pria dingin dan cuek itu- kini tengah berlutud sambil menangis hanya untuk permintaan maaf wanita itu.


“ aku mohon! Berikan aku kesempatan sekali lagi! Aku mohon biarkan aku bertanggung jawab, Greisy! Aku mohon!” lirih Andre.


Tampak jika Moon Jeong sedang goyah sekarang, demi dirinya, Andre meruntuhkan harga dirinya dan Egonya.


“ Moon! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau lama sekali di dalam- bukankah kau bilang hanya sebentar?” ucap sebuah suara.


Mendengar ada suara pria yang memanggil Greisy membuat Andre melihat siapa pria yang memanggil wanita itu.


“ dia adalah Seo- Jun, tunanganku.” ucap Moon Jeong menjelaskan.


“ APA? Apa nenekmu tidak tahu kau hamil? Dan kau- sekarang sedang hamil anakku, Greisy!” ucap Andre dalam kemarahan.


“ ia tahu. Namun, karena ia tahulah- ia segera menjodohkan aku dengan Seo- Jun.” ucap Moon Jeong.


“ maafkan aku, itu adalah alasan lain mengapa aku tidak bisa menerimamu. Nenekku terlalu marah padamu.” ucap Moon Jeong melewati Andre yang masih berlutud.


“ ayo, Jun.” ucap Moon Jeong.


“ apa tidak apa- apa membiarkannya berlutud seperti itu?” tanya Seo Jun.


“ terserah dia!” ucap Moon Jeong acuh.


Akhirnya, Moon Jeong dan Seo- Jun pergi meninggalkan Andre di saat pria itu masih berlutud.


Andre terdiam. Sekarang, Moon Jeong tidak sendirin, masih ada Ji Jeong- nenek dari Moon Jeong yang melindunginya. Orang- yang kekuasaannya tidak kalah dari keluarga Fransiscus. Pemilik dari perusahaan kecantikan; Flowr Beauty.


Lalu?


Apakah Andre memilih menyerah pada Greisy? Dan membiarkan Moon Jeong kembali ke korea?

__ADS_1


Jawabannya adalah Tidak!


Andre bergegas berdiri dan mengejar Moon Jeong dan pria yang katanya adalah tunangan dari Moon Jeong.


Terlambat!


Moon Jeong telah naik mobil Seo- Jun dan melajukan mobilnya menuju bandara International.


Akhirnya, Andre pun bergegas menuju mobilnya di parkirkan dan dengan kecepatan penuh- menyusul mobil mereka menuju Bandara.


Tampak jika rombongan keluarga Jeong telah menunggu Moon Jeong dan Seo- Jun untuk mengawal mereka menuju pesawat jet pribadi milik Flowr Beauty.


“ TUNGGU!” tekan Andre.


“ Kau?” kesal Ji Jeong.


Namun rasa kesal itu berubah menjadi keterkejutan karena melihat- untuk sekali lagi Andre tampak berlutud di hadapan para rombongan Jeong- termasuk para bodyguard yang mengikuti keluarga Jeong.


“ saya mohon! Saya mohon berikanlah Moon Jeong untuk saya. Ia tengah hamil dan bayi yang ia kandung adalah anak saya! Biarkan saya bertanggung jawab untuk anak itu!” ucap Andre memohon. Ia meluruhkan harga dirinya- apapun, agar ia tak lagi kehilangan wanita yang ia cintai.


“ Kau! Berani- beraninya meminta cucuku! Satu- satunya pewaris dari Flowr Beauty!” kesal Ji Jeong, sementara, Moon Jeong di halangi oleh Seo- Jun agar wanita itu tidak bisa di gapai oleh Andre.


“ saya mohon! Saya sungguh- sungguh mencintainya! Saya ingin bersamanya bukan karena perusahaan Flowr Beauty namun karena sungguh- sungguh mencintai Greisy!” ucap Andre tegas.


“ Andre!” ucap Moon Jeong lirih. Akhirnya, akhirnya kata- kata yang di tunggu- tunggu oleh dasar lubuk hati terdalam Greisy terdengar juga oleh wanita itu. Untuk sekian lama, Greisy tak percaya jika Andre- akhirnya mengatakan jika pria itu juga mencintai Greisy.


Namun mengapa?


Mengapa saat ia telah hancur- baru Andre mengakui perasaannya?


Mengapa?


Pria itu baru mengatakannya saat Moon Jeong tidak bisa kembali menjadi Greisy?


Greisy tahu;


Alasan mengapa Elan Bell- ayah dari Greisy, memilih meninggalkan keluarga Jeong..,


adalah karena peraturan keluarga Jeong yang ketat.


Bahkan saat kali pertama Greisy berubah nama menjadi Moon Jeong- hal pertama yang menantinya adalah pelajaran yang ketat menjadi seoang pewaris.


Itulah mengapa Elan memilih melindungi Greisy dan keluar dari kehidupan yang mewah seorang Jeong- karena, Elan ingin Greisy menjadi anak yang bebas dan merasakan masa kecil yang bahagia- bukan terkekang oleh peraturan dan pembelajaran yang ketat.


Terlihat saat Ji Jeong yang tahu Moon Jeong hamil- bahkan dengan cepat, wanita tua itu langsung menentukan tunangan untuk Moon Jeong- hal itu tak lain dan tak bukan karena wanita tua itu tak ingin Moon Jeong dan Andre bersatu sekaligus agar nama Jeong tidak menanggung malu karena Moon Jeong hamil di luar nikah.

__ADS_1


__ADS_2