
“ jangan seperti ini, Wan.”ucap Felix menjauhkan tubuh kekasihnya yang berusaha menempel padanya.
Ya, sebagai permintaan maaf karena wanita itu tidak membalas chat nya, Wanda mengajak Felix bertemu di apartment pria itu.
Sejujurnya, Felix mulai enggan bertemu dengan wanita itu- namun, alasan mengapa ia masih mencoba menemui wanita itu tak lain karena menghindari istrinya. Kejadian kesalahan Felix dalam mengenali bumbu dapur cukup membuat pria itu malu.
Felix sadar jika dirinya sudah Sarjana dan pernah menjadi dosen- bahkan sekarang, dirinya sedang menempuh pendidikan magister- namun, bahkan Felix tidak dapat membedakan bumbu- bumbu dapur itu.
Memalukan. Apalagi saat istri kecilnya itu bertanya; apakah Felix dapat membedakan gula atau garam. Dan sialnya, jawaban Felix seolah memperlihatkan jika pria itu tidak tahu bedanya endapan air laut dengan endapan air tebu tersebut.
“ kenapa kau menghindariku, Fe? Apa kau mulai mencintai istrimu? Kau berjanji padaku jika kau tidak akan mencintai istrimu.” ucap Wanda bermain drama. Melihatnya membuat Felix menghela nafasnya.
“ Fe, sayang. Katakan kau tidak mencintai istrimu kan?” tanya Wanda.
“ maafkan aku.” cicit Felix. Melihatnya, membuat Wanda mengigit jarinya. Semua pesona yang coba wanita itu buat jelas tidak ada apa- apanya dengan pesona Freya.
Berbeda dengan Wanda yang berpura- pura sederhana, Freya sunguh- sungguh lah wanita yang sederhana tanpa kepura- puraan di balik harta melimpahnya.
Begitupun dengan kecantikan yang Freya keluarkan.
Meski Freya jarang menggunakan skincare mahal, namun, perawatan alami yang di ajarkan Agatha jelas lebih bermanfaat dari semua skincare dengan bahan kimia tersebut.
“ Fe sayang.., kau boleh memiliki perasaan pada istrimu tapi ingat- perasaanmu kepadaku jauh lebih besar kan?” tegas Wanda.
“ Wan! Aku memang berjanji padamu untuk tidak mencintai istriku ataupun menyentuhnya- wanita yang seharusnya sah dan berhak aku sentuh- namun, aku tidak berjanji akan adanya Affair, Wan.” jelas Felix.
Ucapan pria itu lantas membuat Wanda menggertakkan giginya. Ia lantas menggenggam roknya dan secara tiba- tiba tersenyum. Entah rencana apa yang ada di benak wanita itu.
“ kalau begitu, bolehkah aku memelukmu sebagai teman?” tanya Wanda. Melihatnya membuat Felix berpikir sebentar sebelum menerima Wanda dan memeluk wanita itu.
Ia sendiri heran, kebersamaannya dengan kekasihnya terhitung bertahun- tahun- namun, entah mengapa kebersamaan istrinya yang baru terhitung beberapa hari sudah menghilangkan getaran- getaran Felix kepada kekasihnya. Bahkan, pelukan yang selama bertahun- tahun terasa spesial- kini terasa biasa- biasa saja dan tidak terasa istimewa.
Berbeda dengan saat ia bersama dengan istrinya.
Hanya bersama saja sudah membuat Felix merasa gerah. Hadirnya istrinya di mimpinya adalah bukti nyata jika hatinya tak lagi tertaut pada kekasihnya yang telah menemani pria itu bertahun- tahun.
__ADS_1
Jatuh cinta?
Apa Felix benar- benar mulai mencintai istri kecilnya?
Di tatapnya wajah kekasihnya sekarang. Apakah, sedikitpun tidak ada getaran lagi di hati Felix untuk kekasihnya?
Namun, entah bagaimana melihat wajah Wanda- yang terlintas malah wajah kecewa istrinya.
Ya, saat Felix sedikit berkata kasar pada Freya- sejujurnya, tidak butuh waktu lama untuk pria itu menyesali perkataannya. Ia lantas mencoba mengintip dari balik punggungnya- bagaimana wajah istrinya saat itu. Dengan jelas, Felix menyadari jika istrinya terluka dan sedikit menangis karena perkataan pria itu. Namun, dengan cepat juga- istrinya menghapus air matanya dan berpura- pura tertawa lalu kembali menyusul Felix.
Mengingat wajah kecewa istrinya- reflek, Felix menjauhkan tubuh Wanda yang tengah memeluknya.
“ maaf, aku harus pulang.” ucap Felix bergegas keluar dari apartment nya sendiri.
Melihatnya, Wanda hanya tersenyum.
‘akan ada hadiah kecil untuk istri kecilmu, Fe. Tunggu saja.’ kekeh Wanda.
“ permisi, aku adalah tetangga barumu, dan aku membuatkan kue untuk salam perkenalan.” ucap seseorang yang tiba- tiba bertamu.
“ oh terimakasih.” ucap Wanda menerima kue yang di berikan.
Elena? Ya, yang bertamu adalah Elena.
“ apakah itu adalah cucu anda, nyonya?” tanya Wanda berpura- pura sopan.
“ ya, namanya Gavin dan aku adalah Elena.” ucap Elena menggendong Gavin.
“ salam kenal adik kecil.” namun, Gavin hanya melotot ke arah wanita itu.
“ kenapa?” heran Elena.
“ busuk. Gavin tidak suka.” ucapan Gavin itu mengingatkan Elena saat dirinya merasakan hal yang sama ketika Alice masih kecil.
“ Kau!” kesal Wanda.
__ADS_1
“ maafkan Gavin, ia masih anak- anak.” kekeh Elena. Melihatnya, membuat Wanda membanting pintu apartment nya tepat di hadapan Elena.
“ sekarang aku mengerti perasaan Agatha. Gavin, ayo kita pulang.” ucap Elena pada cucunya.
“ Erm.”
*
“ aku tidak menyangka jika kau mau menjadi bagian dalam rencana ini.” heran Agatha.
“ melihat Wanda mengingatkan aku akan diriku di masa lalu. Aku menyesali apa yang dulu pernah kuperbuat, namun, aku tidak bisa mengulangi apa yang pernah aku lakukan. Membantu anakmu adalah satu- satunya yang bisa aku lakukan untuk menebusnya. ” ucap Elena masuk ke kamar di sebelah Wanda.
“ apa yang sudah terjadi memang tidak bisa di ulang. Karena kita hidup di masa sekarang bukan di masa lalu. Yang harus kita lakukan hanya terus melangkah agar terus adanya masa depan, El.” ucap Agatha.
“ ya, kau benar. Dan kini aku tahu bagaimana perasaanmu ketika berhadapan denganku dulu.” kekeh Elena.
🌸Sementara itu, di lain tempat🌸
“ kau dari mana?” heran Freya yang melihat suaminya baru pulang. Padahal, mereka masih memiliki cuty kuliah.
“ hanya berjalan- jalan.” ucap Felix menutupi. Namun, hal itu tidak berpengaruh untuk Freya yang pintar dan cermat. Dengan jelas, wanita itu melihat ada bekas lipstik di leher suaminya yang menjelaskan kemana suaminya itu pergi.
Nyut! Sakit!
“ kenapa kau memegangi dadamu?” ucap Felix sedikit khawatir.
“ tidak apa- apa, mungkin pengaruh datang bulan. Aku akan kembali beristirahat di kamar.” ucap Freya menepis tangan Felix.
Wanita itu, pikir dirinya kuat. Ia sendiri yang meyakini jika ia akan membuat suaminya mencintainya. Namun, ternyata ikatan pernikahan yang sah tidak dapat mengalahkan hubungan yang terjalin bertahun- tahun.
Freya lantas langsung meringkuk di kasur nya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Berharap dengan tidur akan menghilangkan rasa sakitnya. Ibarat mimpi yang akan menjadi buih kala terbangun nanti.
...Dari gaya penulisan author menurut para reader berapa umur author?...
...Bagi 3 reader yang jawab tepat akan di beri selamat dari author😂...
__ADS_1
...Kalau 3 author yang cuma pengacara( pengangguran banyak acarr) ga akan kuat memberi pulsa. Mungkin satu dulu buat para reader yang aktif coment dan bener nebak umur author...
...20 rb minat?...