
Rumah sederhana di sediakan untuk Freya dan Felix.
Satu kamar utama, satu ruang untuk tamu, satu kamar tidur tambahan dan karena Freya merupakan Fashion Designer- Bernard juga sedikit menambahkan satu ruang perpustakaan sekaligus untuk ruang untuk Freya dan Felix berkarya. Lengkap dengan manekin, mesin jahit, dan beberapa gulungan kain serta benang dan jarum lalu hiasan berupa mote dan lain- lain.
Lalu, ada pula, dapur yang jadi satu dengan ruang makan. Ruang untuk mencuci baju dan halaman untuk menjemur. Ada pula kolam ikan dengan pohon bunga sakura yang entah bagaimana bisa tumbuh di halaman itu. Mungkin, itu salah satu tanaman hasil rekayasa genetika yang di buat Ed.
“ aku akan tidur di ruang tamu, kau tidur di ruang utama.” ucap Felix membawa koper pakaiannya. Hanya pakaian, lagi pula, semua sudah di siapkan di rumah ini. Hanya tinggal buku pelajaran yang mungkin akan di kirimkan ibu dan ayahnya.
“ kenapa harus kamar terpisah, kakak? Kita ini suami istri?” heran Freya.
“ satu hal yang harus kau ingat; kita ini di jodohkan! Aku tidak menikahimu secara sukarela.” ucap Felix dengan dingin.
Hal yang sama terjadi di beda generasi. Yang berbeda adalah; jika Agatha menanggapi dengan dingin dan cuek; namun, hal itu tidak bisa di lakukan Freya yang ceria.
“ baiklah. Sebagai istri yang berbakti pada suami, biar aku yang tidur di kamar untuk tamu.” ucap Freya semangat.
“ tapi, ingatlah untuk mengunci kamarmu.” ucap Freya lagi.
“ kenapa?” heran Felix.
“ jika tidak, siapa yang tahu aku salah kamar dan memasuki kamarmu.” goda Freya mengelus dada Felix membuat pria itu terkejut akan istrinya yang begitu agresif.
“ kau begitu tidak tahu malu.” keluh Felix menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya.
“ apa salahnya nakal kepada suami sendiri.” kekeh Freya masuk ke ruang tamu.
Melihatnya membuat Felix menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
kau boleh memiliki rasa dengannya, namun jangan mencintainya. Ucapan Wanda terngiang di pikirannya, namun, entah mengapa, seolah hati dan pikirannya bertolak belakang, pria itu sendiri menjadi tidak yakin, apakah ia benar- benar dapat menjaga hatinya untuk kekasihnya yang sudah bersamanya bertahun- tahun dan kalah dari seorang gadis yang baru ia nikahi beberapa hari.
Apa lagi, beberapa hari ini- wanita yang menjadi kekasihnya itu tak juga membalas chat dari Felix.
__ADS_1
Sementara itu di lain tempat, tepatnya di apartment milik Felix.
“ sial! Bukan chat orang ini yang aku tunggu.” kesal Wanda- karena chat yang wanita itu tunggu bukanlah chat yang berasal dari Felix.
Wanita itu sudah berulang kali menghubungi nomor yang di berikan Ed- namun, sampai sekarang, pria itu tak juga membalas chat kepada Wanda. Bahkan panggilan pun tidak pernah di angkat.
“ sial, aku sudah memamerkan apartment mewah ini untuk merayu pria tampan itu. Namun, mengapa sampai sekarang- pria itu tak juga menghubungiku?” heran Wanda melihat handphone nya.
“ apa jangan- jangan...,” Wanda mulai berpikir.
“ pria itu, type yang tidak tertarik harta? Ia pasti sudah memiliki banyak harta.” ucap Wanda berspekulasi.
“ aaaa. Apa ia mau aku rayu dengan tubuhku? Tidak ada pria yang tidak akan luluh pada tubuh wanita.” wanita itu lantas mengirimkan foto sexy nya.
Ya, inilah wajah asli seorang Wanda. Ia adalah type wanita yang tidak pernah puas hanya di berikan cinta.
Wanda ingin sesuatu yang lebih dari pada cinta. Apa lagi, Felix tak pernah mau di ajak lebih. Bahkan ciuman pun tidak mau. Tentu saja, Wanda pernah memberi obat perangsang pada pria itu. Namun, meski tidak sekebal keluarga Fransiscus, keluarga Nelson masih dapat mempertahankan akal sehatnya dan memilih menghindar. Begitupun dengan Felix yang lebih memilih bersolo carier saat Wanda memberikan perangsang padanya.
Ayah dan anak?
Ya, sebelum memutuskan bekerja di bagian personalia di kampus Felix- dulu, Wanda adalah office girl di perusahaan Nelson. Wanita itu bosan dengan kehidupannya dan lelah harus terus berusaha keras. Ia iri pada orang- orang yang dengan mudahnya membeli apa yang mereka mau. Itu sebabnya, ia ingin merangkak naik ke kasur direktur Nelson yang saat itu- di duduki oleh ayah Felix. Namun, sama seperti Felix- ayah dari Felix itu masih dapat mempertahankan akal sehatnya dan memilih mendorong Wanda saat wanita itu duduk di pangkuan ayah Felix.
Namun, berbeda dengan Felix yang memutuskan bersolo carier- ayah Felix tentu saja memilih menuntaskannya dengan istrinya atau lebih tepatnya ibu kandung Felix.
Ibunda dari Felix akhirnya memutuskan memecat Wanda. Namun, tidak sampai di pecat, Wanda sudah lebih dulu kabur dari perusahaan Nelson. Entah takdir apa yang membawa Wanda hingga bertemu dengan Felix.
Wanda menggunakan topeng wanita cantik yang sederhana untuk mendekati Felix. Namun, satu yang tidak terkira bagi Wanda adalah; Felix adalah type pria yang serius. Demi menunjukkan pada orang tuanya- jika ia mampu; pria itu rela tidak menggunakan sepeserpun uang dari Nelson.
Wanda hampir saja putus asa. Niat awal mendekati Felix adalah demi kekayaan keluarga Nelson. Dan, saat mulai berniat pergi meninggalkan pria itu, siapa yang menyangka jika Felix benar- benar dapat membutikan jika ia mampu dan bisa membeli apartment. Jadilah, wanita itu memilih tetap bersama Felix dan tidak keberatan meski tidak di nikahi pria itu.
Sementara itu, di lain tempat.
__ADS_1
“ huh! Istriku bahkan lebih sexy dari pada ini. Dan dia berani mengrimiku gambar tidak menarik ini.” ucap Ed dengan smirk smile nya.
“ simpan saja, itu bisa menjadi bukti jika suatu hari rubah itu mengelak.” jelas Andre.
“ siap, tuan. Segala rekaman dan chat yang ia kirim sudah saya kirim ke handphone anda. Apa perlu saya menghack system apartment nya dan menaruh camera dan mice perekam di sana?” tanya Ed.
“ kau harus membuat alasan yang tepat- untuk masuk ke apartment wanita itu. Dan sebisa mungkin, minta pria tampan untuk memasuki apartment wanita itu.” jelas Andre.
“ biar saya saja yang memasuki apartment nona Wanda.” ucap Irish.
“ kau?” heran Andre.
“ anda pasti tahu, jika semua pengawal dan bawahan anda adalah orang yang loyal. Saya kasihan jika mereka di tugaskan menggoda nona Wanda.” ucap Irish.
“ kenapa kau tidak jujur, jika kau takut aku di goda nona itu.” kekeh Ed.
“ diamlah.” kesal Irish.
“ kurasa tidak masalah, Irish bisa menyamar menjadi seorang pria bukan?” tanya Andre.
“ saya mengerti jika memasang camera dan mice perecam. Namun, mengapa harus seorag pria yang memasuki apartment nona Wanda?” tanya Irish.
“ tentu untuk membuktikan; apakah ia seorang playgirl atau tidak.” jawab Andre.
“ saya mengerti. Jka ia tertarik pada pria, ia pasti akan langsung menggoda para pria itu, bukan?” tanya Irish.
“ ya, aku rasa ia akan sedikit liar dan tidak akan berhenti kecuali merabamu. Selain memakai chest binder. Pakailah brief yang sudah di pasang bantalan agar terlihat jika kau memiliki senjata pria.” jelas Andre.
“ aku mengerti.”
...Awalnya author pikir karakter Ed dan Irish tidak akan tampil lagi😅...
__ADS_1
...Tapi klo d pikir2 adanya Ed berguna dalam misi penting mengungkapkan si rubah betina😁...