
“ Agatha.” panggil Louis.
Kehamilan Agatha dan Elena hanya berselisih 10 minggu. Jika kehamilan Elena tepat berumur 28 minggu maka tentu saja umur kehamilan Agatha sudah memasuki usia 18 minggu.
Di kehamilan Agatha yang menginjak 4 bulan- perut Agatha mulai terlihat berisi meski tidak terlalu terlihat buncit.
” hem?” heran Agatha.
“ setelah ini aku akan merayakan 7 bulanan kehamilan Elena.” ucap Louis.
” hem? Lalu kau ingin memamerkan kemesraanmu- dengan Elena, hem?” goda Agatha.
“ tentu saja tidak! Kau lupa apa yang aku katakan soal rencana menjebak Elena di perayaan 7 bulanan kehamilan Elena? Aku akan menyiarkannya secara langsung tentang apa yang akan terjadi di perayaan tersebut. Tontonlah, Agatha! Setelah kejadian itu, aku akan menjatuhkan Elena dan orang yang menjadikan Elena sebagai Pion. Akupun akan memberikan status yang jelas padamu dan anak kita.” ucap Louis mengelus perut Agatha.
Agatha hanya terdiam. Mungkin karena hormon kehamilan- ia tidak bisa mengerjai Louis terlalu lama dan selalu berakhir berada di pelukan Louis. Mungkin, itu juga alasan Louis jarang pulang ke kediaman yang di sediakan untuk Louis dan Elena.
Sama seperti saat ini;
__ADS_1
Agatha dan Louis telah tenggelam dalam ciuman yang cukup panas. Sampai suara deheman membuyarkan aksi mereka.
“ ehem.” ternyata itu Axel yang berdehem.
“ anak kecil!” kesal Louis.
” apa? Aku hanya ingin minum. Siapa yang menyangka jka kalian malah melakukan hal itu di kamar tamu!” ucap Axel. Ya, saat ini mereka masih di Apartment Agatha- karena wanita itu hanya ingin kembali ke rumah yang pernah mereka tempati- kala mereka sah menjadi suami istri- saat ia sudah resmi menjadi bagian dari keluarga Fransiscus lagi.
“ sudahlah! Louis! Bukankah kau buru- buru mau ke acara 7 bulanan Elena?” Agatha melerai.
“ Uncle, Dengarkan? Kau harus buru- buru atau kau akan terlambat!” ucap Axel.
“ ya ya!” ucap Axel malas.
** 🌸🌸 **
Setelah Louis pergi dari Apartment Agatha- wanita itu hanya tersenyum melihat kelakuan Axel yang jual mahal pada Louis.
__ADS_1
“ Axel, kenapa kau jual mahal begitu pada Uncle Louis? bukankah selama ini kau memang sudah berlatih memanggil panggilan papa ini? Bahkan mama pernah melihat kau memanggil Uncle Louis- papa, saat uncle tidur di sofa.” goda Agatha.
“ a.., Axel tidak jual mahal! Ini memang sifat Axel koq, ma.” jawab Axel sok cuek padahal jelas terlihat jika wajah Axel memerah karena malu.
Agatha jadi membayangkan jika mereka telah resmi menjadi keluarga nanti dengan Louis dan lahir nya anak mereka kelak- pasti akan ada hari melihat Louis dan Axel yang tak pernah tidak bertengkar- bagai kucing dan tikus untuk berebut kasih sayang Agatha dan anak Agatha kelak.
“ mama jadi tidak sabar kau lahir, nak.” ucap Agatha mengelus perutnya.
Sementara itu, di lan tempat, lebih tepatnya d sebuah hotel dimana di adakan sebuah pesta yang di sewa oleh keluarga Fransiscus- satu gedungnya.
Elena sedang senang sekarang.
Senang? Ya tentu saja senang.
Saat ini Elena sedang di rias bak ratu untuk perayaan 7 bulannya. Ia senang karena Louis menepati janjinya memberikan perayaan 7 bulanan untuk kehamilannya.
Bukankah itu berarti jika keluarga Fransiscus mengakui Elena sebagai Nyonya Fransiscus? Begitupun anak dalam kandungan Elena akan menyandang nama Fransiscus juga?
__ADS_1
Satu hal yang tidak Elena sadari adalah...,
Perayaan 7 bulanan ini adalah hari terakhirnya menyandang nama Nyonya Fransiscus.