Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Sederhana dan cantik


__ADS_3

“ aku tahu kau adalah pengantin baru..., tapi apa perlu kemana- mana membawa Su- A- Mi mu?” kesal para jomblo.


Membuat Freya hanya terkekeh sambil menggaruk tengkuknya dengan tidak nyaman.


‘ dia memaksa ikut.’ ucap Freya sambil berbisik.


“ uhuuk!” namun, Felix masih dapat mendengar perkataan istrinya ini. Membuat Freya dan teman- temannya hanya terkekeh ria.


“ aku akan duduk di sini dan tidak menganggu! Kalian fokus saja pada tugas kelompok kalian dan tidak usah menghiraukan aku.” ucap Felix duduk manis di atas carpet.


Selanjutnya, Felix memilih fokus pada handphone nya. Ia mulai jengah pada kekasihnya yang jarang menghubunginya. Padahal, Felix sudah berusaha menepati janji nya.


Felix jadi bertanya- tanya. Dulu, bagaimana dan apa yang membuat Felix jatuh cinta pada kekasihnya?


Felix yang selalu di batasi pergaulannya untuk kali pertama berkenalan dengan lawan jenisnya- yaitu Wanda. Mungkin, karena itulah ia begitu mudah jatuh cinta pada sosok Wanda yang saat itu merupakan personalia di kampusnya dulu.


Sederhana...., dan cantik.


Felix lantas menatap ke arah istrinya yang tengah kerja kelompok dengan teman- temannya.


Istrinya itu juga cantik.., bahkan, lebih cantik dari seorang Wanda. Dan, meski ia berasal dari keluarga yang kaya dan terpandang, namun, ia terbiasa hidup sederhana dan mandiri. Bahkan Freya tidak pernah keberatan kemana- mana hanya berjalan kaki. Sama seperti saat wanita itu yang rela berjalan kaki malam- malam hanya untuk ke mini market- untuk membeli camilan dan kembali berjalan menuju ke rumah teman- temannya.


Bahkan Felix mengakui jika masakan istrinya sangat menggungah selera seorang Felix- mengalahkan masakan ibu kandung Felix. Bahkan, kekasihnya itu sama sekali tidak bisa masak.


“ kakak. Kegiatan belajar kelompok ini sudah selesai. Apakah kau mau ikut nonton bersama?” tanya Freya.

__ADS_1


“ tidak, kalian nonton sendiri saja.” ucap Felix pura- pura acuh.


Padahal, sedari tadi ekor matanya tidak berhenti mengawasi istrinya.


Saat ini, Freya dan Briana di apit oleh teman pria mereka- sambil menonton Film.


Film romantis? Tentu saja tidak! Meski terlihat seperti perempuan pada umumnya, Freya tidak begitu suka film romantis. Ia lebih suka film comedi atau mungkin film kungfu yang di selingi dengan comedi. Film yang menegangkan jantung seperti film seram atau film tentang akhir kehidupan manusia.


Dan herannya adalah; di saat para wanita berani menonton film dengan music yang sengaja memacu jantung- para pria itu tampak ketakutan karena film tersebut.


“ uhuk!” Felix berdehem kecil saat para pria itu mulai memeluk para wanita.


“ kita.., kita hanya ketakutan..” ucap para pria itu dengan suara bergetar.


Dan! Mereka kembali memeluk para wanita ketika adegan kembali membuat pacu jantung muncul.


“ Eh?”


“ kalau aku bilang pulang itu berarti pulang!” kesal Felix. Mulai meninggalkan rumah teman Freya.


“ ka.., kalau begitu, aku pulang dulu, jangan lupa kirimkan video itu ke email ku.” pinta Freya berlalu menyusul suaminya.


“ suaminya kenapa?” heran Steve.


“ aku rasa ia cemburu, kau juga kenapa harus memeluk wanita yang sudah bersuami!” heran Briana.

__ADS_1


“ aku reflek!” jelas Hendrik.


“ lagi pula, jadi cowok kenapa lettoy banget sie? Masa hanya karena menonton film begini kalian para pria malah takut?” kesal Briana.


“ itukan menakutkan Bri.” cicit para pria.


🌸 sementara itu 🌸


“ kakak, jalannya pelan sedikit!” ucap Freya berusaha menyusul langkah kaki suaminya. Felix tidak menanggapi dan memilih melajukan langkahnya menuju jalan pulang.


Melihatnya, membuat Freya terkekeh.


“ kakak.., jangan- jangan...” ucap Freya sambil tidak berhenti tertawa kecil.


“ kau cemburu, ya?” ucapan Freya membuat Felix menghentikan langkahnya. Dan karena tidak siap- membuat Freya menabrak punggung suaminya tersebut.


“ kakak! Kenapa kau berhenti tiba- tiba?” ucap Freya memegangi hidungnya.


“ aku bilang tidak!” ucap Felix tertahan. Tampak jika pria itu tengah menggertakkan giginya dan tangannya mengepal seolah menahan amarah.


“ tidak?” heran Freya.


“ aku bilang tidak itu berarti tidak! Aku tidak bisa mencintaimu! Dan selamanya tidak akan mencintaimu! Apa kau tidak mengerti bahasa manusia!” bentak Felix membuat Freya terdiam.


Tampak jika Felix meninggalkan Freya terdiam sendirian.

__ADS_1


“ aku sudah sering melihat sis Alice yang terluka akan sikap cuek Axel. Aku pikir aku akan terbiasa melalui semuanya. Namun..” ucap Freya tersenyum meski matanya tampak terluka sekarang.


“ ternyata rasanya tetap sakit saat aku merasakannya sendiri.” ucap Freya menghapus air matanya yang sempat keluar dan memilih menyusul suaminya kembali ke rumah mereka.


__ADS_2