
Sementara itu, di tempat lain, tepatnya di panti asuhan Santa Maria.., tampak jika panti asuhan itu kedatangan pengunjung. Salah satu pengunjung menyadari ada anak yang di kenalnya.
“ Fiona?” panggil salah satu pengunjung tersebut.
“ uncle Henry?” heran Fiona menghampiri Henry.
“ uncle kenapa datang ke panti asuhan Fio? Seingat Fiona- Fio belum memberi tahu jika Fiona berasal dari panti asuhan ini.” ucap Fiona panjang lebar.
“ uncle memang menjumpai panti asuhan untuk mengasuh anak, Fiona.” jelas Henry.
“ ooo?” jawab Fiona dengan polosnya.
“ Ella! Kemarilah!” panggil Henry.
Fiona hanya menatap wanita yang di panggil Henry. Sama seperti namanya, wanita itu terlihat menawan dan wanita itu terlihat seperti ibu peri yang sering Fiona tonton di TV.
“ ini istri Uncle, Fio. Ell, ini anak gadis yang aku beri tahu kan kepadamu.” ucap Henry mengenalkan Fiona kepada istriny begitupun sebaliknya.
“ hallo, anak manis.” jawab Ella ramah.
“ hallo, Aunt. Aunt terlihat seperti peri.” jawab Fiona tidak kalah ramah.
"eh?" ucapan Fiona membuat Ella terkejut. Sebelum akhirnya tersenyum dan berkata;
__ADS_1
" terima kasih, anak manis. Fiona juga seperti peri, cantik dan manis." juga imut.
“ Fiona. Kedatangan kita kemari..., uncle pernah cerita kan? jika anak uncle tiada..” jawab Henry.
“ ya?” jawab Fiona.
“ jadi kita kemari untuk mengangkat anak sebagai ganti anak uncle yang tiada Fio.” jawab Henry.
“ oo?” Fiona hanya ber- oo ria. Melihatnya, Ella hanya tersenyum. Ini kali pertama suaminya terlihat begitu akrab pada anak kecil. Bahkan beberapa panti asuhan telah mereka datangi pun- Ella tidak melihat suaminya ini dekat dengan anak kecil- seperti ia dekat dengan Fiona.
“kelihatannya kau cukup menyukai Fiona.” tanya Ella.
“ em? Entahlah, saat melihat Fiona aku merasa ada perasaan familiar dengan anak ini.” jawab Henry berjongkok dan memangku Fiona.
“ bagaimana jika kita mengasuh anak ini saja?” tanya Ella.
“ Fiona mau menjadi anak uncle dan Aunt?” tanya Ella mensjajarkan tingginya dengan tinggi Fiona yang di pangku Henry.
“ tentu saja.’ tampak wajah Fiona sedang berbinar sekarang.
“ tapi...” tiba- tiba wajah Fiona menjadi murung.
“ kenapa?” heran Henry dan Ella.
__ADS_1
“ Fiona baru saja sekolah.., apakah ketika uncle dan Aunt mengangkat Fiona- Fio tetap sekolah di Taman kanak- kanak yang sekarang? Fiona sudah memiliki teman di sekolah.” tanya Fiona.
“ tentu saja. Kebetuan, kita baru saja pindah ke kota ini. Jadi, kau bisa tetap bersekolah di taman kanak- kanakmu yang sekarang. ucap Henry dan Ella.
“ baiklah, sekarang aku akan menemui kepala panti asuhan untuk mengurus dokumen pengasuhanmu- dulu.” ucap Henry menggendong Fiona.
Fiona sangat senang sekali, karena untuk pertama kalinya setelah sekian lama menunggu dan berharap, ia akan merasakan memiliki keluarga asli.
***
Setelah Fiona resmi menjadi anak asuh Henry dan Ella- kini Fiona tengah bersama dengan Axel di taman dekat dengan Apartment Agatha.
“ apa? Kau akhirnya memiliki orang tua asuh?” tanya Axel.
“ erm, ya. Tapi tenang saja- meski aku memiliki orang tua asuh- mereka masih mengijinkanku sekolah di sekolah kita.” ucap Fiona.
“ sayang sekali, padahal uncle Louis sudah membuat kamar di rumah yang akan kita tempati untuk mu.” ucap Axel.
“ tidak masalah, kamar itu bisa di gunakan untuk adikmu kelak jika aunt Agatha melahirkan- nanti.” ucap Fiona.
“ kau benar.”
...Hai! Hai! Hai!...
__ADS_1
...Sesuai clue author kalo Fiona ga akn di asuh oleh Agatha, ya. Dan author sudah memenuhi janji author...
...membuat Fiona di asuh oleh orang lain😉...